
π€ Happy Reading π€
Aaron dengan cepat masuk ke dalam mobilnya, Ia menginjak pedal gas nya dengan terburu buru hingga menghasilkan decitan ban yang menggesek aspal.
Betran tak bisa menghentikan tuannya. Dia berusaha berlari mengejarnya lagi lagi mobil itu sudah melaju pergi.
Aaron memukul setir mobilnya. Napasnya mulai terengah- engah, ia teringat dengan kejadian yang membuatnya merasa bersalah seumur hidup.
Aaaaaggghhhhh
Aaron kembali berteriak sambil memukul setir mobilnya. Menumpahkan segala perasaannya. Ia menancapkan gasnya mobilnya membelah jalan. Aaron berteriak dia tidak bisa membayangkan bagaimana Anastasia bila tau dengan apa yang terjadi 6 tahun yang lalu. Air matanya kembali menetes di pipinya. Hatinya nyeri, perasaannya hancur, dirinya terluka mengingat segala kepingan kepingan memori yang terjadi enam tahun yang lalu,rasa bersalah itulah yang dirasakannya.
Aaron menepikan mobil nya dipinggir jalan, Dia ingin menenangkan hatinya sebelum bertemu ayahnya. Beberapa panggilan dari Betran dia abaikan.Dia masih sungguh tak bisa terima, Hatinya sangat hancur berkeping keping.
Aaron keluar dari mobilnya.Ia mendongak keatas, Hatinya sesak, pikirannya kacau dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi esok. Bagaimana ia bisa menemui istrinya.
Aaron kembali menangis, dia menutup matanya dengan kedua tangannya.Sungguh ia tidak dapat mengendalikan perasaan emosi saat ini. Mendengar semua itu bagaikan tamparan yang melekat tanpa rasa sakit. terbayang akan kejadian 6 tahun lalu, sungguh Takdir ini sedang mempermainkannya. Rasa takut dan sedih akan kenyataan yang akan diterimanya.
Aaron sungguh merasakan dunianya hancur dan tidak berarti. Hatinya sakit kenapa semua ini terjadi disaat dirinya merasa bahagia dengan wanita yang dia cintai. Anastasia akan sangat membencinya, Orangtuanya meninggal karena perbuatannya.
FLASH BACK ON
Langit gelap nan pekat terlihat kilatan kilatan cahaya nampak jelas sepertinya akan datang hujan.
Aaron meluncurkan mobilnya kesebuah club tempat dia berpesta dengan teman temannya. Hari ini dia menghadiri acara ulang tahun sahabatnya Jhon. Sebenarnya Aaron sangat malas untuk pergi ke acara ini, karena desakan teman temannya ia terpaksa datang untuk menghadiri ulang tahun sahabatnya.
Mobil mewahnya dia parkir asal, lalu melempar kuncinya ke salah satu orang yang berjaga di club.
Ia melangkah masuk melihat Alexo dan Jhon sudah berada disana. Para gadis gadis liar yang penggila uang berusaha merayu Alexo dan Jhon untuk menghabiskan satu malam.
Aaron mengambil tempat dan duduk bersama mereka.
Jhon sengaja menawarkan dua gadis cantik agar mendekati Aaron. Namun Aaron menolak dengan memberi isyarat dengan tangannya agar para gadis gadis itu pergi. Ia muak melihat para gadis yang menjual dirinya demi kenikmatan sesaat.
Alexo terkekeh,mereka tau bahwa Aaron tidak akan pernah mau menghabiskan satu malam dengan para gadis gadis penggila uang. Aaron tidak pernah menginginkan tidur satu malam dengan para jalang. itu sangat menjijikan buat Aaron. Bujuk rayuan mereka keluarkan Aaron tidak akan mau melakukannya.
Tawa para penggila pesta memenuhi ruangan club. Seluruh pasang mata beralih fokus pada sekumpulan lelaki tampan dan kaya.
mereka berdansa mengikuti hentakan musik.
Aaron masih asyik dengan wine nya walau sesekali ia melihat orang orang yang berada di club seperti kehausan hiburan saja. Aaron tak perduli..Ia tetap menghabiskan minumannya, berlahan lahan agar ia tidak mabuk. Aaron mulai merasakan tubuhnya terasa ringan.
Aaron memang tidak peminum berat, tapi jika ia sudah mencoba Aaron bisa lupa berapa gelas yang sudah ia habiskan.
Sebelum ia mabuk, dia sudah bangkit ingin pulang,pandangannya sudah mulai kabur. kepalanya terasa berat.
" Aku pulang ya." Aaron sudah bangkit meninggalkan ruangan club.
"Kamu gak apa apa pulang sendiri, sepertinya kamu mabuk dude?" Alexo sudah bangkit ingin membantunya.
"Aku bisa sendiri." ucap Aaron menolak bantuan dari temannya.
Mobil Aaron melaju keluar meninggalkan club. Aaron masih dalam keadaan sadar bisa melihat jalan walau kepalanya sakit karena pengaruh minuman yang tadi diminumnya di club, Sesekali Aaron bernyanyi mengikuti lagu di audio mobil, ia mengikuti irama musik dan sesekali mengetuk jarinya disetir mobil.
Tiba tiba konsentrasi nya hilang, Aaron panik tiba tiba truk melaju dari arah berlawanan nampak oleng. Lampu LED dari mobil truk membuat pandangannya silau. Aaron membanting setirnya. Namun nahas yang terjadi Aaron malah hilang kendali bunyi klason berbunyi panjang dari depan terdengar jelas.
Mobil hitam yang berada di arah berlawanan ia tabrak hingga menyeret mobil itu jatuh ke jurang. Sontak membuat Aaron kaget, ia kehilangan keseimbangan mobilnya oleng hingga akhirnya menabrak pembatas jalan, Aaron masih sadar, ia berusaha keluar dari mobilnya.
Jalanan tiba tiba macet, ditambah hujan deras membuat jalanan bertambah macet . Aaron berusaha untuk keluar dari mobilnya namun tiba tiba pandangannya gelap, Aaron sudah tidak sadarkan diri.
*******
Langkah kaki terdengar didalam rumah sakit, Maria sudah nangis ketika mendapat telepon kalau anaknya mendapatkan kecelakaan. karena dua orang dalam kecelakaan itu mati ditempat.Christian nampak gelisah, Ia langsung menghubungi orang orang kepercayaannya.
"Urus semua masalah ini,jangan sampai Aaron mengetahui kalau korban yang ditabraknya meninggal ditempat." Tegas Christian untuk memastikan anak buahnya.
"Baik Tuan! " jawab dari seberang.
"Hapus semua rekaman CCTV jangan meninggalkan jejak apapun, bila perlu bayar polisi untuk menutup kasus ini dengan cepat. Saya tidak mau tau masalah ini jangan sampai tercium media." perintah Chirstian kembali. Christian langsung mematikan ponselnya dengan sepihak ia kembali duduk bersama istrinya.
Ia memeluk Maria, Agar istrinya tidak menangis lagi.
"Bagaimana ini sayang,apa yang akan terjadi pada Aaron jika polisi mengetahui semua." Isak Maria ketakutan.
"Aku sudah urus semua, kita hanya menunggu Aaron sadar saja.Dokter sudah mengatakan jika Aaron hanya patah tulang.kita menunggu operasi nya berjalan dengan baik." ucap Cristian menenangkan istrinya.
Walau dalam hati Chirstian tersirat rasa takut. Bagaimanapun masalah ini harus selesai, dia tidak ingin Aaron menghabiskan hidupnya di penjara, Aaron adalah penerus DONISIUS. Ia tidak ingin para pesaingnya mengetahui hal ini, mereka dengan mudah akan menjatuhkan DONISIUS.
Lampu Ruang operasi tiba tiba mati, bertanda operasi selesai.
Dokter yang menangani Aaron keluar, lelaki itu tersenyum
"Bagaimana keadaan anak saya dok? " Maria langsung bangkit dan bertanya.
"Operasi nya berjalan dengan baik, kita hanya menunggu masa pemulihan saja." ucap dokter dengan senyum ramahnya.
"Terimakasih dok. " ucap Chirstian tersenyum, mereka melihat anaknya didorong keluar dari ruang operasi. Aaron dipindahkan keruang perawatan.
Maria langsung membawa kebutuhan anaknya yang dibawanya dari rumah sakit.
Waktu sudah menunjukkan pukul 3 dini hari.
Hujan masih membasahi bumi.suara petir bersahut sahutan di langit. Aaron masih dalam pengaruh anastesi, tertidur sejenak menghilangkan rasa sakit atas kecelakaan yang menimpa Aaron.
Sementara dilain tempat seorang wanita menangis meraung Raung melihat kematian orang tuanya, tangisan itu sangat memilukan hati. Dia menjerit histeris mengetahui orang tuanya meninggal dalam kecelakaan.
Hujan deras seakan mewakili perasaan nya,terbawa sampai ke relung hatinya. Ia tidak terima orang yang dicintainya pergi untuk selamanya,rasa kehilangan yang membuat hatinya hancur.
BERSAMBUNG πππ
πΎJANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA πΎ
πΎ KASIH BINTANG JUGA YA π€