Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 37 Dinner



Alexa kembali membuka lemarinya. Tak ada waktu lagi untuk membersihkan gaun yang saat ini dikenakannya.


“ck... kenapa ini kebetulan sekali ? Gaun lainnya hanya long dress saja.” Alexa mencari gaun selutut tapi yang ada di sana hanya long dress semua. “Aneh sekali lalu kemana gaun ku ?” menekuk keningnya dan akhirnya mengambil long dress berwarna coklat gelap.


Di bagian rumah lain terlihat Cyrille yang membawa semua gaun ibunya yang panjangnya selutut dan memberikannya pada pelayan di rumah.


“Nona gaun ini masih bersih kenapa dicuci ?” ucap pelayan karena bingung menerima banyak gaun bersih.


“Itu kotor... tentu saja kau tak bisa melihatnya dengan mata kasar dan harus menggunakan mikroskop tidak ingin lebih jelas melihatnya.” Cyrano yang ada di sana ikut menimpali sambil menarik Cyrille pergi dari sana.


“Semoga saja ini nyonya yang memintanya.” pelayan itu menggelengkan kepala kemudian membawa pakaian kotor tadi lalu segera mencucinya.


Malam harinya terlihat Alexa sudah duduk dan terlihat cantik dengan long dress nya yang tertutup.


“Ding-dong.” suara bel rumah yang berbunyi.


Cyrano dan Cyrille yang ada di sana dan ikut menunggu segera berlari menuju ke pintu.


“Cyrano biar pappy saja.” Austin berdiri dan menarik cucu lelaki nya itu tepat di saat Cyrano akan membukanya.


“Oh Fredy dan Kevin...” ucap Austin menyambut tamu mereka yang datang. Ayo silahkan masuk.”


Tamu undangan mereka segera masuk ke rumah dengan Cyrano yang berjalan mengikuti mereka.


“Semoga saja anak-anak tak membuat masalah dan menghancurkan semuanya nanti.” Alexa berdiri dari tempat duduknya dan beralih berdiri di samping ayahnya.


“Oh... mereka manis sekali.” ucap Kevin saat Cyrille tiba-tiba datang dan bergelayut di kaki pria yang kan dijodohkan dengan ibunya.


“Cyrille jangan begitu.” Alexa menatap tajam pada putrinya yang membuat gadis itu pun segera melepaskan pelukannya.


“Oh kakak tampan siapa namamu ?” Cyrille malah terpukau dengan ketampanan pria itu juga penasaran padanya.


“Gawat... Cyrille kelihatannya terpesona pada pria itu. Dasar anak itu kalau lihat pria tampan selalu demikian. Semoga saja dia tidak lupa rencana kita.” Cyrano menarik nafas kasar melihat tingkah saudari kembarnya.


Mereka berempat kemudian duduk di ruangan yang sudah disiapkan. Sedangkan Austin meminta si kembar bermain di ruangan lain.


“Kenapa pappy tidak mengajak serta kita berdua untuk makan malam bersama ? Bagaimana kita bisa menjalankan aksi kita jika begini ?” kilahnya sambil mengintip dari balik tirai jendela ke arah ruangan tempat ibunya sedang makan malam.


“Bukannya kau tertarik pada pria itu ?” balas Cyrano menuduh.


“Siapa bilang aku tertarik padanya ? Aku hanya sebatas mengagumi ketampanannya saja.”


Sementara di ruang makan terlihat empat orang tadi sedang mengobrol.


“Jadi Fredy ini teman baik ayah di sini.” Austin memperkenalkan temannya itu pada Alexa. “Sedangkan Kevin sudah dipercaya oleh Fredy untuk memegang satu perusahaan.” beralih memperkenalkan Kevin sekaligus memuji pria itu.


“Alexa.” ucap Alexa singkat memperkenalkan dirinya sambil menjabat tangan Kevin.


Terlihat Kevi tertarik dengan Alexa. Pria itu menatap dalam-dalam Alexa yang sedang makan.


“Meskipun dia sudah mempunyai anak tapi dia terlihat seperti seorang wanita single. Bahkan tubuhnya ramping.” Kevin memuji gadis yang akan dijodohkan dengan dirinya itu dalam hati.


“Alexa... Kevin... kami ada sesuatu yang ingin kami bahas. Jadi nikmatilah waktu kalian.” Austin tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya sambil menatap ke arah Fredy yang langsung mengerti maksudnya.


Mereka berdua pun kemudian pergi dari sana dan memberikan waktu bagi Alexa dan Kevin.


Tinggallah dua orang itu berdua di sana. Alexa sendiri terlihat canggung setelah kepergian ayahnya.


Dari kamar atas tempat si kembar berada saat ini, terlihat mereka berdua tersenyum lebar dari balik diri jendela melihat kesempatan yang ada untuk mereka.