
🤗 Happy Reading 🤗
.
.
Acara ulang tahun pernikahan sengaja dibuat Anastasia di hotel ternama di kota xx. Setiap tamu undangan wajib menggunakan balutan busana putih yang kompak dengan pasangan masing masing.Tempat ruangan pesta yang bernuansa putih dengan latar belakang sunset yang romantis.
" Astaga Tasia! kamu cantik sekali..." Isabel memeluk tubuh Anastasia dengan erat sambil bergerak menari nari.
" Aku merindukanmu Isabel ! " ucap Anastasia mengeratkan pelukannya.
" Dimana Lionel dan Joevanka? " tanya Anastasia mengedarkan pandangannya.
" Lionel ada, Joevanka tidak bisa datang. Karena dia sakit. " keluh Isabel .
" Sakit apa Abel? " tanya Anastasia mengerutkan keningnya.
" Kata dokter terkena virus, Joevanka harus dirawat."
" Apa? Joevanka dirawat ? "
" Ya Tasia, joevanka harus dirawat. Habis acara ini kami harus kembali Tasia, maafkan kami gak bisa lama lama. " sesal Isabel.
" Gak apa apa Abel, semoga Joevanka cepat sembuh ya." ucap Anastasia kembali memeluk sahabatnya.
" Terima kasih ! "
" Hei.. Tasia ! " sapa Lionel mendekat ketika ia sudah selesai berbicara dengan Aaron.
" Lionel...." Anastasia langsung berhambur kepelukan Lionel. " Teman terbaikku.." ucapnya mengeratkan pelukannya. Ia sangat bahagia kedua sahabatnya datang.
" Apa kamu masih suka menangis Tasia? " ledek Lionel mengerlingkan salah satu matanya. Spontan Anastasia mencubit lembut perut Lionel.
" Itu dulu..." tutur Anastasia.
Tawa mereka pecah sesaat, Aaron masih sibuk berbicara dengan rekan bisnisnya begitu juga yang Betran dan ayah mertuanya. Felin nampak sibuk mengurus Alea yang merajuk karena Ivannia tidak mau berteman. Sementara ibu mertuanya sedang asyik berbicara dengan teman sosialitanya.
Anastasia tersenyum melihat pemandangan disekitarnya.
Acara telah dimulai ,Aaron dan Anastasia setiap tahun ingin mengulang momen indah walau hanya bentuk memperingati hari pernikahan saja. Mereka sadar pernikahan mereka dulu tidak didasari dengan cinta, bahkan Aaron sendiri meninggalkan istrinya malam pertama. Aaron ingin membuat kenangan indah bersama istrinya. ulang tahun pernikahan yang ke 15 tahun ini akan menjadi pengalaman indah bagi mereka. Bersyukur mereka telah memiliki Ivander dan Ivannia.
Ditengah berjalannya acara Aaron memberikan kejutan manis berupa sebuah puisi indah yang ia tulis sendiri bagi sang belahan jiwa. Anastasia tampak bahagia dan terharu mendapat untaian kata kata indah dari sang suami, Ia tak kuasa membendung air mata dan disaksikan Ivander dan Ivannia. Aaron menyematkan cincin berlian di jari tangan manis sang istri.
Tepukan tangan yang meriah dari tamu undangan menambah suasana menjadi sempurna.
Mereka ingin mengulang kembali memori indah pernikahan didepan Anak anaknya agar kelak Ivander dan Ivannia mengetahui betapa besar dan abadi cinta kedua orang tuanya dalam pernikahan yang abadi.
Aaron dan Anastasia bukan hanya sekedar untuk mengingat momen pernikahan mereka aja tapi juga dijadikan sebagai hari dimana pasangan suami istri tersebut saling menunjukkan rasa cinta yang makin dalam, memperkuat komitmen berumah tangga, serta mensyukuri keberadaan masing-masing. Bagi Aaron sendiri ia bersyukur berkesempatan untuk hidup berdampingan dengan istri tercintanya Anastasia.
Acara ulang tahun pernikahan sudah selesai digelar di hotel. Acara berjalan dengan baik. Anastasia bersyukur Lionel dan Isabel bisa hadir mengikuti acara ulang tahun pernikahan mereka. Lionel dan Isabel langsung kembali karena Joevanka sedang di rawat di rumah sakit, membuat mereka tidak bisa berlama-lama. Setelah memberikan ucapan selamat Lionel dan Isabel langsung melakukan penerbangan sore menuju London.
************
Udara sejuk khas pegunungan langsung menyapa saat Aaron dan Anastasia memasuki daerah villa yang di beli suaminya dulu . Pepohonan rindang berjajar di sisi kiri dan kanan jalan membuat suasana jadi teduh. lagu mengalun dari audio mobil membuat anak anaknya tertidur. Aaron terus memegang tangan istrinya dan menciumnya sepanjang jalan. Mereka berpandangan sambil melempar senyum. Sungguh, perjalanan seperti ini mengingatkan Anastasia pada kenangan mereka terakhir datang ketempat ini.
" Kamu menyukai acara ulang tahun pernikahan kita sayang? Aku sendiri yang buat konsep semua acara itu. " kata Aaron bangga.
Mendengar kata kata suaminya, Anastasia membelalakkan kedua matanya.
" Bukankah pihak hotel yang menyiapkan semua itu? " Tanya Anastasia sambil menaikkan alisnya.
" Ya pihak hotel yang menyiapkannya tapikan idenya dari suamimu.." Kata Aaron melemparkan senyumannya kepada sang istri.
" Aku mau konsep ulang tahun pernikahan kita tahun depan dilakukan ditepi pantai sayang. " tutur Anastasia bergelayut manja ditangan suaminya. Aaron mencium puncak kepala istrinya. Anastasia memejamkan matanya meletakkan kepalanya di lengan suaminya.
" Boleh.. jika itu membuatmu bahagia sayang. Apapun itu aku lakukan." ucap Aaron tersenyum dan mengecup tangan istrinya dengan sayang.
Mobil mewah milik Aaron memasuki halaman villa yang membawa mereka tiba dengan selamat.
Ivander dan Ivannia terbangun ketika mobil dirasa mereka berhenti disebuah villa mewah.
Mereka langsung berlari melihat pemandangan yang indah yang baru ini mereka lihat. Biasanya diperkotaan dipenuhi bangunan bangunan tinggi. Namun disini alam indah dan pemandangan yang menyejukkan mata berhasil membuat Ivander berdecak kagum. Tempat ini benar benar jauh dari perkotaan. Mereka disambut Adam dan istrinya dengan ramah.
" Semua sudah siapkan pak? " tanya Aaron setengah berbisik agar pembicaraan mereka tidak didengar istrinya.
" Sudah Tuan ! " jawab Adam dengan nada sopan.
" Oke, terima kasih." ucap Aaron menepuk pundak lelaki setengah baya itu dengan lembut. Adam hanya menunduk hormat dan berlalu pergi.
" Kamu menyukainya my son? " tanya Aaron mengikuti langkah anaknya. Sementara Ivannia sudah dalam gendongannya. Ketika melihat Ivander menuju balkon villa untuk melihat pemandangan gunung.
" Aku menyukainya dad, tempat ini benar benar indah dan sejuk. Bisakah kita tinggal disini daddy. " kata Ivander dengan wajah berbinar.
" Kita bisa kesini hanya pada saat liburan saja my son. Untuk tinggal? sepertinya tidak mungkin. Karena pekerjaan daddy tidak bisa ditinggalkan dan sekolah disini sangat jauh dan tidak ada mobil antar jemput ke sekolah. Jadi itu tidak mungkin sayang. " jelas Aaron.
" Sangat disayangkan dad.." ucap Ivander mendengus.
" Kita akan sering kesini sayang, jadi jangan sedih." Kata Anastasia tiba tiba hadir dalam pembicaraan antar lelaki. Ia membawakan cemilan buat suami dan anaknya.
Tempat ini memang indah, Anastasia sendiri menyukainya. Apalagi ini sudah sore hari, matahari beringsut meninggalkan kemilau kuning jingga senja. Jika menjelang pagi hari Matahari akan terbit dari puncak gunung ditambah udara dingin menambah kesejukan udara pagi.
Anastasia meninggalkan suaminya yang masih berbicara dengan anak anaknya. Mereka terlihat menikmati cemilan yang disediakannya.
Aaron melangkah masuk langsung memeluk istrinya dari belakang.
" Kamu menyukainya? " Bisik Aaron tepat ditelinga istrinya. Ia mencium aroma tubuh istrinya.
" Anak anak dimana sayang? " tanya Anastasia tersenyum lembut kepada suaminya.
" Mereka ada diruang keluarga bersama pak Adam dan istrinya." jawab Aaron.
Anastasya langsung membalikkan tubuhnya. Seketika langsung terdengar alunan musik 'First day of my life' mengalun syahdu yang menggetarkan jiwa.
" Maukah kau berdansa denganku? " Bisik Aaron lembut namun mampu membuat rona wajah Anastasia bersemu merah.
Aaron tidak menunggu jawaban istrinya, ia langsung meletakkan telapak tangannya dipundak sang istri. Aaron menggenggam tangan kanan istrinya. Mereka melakukan gerakan dengan tempo lambat dan penuh penghayatan, tatapan mereka bertemu, seakan menikmati debaran debaran yang tercipta dari detak jantung mereka yang berdetak seirama ditambah dengan diiringi musik yang syahdu membuat mereka terhanyut dengan alunan musik. Sesekali Anastasia bergerak berputar yang dibantu Aaron. Ia merebahkan kepalanya di dada suaminya. Anastasia memejamkan matanya menikmati setiap gerakan yang dipimpin suaminya.
Musik pun berhenti, Aaron menyelipkan anak rambut ketelinga istrinya. Agar ia bisa melihat wajah wanita yang sangat dicintainya.
Dalam tamaramnya lampu pandangan mereka beradu, saling menatap dalam. Anastasia memenjamkan matanya ketika Aaron mengecup keningnya dengan sayang.
Mengecup matanya, hidung dan berlabuh kebibirnya. Ciuman panjang dan menghanyutkan.
" Aku mencintaimu..." Bisik Aaron lembut ketelinga istrinya ketika tautan bibir mereka lepas.
***********
Salah satu waktu teromantis bagi Aaron adalah saat berkumpul bersama keluarga. Aaron kembali mengajak istri dan anaknya ke pantai matahari senja mulai turun ke peraduannya. Pantai ini terkenal romantis dan pemandangan yang luar biasa cantik.Â
Terdengar suara deburan ombak yang berkejar kejaran ditepi pantai, membuat jiwa tenang dan pikiran bahagia, Anastasia menikmati susana pantai yang membuatnya bersemangat. Terlihat jelas Ivander dan Ivannia berlarian dibibir pantai. Anastasia tersenyum melihat Aaron sibuk membuat istana pasir. Anastasia duduk santai sambil menikmati minumannya, ia benar-benar menyukai suasana pantai.
Nampak Ivander melambaikan tangannya.
" Mommy....." Teriak Ivander, Anastasia hanya membalas dengan melambaikan tangannya.
Setelah asyik membuat istana pasir dan mencari kerang ditepi pantai.
Ivander dan Ivannia nampak kelaparan, mereka berlari mendekati Anastasia yang duduk santai.
" Mommy..! kami lapar. " kata Ivannia merengek.
" Sebentar sayang mommy siapkan dulu ya. " ucap Anastasia membuka kotak makanan yang mereka bawa dari rumah. Benar saja, Ivander dan Ivannia langsung makan dengan lahap. Anastasia tersenyum, ia membelai rambut putrinya dengan lembut.
" Makan yang banyak ya sayang mommy. " kata Anastasia melihat anak anaknya melahap makanannya.
Anastasia berjalan menyusuri pantai, Aaron memegang tangan istrinya. Nampak jelas kebahagiaan mereka. Senyum mereka tidak pernah lepas dari bibirnya.
Mereka berjalan jalan di pantai, menikmati pemandangan.
Warna biru laut dan langit menginpirasi ketentraman dan ketenangan, dan suara deburan ombak menenangkan hati. Nampak
Ivander dan Ivannia berlari mengejar daddy dan Mommynya. Senyum kebahagiaan tidak mau lepas dari bibir mereka.
" Daddy.... Mommy...." Mereka berlari menyusul kedua orang tuanya sambil berpegangan tangan.
Dalam perjalanan kisah hidup Aaron dan Anastasia, mereka melalui berbagai hambatan dan rintangan. Dari awal pernikahan, sampai berpisah dan dipertemukan kembali. Banyak kesedihan dan air mata. Namun membuat cinta mereka semakin kuat. Anastasia menyadari dalam hidup ini mereka harus siap menghadapi jalanan yang berkerikil, bahkan jika itu harus membuatnya berusaha menyeberangi derasnya arus sungai. Perjalanan hidup masih panjang ibarat kaca spion, kita gunakan untuk melihat kebelakang hanya agar berhati hati dalam melanjutkan perjalanan kedepan.
Kekuatan cinta Aaron dan Anastasia memang dahsyat cinta inilah yang akan membimbing mereka pada hubungan yang romantis dan tidak ingin kehilangan satu dengan yang lain.
Nasib pernikahan mereka berakhir dengan bahagia.
THE FATE OF MY MARRIAGE
TAMAT
* Terima kasih kepada my Readers yang masih setia membaca The fate of my marriage.
Walau tulisan saya masih berantakan harap maklum ya. Sudah 15 tahun gak menulis, saya kembali ngulang dari awal seperti belajar lagi.
* Cerita the fate of my marriage aku selesaikan sampai disini dan akan lanjut season 2
yang berjudul Whisper of love menceritakan tentang anak anaknya, tetap ikuti ya sayang sayangku 🤗
👉 Season 2 sudah up date ya, silahkan langsung dibaca klik saja profilku berikan like dan komentarmu 👈
👉 Jangan lupa mampir keceritaku RETALIATION 👈
IVANDER DONISIUS
JOEVANKA MARK
SAMUEL ELVANO
DELIA SMITH