The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Pernikahan Felin



🤗 Happy Reading 🤗


"Kamu cantik sekali sayang." ucap Maria masuk keruangan rias dimana Putrinya berada.


"Ibu..." Jawab Felin terharu, ia sudah memeluk wanita yang sudah membesarkannya itu.


"Kamu gak boleh nangis sayang, ini hari bahagia mu." ujar Maria melihat anaknya sudah berhasil menjatuhkan air matanya.


"Terimakasih atas segalanya ibu, aku bahagia mempunyai Ayah dan ibu yang selalu menyanyangiku." ungkap Felin tulus dari lubuk hatinya.


"Sama sama sayang, kami juga bahagia dan bersyukur telah melahirkan mu dan tumbuh menjadi anak cantik. Jadilah istri yang baik,kamu harus selalu rendah hati, menjadi wanita yang banyak bersyukur, lemah lembut dan sabar." ucap Maria memberikan nasehat.


Felin semakin menganggukkan kepalanya dengan cepat ketika ibunya memberikan nasehat.


"Semoga rumah tanggamu penuh berkah dan kalian selalu mencintai sampai maut memisahkan ya sayang, doakan kak Aaron agar menemukan wanita yang terbaik juga, Agar ia bahagia sama halnya denganmu." ucap Maria kembali, Ia memeluk putrinya. Wanita itu ikut menangis.


Ya, seorang ibu selalu ingin yang terbaik buat anak anaknya. Mendoakan buat kebahagiaan anak anaknya. Melihat Felin akan menikah membuat Maria terharu. Dia tidak ingin mengulang kejadian seperti Aaron dulu ,tidak merestui hubungan anaknya. Sekarang Maria berpikir jika itu untuk kebahagiaan anaknya, kenapa harus sudah susah memisahkannya.


Betran anak yang baik, ia sudah melihat selama ia bekerja dengan Aaron.Lelaki itu pantas mendampingi Felin dan menjaganya sampai mereka menua.


"Ayahmu sudah menunggumu, saatnya kita berangkat sayang." ucap Maria melepaskan pelukannya. Felin kembali menganggukkan kepalanya.ia menghapus sisa sisa air matanya.Mereka melangkah meninggalkan ruangan dan menuju tempat yang akan menjadi saksi kebahagiaan mereka.


Betran dan Felin sengaja memilih pernikahan mereka di alam terbuka.Mereka sengaja tidak melibatkan keluarga untuk membantu membuat konsep pernikahan mereka. Betran dan felin mengwujudkan pernikahan impian mereka dengan matang. Betran dan Felin memang mengurus semuanya, dari dekorasi, catering, dan vendor acara untuk pernikahannya. Dengan tema Rustic yang dibangun di alam terbuka dengan dekorasi bernuansa putih dengan konsep menarik seperti tema hutan dan under the sea.


Kursi kursi sudah dihias sedemikian cantik, dengan di iringi musik piano khusus pernikahan.


Felin sudah berjalan didampingi Ayahnya Christian Donisius, lelaki itu menghantarkan putrinya menuju lelaki yang berdiri didepan menunggu kedatangan Felin.


"Jaga Felin dengan baik Betran." Ucap Cristian memberikan tangan putrinya.Betran hanya membalasnya dengan anggukan kepala dan senyum yang mengembang di bibirnya.


Betran sudah menggenggam tangan Felin.


Acara telah dimulai dengan tenang dipimpin Pendeta Andrian. Tiba acara pemberian cincin pada pengantin.


Betran mengambil cincin pernikahan memasangkan Kejari Felin dengan mengucap


" Saya Betran Ronald Bersumpah dihadapan Tuhan mengambil Felin Donisius menjadi istriku untuk saling memiliki menjaga sampai selama lamanya baik susah ataupun senang waktu sehat ataupun sakit sampai selama lamanya "


Ucap Betran mantap tanpa membuat membuat kesalahan lalu tersenyum kepada Felin.


Kemudian Felin mengambil cincin pernikahan dan memasangkan Kejari Betran.


"Saya Felin Donisius bersumpah dihadapan Tuhan mengambil Betran Ronald menjadi suamiku untuk saling memiliki menjaga sampai selama lamanya baik susah ataupun senang waktu sehat ataupun sakit sampai selama lamanya "


Anastasia bisa menyelesaikan kata katanya dengan baik dan tersenyum manis kepada Betran yang sekarang menjadi suaminya.


Pendeta mengulurkan tangannya mengarahkan ke kepala Betran dan Felin agar mendoakan kedua mempelai.


Setelah mengucapkan doa dan mengatakan Amin kedua mempelai menegakkan kepalanya.Mereka berdua masing saling berhadapan.


" kamu bisa mencium istrimu " Ucap pendeta kepada mempelai pria. Dengan senyum bahagia Betran langsung mencium istrinya, sehingga membuat tamu bersorak dan bertepuk tangan ikut merasakan kebahagian mereka.



Acara resepsi langsung diadakan ditempat itu juga,semua tamu undangan datang.


mereka memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.


Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka,mereka selalu tersenyum ketika berhadapan dengan para tamu.


Aaron datang menghampiri kedua mempelai, ia memberikan tinju nya kepada Betran dan tersenyum sambil memeluk lelaki itu.


"Jaga Adikku Betran,jangan pernah kau buat ia menangis,jika itu terjadi aku yang akan menghabisimu." ucap Aaron setengah berbisik.


"jangan katakan Tuan lagi Betran, Apa kau mau aku memberikan tinjuku lagi?" Ucap Aaron kembali tanpa ekspresi.


"Panggil nama saja, kau sekarang adik iparku, mengerti ?!" ujar Aaron menatap Betran dengan tatapan tak berbaca.


"Baik Aaron." kata Betran Akhirnya berani mengucapkannya.


"Jangan pikirkan apapun, aku bisa jaga diriku sendiri, sekarang kau fokus ke adik saja. soal siapa yang menggantikanmu, kau tak perlu mencarinya lagi." jelas Aaron menatap Betran. Sementara Betran bingung sudah menautkan kedua alisnya menatap Betran seperti ingin meminta jawaban yang tepat.


"Aku sudah mencarinya, senin dia sudah mulai bekerja. Jadi kau tidak perlu mencemaskan apapun, mengerti !?" ujar Aaron kembali memeluk lelaki itu dan memberikan tinjunya kedada Betran lagi, sontak membuat Felin memutar kedua bola matanya tak terima.


"Kakak..! jangan menyakiti suamiku." ucap Felin mendengus kasar. wajahnya sudah cemberut.


Membuat Aaron tesenyum miring dan kemudian ia menatap Felin dengan sayang.


Mata Aaron sudah mengkristal penuh dengan air bening yang mengumpul di kelopak matanya. ketika Aaron berhadapan dengan adiknya.Ia memeluk Felin dengan erat sehingga membuat wanita membalasnya dan ikut menangis.


"Berbahagialah adikku Felin, Semoga Tuhan selalu memberikan keberkahan dalam hidup rumah tanggamu.Selamat memulai hidup yang baru,Tuhan telah mempersatukan kalian dengan ikatan suci pernikahan,biarlah maut yang akan memisahkan kalian. Berikan kakak keponakan yang lucu ya? " Ucap Aaron sudah berhasil menjatuhkan air matanya.Felin sudah menangis tersedu sedu. Bahunya sudah bergetar untuk menahan goncangan tubuhnya karena menangis.


Aaron melepaskan pelukannya, menghapus air mata adiknya yang semakin mengalir membasahi pipinya.Sementara Betran hanya diam ikut merasakan kesedihan istrinya, ia tahu apa yang ada dalam pikiran Felin. Setiap mereka bertemu yang dibahas istrinya adalah kakaknya Aaron, ia selalu menangis memikirkan perasaan kakaknya.


"Jangan menangis adik manis, kamu mau terlihat jelek didepan Betran?" Ucap Aaron menangkap pipi adiknya agar tatapan mereka bertemu. Felin hanya menggeleng pelan dengan mata sayu, ia juga menatap kakaknya.


"Kakak juga harus berbahagia dengan wanita yang kakak cintai, ehmm ?! " Ucap Felin ditengah isakannya.


"Kakak akan selalu bahagia Felin, tidak usah terlalu memikirkan kakak. kebahagiaanmu adalah kebahagiaan kakak juga. Mengerti?"


"Kemarin aku ketemu dengan kakak ipar." ucap Felin dengan setengah berbisik, namun Aaron masih bisa mendengarnya.


Mendengar kata ' kakak ipar ' tubuh Aaron menegang, ia melihat Felin seakan meminta jawaban lebih.


"Jangan marah karena aku masih memanggilnya kakak ipar, karena sampai kapanpun Anastasia adalah kakak Iparku kak." Ucap Felin dengan suara terendahnya.


"Apakah Anastasia kembali? " Batin Aaron dalam hatinya. Hatinya berdesir mengingat nama itu.


"Aku mengundangnya kak." Lirih Felin kembali.


"Apa?" ucap spontan, Felin berhasil membuat Aaron terkejut. Ya, Aaron tak bisa menutupi rasa gugupnya, ia mengedarkan pandangannya seperti mencari keberadaan Anastasia.Jantungnya kembali terpompa berdetak kencang didalam rongga dadanya. Aaron menarik napasnya pelan, Ia tersadar bagaimana mungkin Anastasia datang kesini. karena keluarganya lah yang menghancurkan kebahagiaannya.


Aaron tersenyum miring,Ia seakan mengejek dirinya sendiri.sungguh miris.


"Sepertinya kakak ipar tidak datang kak, ia sudah memberikan ucapan selamat melalui pesan WhatsApp." ucap Felin sedih.


Aaron hanya tersenyum samar, ia tahu kalau Anastasia tidak akan datang.


Christian dan Maria sudah selesai menyambut tamu yang datang silih berganti.


Kedua orangtuanya sudah memeluk Putrinya dan memberikan ucapan selamat.


"Ingat pesan Ayah dan ibu ya sayang, kamu harus selalu rendah hati, wanita yang lemah lembut dan menjadi wanita yang banyak bersyukur, Semoga kehidupan rumah tangga kalian penuh berkah dan saling mencintai sampai maut memisahkan ya sayang" ulang Maria memberikan nasehat kepada putrinya itu.


"Baik ibu, aku akan dengarkan nasehat dari ayah dan ibu begitu juga kak Aaron." ucap Felin tersenyum lebar begitu juga Betran ikut merasakan kebahagian.Ia bersyukur karena ia diterima dalam keluarga Donisius. Kedua orangtuanya sudah lama bercerai dan mengambil jalan hidup masing masing.Tak berapa lama ia mendengar kabar bahwa ayahnya sudah meninggal.dan ibunya sudah sakit sakitan tidak bisa menghadiri acara pernikahannya.Betran tak bersedih karena keluarga Felin dapat menerimanya.


BERSAMBUNG


## Salam sehat buat kita semua 🤗😊


🌾JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 🌾


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗