The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Biarkan Aku Pergi



🤗 Happy Reading 🤗


Hari ini perusahaan Donisius grup mengadakan family gathering. Acara ini dihadiri orang orang penting. Tiap setahun sekali Perusahaan Donisius grup mengumpulkan seluruh rekan atau vendor yang telah menjalin kerjasama dengan perusahaan tersebut. Satu cara untuk menjalin keakraban satu sama lain.


Anastasia ikut menghadiri acara penting itu. Karena ayah mertuanya sudah mengancam Aaron harus mengajak istrinya.


sesampai di gedung berlantai 40 itu.Mereka memilih jalan sendiri sendiri. Aaron sudah bergabung dengan rekan kerjanya.


sementara Anastasia hanya duduk sendiri melihat orang orang disekitarnya.


Dia terlihat cantik hari ini Dia menggunakan gaun berwarna silver..


# kira kira seperti ini lah penampilan Anastasia 😊



Rangkaian acara telah berjalan dengan baik. kini kata sambutan yang mewakili dari Donisius grup.


Aaron melangkah dengan gagah. Wajah tampannya menghipnotis semua orang dan pemandangan itu sayang untuk dilewatkan termasuk Anastasia istrinya sendiri.


Aaron berdiri diatas podium,senyumnya merekah ketika sudah berada diatas podium. Asisten nya mengarahkan mikrofon kearahnya. Betran melangkah mundur dengan jarak satu meter. Semua hening, mereka siap mendengar kan kata sambutan dari pemilik Donisius grup.


" Selamat malam dan salam sejahtera buat kita semua. Saya Aaron Donisius menjabat sebagai wakil direktur Perusahaan Donisius grup,mengucapkan selamat datang kepada tamu undangan yang saya hormati, yang memberikan waktunya untuk menghadiri acara perayaan ulang tahun ke 30 perusahaan Donisius grup.


Pada malam acara family gathering kami menyuguhkan sebagai hiburan akhir pekan ini, semoga bersemangat dan bergembira semua mengikuti acara ini, sambil menikmati hidangan yang sudah tersedia.


Akhir kata saya ucapkan terima kasih"


Aaron menyudahi kata sambutannya, Betran tetap setia mendampingi nya. Mereka turun bersamaan, Aaron tersenyum ramah kepada semua tamu undangnya.


Anastasia yang masih diam dalam kesendirian. Dia memperhatikan suaminya,


" Dengan semua orang dia ramah dan bersahabat, dia bisa menutupi sifat buruknya. Tapi bersamaku dia seperti iblis yang kehausan darah." batin Anastasia masih memperhatikan suaminya, Mata mereka bertemu, Anastasia salah tingkah. Cepat cepat ia mengalihkan pandangannya.


" Astagaaa mata kami bertemu, dia melihatku saat aku sedang memperhatikannya. Aku yakin pasti lelaki dingin itu sudah kesal. Pasti Aaron sudah berpikir yang tidak tidak, oh tunggu dulu, Apakah dia tau aku mengumpat nya ? ya aku memaki mu Aaron, sifat mu sangat buruk." ucap Anastasia merutuki dirinya yang ketahuan sedang memperhatikan suaminya.


Dari pada diam seperti orang bodoh, Anastasia melangkah menuju meja prasmanan. Benar benar membosankan, tak ada yang dikenalnya. Namun tiba tiba tanpa disengaja seseorang menabraknya, dia asyik memainkan hp yang ada ditangannya.


Anastasia yakin ini hal terburuk yang pernah dirasakannya. Didepan tamu undangan penting di acara suaminya.


Jus yang dibawanya tumpah mengenai baju wanita itu.


Seorang wanita yang tadinya cantik kini sudah berantakan, bajunya basah menunjukkan kilatan marah ingin menerkam. Ekspresi wajahnya sudah berubah, emosinya menunjukkan rasa marah terlihat jelas diraut wajahnya. Marah, kesal itulah yang dirasakan gadis yang sudah bermandikan jus itu.Emosi nya sudah tersulut, sungguh penampilan saat ini menjadi perhatian banyak orang,membuat dirinya malu di acara penting itu.


" Dasar kau !! " Teriak wanita itu emosi, Ia sudah maju mendorong tubuh Anastasia.


tubuhnya terhuyung hampir kehilangan keseimbangan. Mereka jadi pusat perhatian, Aaron juga melihatnya. Tapi dia hanya diam sambil memperhatikan dari kejauhan tanpa ekspresi. Celin menggelayut manja tanpa perduli pandangan orang.


Ya semua orang tahu kalau Aaron sudah menikah.


" Kenapa kamu menyalahkan saya nyonya? Bukankah kamu yang tak melihat jalanmu? " Anastasia berusaha membela diri.


" Bukannya minta maaf, dasar wanita tak tahu diri." Wanita itu geram menggertak giginya.


lagi lagi wanita itu berteriak, ia meluapkan kekesalannya yang sudah bergejolak.


Dia berjalan cepat mengambil sesuatu dan benar saja seperti diluar dugaan Anastasia, wanita itu sudah menuang dua gelas jus ke kepala Anastasia.


Sontak membuat semua orang jadi heboh,Semua orang berbisik bisik.


Anastasia syok, dia ingin melabrak wanita yang berada didepannya.


" Itu balasan kepada orang yang tak tau minta maaf." Ucap wanita sinis, mendorong tubuh Anastasia.


Dia terjatuh, wajahnya menunduk memendam amarah mengepal jemarinya kuat kuat. Rasa malu tidak bisa ditutupi.Semua orang hanya berbisik bisik, tak ada yang membantunya.


Sepasang kekasih datang menghampiri nya. Gadis itu mendongak melihat Aaron dan celin sudah berdiri didepannya. Terlihat jelas, tatapan itu seperti mengejek dirinya.


" Selalu membuat kacau, harusnya dia tak perlu datang ke acara ini sayang, lihat dirinya seperti wanita rendahan dan membuat dirimu malu, dia datang hanya untuk mengacaukan acara ini."


Sengit Cellin melipat kedua tangannya di dada.Sungguh tatapan merendah.


Sementara Aaron hanya bisa melihat penampilan Anastasia dari atas sampai kebawah. Gadis itu masih posisi terduduk sambil menundukkan kepalanya.


Tak beberapa lama muncul dua orang security memberi hormat kepada lelaki pemilik perusahaan Donisius grup.


" Cepat bawa wanita ini keluar ! "


Perintah Aaron tanpa basa basi, sontak membuat Anastasia terkejut, bukan nya membantu berdiri dia malah diseret keluar dari acara itu.


Celin tersenyum licik, memandang Anastasia yang sedikit memberontak. Dia tersenyum mengejek. Ada rasa bahagia membuncah rongga dadanya.


Dia masih setia menggandeng Aaron dan tersenyum manja kepada pujaan hatinya. Mereka kembali bergabung dengan rekan kerja nya.


Sementara Anastasia sebisa mungkin melepaskan tangannya.


" Lepaskan..."


" Maafkan kami nyonya, kami harus benar benar mengantar nyonya sampai pintu keluar, Kami memastikan kalau nyonya tidak kembali mengacaukan lagi."


ucap salah satu security.


" Apa? " Anastasia benar benar marah, hatinya sakit, dia geram. Sebegitu dipandang rendah kah dirinya. Dia menatap tajam kedua security itu.


Anastasia didorong kembali, Kedua security itu langsung meninggalkan Anastasia. Tanpa meminta maaf. Mereka hanya menjalankan perintah atasannya.


Begitu malunya dia saat ini,dia berusaha menahan goncangan tubuhnya yang bergetar oleh Isak tangisnya, dia kembali menangis lagi.


Sepasang mata sedang memperhatikan nya dari atas bangunan yang menjulang tinggi.sorot matanya yang tajam terus melihat kebawah.


Lelaki berhati dingin itu kemudian melangkah pergi. Dia tidak tau dorongan apa yang membuatnya ingin melihat kepergian gadis itu.


*******


Anastasia berjalan menyusuri jalanan sambil sesekali menyeka air matanya. Dia tidak tau sudah sejauh apa dia berjalan. Tak ada satupun taxi yang berhenti.


Hari sudah malam, Dia bahkan tidak tahu sudah berada dimana.


Udara dingin yang menusuk tubuhnya tidak dirasakan lagi. Rambutnya basah, bajunya berantakan.


kakinya sudah mulai sakit. Tiba tiba ponsel nya berdering.


" ....." Anastasia diam


" Halo Tasia gimana pembicaraan kita mengenai..." Tiba tiba Lionel terdiam.


" Lionel..." Isak Anastasia mulai menangis ketika mendengar suara lelaki itu.


" Tasia..kamu kenapa? " tanya Lionel kaget.


" Tolong jemput aku Lionel aku sedang berada di xx " ucap Anastasia masih ditengah dengan Isak tangis nya.


" Baik lah tunggu aku Tasia jangan kemana mana ya.." Lionel langsung mematikan hp nya. Dengan cepat lelaki itu meninggalkan Apartemen nya. Membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi, membelah keheningan malam.


butuh 15 menit Lionel sudah sampai ditempat Anastasia sedang duduk menundukkan kepalanya, nampak sesekali ia menyeka air matanya. Lionel keluar meninggalkan mobilnya masih dalam posisi mesin hidup.


" Tasia.." Lionel menghampiri sahabat nya Anastasia lagi duduk di halte sambil menunduk.


Anastasia bangkit ketika ia mendengar Lionel memanggil nya, Gadis itu langsung berlari memeluk lelaki yang ada didepannya. Tangisnya kembali pecah, Lionel sahabatnya sudah datang, Lelaki ini selalu ada jika Anastasia membutuhkan nya apalagi disaat saat waktu dirinya terpuruk,lelaki itu punya cara menenangkan dirinya. Hanya Lionel yang selalu mengerti setiap kesakitan yang dirasakan nya. Dengan lembut Lionel membelai rambut sahabatnya itu seperti memberi ketenangan.


" Apa yang terjadi Anastasia? " ucap Lionel dalam hati, mereka diam Lionel tak bicara apa apa , Dia hanya mendengar Isak tangis Anastasia didalam pelukan nya.


Sementara tak beberapa jauh dari mereka nampak seseorang sedang melihat mereka.Sorot matanya yang dingin sedang memperhatikan kedua anak muda itu, Mobil mewah itu masih terparkir dipinggir jalan. Sebelum lelaki itu datang, ia sudah berada disana.


ketika melihat Anastasia menangis meninggal kan gedung, entah dorongan apa lelaki itu melangkah meninggalkan acara dan mengemudi mobilnya untuk mengikuti Anastasia.


Dia hanya melihat Anastasia tanpa ekspresi. Memperhatikannya dari kejauhan. Setelah lelaki itu datang.Aaron meninggalkan tempat itu, mengemudi mobilnya menuju sebuah Clup.Lelaki itu ingin menenangkan pikirannya?


# hayooo kira kira apa ya yang dipikirkan Aaron? 😂


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN JEMPOL DAN KOMENTARMU YA 😊🤗


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗