The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Perubahan Anastasia



🤗 Happy Reading 🤗


Aaron sedang mengikuti rapat yang tidak bisa ditinggalkan.Sementara Betran sudah dari kemarin tidak masuk kekantor. Karena Felin sudah mengalami kontraksi, Felin sudah merasakan perutnya mengencang dan keras, yang membuat Betran harus lebih fokus kepada istrinya dan menjadi suami siaga, Betran begitu antusias menyambut kelahiran anaknya. Ia benar benar ingin melihat langsung setiap proses bagaimana seorang wanita berjuang untuk membawa anak mereka ke dunia ini.


Hari ini Aaron mendapat kabar jika Felin akan melahirkan, Aaron nampak bahagia dan memberikan doa untuk kelancaran untuk adiknya. Aaron dengan cepat mengambil ponselnya untuk menghubungi istrinya. Ia akan mengajak istrinya kerumah sakit.


Terhubung...


" Halo sayang!" sapa Anastasia masih berguling dibawah selimut.


Hari ini sudah menunjukkan pukul 13.15 wib Namun Anastasia begitu malas untuk melakukan aktifitasnya, dari suaminya pergi kekantor pukul 10.00 wib, Anastasia tidak beranjak turun. Ia malah kembali tertidur dibawah selimutnya.


" Siap siap ya, nanti aku akan menjemputmu." Ucap Aaron terdengar dari seberang, ia masih sibuk membereskan sisa pekerjaannya.


" Kita mau kemana sayang? " tanya Anastasia malas.


" Kamu belum dapat kabar? Felin akan melahirkan sayang." Seru Aaron dari seberang.


" Benarkah? " sela Anastasia terduduk masih diatas kasur. Ia kaget bercampur bahagia.


" Ehmmmm, jadi persiapkan dirimu kita akan kerumah sakit. Aku tinggal membereskan sisa pekerjaanku dan langsung pulang." ucap Aaron.


" Katanya sebentar lagi, eh gak taunya aku siap siap, kau belum pulang juga. ." Sungut Anastasia, terdengar seperti merengek.


" Sekitar 10 menit lagi, semua sudah beres sayang, percayalah.." tutur Aaron meyakinkan istri manjanya itu, tangannya masih aktif melakukan sisa pekerjaannya.


" Oke sa..." Sahut Anastasia


Tut.. tut... tut Aaron sudah memutuskan panggilan sepihak.


" Astaga sayang..." gumam Anastasia melihat ponselnya, ia melemparkan ponselnya dengan asal dan ia Kembali berguling diatas tempat tidur.


Anastasia sudah menangis dibawa selimut. Ia sendiri tidak tahu mengapa dirinya sering mengalami seperti ini. Perubahan suasana hatinya membuat ia terkadang menangis tanpa sebab, ia sering sekali cemas tak beralasan, apalagi jika Aaron setengah hari tidak menghubunginya, Anastasia akan menyusul suaminya kekantor dan kemanapun ia akan mengikuti suaminya, apalagi jika Aaron terlambat pulang dia akan gelisah dan menghubungi Aaron setiap saat. Anastasia juga sering mengalami kelelahan dan membuatnya tahan tertidur lebih lama, Kadang juga ia tiba tiba merasakan sedih dan menahan suaminya agar tidak pergi kekantor.


" Aaaahhhhhh.. " Teriak Anastasia membuang selimutnya sampai terjatuh kelantai. Ia membenamkan kepalanya diatas kedua kakinya. Ia menangis lagi.


Tiba tiba daun pintu terbuka dan terdorong kedalam. Aaron mengernyitkan keningnya melihat istrinya belum bersiap siap.


" Kamu belum siap sayang? " Langkah Aaron memasuki kamar dan melihat istrinya membenamkan kepalanya diantara kedua kakinya. Tidak ada jawaban, Aaron hanya mendengar isak tangis dari istrinya. Membuat Aaron menaikkan alisnya.


" Kenapa sayang? " Erang Aaron mendekati istrinya.


Belum juga ada jawaban.


" Sayang, apa ada sesuatu yang membuatmu sedih? " tanya Aaron sambil menyelipkan anak rambut ketelinga Anastasia.


Masih belum ada jawaban, Anastasia seakan bisu tidak mau menjawab suaminya. Ia masih kesal karena suaminya mematikan ponselnya sepihak.


Aaron yakin hari ini istrinya akan penuh drama lagi. Aaron tersenyum, seakan mengikuti drama istrinya.Dengan kekuatan ekstra sabar Aaron harus lebih bersabar lagi. Ia sendiri heran, melihat sikap istrinya semenjak mereka pulang dari desa xx.


" Sayang lihat aku! " Bujuk Aaron mengangkat dagu istrinya.


Anastasia mengangkat namun membuang mukanya,ia tidak mau memandang mata teduh milik suaminya.


" Apa ada yang salah? " Tanya Aaron kembali.


Anastasia semakin menangis, Tangisan seperti anak kecil yang tidak dibelikan mainan. Aaron terkejut dan memeluk istrinya dengan lembut.


"Kenapa sayang? " Tanya Aaron masih mendekap tubuh mungil istrinya.


" Kamu jahat.." Akhirnya Anastasia bersuara, ia masih terisak. Aaron mengernyitkan keningnya, ia melepaskan pelukannya dan menatap istrinya.


" Apa aku buat kesalahan lagi, ehmmm ? " Lirih Aaron masih bertanya.


" Aku memang kesal, karena kau mematikan ponselmu tanpa memberikan ciuman jauh untukku." ketus Anastasia mengungkapkan isi hatinya tanpa melihat suaminya.


Aaron berusaha menahan tawanya, alasan Anastasia membuat hatinya geli. Anastasia benar benar berubah menjadi wanita manja, tapi Aaron sangat menyukainya.


" Jadi kamu menangis karena aku tak memberikan ciuman itu? " tanya Aaron terkekeh, menautkan kedua alisnya.


" Ia, kau juga mematikan ponselmu padahal aku masih mau bicara." keluh Anastasia.


" Baiklah, aku minta maaf sayangku." ucap Aaron tersenyum, ia memberikan ciuman lembut kebibir istrinya. Anastasia memejamkan matanya, menyambut dan membalasnya dengan memberikan ciuman panjang.Mereka melepaskan tautan bibir, Aaron menghusap lembut bibir Anastasia yang terlihat basah.


" Sekarang mari kita bersiap siap, Felin akan melahirkan, mereka akan memberikan kita keponakan yang lucu. jadi kita harus kerumah sakit sayang." Ucap Aaron langsung bangkit, namun tangannya ditahan istrinya.


" Sayang.." Rengek Anastasia dengan mata genitnya.


" Ada apa sayang?" Aaron menatap istrinya dengan teduh, ia kembali geli melihat sikap istrinya. Tatapan Anastasia meyakinkan Aaron jika istrinya menginginkan sesuatu darinya. Semenjak kepulangan mereka dari villa membuat Anastasia nampak lebih agresif dan aktif diatas ranjang.


" Aku mauuu.." ucap Anastasia dengan nada merengek dan manja.


" Mau apa sayang? " Tanya Aaron seperti lelaki bodoh yang tidak mengerti bahasa tubuh.


" Aku mau kamu sayang." ucap Anastasia sudah bangkit dan berdiri didepan suaminya. Ia menatap suaminya dengan tatapan sendu.


" Benarkah? " ucap Aaron memegang dagu istrinya dan menatap istrinya dengan sayang.


Anastasia hanya tersenyum tidak memberikan jawaban, ia melingkarkan tangannya ke pinggang Aaron, ia sudah mendaratkan ciuman kebibir suaminya yang menjadi candu buatnya. Anastasia bertindak sangat nakal, membuka pakaian suaminya dengan paksa. Membuat Aaron terkekeh dan mengernyitkan keningnya, ia terkejut melihat kenakalan istrinya.


Anastasia mendorong tubuh suaminya, sehingga membuat Aaron sedikit terhempas keatas tempat tidur. Aaron hanya tersenyum menikmati permainan apa yang akan dilakukan istrinya.


Anastasia merayap dan membelai dada suaminya yang telanjang. Ia sudah berada diatas suaminya.


" Kenapa wajahmu begitu mempesona suamiku? " bisik Anastasia


" Itu artinya istriku sudah terjerat pada pesonaku dan mengikatmu agar tak bisa lari lagi dariku ." ucap Aaron tersenyum membuat Anastasia semakin agresif.


" Ya, aku menyukai semua tentangmu suamiku.." erang Anastasia


" Aku lebih menyukai semua tentangmu sayang." sahut Aaron tak mau kalah.


" Aku mencintaimu sayang, sangat..." erang Anastasia berbisik dan menatap suaminya.


" Ehmmmm, aku juga mencintaimu sayang." Ucap Aaron menatap manik mata milik istrinya.


Menikmati debaran debaran yang tercipta dari detak jantung mereka yang seirama. Tatapan mereka bertemu, Anastasia kembali mulai bermain dibibir milik Aaron. Ia menyukai semua hal tentang suaminya.Sangat mencintai lelaki itu. Aaron tersenyum dan menyambut ciuman panas istrinya dengan senang hati. Mereka kembali melakukan permainan dengan berganti ganti posisi, Anastasia memimpin permainan ini. Aaron dengan lembut mengimbangi permainan istrinya.


Racauan racauan kenikmatan keluar dari bibir mereka, lagi lagi mereka mengulangi babak percintaan kembali. Anastasia tidak mau melakukan sekali. Aaron tersenyum melihat sikap istrinya yang membuatnya gila tapi menyukainya. Mereka puas dan lelah, Mereka menjatuhkan diri dan Aaron tertidur. Anastasia memeluk suaminya.


" Aku mencintaimu sayang.." ucap Anastasia, dia pun ikut tertidur juga.


Mereka melupakan tujuan utama mereka melihat Felin kerumah sakit, terlihat jelas jika keduanya nampak lelah.



BERSAMBUNG 😊😊😊


# Salam sehat buat kita semua, jangan lupa bahagia ya. 🤗😍


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA SAYANG SAYANGKUUUU 🌾


🌾 BERIKAN BINTANG MU JUGA 🌾