The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Penculikan



🤗 Happy Reading 🤗


Byuuuuurrrrr


Wanita itu kembali disiram dengan air tepat mengenai wajahnya,


Anastasia mengerjapkan matanya. Tubuhnya sudah basah, Ia berusaha mengatur napasnya. Dia kaget melihat tubuhnya sudah diikat dengan posisi tangan kebelakang.


Anastasia mengedarkan pandangannya. Tempat apa ini? kotor dan berbau, cat dindingnya sudah kusam dan berlumut, Ia mencium bau amis yang membuat perutnya mual. Bau alkohol dimana mana.


Sepertinya dia berada jauh dari perkotaan,sekarang dia berada di gudang .


siapa yang menculiknya?


Pikiran Anastasia masih berkelana. satu pria gondrong itu sepertinya menelpon seseorang, sementara yang satunya lagi asyik minum dan menikmati rokoknya.


" Lepaskan aku ! " Teriak Anastasia menggema didalam ruangan itu, membuat kedua lelaki itu menoleh kearahnya.


penampilan sudah tak karuan lagi, pakaian basah.


" Lepaskan aku! " ucapnya kembali ketika kedua pria itu sudah mendekatinya. Anastasia sudah menangis. Ada rasa takut ketika lelaki itu mendekat, tubuhnya dipenuhi tato dan wajah yang menyeramkan membuat dirinya sangat ketakutan.


" Siapa kalian? " tanya Anastasia ketika lelaki membungkuk mendekat dan menatap dirinya.


" Kamu cantik! " Ucap lelaki gondrong.


Anastasia membuang mukanya. Namun lelaki gondrong itu tidak perduli, Dia mulai menjilati leher Anastasia.


" Aaaahhhhh..." Geram Anastasia merasa jijik, ia tidak bisa berbuat apa apa posisi tangannya terikat. Air matanya sudah mengalir. Ia memejamkan matanya, Tubuhnya sudah bergetar menahan tangisannya.


lelaki bertato itu tersenyum, dia mencium paksa bibirnya , Anastasia berusaha meronta ia menghindari ciuman yang membuatnya jijik. Anastasia menghentakkan kepalanya kewajah lelaki bertato itu.


" Aarghhhh " Teriak lelaki itu kesakitan.


Ia kalap mata, lelaki itu marah karena melihat ada darah keluar dari hidungnya.


lelaki itu semakin buas, dia meremas paksa payudaranya,


" Brengsek! " teriak Anastasia, tubuhnya sudah gemetar dan emosinya sudah membuncah di dadanya.


" Sialan." kata Anastasia dengan nada geram dan rahangnya bahkan mengeras, Anastasia meluapkan perasaannya.


Bukannya simpatik namun kedua,lelaki itu malah tertawa. Mereka bahkan melakukan pelecehan membuat Anastasia histeris menangis.


Cuuuiihhh


Anastasia meludahi wajah lelaki itu, Membuat lelaki bertato itu marah.


" Dasar wanita sialan! " Bentak lelaki itu mengayunkan tangannya, menampar pipi Anastasia dengan begitu keras sehingga membuat sudut bibirnya sobek.


AHHHHHHH


Berulang kali wajahnya mendapatkan tamparan, bibirnya kembali sobek dan mengeluarkan darah.


Mata Anastasia kembali berkaca kaca, air matanya sudah tergelincir membahasahi pipinya.


" Berani beraninya kau." Geram lelaki itu menarik rambutnya kebelakang,hingga Anastasia mengeluarkan suara kesakitan.


AAAAARRRRRGGGG


Anastasia semakin menangis tersedu sedu, kedua lelaki itu tidak perduli.


Terdengar suara langkah kaki memasuki gudang.


"Tuk tuk tuk tuk"


Kedua lelaki suruhan itu nampak berdiri tegap ketika bosnya sudah datang.


Suara bunyi sepatu itu menggema didalam ruangan,Anastasia memicingkan matanya, melihat siapa yang datang.


Kedua pria bertato menundukkan kepala tanda memberi hormat kepada bosnya itu.


Wajahnya menyeringai dan puas kalau dia berhasil menangkap mangsanya.


" Selamat datang bos! " Sapa mereka serentak.


" Kau?" ucap Anastasya tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. air matanya sudah mengalir di pipinya, tubuhnya gemetar menahan emosinya apalagi ketika tau wanita rubah ini yang menculiknya.


"Apa mau mu? Lepaskan aku Celin! " Nada suara Anastasia sudah naik namun ratapannya seperti memohon.


lagi lagi Celin tersenyum tertawa, ia menggerenyotkan bibirnya hingga tampak giginya.


" hari ini kau akan mati ditanganku Anastasia." ucapnya dengan tatapan predator dan senyum iblis nya keluar suasana ruangan itu menjadi berubah menakutkan.


" Hari ini kau akan merasakan sakit, sampai tubuhmu menggigil tak bisa melupakan kesakitan ini, tempat ini akan menjadi saksi raungan kesakitanmu dan hari ini akan menjadi kenangan terburuk buatmu, sampai dinapas terakhirmu." kata celin dengan nada sangat dingin, kata kata didalam Kalimat Celin sangat kental, benar benar menakutkan, Celin mencengkeram dagu Anastasia hingga dirinya merasa kesakitan.


" Aaron meninggalkanku." teriak celin tersenyum getir.


" Aaron mengatakan dia menyesal telah mencintaiku. " lirih Celin namun wajah ya dingin dan menatap Anastasia dengan tajam. Hatinya sakit ketika Aaron mengatakan itu.


" ini semua gara gara kau brengsek." Teriak Celin meraih baju Anastasia dan menggoncang tubuhnya.


AAAHHHHH


" Aaron tak mencintaiku lagi, Aaron berubah setelah kau datang mengacaukan semua." Celin nampak begitu emosi sampai suaranya menggelegar didalam ruangan itu.


" Aaron juga menyakiti ku celin, cintanya berubah karena kau menghianatinya. "


ucap Anastasia berapi api. Mendengar itu emosi Celin tersulut.


" Dasar sampah! " Celin kembali berteriak, suaranya begitu nyaring memenuhi ruangan.


Celin menampar wanita itu dan berulang kali menendang kaki Anastasia. Celin kesetanan, tak mau berhenti. Hanya rasa sakit yang teramat pilu dan jeritan Anastasia terdengar didalam ruangan


AAAAHHHHHH


" Dasar sialan mati saja kau " ucap Celin dengan tatapan membunuh. Wanita tak berdaya, tubuhnya lemah. ia berusaha mendongak melihat Celin. Seketika matanya terbelalak melihat benda yang ada didepannya.


"Apa yang kau lakukan Celin? " ucap Anastasia dengan suara nyaring.


Anastasia kembali berteriak ketika melihat alat setrum dipegang lelaki bertato itu, Matanya sudah basah oleh air mata sementara napasnya tersengal dengan suaran gemetar.


" Aku mohon jangan lakukan itu celin." Teriak Anastasia meluapkan rasa takut yang bergejolak didalam jiwanya. Sungguh ia sangat takut.


" Tuhan tolong aku! " ucap Anastasia berbisik dalam hatinya.Ia meronta ronta, ketika alat setrum sudah mengarah ketubuhnya. Lelaki berkepala plontos itu sengaja mengarahkan kepadanya membuat Anastasia ketakutan dan menjerit histeris.


" Tidakkkkkkk !! " teriak Anastasia histeris.


" Setrum !!!! " perintah Celin dengan tatapan iblis nya, matanya tersirat penuh kebencian.


Benda itu sudah mengenai tubuh Anastasia.


AHHHHHHH


Mereka melakukannya berulang ulang,hingga Anastasia sampai menggertak giginya tak mampu untuk menghindar ia menahan kesakitan dan akhirnya ia mengeluarkan suara raungan yang menyayat hati.


" Aaaaahhhhhhhh"


Suara erangan kesakitan terdengar didalam ruangan, memberi rasa sakit dan jeritan yang teramat pilu hingga suara Anastasia seperti lolongan panjang.Tubuhnya lemas, Anastasia sudah tak bisa mengangkat kepalanya. Dia sudah tak sadarkan diri lagi.


Celin tertawa penuh kemenangan, dia melihat kondisi Anastasia sudah pingsan suara tawa itu kembali terdengar, membahana didalam ruangan. Dia tersenyum licik..



" Jangan beri dia makan, besok saya kembali." ucap Celin memberi perintah.


senyum nya masih menghiasi bibirnya, Dia tau Aaron lagi berada diluar kota, lelaki itu tidak akan tau kalau Anastasia diculik.


Anastasia akan mati ditangannya jika perlu, lelaki itu jangan sampai menemukan mayatnya.


" Ingat jangan sampai dia terlepas, bayaranmu akan berkurang 50 persen, mengerti! perintah Celin berlalu meninggalkan ruangan itu.


Sementara kedua pria bertato itu hanya mengangguk tanda mengerti dan siap menjalankan perintah.


mereka kembali duduk dan berpesta untuk menyegarkan tenggorokan mereka, alkohol adalah salah satu minuman untuk melepas dahaga kedua lelaki bertato itu.


BERSAMBUNG â˜šī¸â˜šī¸â˜šī¸


# Sumpah di part ini saya benar benar nangis, Kisah Anastasia emang tragis 😭


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 🌾


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗