The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Membuat Kejutan



πŸ€— Happy Reading πŸ€—


Pagi hari kota xx hujan ringan, langit berawan menyelimuti seluruh kota xx. Ya, matahari memang tidak pernah menyalahkan awan yang mendung saat pagi hari datang terlambat.


Anastasia membuka matanya berlahan lahan. Serasa tidur panjang dan lelap, Mungkin karena Susana hujan di pagi hari membuatnya menggulung diri dengan selimut.


"Selamat pagi."


Sapaan itu langsung terdengar ketika Anastasia membuka matanya.Pandangannya langsung berhadapan dengan dada Aaron yang menempel dekat dengan wajahnya. Anastasia mendongakkan kepalanya,ia menatap Aaron yang berbaring miring memeluknya.


Anastasia tersenyum.


"Selamat pagi juga Aaron." Sapa Anastasia tersipu malu,ia membenamkan wajahnya kedada suaminya itu.


Aaron membalasnya, mendekap istrinya agar tubuh mereka menempel untuk memberikan kehangatan karena cuaca hari ini dingin.


Anastasia memejamkan matanya,merasakan kehangatan yang ia dapat dari suaminya.


"Besok Lusa hari ulang tahunmu, Apa kau menginginkan sesuatu?" ucap Aaron memulai pembicaraan.ia masih mendekap tubuh istrinya.


Anastasia tidak menjawab dia hanya menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak menginginkan apapun Aaron, cinta dan perhatianmu itu sudah lebih dari hadiah yang kau berikan. " sahut Anastasia tersenyum ia yakin dengan ucapannya dan kembali tersenyum kepada suaminya.Sementara Aaron mengernyitkan keningnya. ia nampak bingung sendiri.


"Benarkah kau tidak menginginkan apapun? atau kau menginginkan mobil atau sesuatu pekerjaan mungkin? atau yang lain?" Aaron masih berusaha membujuk istrinya agar meminta sesuatu dihari ulangtahun nya.


Aaron menginginkan istrinya agar bisa menikmati kehidupan seperti orang lain. Apalagi ini adalah ulang tahun istrinya, sangat lucu buatnya jika tidak memberikan apa apa buat istrinya kan.


Anastasia terkekeh, Aaron memang paling bisa membahagiakan pasangannya. Apalagi waktu masih berhubungan dengan celin, dia tidak pernah merasa rugi untuk membelikan apapun yang diinginkan Celin.


Ya, Anastasia tahu semua dari Felin adik iparnya. Ia tidak akan bisa menikmati kasih sayang Aaron jika celin tidak menghianati Aaron, Biarlah Anastasia merasa egois karena sekarang ia menginginkan Aaron.


Karena suaminya sangat membenci penghianatan.


"Sungguh aku tidak menginginkan apapun Aaron." balas Anastasia ketika berpikir cukup lama. Anastasia duduk merentangkan kedua tangannya,ia melakukan untuk merenggangkan otot ototnya.


Melihat itu Aaron ikut duduk melakukan hal yang sama dengan istrinya, Anastasia tersenyum kemudian Anastasia bangkit menuju kamar mandi.Ketika Aaron ingin ikut, dengan cepat Anastasia menghadangnya.


"Jangan ikut! " Ancam Anastasia menunjuk jarinya kearah Aaron. Aaron tertawa karena istrinya sudah tahu kalau pergerakannya ingin ikut menyusul kekamar mandi,Dia ingin melihat istrinya terkejut pagi ini. Namun sebelum itu terjadi Anastasia sudah melarangnya. Berulang kali Aaron masuk tanpa mengetuk pintu membuat Anastasia harus lebih berhati hati, Aaron sering masuk membuat Anastasia berteriak kaget dan berlari keluar dari kamar mandi.


Dia belum siap melihat sesuatu dari tubuh suaminya itu. Pada saat itu Aaron hanya tertawa melihat Anastasia lari dari kamar mandi.Ia melihat benda suaminya yang menegang dan menakutkan.


"Aku ada janji mau ketemu dengan temanku Isabel di cafe xx, aku bisa keluar kan Aaron ?" Tanya Anastasia ketika ia sudah selesai mandi.


"Bukannya pagi ini kamu janjiannya ?"


"Dia berubah pikiran, sore aja kata Isabel." jawab Anastasia merapikan tempat tidur Mereka.


" Baiklah, kamu bisa pakai mobil putih,dan hati hati pulangnya jangan malam ya." ucap Aaron melangkah kekamar mandi, setelah ia sudah selesai membaca majalah bisnisnya. Aaron ingin membersihkan tubuhnya untuk persiapan berangkat kekantor.


Sementara Anastasia melangkah keluar untuk membantu ibu Naomi mempersiapkan sarapan. Hari ini jam menunjukkan pukul 8.45 wib. Anastasia melihat keluar, gerimis tak lagi turun, hanya awan mendung yang masih terlihat di pagi ini.


Dia melihat suaminya sudah siap menggunakan pakaian kerjanya dan turun menyapanya kembali.


"Hai sayang.." sapa Anastasia mempersiapkan sarapan buat suaminya.


Aaron tersenyum dan mengecup pipi istrinya dengan sayang. Aaron melangkah menuju meja makan untuk menikmati sarapannya paginya. Keduanya menikmati sarapan dalam diam, hanya sesekali Aaron bertanya dan lanjut makan lagi. Betran melangkah masuk dan menyapa tuannya.


" Selamat pagi tuan! " Sapa Betran dengan ramah,lelaki itu menunduk memberi hormat kepada Aaron. Aaron meninggalkan dapur setelah selesai sarapan. Aaron tak membalas, dia berjalan sambil memeluk pinggang istrinya.Ya, seperti biasa Anastasia menghantarkan suaminya sampai kedepan rumah, melambaikan tangannya ketika mobil itu berlahan lahan meninggalkan rumah..


Sementara seorang wanita tiba tiba bersembunyi, dia tidak ingin seseorang melihatnya. lelaki yang dikenalnya beberapa tahun yang lalu. Wanita itu shock melihat Anastasia dipeluk lelaki yang pernah ia sukai.Ya, lelaki yang tak lain mencari Anastasia beberapa tahun yang lalu.


Isabel sangat terkejut ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


Tadinya Isabel hanya mampir memberikan kue tiramisu kesukaan Anastasia.


## Kue kesukaan Anastasia kue tiramisu 😘



Namun apa yang terjadi semua diluar dugaannya, Isabel justru melihat hal yang membuatnya bingung. Tiba tiba kepalanya pusing dan berputar putar, ia berusaha mencocokkan sesuatu yang ada dalam pikirannya. Tanpa menunggu lama isabel melangkah menitipkan kue kepada security,


lalu berlalu pergi meninggalkan kediaman Anastasia, Gadis itu sudah melarikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Pikirannya masih berkecamuk,dia masih bingung dengan apa yang terjadi.


Apakah???????


*********


Aaron kembali sibuk menatap semua berkas berkasnya yang ada diatas meja kerjanya.


tiga hari lagi dia akan melakukan cuti selama dua Minggu.


Dia akan mengajak istrinya ke Paris, Prancis. Sebuah kota yang berada di Benua Eropa, Aaron sengaja memilih Paris karena tempat ini dikenal sebagai kota ter romantis di dunia yang dikunjungi oleh banyak pasangan untuk menghabiskan waktu bersama.Ya, dia ingin menghabiskan waktu bulan madu mereka disana.


Aaron akan mengajak istrinya ke Menara Eiffel.


Aaron memanggil Betran Agar masuk keruangannya, melalui Intercom dikantornya. Tak menunggu lama betran sudah masuk dan berdiri dihadapan tuannya itu.


Aaron seolah berpikir apa yang akan disampaikannya ke asisten pribadinya itu.


"Menurutmu apa hadiah yang tepat aku berikan keistriku dihari ulang tahun nya nanti?" tanya Aaron setelah lama diam, jarinya dia ketuk ketuk kedagunya.seolah dia berpikir keras untuk mengetahui jawabannya.


"kalau nyonya Anastasia mau minta apa tuan?" Betran bukannya menjawab ia malah bertanya balik ke bos nya itu.


sehingga membuat Aaron menatap dengan tatapan tak terbaca.


"Kalau aku tau apa yang di inginkan istriku, aku gak akan susah susah nanya ke kau Betran." sinis Aaron menyenderkan tubuhnya dikursi kekuasaannya.


" Maaf tuan! " ucap Betran menundukkan kepalanya.


"Jadi apa kau tahu jawabannya?" tanya Aaron mengulanginya.


"Sepertinya cincin sudah tuan kasih ke nyonya Anastasia, gimana kalau kalung tuan,Anda bisa membelikan kalung pasangan yang liontin nya berbentuk hati jika kalung tuan dan nyonya bersatu akan membentuk hati tuan." ujar Betran memberikan usul.


mendengar itu Aaron tersenyum puas, ide asistennya itu sungguh cemerlang membuatnya tak pusing lagi.


"Ide mu bagus Betran, sekarang tugasmu Carikan berlian yang berbetuk hati.buat seperti yang kau katakan itu." ucap Aaron memberi perintah ke Asistennya. Senyum bahagia terpancar diraut wajahnya,dia yakin istrinya akan menyukainya.


"Baik Tuan." Ucap Betran pamit dan berlalu pergi meninggalkan ruangan bosnya.


Hari ini tujuannya memesan liontin berlian seperti yang dikatakannya tadi. Karena ulang tahun nyonya Anastasia besok lusa,jadi dia harus cepat agar bisa di desaign dulu.


Tiba tiba terdengar pintu diketuk dari luar.


Aaron yang masih sibuk menatap berkas berkasnya mendengus kesal, bagaimana bisa Betran kembali begitu cepat, dia melirik jam tangannya baru 15 menit setelah kepergiannya tadi.


"Masuk!" ucap Aaron dari dalam, dia masih sibuk mengetik sesuatu dilaptopnya. dan kembali ke berkas berkas yang ada diatas meja.


"Apa ada sesuatu yang kau perlukan Betran?" Tanya Aaron tak melihat siapa yang datang.


"Selamat siang tuan! " Sapa seorang wanita dengan ramah.


Aaron mendongak dan langsung melihat siapa yang datang. Ekspresi wajahnya tak terbaca, Ia menatap gadis itu dengan lekat.


BERSAMBUNG 😊😊


## Hayoo kira kira siapa ya yang datang?πŸ˜‚


## Salam sehat selalu buat kita semua 😘


🌾JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 🌾


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA πŸ€—