Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 26 Terus Membujuk



Alexa terlihat terkejut dan matanya bergejolak menatap kedua buah hatinya dan beralih menatap Austin.


“Perancis adalah kota terburuk yang pernah mommy kunjungi. sebaiknya jangan pergi ke sana daripada menyesal.” Alexa membohongi si kembar agar mereka mengurungkan niatnya pergi ke sana.


“Mommy... jika aku lihat di berita-berita, juga informasi online lainnya tempat itu bukanlah seperti yang mommy bilang. Di sana merupakan tempat yang romantis dan penuh kehangatan untuk pasangan muda.” bantah Cyrille.


“Kau anak kecil, tahu apa tentang pasangan ? Kau ini masih kecil Cyrille. Kau kebanyakan menonton drama telenovela dan sejenisnya.”timpal Alexa sambil menggeleng. “Maka mommy akan mengontrol semua film dan tayangan yang kau lihat mulai hari ini dan seterusnya.”ucapnya datar tapi terdengar seperti mengancam.


“Jangan mommy... jangan larang aku melihat telenovela bucin, itu merupakan pelajaran bagiku agar besar nanti aku tidak mudah ditipu oleh lelaki.”cerocos Cyrille yang membuat Austin tertawa karenanya hingga terlihat deretan gigi putih rapinya.


“Aduh Cyrille kapan kau sampai ke misi misi utama kita ? Kenapa kau bicara melantur ke mana-mana.”batin Cyrano tersenyum dalam hati pada sikap saudari kembarnya itu.


“Em... pappy... mommy... selama ini kami belum pernah bermain ke sana. Kami penasaran sekali ingin melihat menara Eiffel.”ucap Cyrano memperjelas alasan mereka.


“Sebenarnya menara Eiffel itu biasa saja tidak seperti yang dijelaskan di pemberitaan, yang terlalu hiperbola. Itu hanya besi biasa berbentuk kerucut. Dan papy yakin kau pasti akan menyesal melihatnya.”jawab Austin kembali menyangkal untuk mendukung perkataan Alexa.


Cyrille dan Cyrano saling menatap dan mereka berdua semakin yakin jika papy dan mommy mereka pasti menyembunyikan sesuatu di sana karena bersikeras melarang mereka berdua untuk pergi ke sana.


“blink...”Cyrano membalas kedipan mata saudari kembarnya dan tersenyum aja menangkap maksud gadis kecil itu.


“Papy... Mommy... kami mendapat tugas study alam, dan kurasa itu tempat yang sangat cocok sebagai bahan tugas kami. Tolong mommy, izinkan kami pergi ke sana.”Cyrano memegang tangan Alexa kemudian menciumnya. Tak hanya itu, dia juga mencium pipi Alexa.


“Tanyakan saja itu pada papy mu.” Alexa tak bisa menolak ciuman rayuan dari Cyrano. Karena anak kecil itu dari wajah serta sikapnya sangat mirip sekali dengan Sean. Dan tentu saja Alexa tak bisa menolak apapun permintaan Sean.


“Yes... berhasil.”batin Cyrano bersorak dalam hati namun dia tetap cool di luar.


“Hmm... jika kami terus bersikeras menolak mereka pergi ke sana, maka mereka bisa dipastikan akan curiga. Tapi jika aku mengizinkannya mereka akan berpikir apapun.”batin Austin berpikir. “Lagi pula semua akan baik-baik saja jika ada aku di sana.” menatap Alexa dengan intense.


“Hwa... hua... kurasa aku seharusnya aku tinggal di panti asuhan saja, daripada tinggal di sini. Tak ada yang mau mengerti diriku.” Cyrille mulai beraksi dan mengeluarkan tangisan dewi dimana tak ada yang tahan melihatnya menangis dan pasti siapapun saja akan memilih mengabulkan permintaannya daripada melihat ia menangis.


Karena papy tidak meresponnya maka gadis kecil itu turun dari pangkuan Austin.


“Tunggu Cyrille, baiklah kakek mengizinkan kalian untuk berlibur ke Paris bulan depan.” Austin menarik gadis kecil itu dan menggendongnya.