
🤗 Happy Reading 🤗
kedua anak manusia itu merasa canggung, pasangan suami istri itu sekarang berada di ruangan yang sama. Duduk di sofa dan saling berhadapan hadapan.
Aaron masih sibuk mengetik sesuatu di laptopnya.
Tadi ibu Naomi datang ke kamarnya mengatakan kalau Aaron ingin menemuinya dan ingin mengatakan sesuatu.
Namun sudah 15 menit berlalu, lelaki ini belum juga berbicara, ia masih asyik berkutat didepan laptop nya.
sementara Anastasia hanya diam mendengar suara keyboard yang dimainkan jari tangannya Aaron. Anastasia mulai kesal sampai kapan dia menunggu, Apa yang ingin dikatakan lelaki ini? Apakah dia akan mengancam Panti Asuhan Vinsensius putra lagi.
Sikap Aaron sudah mulai berubah, Tidak seperti tiga bulan yang lalu. Kadang Aaron menyapa nya saat bertemu dengannya.
walau dirinya hanya membalasnya dengan anggukan kepala, Ia tetap jaga jarak.
Pernah suatu saat ketika Aaron ingin mengambilkan sesuatu di dapur dan dirinya sedang memasak Anastasia kaget karena lelaki itu menemaninya.
Anastasia jadi salah tingkah, dirinya merasa canggung karena situasi ini tidak pernah terjadi. wanita itu melangkah ingin pergi meninggalkan dapur namun tiba tiba tangannya dicekal. Anastasia berusaha melepaskan tangannya namun Aaron sama sekali tidak melepaskannya. Tatapan mereka bertemu, Anastasia langsung memalingkan wajahnya. Baginya tatapan itu membuatnya dirinya kesal dan Marah dan mengingat segala perbuatan Aaron kepadanya.
Dia tidak mau melihat tatapan itu karena sesungguhnya tatapan itu mampu mengoyak jantungnya. Dia tidak mau menciptakan rasa untuk lelaki yang telah menyakiti nya.
Anastasia kembali menatap lelaki itu.
kesabaran nya mulai habis dia berdiri dan akan meninggalkan Aaron yang masih sibuk sendiri.
namun lagi lagi tangannya dicekal, ia mendengus kesal, Anastasia melihat tangannya dan kembali menatap lelaki itu.
" Duduk ! " perintah Aaron tegas tanpa basa basi.
Anastasia tidak juga bergerak untuk kembali duduk, dia tetap berdiri dan memicingkan matanya untuk melihat Aaron. Salah satu langkah mengambil tindakan untuk menuju pemberontakan.
" Kau tidak dengar nas, aku bilang duduk! " perintahnya mengulangi kata katanya..
Anastasia jengah
" Dia sok manis memanggil dirinya 'nas'
biasanya dia selalu mengatai nya dengan kata kata sampah, bodoh, ****** dan sekarang? dia bahkan menjadi lelaki pertama yang memanggil nya dengan sebutan ' nas' dia pikir aku senang dengan panggilan itu? " Anastasia sudah mengumpat Aaron dalam hati.
karena wanita itu masih berdiri dan tak mau mendengar perintahnya Aaron langsung mendongak melihat Anastasia yang sedang memalingkan wajahnya.
" Sekarang kau membangkang ketika aku berusaha sedikit lembut dan memperlakukanmu dengan baik." desis Aaron mulai menunjukkan aura ketidak sukaannya. Ia menatap Anastasia dengan tatapan mengintimidasi.
" Apa yang ingin kau katakan ? " ucap Anastasia langsung bertanya dan dia tidak juga duduk.
" Aku tidak akan mengatakan apapun kalau kau tidak duduk, jangan memancing emosiku." geram Aaron dia mengatupkan rahangnya yang mengeras.
Akhirnya Anastasia mengalah Ya.. mengalah dari orang yang selalu ingin menang sendiri.
Dia duduk menghempas tubuhnya dengan kasar. Melihat itu Aaron menyungging kan bibirnya dia tersenyum.
" katakan apa yang ingin kau katakan? " ucap Anastasia kembali.
Aaron mengangkat kedua alisnya,memandang gadis itu.
" Matanya indah, bibirnya seksi." batin Aaron mulai mengagumi wanita yang duduk didepannya.
" Katakan Aaron apa yang ingin kau katakan, aku juga tidak mau waktuku terbuang sia sia olehmu." ucap Anastasia seakan membalas perkataan Aaron yang pernah dikatakannya dulu.
Aaron bukannya menjawab dia malah asyik memandang istrinya itu..
" Istrinya memang cantik, Istri? kenapa aku baru menyadari jika istriku cantik. " batinnya berbisik
"Kenapa kata kata itu menjadi sungguh indah ya.." lanjut Aaron seperti bahagia dengan pemikirannya sendiri. Ia menilai istrinya dalam hati.
Sementara Anastasia sudah mulai jengah, Anastasia yang dari tadi duduk tidak dianggap ada, Anastasia kembali mengingat perlakuan Aaron kepadanya. Dia sendiri seenaknya memberikan waktu,belum lagi dia bicara, waktu sudah habis kata lelaki ini seenaknya. Anastasia mengingat jelas dia bahkan merendahkan anak anak panti yang membutuhkan bantuannya.
" Lebih baik aku pergi." Akhirnya Anastasia bangkit..Namun sebelum pergi lagi lagi Aaron bangkit dan mencekal tangan wanita itu.
" Kamu orang yang tidak sabaran." Lirih Aaron setengah berbisik, sontak membuat terkejut. Anastasia merasa geli karena napas Aaron berhembus ketelinganya dan reflek ia mendorong tubuh lelaki itu.
Namun apa yang terjadi justru keduanya terjatuh di sofa. Dengan posisi Anastasia diatas tubuh lelaki itu.
" Apa yang kau lakukan Aaron, lepaskan?" ucap Anastasya memberontak namun tidak berhasil.
Namun dengan nekat, dengan lembut Aaron mengecup bibirnya,Karena tak ada perlawanan Aaron mulai berani memperdalam ciuman itu.
Anastasia melotot tak percaya, debaran jantung tak bisa dikendalikan lagi.
Kesadaran nya kembali dia mulai memberontak dan mendorong Aaron, Anastasia berusaha melepaskan diri agar ciuman itu berhenti. Namun Aaron masih memaksa untuk mencium bibir istrinya sendiri.
" Aaron! " Teriak Celin histeris melihat lelaki sedang mencium Anastasia keduanya melepaskan diri, Anastasia merapikan bajunya. Dia gugup, ini ciuman pertamanya, walaupun yang melakukan nya adalah suaminya sendiri, tapi lelaki itu tak pernah mencintainya.
" Kau..dasar wanita ******! " Celin sudah menarik rambut Anastasia dengan kasar, kemudian mendorong tubuh wanita itu.
Anastasia yang tiba tiba mendapat serangan tidak bisa menghindar, Anastasia terjatuh. Aaron yang melihatnya langsung menarik Celin dengan paksa.
" Apa yang kau lakukan Aaron, biarkan aku membunuh wanita sialan ini." teriak Celin penuh amarah yang berkobar kobar.
" Dia mencium mu Aaron jadi biarkan aku yang menghabisi nya." tatapan Celin yang garang dan penuh amarah, dia sudah siap menerkam perempuan itu.
" Dasar wanita sialan, berani kau mengambil kekasihku, mati saja kau ******! " Celin berhasil terlepas dari tangan Aaron, wanita itu sudah berada diatas Anastasia untuk menghajar perempuan itu. Dengan cepat Aaron mengangkat badan Celin agar wanita itu tidak menghabisi Anastasia.
" lepaskan aku Aaron,biar kan aku membunuh nya." teriak celin masih dalam luapan emosi.
" Tolong bawa dia ke kamarnya.." ujar Aaron ketika Naomi datang mendengar suara keributan diruang tamu.
Naomi hanya mengangguk dan bergegas membawa Anastasia kembali ke kamarnya.
*******
" kenapa kau menghalangi ku Aaron? " Geram celin ketika mereka berdua sudah berada dikamar, Cellin berkacak pinggang dan dia mondar mandir didalam kamar.
"Jawab aku sayang! " Teriak wanita itu tidak sabaran, dia emosi melihat kekasihnya bercumbu dengan wanita sialan itu..
" Aku yang menciumnya Celin ." akhirnya Aaron terus terang agar Celin tak salah paham dan berprasangka buruk kepada Anastasia
" Apa? jangan bohong sayang,jelas jelas dia yang menciummu. Aku lihat dengan kedua mataku, kau gak usah membela nya Aaron." bantah celin tidak mau mendengar pengakuan kekasihnya itu.
" Aku mencintainya Celin.." ucap Aaron akhirnya.
Mendengar itu Celin menutup kedua kupingnya. Dia menggeleng dan tidak percaya apa yang dikatakan lelaki itu. Sungguh ini benar benar mimpi buruk untuknya.
Hanya Aaron lelaki yang mengerti hatinya, yang selalu memanjakan nya, memberikan cinta dan kasih sayang untuknya. Sementara laki laki lain hanya ingin tubuhnya saja.
Sungguh dia hanya ingin hidup bersama lelaki ini, memiliki keluarga dan mempunyai anak dan hidup bahagia.
" Jangan katakan itu sayangku, aku tau kalau kau hanya mencintaiku dan aku percaya itu."
ucap celin memeluk kekasihnya dan dia mendekap lelaki itu dengan erat seperti takut dipisahkan.
" Jangan lakukan ini Celin , itu benar adanya aku mencintai istriku sendiri." sahut Aaron kembali.
"Tidak !!! " Celin masih berusaha memeluk lelaki itu. Aaron hanya miliknya, hanya Celin yang bisa memiliki nya. Celin mulai menangis ,dia benar benar tidak ingin kehilangan lelaki ini.
" Celin jangan seperti ini, Anastasia adalah istriku. Aku sudah mulai bisa menerimanya." Aaron mengutarakan isi hatinya agar Celin bisa menerima kenyataan.
" Aku tidak akan membiarkan itu sayang, kau hanya milikku.Tidak ada yang boleh memiliki hatimu apalagi Anastasia wanita sialan itu, aku akan membunuhnya." tegas Celin berusaha mengendalikan dirinya, napasnya terlihat naik turun. Aaron menarik napasnya, Celin benar benar sudah tidak waras. Ia tidak menerima perkataan Aaron.
" Jadi bagaimana kamu yang selalu gonta ganti pasangan Celin? apakah aku bisa menerimanya? " Celin membeku, dia terkejut mendengar perkataan lelaki itu.
" Jhon dan Alexo juga memakaimu, sahabatku sendiri, jadi menurut mu aku bisa menerima semua itu? " Celin diam tak bisa berkata apa apa.
" Jawab!!!!!! " teriak Aaron dengan suara keras.Akhirnya kesabarannya hilang sekarang Aaron lah yang meluapkan amarahnya kepada celin, tatapan iblis nya keluar dia siap menerkam wanita itu
Celin nampak syok dia diam, Dia memang pernah membuat kesalahan tapi sekarang tidak lagi. Dia memang benar-benar tulus mencintai Aaron kekasihnya. Hanya dia yang bisa memiliki Aaron, tiga tahun yang menjadi kekasihnya.
BERSAMBUNG 😊😊😊
🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN JEMPOL DAN KOMENTARMU YA 😊🤗
🌾 BERIKAN BINTANG MU JUGA YA 🌾