
10 Years Ago
Sehun dan Krystal sudah tumbuh bersama sejak mereka bayi dan kedua orangtuanya juga berteman baik, bahkan rumah keduanya pun bersebelahan.
Siang itu Sehun bermain di taman depan rumah Krystal.
Krystal yang baru saja keluar dari rumah berjalan mendekat kearah Sehun yang tengan bermain game di bawah pohon.
"Sehun, ayo kesana... Kata Eomma hari ini ada orang pindahan di sebelah. Orangnya tampan, kata Eomma lebih tampan dari Sehun." jelas Krystal.
Sehun yang mendegarnya tentu marah. Masa itu Sehun adalah anak kecil yang paling tampan di sekitar perumahan.
Ia melangkah mendekat pada Krystal, meraih tangannya dan mengajaknya ke rumah sebelah.
"Ayo, kita lihat seberapa tampan dia." ujar Sehun.
Krystal tertawa. Sehun sangat sensitif mengenai hal siapa yang paling tampan. Sebenarnya yang pindah itu anak perempuan. Tapi, jika Sehun diajak untuk menemaninya ia tidak akan mau, jadi inilah cara satu-satunya.
Keduanya berjalan alan beriringan, Sehun masih Setia menggengam tangan Krystal takut-takut kika terjadi sesutu pada Krystal atau tepatnya Krystal tertinggal.
Dari depan pagar, Sehun dan Krystal bisa melihat pemilik rumah baru sedang menata barangnya. Sehun dan Krystal memilih berjalan lebih dekat.
"Halo Bibi." sapa Krystal dan Sehun.
"Halo."
"Ada yang bisa dibantu Bibi?" tanya Krystal.
Hee Jo tersenyum. "Tidak ada. Oh... Iyah,apa kalian bisa menemani Putri Bibi di taman belakang? Ia menagis karena tak ingin pindah kesini." ujarnya.
"Baik Bibi. Serahkan saja pada Krystal." ucapnya mantap.
Sehun melihat kearah Krystal yang terseyum, menatap gadis itu intens dan meraih tangannya, "Tadi kau bilang dia anak laki-laki, tapi kenapa Bibi ini bilang Putri?" tanya Sehun.
"Kalau aku bilang anak perempuankan Sehun pasti tidak mau. Jadi boong deh." jelas Krystal diakhiri tawaan dan berlari menjauhi Sehun sebelum Sehun menyeretnya pulang.
Sehun kesal, ia berlari mengejar Krystal yang menuju taman belakang tempat anak Bibi itu berada.
Hee Jo yang melihat tingkah kedua anak kecil itu hanya terseyum. Yoona pasti senang memiliki teman seperti mereka.
Ketika sampai, Krystal bisa melihat seorang anak kecil yang seusianya tengah duduk dibangku taman.Tampak baru selesai menagis, dan menunduk melihat kakinya yang berayun.
Krystal berjalan mendekat,berdiri tepat di depan gadis seusianya itu, "Hai." sapanya.
Anak kecil itu mendongak, menatap Krystal penuh tanya sembari menghapus jejak airmata di wajahnya.
Krystal terseyum,"Aku Krystal, dan kau?" ia mengulurkan tangannya.
"Aku Yoona." jawabnya. Menerima uluran tangan Krystal dengan senang hati.
Yoona mengangguk.
"Kau ingin kenalan dengannya?" tawar Krystal.
"Tentu." Yoona terseyum.
"Tapi dia tidak terlalu suka dengan perempuan." tambah Krystal.
"Benarkah? Tapi kau perempuan." ujar Yoona binggung.
"Aku beda. Lihat saja nanti." jawab Krystal, sambil was-was apa yang akan terjadi padanya nanti.
Setelah mengucapkan itu, satu jitakan yang lumayan kuat mendarat diatas kepala Krystal dan siapa lagi pelakunya jika bukan Sehun.
"Kau ini, ayo pulang. Aku malas disini." ajak Sehun.
"Tunggu. Kenalan dulu padanya." ucap Krystal sambil mengusap kepala nya yang sakit.
Sehun melihat anak kecil sepertinya duduk di bangku taman, "Aku Sehun. Aku harus segera pulang dengan Krystal."
"Sudah, aku sudah kenalan dengan nya. Ayo pulang." dilihatnya Krystal yang berdiri disampingnya,menariknya pergi dari sana.
"Sampai besok Yoona." ujar Krystal.
Seperti janji nya besoknya Krystal mengunjungi Yoona seperti janjinya semalam. Kali ini ia tidak membawa Sehun. Percuma jika dibawa, ujung-ujungnya ia hanya akan diseret paksa oleh Sehun agar pulang.
Krystal mengetuk pintu kediaman Yoona.Tak lama kemudian pintu rumah terbuka, menampilkan Bibi Hee Jo--Eommanya Yoona, yang membukakan pintu untuknya.
Hee Jo terseyum pada Krystal yang berdiri didepan pintu. "Ada apa kemari?!
"Ingin betemu Yoona dan bermain dengannya." jelas Krystal sambil terseyum di akhir kalimatnya.
"Yoona? Ada di dalam. Ayo masuk." Hee Jo mengajak Krystal untuk masuk kedalam rumahnya.
...
Seperti hari-hari sebelumnya, Sehun akan datang menjemput Krystal kerumahnya. Sekedar mengajaknya bermain di halaman depan atau jalan-jalan di sekitar komplek rumah.
Tapi ketika Sehun sampai didepan rumah Krystal ia tidak menjumpai Krystal disana. Biasanya, Krystal akan menunggu Sehun menjemputnya di depan rumahnya namun kali ini ia malah menemui Nami (Eomma Krystal) yang sedang berkebun bunga.
"Bibi, Krystal dimana?"
Nami menoleh dan mendapati Sehun yang memperhatikannya. "Kau datang untuk menjemput Krystal? Krystal bermain di rumah sebelah." jelasnya.
Sehun kecewa, padahal hari ini ia ingin mengajak Krystal bermain sepeda di taman. Ia ingin mengajari Krystal mengendarai sepeda, mengingat Krystal pernah memintanya untuk diajari.
Sehun berbalik, melangkah menjauh dari rumah Krystal. Hari ini sepertinya ia harus bermain sendiri lagi.