
AKU MAKSA LAGI NIH 🤠TOLONG DONG KASIH LIKE DAN KOMENTARNYA, KASIH VOTE JUGA YA 😄😄
TERIMA KASIH 😘
🤗 Happy Reading 🤗
Setelah selesai mengadakan pemberkatan di gereja Katedral St Philip di London. Lionel dan Isabel mengadakan sesi foto di luar gereja.
Acara resepsi pernikahan akan digelar di Corinthia hotel London pada malam hari.
Anastasia memasuki salah satu kamar yang menjadi tempat istirahat Isabel. Ia sudah tidak sabar ingin bertemu sahabatnya itu.
Pagi tadi Anastasia tidak bisa mengikuti acara pemberkatan karena morning sickness berulah lagi, Suaminya sendiri sempat cemas karena Anastasia tidak bisa bangkit dari tempat tidur, sehingga hanya Betran yang bisa mengikuti acara sakral pernikahan kedua sahabatnya itu.
Namun Anastasia bersyukur hari ini sudah lebih baik.
" Isabel...! " panggil Anastasia melangkah masuk kedalam kamar hotel, Ia melihat sahabat di make up ulang oleh penata rias. Jam sudah menunjukkan pukul 17.00.
Aaron hanya mengantarkannya sampai didepan pintu kamar hotel dan meninggalkan istrinya bersama isabel, lalu menyusul Betran dan Lionel yang berada di ballroom.
Isabel memberi isyarat pada penata rias agar meninggalkan mereka.
Isabel bangkit langsung memeluk sahabatnya.
" Kamu datang Tasia? " Ucap Isabel melepas pelukannya melihat penampilan Anastasia,
" Apa kabar dedek bayi? " ucap Isabel mengelus lembut perut Anastasia, ia kembali memeluk sahabatnya dengan rasa bahagia.
" Apa kabar kamu Tasia? " tanya Isabel.
" Aku minta maaf tidak bisa mengikuti acara pemberkatan pernikahanmu dengan Lionel." sesal Anastasia menatap isabel dengan wajah memelas,ia tidak menjawab pertanyaan Isabel.
" Tidak apa apa, kamu hadir saja itu sudah menjadi kado terindah buatku Tasia." ungkap Isabel terharu.
" Kamu cantik sekali Isabel! " puji Anastasia.
" Benarkah? " ucap isabel memutar tubuhnya, lalu mereka tertawa, Isabel kembali mendekap tubuh Anastasia dengan perasaan rindu. Sudah lama mereka tidak bertemu semenjak insiden penembakan.
Isabel menuntun Anastasia untuk duduk di sofa.
" Kau nampak kurus Tasia, apa kehamilanmu begitu berat?" tanya Isabel menatap Anastasia.
" Ehmmm..!" gumam Anastasia menganggukkan kepalanya, ia tersenyum lebar melihat isabel sedih.
" Tapi aku menjalaninya dengan baik dan bahagia. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan." sahut Anastasia.
" Selamat atas kehamilanmu ya, " kata Isabel memegang kedua tangan Anastasia.
" Aku ikut bahagia, walau kamu melaluinya cukup berat, tapi itulah perjuangan ibu yang patut kita syukuri dan aku yakin pasti Aaron berperan sebagai suami siaga dengan tingkat kecemasan yang tinggi." sambung Isabel terkekeh yang diikuti Anastasia juga.
" Sangat Abel, Aaron sangat menjengkelkan semua dokter habis dimakinya.Dokter sudah menjelaskannya, kau tahu isabel? Aaron malah mengancamnya." Kata Anastasia dengan tersenyum miring.
" Terkadang sikapnya membuatku kesal, walau aku tahu semua itu ia lakukan karena terlalu mencemaskanku." Ucap Anastasia, Isabel hanya terkekeh
Kemudian tatapan Anastasia berbinar, ia menyunggingkan senyum lebar.
" Tapi aku sangat bahagia isabel, Aaron selalu membuatku menjadi wanita yang paling beruntung di dunia ini, ia menyerahkan hidupnya untuk membuatku bahagia. Aku mencintainya Abel." ucap Anastasia lembut, ia membayangkan sosok suaminya yang memancarkan tatapan teduhnya yang mampu menenggelamkannya. Lelaki yang sangat ia cintai.
" Semoga kamu bahagia selamanya Tasia, banyak yang sudah kau lalui." Ucap isabel memeluk sahabatnya.
" Pasti, Kita harus sama sama bahagia, Lionel lelaki baik. Aku mengenal Lionel dari kecil, jadi kamu tidak perlu meragukannya lagi." tutur Anastasia dengan senyum lebar. Sorot matanya nampak berbinar.
Isabel tidak menjawab, ia hanya menunjukkan gestur tubuhnya, meletakkan telunjuk diatas bibirnya. Ia setuju jika yang dikatakan Anastasia adalah benar. Lionel yang kini menjadi suaminya adalah lelaki yang pernah ia cintai dalam diam. Karena Isabel mengetahui jika Lionel mencintai seseorang yang tidak lain adalah sahabat kecilnya. Isabel tahu jika itu adalah Anastasia, namun dia adalah wanita yang tidak mau merusak persahabatan karena cinta. Isabel tidak ingin Lionel mengetahui perasaannya karena lelaki itu hanya mencintai Anastasia saja.
Namun pada akhirnya cinta ini memihak kepadanya. Lionel datang sendiri untuk mengungkapkan perasaannya, Sampai menghantarkan mereka ke janji setia pernikahan dihadapan Tuhan.
**********
Lionel dan Isabel memilih acara resepsi mereka di Corinthia hotel London. Hotel itu telah disulap sesuai warna kesukaan Isabel.
Warna ungu dijadikan isabel untuk dekorasi pernikahan mereka, satu simbol pasangan yang sudah menikah kemudian tidak akan menikah kembali. Ia ingin Lionel adalah pasangannya yang pertama dan terakhir sampai maut memisahkan mereka. Arti warna ungu dalam pernikahan ini juga diketahui isabel melambangkan dari kesetiaan, empati, dan kekuatan yang tidak terduga. Tidak sia sia isabel menyukai warna itu. Karena Isabel menginginkan pernikahan ini, menjadi selamanya dan memiliki kesetiaan yang sangat besar dibalik dari ujian cobaan yang nantinya akan dihadapi mereka kelak dan bisa bersama sama menghadapinya.
" Kau siap sayang? " tanya Lionel kepada Isabel yang nampak gugup.
" Aku siap." Isabel tersenyum menganggukkan kepalanya Lionel menggenggam tangan istrinya dengan lembut.
Terdengar suara pembawa acara menggema didalam ballroom. Semua hening, acara telah dimulai.
Lionel dan isabel melangkah berjalan memasuki ruangan, senyum kedua mempelai ini tidak pernah lepas dari bibir mereka. Isabel melambaikan tangannya kepada Anastasia yang duduk didepan.
Semua berdecak kagum dan memberikan tepuk tangan, menyambut kedatangan mereka. pengantin duduk ditempat yang telah disediakan.
Anastasia tersenyum bahagia, ia berhasil menjatuhkan air matanya. Menyaksikan kebahagian kedua sahabatnya yang dianggap Anastasia sebagai keluarganya.
Aaron menepuk tangan istrinya dengan lembut, ia memberikan kehangatan melalui senyumannya. Aaron menghapus air mata istrinya yang sudah tergelincir membasahi pipinya.
Betran hanya diam tanpa ekspresi, ia mengikuti acara dengan baik. Acara berjalan dengan sangat meriah walau tamu undangan dibatasi hanya 500 undangan saja. Pesta pernikahan ini meninggalkan kesan kekeluargaan yang begitu hangat.
Lionel menolak ketika MC mempersilahkan pengantin untuk bernyanyi, lelaki itu sangat tahu diri jika suaranya tidak merdu. Ia tidak ingin mempermalukan dirinya didepan tamu undangan. Lionel membisikkan sesuatu kepada pembawa acara. Tanpa diduga ternyata Aaron dipanggil untuk mempersembahkan sebuah lagu untuk pengantin. Aaron tidak tahu jika itu rencana Betran dan Lionel.
Karena dorongan Anastasia, akhirnya Aaron melangkah maju untuk mempersembahkan sebuah lagu. Ia meraih sebuah microfon dari MC. Aaron berdiri didepan ratusan orang yang menatapnya, para tamu undangan diam.
" Oke, sebelum saya mempersembahkan lagu buat pengantin dan buat para undangan yang ada disini. Saya ingin mengucapkan selamat menempuh hidup baru buat pengantin kita Lionel Mark dan Isabel Smith. Semoga kehidupan rumah tangga kalian di penuhi berkah dan saling mencintai sampai maut memisahkan." Kata Aaron dengan suara nyaring dan melihat kearah pengantin, nampak kedua mempelai mengangguk tersenyum bahagia. Mengaminkan perkataan Aaron.
Terdengar tepuk tangan memenuhi ruangan. Aaron tersenyum.
" Saya akan menyanyikan sebuah lagu dari Shane yang berjudul Beautiful in white. Lagu ini juga saya persembahkan buat istriku. Wanita yang sangat kucintai. Semoga tamu undangan disini menikmatinya. " ucap Aaron tersenyum, ia menatap istrinya yang tidak jauh darinya. Tatapan teduh dari suaminya benar benar membuat Anastasia bersemu merah, hatinya berdebar mendengar kata kata suaminya, Aaron berhasil menggetarkan jiwanya.
Terdengar dentingan piano, membuat semua orang terdiam dan fokus menikmati alunan musik dari piano yang dibawakan salah satu pianis yang khusus diundang. Jari jemari yang dimainkan diatas tuts melantunkan nada musik dari piano.
Aaron mulai bernyanyi, menghayati setiap bait lagu yang ia nyanyikan. Suara Aaron memukau para undangan. Mereka seperti mendengar SHANE sendiri yang menyanyikan lagu Beautiful in white, suara Aaron memang bagus. Membuat para tamu undangan terbawa suasana. Aaron berjalan mendekati tamu undangan yang duduk dibagian depan, ia menebarkan senyumannya. Membuat semua orang mengagumi Aaron.
Anastasia menutup mulutnya dengan kedua tangannya, ketika Aaron datang meraih tangannya dan menuntunnya naik keatas panggung.
Aaron semakin menarik suaranya lebih tinggi membuat para tamu undangan semakin terpesona dan tidak sadar mereka bersorak kaget dan disertai tepuk tangan.
So as long as I live I love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
Na na na na
So beautiful in white
Tonight
Aaron menyudahi lagunya dengan mendongak keatas dan memejamkan matanya. Semua para tamu undangan termaksud pengantin berdiri memberi tepukan tangan yang meriah.
Aaron menatap istrinya, ia masih mengatur napasnya, tatapan teduhnya mampu menggetarkan siapa saja. Mata Anastasia sudah mengkristal dengan air bening yang masih terkumpul dimatanya, Betran naik keatas panggung menyerahkan bunga ke tangan Aaron. Anastasia kembali menutup mulutnya karena terkejut.
Semua hening,
Aaron menekuk kakinya bersimpuh dihadapan Anastasia sambil menggenggam tangan Anastasia, ia menyerahkan bunga kepada istrinya.
" Sayangku, aku sangat berterima kasih. Ketika Engkau kembali kepadaku, hal yang ingin kukatakan adalah kau seseorang yang terindah yang mendiami hatiku.Kau mewarnai hidupku, aku bahagia ,aku menyayangimu, aku sangat mencintaimu. " ucap Aaron terdengar oleh semua tamu undangan yang hadir, Anastasia terharu. Air mata yang sedari tadi mengumpul dikelopak matanya terjatuh membasahi pipinya. Ia mengambil bunga yang diberikan suaminya. Kebahagiaannya tak bisa ia lukiskan, Aaron bangkit dan mencium kening istrinya, Anastasia langsung memeluk tubuh suaminya. ia memejamkan matanya dan kembali ia menangis, ini adalah tangisan kebahagiaan.
" Terima kasih sayang." ucap Anastasia dengan nada lembut dan menempelkan kening mereka.
Para tamu undangan bertepuk tangan, bersorak sorai kaget dengan aksi dua insan yang berdiri didepan. Mereka seakan menonton drama musikal, menunjukkan aksi dua anak muda yang diakhir ceritanya bahagia. Pertunjukan Aaron berhasil memukau para undangan yang hadir, suasana benar benar mengaduk perasaan para undangan.
Betran dan Lionel tersenyum bahagia, mereka menyusun rencana dengan baik, Betran rela mencari bunga yang disukai Anastasia. Semuanya berjalan sesuai harapan mereka. Betran tersenyum simpul, Memang benar usaha tidak akan pernah membohongi hasil.
BERSAMBUNG ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤
# Astaga babang Aaron yang pengantin disini siapa ya? 🤣🤣🤣
Asli babang Lionel kalah yang jadi pengantin. 🤣🤣🤣
# Salam sehat buat kita semua, jangan lupa Bahagia ya. Jika readers bahagia, author juga ikut bahagia lho 🤗🤗
🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 🌾
🌾 KASIH BINTANG MU JUGA YA 🌾