The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Hidup Matimu Ditanganku



🤗 Happy Reading 🤗


Lengan Anastasia dicengkeram dengan sangat kasar tepat di bagian sikunya, yang masih meninggalkan jejak memar atas kekerasan yang dilakukan Aaron beberapa hari yang lalu. Anastasia meringis kesakitan dia berusaha untuk menahan diri agar tidak mengeluarkan suara dari bibirnya.


Anastasia yang langsung terjatuh ketika Aaron mendorong nya.


Aaron memberikan perintah kepada Naomi agar langsung meninggal kan ruang tamu.


posisi Anastasia masih terduduk menahan luka ditangannya yang kembali menganga.


" Dari mana saja kau ******? " Aaron menghardik dengan nada kasar, Anastasia mengaduh kesakitan luka ditangannya kembali berdarah.


Jemari kuat Aaron mencengkeram pundak Anastasia dan menekannya semakin kencang hingga terasa sangat sakit. Aaron sengaja melakukan nya. Kerena Anastasia masih diam tak bergeming.


Wanita keras kepala, Aaron memandang nya dengan tatapan merendah, memandangi tubuh Anastasia dan merasa jijik.


" Kau tidak mau menjawab? " Tanya Aaron menaikkan alisnya dengan tersenyum miring.


Sementara Cellin hanya berdiri sebagai penonton dia tersenyum kecut melihat Anastasia yang mulai menangis ada rasa bahagia menyelinap didalam hatinya. Dia senang jika Aaron memperlakukan Anastasia dengan kasar dan tidak manusiawi.


" Dipeluk lelaki lain yang sudah berstatus menjadi istri orang, apakah kau menjual dirimu yang tak berharga itu? " Aaron tertawa lalu menatap Anastasia dengan remeh,


" Mungkin kau begitu frustrasi karena suamimu sendiri sampai sekarang merasa jijik, tidak mau menyentuh mu. Perasaanmu menjadi kecewa dan mencari lelaki diluar sana? Untuk membuktikan kepadaku bahwa kamu memang wanita ****** dan rendahan,


begitu? " Ucap Aaron dengan nada penuh kebencian.Aaron mendekat seperti predator dan membuat Anastasia semakin beringsut menjauh. Ia tidak berani menatap Aaron yang semakin gila ingin menghajarnya.


" Kamu pergi dari pagi dan pulang malam hari, sudah berapa lelaki yang sudah mencicipi tubuh kotormu itu? " pekik Aaron


" Diam diam pergi untuk menjajah kan tubuhmu, begitulah orang tuamu mengajarkanmu? Oh saya lupa kamu hanya wanita sampah yang tak mempunyai orang tua, jadi wajar kamu tidak mendapatkan pendidikan moral yang baik." Aaron semakin menghujani Anastasia dengan kata kata yang tidak pantas ia ucapkan untuk istrinya.


Napas Anastasia sudah mulai terdengar naik turun, emosinya sudah mulai terbakar.


Ia menatap Aaron dengan tajam. Tapi dia masih berusaha untuk menahan diri.


" Sayang angkat saja kekamar mandi, mungkin jika disiram dengan air pikiran nya bisa kembali lagi! " perintah Cellin, ia sengaja memberikan usul yang membuat Anastasia semakin terpojok dengan situasi ini, Celin ingin melihat sejauh mana Anastasia bisa melawan Aaron.


Cellin yakin hari ini dia akan melihat singa bangun dari tidurnya. Celin terkekeh dalam hati.


Celin sangat kesal, karena Anastasia memiliki wajah yang cantik, dia mulai takut lelaki yang dicintainya akan berpaling kepada Anastasia. Jika sampai hal itu terjadi Cellin sendiri yang akan menyingkirkan Anastasia. Ia tidak mau Aaron jatuh cinta dengan wanita sialan ini.


"Lihatlah sayang tatapannya, dia tidak takut bahkan dia ingin menerkam kita, Setiap di tanya mulutnya tak pernah bisa menjawab, mengesalkan! " ucap Cellin menatap sinis, ia sendiri kesal melihat tingkah Anastasia.


Benar saja lelaki yang dikenalnya itu orang yang paling tidak sabaran.


Aaron langsung mengangkat tubuh Anastasia , mengangkat nya seperti karung besar.Aaron menyiramnya dengan air, membuat Anastasia kehabisan napas, Arron menyiramnya berulang ulang kali membuat tubuhnya basah. Air matanya sudah tergelincir membahasahi pipinya, sementara napasnya tersengal menahan emosi. Dengan suara gemetar dan terbata dia berusaha melawan Aaron


" Apa perduli mu ! Aku memiliki kehidupanku sendiri, Aku mau jual diri tak ada ruginya buatmu. " ucap Anastasia berusaha mengatur napasnya, dengan berani menatap Aaron berusaha melanjutkan kalimatnya.


" Apa bedanya dengan dirimu, kalian manusia lebih rendah dari aku dan lebih buruk. kau Membawa pasanganmu dan bercumbu dimana pun kalian mau, kalian berdua lebih buruk dari binatang. Berarti kita sama sama rendah kan? " ucap Anastasia dengan emosi yang membuncah didadanya. Kembali ia mengatur napasnya tersengal amarahnya sudah siap ia ledakkan dan membakar Aaron dan wanita rubah itu. Anastasia tidak takut, jika ia harus mati hari ini.


Aaron bukannya simpatik malah emosinya tersulut. Dia menarik tubuh Anastasia mengulang kembali perbuatanya. kembali ia mengoyak pakaiannya, mencakar tubuh gadis itu. Pakaiannya terkoyak kembali,


menarik rambut Anastasia dengan kasar, benar benar Aaron seperti binatang buas. Lelaki itu sama sekali tidak perduli dengan tangisan Anastasia.


" Jangan pernah mulutmu menyamakan Aaron Donisius dengan sampah busuk sepertimu. Hidupmu tidak ada artinya jika aku membuang mu ketempat pelacuran. " Geram Aaron dengan tatapan predator.


Aaron menghardik dengan nada kasar dan kembali mendorong tubuh Anastasia sampai terhuyung kebelakang. Ekspresi Aaron sendiri sangat gelap.


Cellin diam terpaku, dia sama sekali tidak menduga akan menyaksikan pemandangan yang dilihatnya, walau ia kaget namun Celin tidak bisa menutupi jika dirinya sedikit terhibur dengan pertunjukan ini.


Anastasia kembali menangis,pipinya basah oleh air mata, sementara tangannya bergerak untuk memeluk dirinya sendiri. Menahan guncangan tubuh nya yang bergetar oleh Isak tangisnya yang keras.


Penampilan nya sungguh tidak karuan, Aaron menunjukkan perlakuan kasar layaknya Anastasia wanita rendahan.


" Ceraikan aku! " teriak Anastasia hingga suaranya memenuhi ruangan itu, Aaron menghentikan langkahnya menatap Anastasia dengan tatapan tak terbaca ia tersenyum sinis.


" Kamu menyerahkan hidupmu dengan suka rela. Menerima pernikahan sialan ini, jadi terima kesengsaraan hidupmu dengan lapang dada . " ucap Arron dingin, tatapan predator masih menyala diraut wajahnya.


" Tidak! Aku yang akan menceraikan mu, dan pergi dari hidupmu. " teriak Anastasia kembali.


Lelaki itu membalasnya dengan tertawa. ia seakan mengejek Anastasia, Aaron tersenyum sinis, dengan tatapan iblisnya ia menyeringai.


" Jangan harap kamu bisa keluar dari rumah ini, hidup matimu ada ditangan ku.Kamu hanya sampah dan akan kembali kesampah."


Aaron berjalan meninggalkan Anastasia yang menangis histeris. Celin dengan manjanya memeluk kekasihnya yang bergelayut manja ditubuhnya.


Anastasia terisak kenapa begitu sakit,hati ini kembali ter iris sedikit demi sedikit. Hampa tak berujung.Merasa hidup yang dijalaninya seperti didalam lubang neraka.


Guncangan tubuhnya semakin bergetar ia menangis sekeras kerasnya.


Badannya menggigil kedinginan, bajunya terkoyak tak beraturan. Bekas cakaran kuku Aaron mulai terasa perih.


Hati ini telah rusak dan tidak utuh lagi..


kembali Anastasia menangis, isak tangis nya semakin terdengar dikamar mandi.


" Ayah..ibu.. kenapa aku harus memilih jalan hidup ini, kenapa ayah menitipkan ku ke orang yang salah. Apakah ini takdir hidupku? menjalani sisa hidupku dengan menderita?


tidak bisakah aku bahagia Tuhan ? " Desis Anastasia. lama lama pandangan nya kabur..Ia mendengar sayup sayup suara ibu Naomi memanggil namanya.


Tak berapa lama dia tidak sadarkan diri.


BERSAMBUNG......


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN JEMPOL DAN KOMENTARMU 🤗


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗