The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Membuatmu Menderita



🤗 Happy Reading 🤗


" Sayang bukan kah itu....? "


Cellin menunjuk kearah sebuah mobil yang terparkir dipinggir jalan, Mereka seperti sengaja turun disana, itu jelas sekali masih jauh dari tempat tinggalnya. Celin tersenyum sinis ia berusaha menyulut untuk membakar amarah Aaron.


Tiba tiba Aaron mengerem mobilnya, sampai meninggal kan suara decitan ban diaspal.


Membuat keduanya terhuyung ke depan, Cellin kaget dan hampir saja membuat kepalanya terbentur ke depan.


" Kamu membuatku kaget sayang." gumam celin.


Aaron memperhatikan keduanya melalui kaca spion mobil.


Dia mengepal kan kedua tangan nya ke setir mobil. Aaron menahan emosinya, matanya menatap tajam kearah pasangan yang memadu kasih, tentu itu yang ada dipikiran Aaron.


Mereka melihat jelas Anastasia tersenyum bahagia bersama lelaki yang ada bersamanya.


" Sayang lihat, mereka berpelukan.." bisik Cellin sambil memperhatikan kedua insan itu.


nampak Anastasia melambaikan tangannya kearah mobil yang berlahan lahan meninggalkan nya. Anastasia nampak tersenyum.


" Siapa laki laki yang bersama Anastasia itu sayang, Apakah dia kekasihnya, jangan jangan selama kita pergi, Anastasia diam diam di keluar menemui kekasih sayang?


dasar wanita murahan." ucap Cellin melihat Anastasia mulai berjalan kearah mobil mewah itu, Ia meletakkan jarinya ke dagu. Seolah olah dia sedang berpikir keras.


Nampak Anastasia sedang berjalan,mendongak keatas sambil melihat bintang yang bertaburan dilangit.langkanya diperlambat , Anastasia menyunggingkan senyum indahnya, ia memejamkan matanya, sambil menarik napasnya dalam dalam. Dia ingin menikmati malam ini sambil berjalan memandang sekitarnya, Lampu lampu jalan menerangi langkahnya. Tempat ini dikenal dengan perumahan termewah yang ada dikota xx, tidak banyak yang tinggal didaerah ini, hanya beberapa rumah saja. Tempat dijaga ketat dipintu masuk diujung jalan.


" Dia nampak bahagia sayang ?!" kata Cellin tetap fokus melihat Anastasia ia kembali berbicara, sepertinya dia tidak rela melihat wanita itu bahagia. Aaron dapat melihat semuanya. Mereka diam ketika Anastasia melewati mobilnya.


Anastasia benar benar tidak menyadari kalau mobil yang di lewatinya adalah mobil suaminya. Yang dia tau suaminya akan kembali besok dari perjalanan bisnis nya.


Setelah langkah Anastasia agak jauh, Aaron kembali menghidupkan mesin mobilnya. ia sedikit ngebut melajukan mobilnya.


Aaron sengaja membunyikan klakson mobil pas didepan Anastasia berulang kali. Sontak saja gadis itu kaget dan refleks dia langsung minggir. Hampir saja dia tertabrak. Oooh jantungnya hampir ingin melompat. Mobil itu tetap melaju tak memperdulikan Anastasia yang tiba tiba terduduk ketakutan.


Anastasia fobia terhadap mobil yang berulang kali mengklaksonnya. Itu terjadi semenjak orang tuanya meninggal.


" Astaga bagaimana bisa mobil itu tidak melihat nya berjalan? " Anastasia nampak kesal ia masih mengatur debaran jantungnya. Ya dia masih takut..


sementara Cellin masih saja tertawa,dia mengingat ekspresi Anastasia yang kaget sampai mau melompat..


*******


Naomi nampak gelisah ketika melihat tuannya sudah kembali dari perjalanan bisnis. Ketika dia melihat Anastasia memasuki pagar rumah, Naomi langsung berlari.


Anastasia masih menyapa security yang berjaga di pos. Dengan sopan kedua pria itu membungkuk kan badannya.


Dengan tergopoh-gopoh Naomi menyusul Anastasia


Melihat ekspresi ketakutan wanita paruh baya itu jelas membuat Anastasia takut.


" Mobil ini ? " Anastasia melihat mobil yang tadi hampir menabrak nya.


Aaron sengaja memarkir mobilnya dihalaman rumah. Biasanya salah satu security akan memasukkan mobil itu ke garasi.


" Tuan Aaron sudah kembali nyonya.." ucap Naomi terlihat gugup, wanita itu jelas takut karena Aaron pasti melampiaskan kemarahannya kepada majikannya. Apalagi


tuannya sudah mengetahui istrinya pergi dari pagi tadi.


" Bukannya dia kembali besok Bu Naomi? " sebisa mungkin Anastasia menutupi rasa ketakutannya.


Dia ingat kejadian beberapa hari yang lalu. Bayangan kejadian yang membuat dirinya ketakutan sampai Anastasia Tiap malam bermimpi merasakan jelas dalam mimpinya perbuatan Aaron pada malam itu.


FLASH BACK ON


Anastasia berjalan menuju kamarnya membawa cemilan yang diberikan Naomi kepadanya.Belum lagi dia menutup pintu kamarnya, dia kaget melihat suaminya sudah berada dikamar. Sorot matanya yang tajam, membuat Anastasia ketakutan. lelaki itu siap menelan nya.


Aaron melangkah maju mendekatinya, membuat Anastasia gugup dan berlahan mundur kebelakang.


" Dugaanku benar, kamu yang berada didapur tadi kan? " ucap Aaron tersenyum sinis,


Dengan keadaan marah dia mengambil piring yang masih dipegang Anastasia .Membanting nya cukup keras hingga menghasilkan suara yang cukup nyaring. Anastasia kaget dia menggeleng kan kepalanya, berusaha menguasai ketakutan nya.


" Sekarang makan semua itu pake mulutmu? " Perintah Aaron menunjuk makanan yang sudah berhamburan dikamar. Kaget bercampur tak percaya


" Tidak Aaron..maafkan aku, sumpah saya tidak sengaja melihat...."


Lagi lagi lelaki itu tidak memberikan waktu buat Anastasia menjelaskan, lelaki itu sudah mendorong tubuhnya hingga tersungkur.


" Aaahhhhh " Anastasia meringis kesakitan pecahan piring mengenai tangannya. Tangan nya terkoyak sehingga mengeluarkan darah cukup banyak.


Aaron tetap tak perduli, dia masih memerintahkan Wanita itu untuk memakan cemilan yang berserakan dilantai. kuasa iblis sedang merajainya.


" Makan...! " Aaron masih memerintah dengan amarah yang memuncak, hawa dingin nya keluar membuat bulu roma nya bergidik. tak ada belas kasihan , Anastasia menangis darah pun ia tidak perduli.


Anastasia menggeleng dia menangis dan memohon, berusaha menolak. Luka ditangannya semakin perih.


Aaron tidak sabar, dengan paksa ia menarik tubuh Anastasia. Berusaha mengoyak pakaiannya dengan paksa. Membuat gadis itu memekik kaget, Dia berteriak histeris.


" Aaron apa yang kamu lakukan? " Anastasia berusaha melawan, kekuatan lelaki itu tiada tandingnya dengan dirinya. Kembali ia menjerit ketika Aaron memaksa mengoyak bajunya.


" Jangan Aaron saya mohon! " Isak Anastasia berusaha menyelamatkan dirinya.


Aaron yang masih dikuasai setan tak perduli..


Dia bahkan menampar istrinya itu karena berusaha melawan.


Anastasia menjerit tak berdaya, Tubuhnya lemas, Dia bahkan tidak menggunakan apa apa lagi, Suaminya sudah menelanjangi nya. Anastasia menutup dadanya dengan kedua tangannya.


Aaron tersenyum sinis, melihat istrinya yang sudah berantakan. Rambutnya sudah tak beraturan lagi. bibirnya terkoyak sampak mengeluarkan darah hasil dari tamparannya tadi. Aaron tersenyum puas. Dia mendekati wanita yang tersungkur sambil menutupi tubuhnya yang telanjang.


" Kamu telanjang pun, aku sama sekali tidak tertarik melihat tubuh jelekmu itu apalagi sampai menyetubuhi mu, jangan mimpi kamu..ini akibat kesalahan kamu sendiri. Seandainya kamu mau memakan itu semua, kamu tidak akan diperlukan seperti ini. " seringai Aaron dengan tatapan tajam.


Aaron menarik rambut istrinya sampai wajah Anastasia mendongak keatas.


Dia meringis, Air matanya semakin membanjiri pipinya.


" Tetaplah menjadi anak yang patuh, jangan sesekali melawan perintahku. mengerti !! " ucap Aaron dengan penuh amarah, lelaki itu menunjukkan kebencian.


" Dari awal kamu yang memulai semua ini, menerima pernikahan ini berarti kamu siap menderita. Jadi terima dengan suka rela. " ucap Aaron kembali dan menatap sinis ke Anastasia.


Aaron mendorong kepalanya ke depan, Membuat Anastasia hampir tersungkur.


Aaron langsung meninggalkan kamar itu, membiarkan Anastasia merasakan menangis histeris dan kesakitan.


tangisannya semakin terdengar memecah keheningan malam. Naomi langsung masuk kekamar ketika melihat Tuannya meninggalkan kamar istrinya dan langsung membantu wanita tak berdaya itu. Dia juga ikut menangis melihat keadaan majikannya.


Wanita paruh baya itu memeluk Anastasia yang masih histeris.


malam itu menjadi saksi dari kekejaman Aaron. Dia menelanjangi istrinya sendiri. Mengoyak pakaiannya sampai tak ada yang tersisa ditubuhnya.


Anastasia merasa malu pada dirinya sendiri, dia memukul dadanya kuat kuat..


Naomi berusaha menenangkan. Ia segera mengambil pakaian dan membersihkan luka ditangan majikannya itu..


" Istirahat lah nyonya.." ucap Naomi merebahkan tubuh majikannya di kasur.


Anastasia hanya diam. Air matanya masih menetes di pipinya. Pikirannya kosong, hatinya masih sesak memikirkan perbuatan Aaron.


Sementara Naomi membersihkan kamar yang berantakan. sesekali ia melirik majikanya.


Dia masih mendengar suara tangisan dari wanita itu.


sungguh menyedihkan bagaimana tuan Aaron bisa memperlakukan istrinya sekejam ini.


FLASH BACK OFF


Anastasia tersenyum pada Naomi, walau didalam dadanya bergemuruh ada rasa ketakutan cukup jelas, bagaimana pun ia siap menghadapi lelaki itu.


kejadian berapa hari yang lalu menyisakan kepedihan. Mengoyak hatinya, membuat Anastasia tiba tiba memejamkan menarik napas nya dalam dalam, luka itu masih perih dan sakit..sungguh sakit itulah yang dirasakan nya.


sekarang apa lagi yang akan dilakukan, kedua manusia yang tak memiliki hati nurani lagi, dia hanya bisa pasrah, Anastasia tersenyum getir ia menertawakan dirinya sendiri.


Anastasia akhirnya memilih melangkah masuk bersama Naomi.


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN JEMPOL DAN KOMENTARNYA 😊😘