
🤗 Happy Reading 🤗
Dokter melangkah masuk menuju keruangan VVIP A. Untuk melakukan pemeriksaan fisik terhadap Pasiennya.
Aaron bangkit dari duduknya dan tersenyum ramah menyambut dokter Ronald.
" Selamat pagi Tuan! " Sapa dokter itu ramah.
" Selamat pagi juga dok." sahut Aaron berdiri disamping lelaki yang memakai jas putih itu.
Dokter melangkah menuju pasien, mengarahkan stetoskop kedada untuk melihat kondisi jantung pasien sementara perawat memeriksa tekanan darah.
"Keadaannya sudah mulai membaik, kita tinggal menunggu masa pemulihan saja. Nyonya Anastasia mendapat Kekerasan fisik secara tidak manusiawi. kita bisa lihat dari semua luka yang ada ditubuhnya." Dokter Ronald menjelaskan semua dari hasil pemeriksaannya.
" Kemarin kami melakukan tes darah dan hasilnya sudah keluar pagi ini." Dokter Ronald diam sesaat kemudian melanjutkan.
" Sepertinya nyonya Anastasia beberapa kali mendapat suntikan berbahaya tuan Aaron."
ucap dokter itu akhirnya. Dia memandang Aaron.
" Suntikan berbahaya dok? " Tanya Aaron terkejut menoleh kearah dokter.
" Ya suntikan narkoba, zat ini sangat berbahaya.zat ini sangat mempengaruhi kondisi kejiwaan atau psikologi seperti pikiran perasaan dan perilaku." ujar dokter Ronald menjelaskan. Mendengar itu Aaron sangat marah dengan apa yang dijelaskan lelaki ber jas putih itu. mengulang ulang berapa kali dan mencerna semua perkataan Dokter itu
" Apakah seburuk itu dok? " Tanya Aaron kembali.
" Kita bisa memeriksanya dengan Dokter psikiater. Dokter Laudy adalah dokter psikiater yang ada dirumah sakit disini, dia yang akan menangani nyonya Anastasia ."
Tubuh Aaron menegang dia benar benar terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya.Dia menggeram marah dan ingin melampiaskan kemarahannya pada Celin.
" Tapi Dokter psikiater lagi berada di London Awal bulan baru ia kembali lagi." ujar lelaki itu melanjutkan kata katanya.
Aaron hanya menganggukan kepalanya, tanda mengerti dengan apa yang dijelaskan dokter itu, pikirannya kembali berkelana. matanya tertuju pada tubuh lemah yang masih tertidur itu.
" Baiklah kalau begitu saya permisi dulu tuan."
Dokter Ronald pamit undur diri dan berlalu pergi meninggalkan ruangan beserta kedua perawatnya.
Aaron melangkah mendekati hospital bed tempat Anastasia terbaring.
Ia meraih tangan lemah itu, mencium tangan istrinya dengan lembut, sungguh ini terasa sakit.Ia menarik napasnya dalam dalam, mengingat kembali apa yang dikatakan Dokter Ronald.
" Maaf kan aku nas, sungguh aku minta maaf." ucap Aaron kembali mencium tangan lemah itu. Dia berusaha tegar, dia tidak mau lemah didepan wanita ini. Tapi hatinya tidak bisa, ia sungguh sedih dengan apa yang terjadi pada istrinya.
" Aku marah Nas pada diriku sendiri, begitu dalam nya penderitaan dan kesakitanmu.
Aku marah tidak bisa menghentikan penyesalanku ini, aku benar benar marah pada diriku sendiri. Bagaimana caraku untuk membuatmu bisa memaafkanku nas? pasti ini berat untukmu. aku yakin kamu sangat membenciku.Aku berharap segala luka yang kuberikan padamu bisa kuganti kan dengan kebahagiaan, aku berjanji Nas." Isak Aaron akhirnya menangis.Tubuhnya bergetar menahan Isak tangisnya. Aaron tetap dalam posisi mencium tangan Anastasia.Ya, Wanita yang membuatnya menangis karena kesalahan yang pernah diperbuatnya.
Menyesali sesuatu hal, itu memang wajar. Tetapi tidak wajar ketika kita terus menerus meratapinya.
Ya, memang kita pernah memilih sebuah keputusan yang salah. Karena semua Orang pernah melakukan kesalahan.
********
Anastasia mengerjapkan matanya, begitu cahaya lampu masuk ke kornea matanya.
Ia kemudian memejamkan kedua matanya dan berlahan lahan membuka matanya lagi.
Ia melihat sekelilingnya yang didominasi warna putih. Aroma obat obatan tercium hidungnya. Ia mengedarkan pandangannya,
tidak ada siapa siapa, Dia berusaha duduk mengambil air mineral yang berada diatas nakas.
Tiba tiba tubuhnya menegang, Ingatan nya kembali pada kejadian yang terjadi padanya. Dari penculikan dan penyiksaan.Berputar putar didalam otaknya, kejadian yang tak ingin dingatnya. Namun bayangan kesakitan itu membuat kepalanya sakit, dadanya terasa sesak.
"Aaaaaaa Tidaakkkk Tidaaakkk " teriak Anastasia meronta ronta sambil memegang kepalanya.
Aaron dan Betran yang berada diluar sontak kaget dan berlari masuk kedalam.
Lelaki itu mendekat dan berusaha menenangkan Anastasia. lelaki itu memeluk istrinya, namun Anastasia semakin histeris hingga jarum infus lepas dari tangannya.Dia berusaha melepaskan pelukannya pada lelaki yang telah menyakitinya. Membuat betran menekan nurse call bel yang berada diruangan.
Tak butuh lama, Dokter dan perawat sudah datang. Dengan cepat Dokter mengarahkan suntikan ketubuh wanita yang masih histeris, memberikan obat penenang, obat Diazepam untuk mengatasi gangguan kecemasan pada pasien.
Berlahan lahan tubuh Anastasia lemah dia kembali tertidur setelah mendapat suntikan, salah satu perawat kembali memasang infus yang lepas dari tangan Anastasia.
" Itu biasa terjadi tuan, reaksi bahaya fisik yang telah dialaminya mengancam otoritas tubuhnya, mengingat kan dirinya kembali pada kejadian itu. kemampuan untuk berusaha melupakan adalah suatu naluri yang tidak dapat dikendalikan untuk dapat bertahan, agar bisa melupakan semua kejadian itu. Namun ingatan itu justru membuatnya trauma. Mudah mudahan, nyonya Anastasia bangun nanti, dia sudah merasa lebih tenang." ujar dokter menjelaskan.
" Terimakasih dok." ucap Aaron masih posisi duduk menghadap istrinya, ia menggenggam tangan istrinya seperti menyalurkan kekuatan . Dokter Ronal undur diri dan segera pergi meninggalkan ruangan.
Aaron menunduk,hari ini melihat keadaan Anastasia sungguh hatinya sakit.Sungguh dia tidak bisa mengungkapkan perasaannya. Hatinya sangat hancur melihat kondisi Anastasia.
memory yang ada di otaknya mengingatkan pertemuannya dengan Anastasia.
segala kenangan yang terjadi ah bisakah Aaron mengatakan itu kenangan?
Dia mengingat pertama kali melihat Anastasia datang kerumah..
Pesta pernikahan mereka,
Meninggalkannya pada saat malam pertama?
Ah, sungguh kenangan terburuk buat Anastasia.
Dia merenungi semua yang terjadi dalam kebisuan hati.
sementara Betran diam dalam posisi berdiri dibelakang Tuannya.
🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN JEMPOL DAN KOMENTARMU YA 🌾
🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗