The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Ketakutan Aaron



🤗 Happy Reading 🤗


"Sekarang apa yang akan terjadi, jika Anastasia mengetahui semua ini Ayah? " ucap Aaron menatap ayahnya dengan sendu.


karena Aaron yakin nasib rumah tangganya akan berakhir.


"Cukup kita diam, jangan sampai Anastasia mengetahui semua ini." ucap Christian menenangkan anaknya. Biarlah untuk kali ini saja mereka egois lagi,Karena Chirstian tahu kalau Aaron sangat mencintai istrinya.


Aaron menggeleng pelan, lambat laun Anastasia akan mengetahui semua ini. Dia sungguh tidak mau kehilangan istrinya.Apakah bisa Tuhan, aku mohon untuk kali ini saja,biar kan kami tetap bersama,tapi apakah rahasia ini akan selalu tersimpan?Aaron tersenyum getir.


Sementara Anastasia, tiba-tiba menutup mulutnya. Ia mendengar semua, Anastasia memundurkan langkahnya kebelakang, kepalanya menunduk dan menggeleng pelan, ia tidak percaya dengan apa yang didengarnya.Ekspresi wajahnya tiba tiba berubah, napasnya mulai berhembus tidak stabil, wajahnya terlihat pucat, bibirnya gemetar, dahinya mulai berkeringat. Air matanya jatuh meleleh membasahi pipinya., wanita itu menggeleng sungguh ia tak percaya, Aaron adalah pelaku kecelakaan orang tuanya. Anastasia mendengar semua tanpa tersisa. Anastasia terus melangkah mundur. Matanya memandang tangannya yang gemetar. Ia mengepalkan tangannya, emosinya hampir meledak. Lalu dengan cepat membalikkan tubuhnya dan berlari cepat tanpa sepatah katapun.


Melihat Anastasia berlari cepat, Felin bingung.


" kakak ipar...! " panggil Felin merasa keheranan, dia berlari mengikutinya namun Felin tidak dapat mengejarnya karena ia sudah naik Taxi.


Felin kembali berlari masuk kerumahnya.


"Apa yang terjadi? kenapa kakak ipar pergi kak?" ucap Felin melangkah masuk, langkahnya terhenti melihat Aaron bersimpuh sambil menangis.


Mendengar itu Aaron reflek bangkit, dia terkejut dengan apa yang dikatakan Felin.


"Apa yang terjadi disini?" ucap Felin kebingungan.


"Kemana kakak iparmu? " ucap Aaron mencengkeram pundak Felin,wajah cemas nya terlihat jelas. Ia justru tak siap jika istrinya mendengar semua.


"Aku tidak tahu kak, tiba tiba ia lari dan menangis?"


"Apa????" ucap Christian dan Aaron bersamaan sementara Maria menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena sangat terkejut.


"Tadi kakak ipar aku suruh keatas untuk menemui kakak." ucap Felin melepas cengkraman tangan kakaknya.


Aaron nampak membeku, Ia sangat terkejut. Mungkinkah Anastasia mendengarnya?


FLASH BACK ON


"Aaron tidak mengangkat ponselnya Felin."


ucap Anastasia ketika mereka sudah berada dimobil.


"Hubungi lagi kak, biar kak Aaron tau kalau kakak ipar dirumah." sahut Isabel fokus membawa mobilnya.


"Nanti saja ya, mungkin Aaron lagi sibuk. Soalnya banyak tugas yang harus diselesaikan sebelum kami berangkat nanti." ucap Anastasia tak bersemangat, sementara Felin tersenyum mendengar kata kata kakak iparnya itu.


"Uhhh senangnya lihat kalian bahagia kakak ipar, pulang dari Paris langsung kasih ponakan lucu ya kak." Ucap Felin tersenyum, membuat wajah Anastasia bersemu merah, ia malu, kemudian ia ikut tersenyum ketika membayangkan ada seorang bayi.


Sementara Felin tetap fokus menyetir mobilnya.Sesekali ia bernyanyi. Anastasia melihat ponselnya, tak ada pesan atau telepon dari Aaron membuatnya cemas. Memang dari kemarin perasaanya tidak enak.


"Bertanda apa ini? Apakah sesuatu terjadi pada Aaron? " batin Anastasia gelisah. Tangannya sedikit berkeringat, perasaannya semakin tidak menentu. Dengan ragu ia menulis pesan melalui WhatsApp.


"Aaron..Apa kamu sibuk,dari tadi aku hubungi kamu tidak angkat. hubungi aku jika kamu tak sibuk ya, aku mencemaskanmu 😔 "


Pesan itu terkirim namun belum dibaca.Lalu Anastasia mengetik pesan lagi.


"Dari kemarin perasaanku gak enak Aaron 😟 Apakah kamu baik baik aja, jangan lupa hubungi aku ya â˜ēī¸ "


"Itu mobil kak Aaron.." tunjuk Felin kearah mobil terparkir dihalaman.


Anastasia sedikit lega berarti rasa cemasnya tak beralasan. Senyumannya tersungging di bibirnya.


Mereka melangkah masuk, salah satu pembantu menyambut mereka.


"Tuan Aaron baru datang juga nyonya." ucap pembantu.


"Terima kasih." jawab Anastasia ramah.


"Kakak ipar, aku tinggal sebentar ya, kamar kak Aaron ada diatas, mungkin kak Aaron disana,kakak bisa langsung keatas." ucap Felin melangkah pergi. Anastasia hanya tersenyum melihat Felin berlalu pergi meninggalkannya.


Anastasia mengedarkan pandangannya kesekeliling ruangan.Pertama kali datang kerumah ini, adalah acara pertemuan keluarga. Aaron mengatainya jelek, Anastasia tersenyum mengingatkannya.Ya, pertama melihat Aaron dia memang mengaguminya. Karena diakuinya Aaron memang lelaki tampan.


Tiba tiba terdengar suara teriakan dari atas, dia tau suara itu.


" Aaron?? " batin Anastasia melangkah naik keatas menuju suara.


Ya, asal suara itu dari atas. Semakin Anastasia mendekat perasannya semakin tidak enak, terdengar sayup sayup dan semakin ia mendekat suara itu makin jelas, Anastasia menangkap pembicaraan mereka. Anastasia sebenarnya ingin kembali ke kamar Aaron namun tiba tiba langkahnya berhenti.


"Kenapa ayah tak pernah katakan kalau Anastasia adalah anak dari korban kecelakaan itu, kenapa ayah membuatku seperti orang bodoh."


Anastasia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.ia terkejut mendengar semua pembicaraan mereka.


Dadanya terasa sesak,hatinya sakit bagaimana seorang lelaki yang dianggapnya sudah seperti ayahnya sendiri tega melakukan semua. Sementara Aaron, suaminya sendiri yang menjadi tersangka atas kecelakaan orang tuanya.


Anastasia memundurkan langkahnya kebelakang, kepalanya menunduk dan menggeleng pelan, ia tidak percaya dengan apa yang didengarnya.Ekspresi wajahnya tiba tiba berubah, napasnya mulai berhembus tidak stabil, wajahnya terlihat pucat, bibirnya gemetar, dahinya mulai berkeringat. Anastasia mendengar semua dari Aaron masuk kekamar, ia mendengar semua tanpa tersisa. Anastasia terus melangkah mundur. Matanya memandang tangannya yang gemetar. Ia mengepalkan tangannya, emosinya hampir meledak. Lalu dengan cepat membalikkan tubuhnya dan berlari cepat tanpa sepatah katapun. Dia berlari keluar meninggalkan rumah yang penuh kesesakan, ia kecewa pada semua, dia sangat membencinya.


Anastasia menangis histeris,ia mengingat semua perlakuan Chirstian yang bersandiwara untuk menutupi semua sementara Aaron suaminya adalah lelaki pembunuh orang tuanya.sungguh dunia ini menyakitkan.


FLASH BACK OFF


" Bagaimana ini ayah? apakah Anastasia mendengarnya? " ucap Aaron nampak panik.


" Apa yang terjadi kak? " Tanya Felin bingung. Ia melihat orang disekitarnya nampak cemas.


tak ada yang menjawab pertanyaan Felin.


" Tenangkan dirimu Aaron, mungkin lambat laun Anastasia akan mengetahuinya. Kamu hanya bisa menjelaskan semuanya." kata Chirstian, nampak jelas jika Aaron ketakutan.


Aaron nampak diam, pikirannya berkecamuk, ia takut dan bimbang, ia tidak bisa hanya diam disini. Aaron melangkah meninggalkan kamar tanpa perduli suara ayahnya yang berulang kali memanggilnya.


"Tidak mungkin Anastasia mendengar semua." gumam Aaron untuk meyakinkan dirinya sambil berlari meninggalkan kamar. ia ingin mencari istrinya.


"Oh Tuhan jangan lakukan ini padaku." Batin Aaron melarikan mobilnya meninggalkan rumah.semoga saja istrinya berada dirumah.


BERSAMBUNG â˜šī¸â˜šī¸â˜šī¸


### Salam sehat buat kita semua ###


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 🌾


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗