The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Ketakutan Anastasia



🤗 Happy Reading 🤗


Gadis itu perlahan-lahan membuka matanya. Ia melihat sekelilingnya yang didominasi warna putih. Yah... sekarang dia berada kamarnya.


Badannya masih terasa sakit, pipinya merah bekas tamparan, belum lagi kulit kepalanya. Ah benar benar lelaki tak punya hati, Anastasia mulai marah dan kesal. tiba-tiba ia mengingat Lionel. Apa kabar sahabatnya itu? dia mencari cari ponselnya, dia ingin menghubungi lelaki yang babak belur habis dipukuli Aaron. lelaki kasar yang membuat hidupnya menderita.


Ah benar, semua barang barangnya masih tertinggal dirumah Lionel. Lelaki itu langsung membawanya kabur ketika dia tak sadarkan diri.


Bagaimana dia akan tau kabar Lionel, mudah mudahan besok ia bisa kerumah Lionel untuk mengambil barangnya yang tertinggal.


Dia beranjak ingin menemui ibu Naomi.


berulang kali dia membuka kenop pintu, tapi tak bisa. Dia terkunci dikamarnya?


" Bu Naomi ! " panggil Anastasia dari dalam,


tak ada jawaban.


Berulang ulang memanggil nama yang sama, wanita paruh baya tidak datang..


" Apakah Aaron sengaja mengurung nya?" batin Anastasia.


Anastasia mendesah, dia beringsut terduduk menyenderkan badannya ke pintu.


Ia menunduk sambil menangis, tiga bulan mengalami seperti ini lebih bagus dirinya tak menikah.


Bisakah dia lari saja? dia ingin pergi jauh bersama Lionel. Tapi bagaimana caranya,dia sudah dikurung .


Anastasia bertekad untuk keluar dari rumah. Dia ingin pergi bersama Lionel ke Inggris.Dia tidak ingin menderita lagi.


Tiba tiba pintu terbuka, spontan Anastasia berdiri dan menyeka air matanya.


Nampak sosok Celin masuk dan mengunci pintu itu lagi.


" Ah lagi lagi menangis, bisanya kamu hanya nangis aja, tak bisa kah kamu sehari tidak mengeluarkan air mata? membosankan! " sinis Celin mengambil posisi untuk duduk. Anastasia hanya diam, dia masih berdiri dan tak perduli dengan wanita rubah itu.


Desis celin, ia menatap Anastasia dengan tatapan membunuh.


" kamu itu membosankan bodoh, makanya Aaron suami mu itu membencimu.Lihatlah penampilan mu tak ada yang menarik, Aku bisa merubah hidupmu Agar Aaron menyukai mu, bagaimana? kamu mau? " Celin memberi penawaran, senyumnya menyerangai.


" Tidak perlu repot-repot..Aku juga tidak pernah menginginkan Aaron sebagai suamiku. Ambil saja kekasihmu itu, kamu hanya perlu mengeluarkan aku dari sini." Anastasia menyahut dingin.


Terdengar suara tawa menggema di dalam kamar. Ya wanita rubah itu tertawa.dan tiba tiba ia mendekat hingga menyisakan jarak sungguh dekat.


" Kalau kamu tidak menginginkan Aaron, kenapa kamu menikah dengannya ? Aku yakin kamu hanya menginginkan kekayaan Aaron saja kan? " ucap Celin tak lepas menatap wanita itu dengan tajam.


" Itu bukan urusanmu, cepat keluarkan aku dari sini." kata Anastasia.


" Sebelum itu terjadi aku akan lebih dulu menghancurkan hidupmu. Agar kamu benar benar menjadi sampah yang dibuang Aaron yg tak bisa diselamatkan kan lagi. " Tegas Celin kembali menyeringai. dia tersenyum licik, aura wajahnya benar benar menakutkan.Dia kembali duduk seperti mengambil sesuatu dari dalam tasnya.


" Apa yang kau lakukan Celin? " tanya Anastasia mulai bingung dan takut, tiba tiba perasaannya tidak enak.


Cellin kembali tertawa, dia melihat ekspresi Anastasia yang mulai ketakutan membuat celin tertawa geli.


" Membuatmu terbang ke awan lalu menghempaskan mu ke dasar laut sehingga kau tak bisa diselamatkan lagi Anastasia "


Cellin semakin tertawa, ia menikmati permainan ini.


Anastasia merasa jika ruangan kamar berubah menjadi horor.


Melihat apa yang dilakukan wanita itu, secepat kilat dia berlari kearah pintu. Dia berteriak sambil menggedor-gedor pintu dengan kuat,meminta pertolongan agar orang yang berada diluar mendengarnya.


" Percuma kamu berteriak, tidak akan ada yang datang untuk menyelamatkan mu. Aaron lagi keluar kota, Naomi aku suruh pulang kampung dan kamu tinggal sendiri. " wajah dingin dan kaku ia menatap Anastasia dingin. Celin mulai mendekati dan tertawa hambar ketika melihat Anastasia ketakutan, ia yang menggelengkan kepalanya. Dia benar benar ketakutan.


" Saya mohon jangan lakukan itu celin, aku mohon..Aku tidak pernah merebut Aaron darimu. kalau kau mau, aku bisa pergi jauh. " kata Anastasia dengan sorot mata memohon.


Anastasia sudah mulai menangis. Apapun dia lakukan,asal Celin tidak melakukan itu kepadanya.Bahkan Anastasia sudah mengatupkan kedua tangannya didepan dada dalam posisi memohon.


" Tolong jangan lakukan itu..." Air Mata Anastasia sudah mengalir di pipinya.


" Tidak..akan aku tidak akan berhenti ! kamu bisa melakukannya, seperti katamu akan meninggal kan Aaron dan pergi jauh bukan? tapi setelah aku menghancurkan hidupmu." Sinis Celin dengan nada sangat dingin.


Celin mengarahkan suntikan ke tubuh Anastasia, berbagai perlawanan dilakukan Anastasia untuk menghindari.Dia berontak namun Celin cepat menimpa tubuhnya melipat kedua tangannya. Sementara Celin sudah menekan kakinya, kini badan Anastasia sudah terkunci.


Celin membuatnya seolah seperti seorang perampok yang ingin melarikan diri.


Dengan mudah Celin menyuntikkan sesuatu ke tubuh Anastasia.


Celin tertawa, berlahan lahan tubuh Anastasia lemas, dia melihat reaksi tubuh wanita itu, Wajahnya tiba tiba pucat dan keringat membasahi tubuhnya. Celin tersenyum senang. Dia kini tertawa melihat reaksi tubuh Anastasia.


" Kamu akan merasa bahagia.." Bisik Celin dengan nada penuh kemenangan. Suara tawanya membahana diruangan itu.


Dia melangkah pergi dan mengurung wanita itu kembali. Dia melenggang pergi meninggalkan kediaman Aaron.


Suara yang didengarnya tadi terdengar samar samar, dia terbaring lemah. Anastasia hanya fokus dengan rasa sakit pada tubuhnya.


Mengingatkannya pada Aaron yang selalu menyiksanya dan kehilangan orang tua yang disayangi nya.


Dia mulai berhalusinasi, Merasakan mual. peningkatan tekanan darah dan dia mulai merasa kebingungan, cemas itulah yang dirasakannya dia tidak tau apa yang disuntikkan celin kepadanya..


Aaron berjalan memasuki kamar untuk membersihkan tubuhnya. Rapat hari berjalan dengan baik, hari ini benar benar sangat melelahkan.Dia meninggalkan Betran diruang kerjanya, ada hal yang harus diselesaikan nya. Ini sudah hampir tengah malam. dia menggunakan air hangat untuk membersihkan tubuhnya.


setelah merasa segar. Dia turun untuk mengambil minuman dingin dari kulkas,dan akan kembali menemui asisten nya itu.


Namun langkahnya berhenti, tiba tiba dia mendengar sesuatu, seseorang yang berteriak dari kamar Anastasia, dia ragu ragu


Aaron melangkah mendekati pintu..


Dikunci ?


Dia baru teringat kalau Anastasia dikurung dikamar untuk menjalankan hukumannya.


Aaron berlari mengambil kunci yang ditaroknya dikamar, teriakan itu semakin jelas membuat lelaki itu cepat cepat membuka pintu.


Aaron terkejut, dia melihat Anastasia dalam posisi meringkuk disudut kamar. Kakinya gemetar dan kedua tangannya memegang kedua lutut nya.


Aaron bingung, dia mendekat namun Anastasia menolak


" Tidak...tidak...." teriaknya masih posisi tertunduk ketakutan.


Aaron risau, apa yang terjadi..Ada apa dengan wanita ini?


" kamu bersandiwara kan? untuk mencari perhatian ku? Agar kamu bebas dari hukuman ini? " tanya Aaron berkacak pinggang.


Anastasia terdiam, tubuhnya masih gemetar, Keringatnya semakin membanjiri tubuhnya.


Kemudian secara reflek Anastasia menggigit kukunya masih posisi tangan gemetar.


Aaron bertambah bingung dia berusaha mendekat dan menyentuh pundak Anastasia dengan lembut. Mendapat sentuhan itu tiba tiba Anastasia mendongak. Ia menatap Aaron, air matanya mengalir. Ya... dia menangis seperti minta dikasihani, wajahnya memelas, dan tiba tiba


Brukkkk.....


Anastasia sudah pingsan dan jatuh ke pelukan Aaron, dengan cepat Aaron menangkap tubuh Anastasia. wajah nya pucat, tubuhnya dingin,berlahan lahan


lelaki itu merebahkan tubuh Anastasia ditempat tidur.


Dia bisa melihat jelas kecantikan wajah istri nya.Walau telihat matanya sembab karena menangis, kecantikan nya tidak pudar.


semua itu sempurna. wajahnya putih, kulitnya halus, walau dia jarang memakai pemoles untuk wajahnya tapi kecantikan tak hilang.


Apalagi jika dia tersenyum


Aaron pernah melihatnya sedang berbicara dengan Naomi, Dia tersenyum bahagia pada saat Naomi bercerita tentang masa lalunya.Ya.. pada saat itu Aaron sedang menguping pembicaraan antara kedua wanita itu.


Aaron tersenyum.. setelah menutupi tubuh Anastasia dengan selimut dia melangkah meninggalkan kamar itu.


" Apa yang dilakukannya sampai baju nya saja tidak bisa digantinya.


Sebesar apa cintamu pada lelaki itu? " Ucap Aaron, menutup pintu dengan hati hati.


Dirinya tersenyum kembali, Dia berjalan memasuki ruang kerjanya, dia melihat Betran masih sibuk dengan Laptop nya.


" Apa ada sesuatu yang mencurigakan? " tanya lelaki itu menghempaskan tubuhnya di sofa. Dia merebahkan tubuhnya untuk mengistirahatkan sejenak dari rutinitas hari ini.


" Sepertinya tidak ada tuan." jawab Betran cepat. Dia ingin cepat cepat menyelesaikan tugasnya dan pulang untuk tidur. Bosnya yang satu ini, kalau ada pekerjaan yang belum terselesaikan, sampai pagi pun Aaron memerintahkan nya harus selesai.


Terlihat Aaron sedang memejamkan matanya. Tidak tau apa yang sedang dipikirkan bosnya itu.


" Tuan...."


" Ehmmmm..." sahut Aaron hanya Berdehem,tapi matanya masih terpejam.


" Soal pacar tuan..." Betran diam.


" lanjut ! " tetap masih posisi terpejam dan tangannya ditaroknya ke keningnya untuk menutup matanya.


" Laporan dari orang yang mengikuti celin hari ini dia pergi ke Club dan pasangannya berbeda dari orang yang kemarin Tuan." ucap Betran sedikit ragu.


" Terus? "


" Hari ini dia bertransaksi membeli narkoba dengan bandar terbesar di negara kita." sambung Betran.


" Apa....? " Aaron tiba tiba terduduk, dia ingin meyakinkan kalau pendengaran nya salah.


Dia geram dan marah, bagaimana bisa Celin sekarang menjadi pemakai.


" Tetap ikuti dia, lapor semuanya kepadaku. Jika waktunya tiba tangan ku yang akan menangkap basah atas apa yang dilakukannya. " Tegas Aaron dia memijit pelipisnya. Pikirannya kacau, tiga tahun menjalani hubungan dengan celin, mencintainya sepenuh hati, memberikan apapun yang dia ingin kan bahkan membelikan apartemen mewah buatnya. Tapi yang dia terima penghianatan.


Ya... seminggu ini Aaron merasa curiga dengan sikap Celin. Aaron membayar seseorang untuk mengikuti nya dan benar saja dugaannya dia kerap sekali berganti ganti pasangan.


BERSAMBUNG 🤗🤗🤗


### Cie cie babang Aaron diam diam Uda mulai mengagumi kecantikan istrinya 😄


🌾 JANGAN LUPA VOTE, BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 😊🤗


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗