
🤗 Happy Reading 🤗
" Kamu ikut aku kekantor ya sayangku? " ucap Aaron sambil mengangkat tubuh istrinya membawa Anastasia kedalam dekapannya,membuat posisi Anastasia berada diatas pahanya.
" Tidak bisa sayang." Ucap Anastasia merapikan dasi suaminya. Hari ini Aaron ada acara penting untuk bertemu clien.
" Kenapa? " kata Aaron memeluk pinggang istrinya.
" Hari ini aku ada janji dengan Isabel, dia memintaku untuk membantunya mengurus pernikahannya." kata Anastasia mencium aroma tubuh suaminya. Wangi parfum yang digunakan Aaron seakan menenangkan jiwanya dan membuat ia ingin terus berada didekat Aaron.
" Dia mau menikah? aku gak pernah melihatnya membawa pasangan? " Aaron mengernyitkan keningnya.
" Siapa bilang ? Isabel sering berganti pacar, dia suka gonta ganti pasangan."
" Oh ya.. jadi dengan siapa dia menikah?" Tanya Aaron.
" Saya rasa teman satu kantornya, dia tertutup jika ditanyakan soal hubungan percintaannya."
Tiba tiba keduanya terdiam...
Binar mata suaminya dapat dilihat Anastasia dengan jelas itu seakan menyampaikan perasaan. Anastasia menunduk tak ingin melihat sorot mata itu. Anastasia yakin pasti hari ini Aaron menginginkannya lagi.
" Aku menginginkanmu sayang." ucap Aaron menatap Anastasia penuh hasrat.
Deg... dugaan Anastasia benar.
" Tidak, kamu akan terlambat kekantor." Ucap Anastasia langsung bangkit dari pangkuan suaminya dan mengambil tas kerja milik Aaron.
" Perusahaan Donisius milikku sayang, aku bebas kapan saja datang." Keluh Aaron memeluk istrinya dari belakang.
" Kamu sudah dua minggu tidak masuk kantor Aaron, saya yakin Betran sudah mengumpatmu." kata Anastasia tegas dan menatap suaminya.
" Betran tidak akan berani." sahut Aaron cepat.
" Jadi mari kita lakukan percintaan kilat, tak butuh waktu lama hanya 5 menit sayang, janji! " Ucap Aaron memberikan jari kelingking nya untuk menautkan ke jari Anastasia tanda perjanjian.
Anastasia benar benar tidak bisa menolak jika Aaron sudah merengek seperti anak kecil.
" Baiklah, ingat 5 menit saja ..." kata Anastasia tersenyum langsung menyambut ciuman suaminya.
Aaron mengangkatnya tubuh istrinya dan membawanya keatas ranjang, ciuman panas pun terjadi disana. Anastasia melenguh dan tidak tahan karena perlakukan lembut dari Aaron yang membuatnya hampir gila, suara memburu dan desahan ingin menghantarkan mereka kepuncak kenikmatan.apalagi diiringi deru napas kencang disertai dengan erangan, membuat gairah mereka semakin terbakar dengan hebat, ingin cepat cepat merasakan surga dunia.
Aaron Keluar dari kamar setelah dirasanya sudah rapi, Ia tersenyum sendiri. Perjanjian hanya 5 menit tidak berlaku, percintaan mereka berlangsung lebih dari 30 menit.
" Selamat Pagi tuan! " Sapa Naomi dibawah tangga menyambut kedatangan Tuannya.
" Selamat pagi Naomi." Ucapnya tersenyum.
" Apa anda tidak sarapan dulu Tuan?"
" Tidak, saya akan bertemu Clien hari." ucap Aaron langsung meninggalkan ruangan menuju mobilnya.
Tiba tiba langkahnya berhenti.
" Oh ya, Anastasia jangan diganggu dulu, biarkan ia bangun sendiri.." Tegas Aaron dengan tatapan tanpa ekspresi, setelah ia berbalik meninggalkan Naomi ia tersenyum, Aaron melangkah menuju mobil mewahnya.
Aaron menikmati hari harinya dengan Rasa bersyukur, apapun Ia lakukan untuk kebahagiaan istrinya. Masa lalu biarlah menjadi pembelajaran baginya, untuk memulai hidup lebih bahagia dengan cara yang baik.Jalan terindah dari kehidupan adalah mensyukuri apa yang telah kita jalani setiap hari.
************
Anastasia kaget mobil mewah terparkir rapi didepan rumah.Kunci langsung diserahkan salah satu security padanya.
" Terima kasih.." ucap Anastasia tersenyum pada kedua security yang kembali ke pos.
Anastasia langsung menjalankan mobil, mengklakson dua lelaki yang berjaga dipos.
Tiba tiba ponselnya berbunyi, Anastasia mendengus kasar melihat batre HP nya tinggal 2 persen lagi, Ia lupa mengisinya. Anastasia menggunakan power output untuk charge Handphone di mobil untuk mengisi baterai hpnya. Anastasia langsung memasang handset ketelinga nya.
" Dimana sayang?" tanya Aaron dari seberang.
" Ini mau bertemu isabel.." jawab Anastasia.
" Bagaimana, apa kau suka mobilnya? " Tanya Aaron.
" Suka sayang, harusnya gak usah repot nak belikan mobil lagi, di garasi saja masih ada tiga mobil yang tidak dipakai." keluh Anastasia.
" Tidak ada kata repot sayang, Aku senang memberikanmu hadiah.." sahut Aaron bahagia.
" Baiklah, terima kasih ya sayang." ucap Anastasia terharu.
" Tunjukkan cara berterima kasih yang baik .." ucap Aaron tersenyum.
"Maksudnya? " Anastasia mengerutkan keningnya ia masih tetap fokus menjalankan mobilnya.
Aaron kembali terkekeh " Aku tunggu ucapan terima kasih mu nanti malam sayang."
" Apaaaaaaa? " jawab Anastasia berhasil membelalakkan matanya.
Aaron hanya tertawa " Oke kabari aku jika kamu sampai ya..By sayang! " ucap Aaron mematikan ponselnya.
Anastasia bersyukur, pertemuan dengan Christian dan Maria yang menyambutnya dengan hangat membuat ia terharu. Permintaan maafan yang begitu tulus membuat Anastasia kembali menangis, Ya semua itu adalah masa lalu, sekarang adalah masa depan untuk hidup membuka lembaran baru, menuju kehidupan bahagia bersama suaminya.
Anastasia tersenyum.
Anastasia memarkir mobilnya didepan cafe tempat favorit Anastasia dan Isabel .
Isabel langsung berlari ketika melihat sahabatnya memasuki cafe.
" Aku bahagia Tasia, sungguh aku bahagia.." Ucap isabel terharu dan membuat air matanya berhasil tergelincir dipipinya.
" Terima kasih sayangku." ucap Anastasia menggoyangkan tubuh Isabel.
" Kita duduk dulu." ajak isabel menarik tangan Anastasia.
" Hari ini aku yang traktir, oke! sekarang tugasmu ceritakan semua tentang dirimu dan Aaron. Bagaimana kau mengejar Aaron sampai ke bandara, videomu viral Tasia.." Ucap isabel heboh sampai orang di kafe memperhatikan.
Anastasia terkekeh.
" Aku lupa.." kata Anastasia Meletakkan telunjuk diatas bibirnya dan jempol di dagu.
" Ayoo cerita dong?!" Rengek isabel tak putus asa.
" Yang jelas aku berterima kasih isabel." lirih Anastasia memegang tangan sahabatnya.
" Kami bodoh menutupi perasaan ini, aku tidak menyangka sebegitu tersiksanya Aaron menahan semua ini." ucapnya dengan tatapan sayu.
Anastasia menarik napasnya dan kembali melanjutkan.
" Ternyata Aaron tidak pernah mengirim surat cerai kami Abel, ia menyimpannya." lirih Anastasia, Isabel sudah menutup mulut dengan kedua tangannya, ia terkejut.
" Berharap aku kembali lagi. Namun kenyataannya selama dua tahun aku tak pernah kembali. Rasa sakit yang kami alami menjadi pembelajaran berharga Abel, sekarang aku Bahagia bersamanya. Aku bersyukur, Aaron yang dulu masih sama. Tidak berubah masih tetap mencintaiku." ungkap Anastasia berhasil menjatuhkan air matanya.
" Aku bahagia Tasia, Aku ucapkan selamat menempuh kehidupan yang baru lagi ya.. Berikan aku keponakan yang lucu." Ucap Isabel mendekati Anastasia dan kembali memeluk Isabel dengan erat.
" Aku belum tahu dengan siapa kau akan menikah Abel? " Anastasia sudah melepaskan pelukannya.
Tiba tiba Isabel menunduk malu.
" Hei lihat aku Abel..! " Ucap Anastasia mengangkat dagu isabel.
" L-i-o-nel " ucapnya terbata.
" Apaaaa??? " Pekik Anastasia kaget dan berhasil membulatkan matanya. Isabel kaget, ia menutup mulut Anastasia dengan tangannya.
" Sssstttttttt " Isabel
kembali meletakkan jari telunjuk kebibirnya, sambil melihat orang orang disekelilingnya .Asli suara Anastasia membuat jantungnya hampir copot.
" Sungguh aku kaget Abel, kenapa kamu diam diam tak pernah memberitahukanku, aku tak terima." Ucap Anastasia melengos, ia sudah membuang mukanya. Tak suka jika kedua sahabatnya merahasiakan hubungan mereka sampai mau menikah.
" Kami minta maaf Tasia, Lionel yang meminta agar jangan memberi tahukan mu.Dia ingin menjaga perasaanmu." ucap Isabel dengan nada terendahnya.
" Jahat..." ucap Anastasia ketus.
" Maafkan kami ya Tasia, minggu ini Lionel datang untuk menjemput ku." ucapnya memohon.
" Nah jadi tujuan Lionel kesini bukan untuk acara keluarga? " keluh Anastasia menatap Isabel.
Isabel mengangguk.
" Kalian jahat ! " geram Anastasia.
" Maafkan kami dong, ya ?!" ucap Isabel memelas dan menatap sahabatnya dengan sedih karena Anastasia masih membuang wajahnya.
Anastasia tersenyum dan memeluk sahabatnya.
" Seharusnya kalian tidak perlu merahasiakan ini Abel aku pasti bahagia mendengar kabar pernikahan ini. Jadi kapan pernikahan kalian? " ucap Anastasia melepaskan pelukannya.
"Tahun depan..." jawab Isabel tersenyum malu.
" Tinggal 4 bulan lagi Abel, aku akan bantu untuk persiapan acara pernikahan kalian." Ucap Isabel memegang tangan Isabel, memberikan tepuk pelan ditangan Isabel.
Pernikahan Isabel dan Lionel tentu membuat Anastasia terkejut, mereka sengaja merahasiakannya agar menjaga perasaan Anastasia. Sungguh sahabat yang baik.
Seorang sahabat sejati tidak hanya sekedar teman, persahabatan adalah hubungan pertemanan yang selalu ada saat suka maupun duka. Meskipun terpisah jarak, sahabat akan selalu ingat dan mendoakan. Kehadiran Isabel dan Lionel dalam hidup Anastasia merupakan anugerah yang harus disyukuri.
Sementara dari jauh sebuah mobil terparkir dipinggir jalan, melihat kearah cafe. Senyuman iblis dari seseorang terpancar mengerikan, dia tersenyum licik. Mengikuti mobil Anastasia dari ia berangkat dari rumah. Hari ini dia tidak akan melepaskan wanita ini, setelah dipecat wakil direktur. Ia menjadi sampah masyarakat dan menjadi pengangguran. Wanita itu tidak terima.
BERSAMBUNG...🤗
#### Salam sehat buat kita semua, semoga tetap suka dengan ceritanya ya 🤗
🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA SAYANG SAYANGKUUUU 🌾
🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗