
π€ Happy Reading π€
Aaron Donisius dikenal dengan lelaki optimis dan pekerja keras, ia terkenal dengan pantang menyerah, mempunyai tekad yang kuat dan jiwa yang keras , memiliki tanggung jawab dan totalitas tinggi dalam mengemban tugas.Lelaki ini sukses diusia muda, Bahkan wajahnya selalu tampil di majalah bisnis. Aaron pengusaha muda dan disegani para pesaing bisnis. Hari ini Aaron terpaksa menunda rapatnya pagi ini. Tujuan mereka melihat Felin dirumah sakit.
Mobil mewah milik Anastasia yang berwarna putih menghantarkan mereka tiba didepan rumah sakit terbesar dikota xx. Aaron dan Anastasia turun bersamaan. Lelaki rupawan dan berkarisma ini berjalan tersenyum melingkarkan tangannya di pinggang istrinya.
Mereka melangkah memasuki lobi rumah sakit. Anastasia sesekali memberikan bibirnya agar dicium suaminya, Anastasia benar benar menggilai Aaron, ia tidak perduli jika semua pasang mata melihat mereka.
Aaron memilih lift khusus menuju kamar Felin. Ketika lift tertutup Anastasia langsung merambat menciumi suaminya, ia mencumbu bibir Aaron dengan penuh gairah, Anastasia melingkarkan tangannya ke leher suaminya.
" Aku mencintaimu sayang." erang Anastasia, ia masih menghisap bibir suaminya dan mencumbunya.
Aaron hanya terkekeh, walau istrinya belum terlalu lihai dalam hal berciuman namun Aaron menikmatinya. Aaron menuntun dan membalasnya dengan lembut. Ia begitu menyukai keagresifan istrinya. Aaron sendiri dibuat kewalahan.
Ting...
Pintu lift terbuka, mereka keluar seakan tidak terjadi apa apa.
" Sayang lipstikmu? " tunjuk Aaron kebibir istrinya. Anastasia tersenyum nakal dan mengerling kan salah satu matanya. ia mengambil sesuatu dari tas kecilnya.
" Bagaimana? sudah oke? " ucap Anastasia ketika menambah lip gloss ke bibirnya. Lip gloss yang terkenal dari fenty beauty, yang disukai Anastasia dan selebriti Hollywood Rihanna. Ia menepuk bibirnya sendiri, menunjukkan ke suaminya.
" Sayangku, aku menyukai bibirmu jika tidak memakai pewarna bibir itu." Seru Aaron tidak mengerti lipstick apa yang digunakan kaum wanita itu.
Anastasia tidak menjawab, ia menunjukkan sikap manjanya dengan bergelayut dilengan suaminya.Mereka kembali berjalan, sesekali tangan Anastasia menjahili suaminya.
Mereka mendapat kabar, jika Felin sudah melahirkan seorang putri cantik secara normal. Anastasia mendesak suaminya agar pagi ini mereka melihat Felin, ia begitu antusias melihat bayi mungil itu.
Dengan sedikit tidak sabaran Anastasia melangkah mendahului suaminya ketika tiba didepan kamar dimana Felin dirawat untuk masa pemulihan. Anastasia membuka kenop pintu, terlihat Felin sedang tertidur, Maria sedang berbincang dengan Christian sementara Betran memperhatikan perawat mengganti popok bayi mungil itu.
" Selamat pagi..! " Sapa Anastasia ramah, ia memeluk Maria dan Chirstian yang duduk disofa disusul Aaron memberikan ucapan selamat kepada Felin dan Betran.
" Selamat adik kecilku, sekarang sudah menjadi ibu." Aaron mendekat dan memeluk Felin yang sudah terbangun melihat kedatangan mereka.
Suara tangisan " Ooeekkk " terdengar didalam ruangan. Suara tangisan itu disukai Anastasia, baginya tangisan itu menggemaskan. Bayi mungil itu semakin kencang mengeluarkan tangisannya. Anastasia mendekat,sepertinya tangisannya menunjukkan bayi itu sedang lapar. Dia menjulurkan lidahnya. Maria menyusul, mengambil alih ketika perawat sudah selesai mengganti baju Alea.
" Kayaknya dia lapar ibu? " ucap Felin, ia duduk dibantu kakaknya.
" Hati hati Felin." tegur Aaron membantu adiknya yang masih kesakitan.
" Selamat pagi kakak ipar." sapa Felin.
" Hei.. Selamat pagi! " sahut Anastasia mendekat ke hospital bed.
" Selamat sayang, sekarang Felin sudah menjadi ibu." sambung Anastasia mendekap tubuh Felin dan mengelus lembut pundaknya.
" Terima kasih kakak ipar." jawabnya membalas dekapan Anastasia, Felin tersenyum bahagia.
" Sepertinya dia haus Felin, kamu sudah bisa memberikan Asi mu." kata Maria memberikan Alea kepada Felin.
Mereka memberikan nama bayi mungil itu Alea bernetta.
Terdengar Suara hisapan ketika Felin memberikan asinya ke Alea, bayi mungil itu mendorong lidahnya ke langit-langit mulut dan ia mulai mengisap. Anastasia begitu gemes.
Sementara ketiga lelaki itu asyik berbincang mengenai perusahaan. Maria menyusul ikut duduk bersama mereka.
" Lucunya, bisa aku menggendongnya? " ucap Anastasia, ia sudah tidak sabaran ingin menggendong bayi mungil itu.
" Tentu saja kakak ipar." seru Felin menyerahkan Alea.
Anastasia mendekapnya, memberikan nyanyian nina bobo ke Alea. Tak berapa lama bayi mungil itu tertidur dipelukannya.
Anastasia membelai lembut pipi Alea.Ia tertidur ketika perutnya sudah kenyang, benar benar bayi menggemaskan. Anastasya mencium. Ia kembali menidurkan Alea ke infant bed khusus ranjang bayi yang ada dirumah sakit.
Tiba tiba pandangannya gelap ketika ia bangkit ingin mengambil sesuatu untuk keperluan Felin. Anastasia kembali duduk memegang tepi hospital bed. Dia merasa mual, dan pusing. Penglihatan kabur, Anastasia berusaha bertahan agar tidak merepoti orang yang seharusnya mengurus Felin.
Anastasia melihat Aaron yang masih asyik berbicara, sementara Felin menikmati makanannya. Anastasia memejamkan matanya, kepalanya berputar putar. Anastasia mengatur napasnya, perasannya tidak jelas.
" Kenapa kakak ipar? " kata Felin melihat Anastasia terlihat pucat.
" Apa kakak ipar sakit? wajahmu pucat sekali kak." Sambung Felin.
" Aku...." Tangan Anastasia masih bergerak seperti mengatakan tidak apa apa. Anastasia tidak bisa melanjutkan kata katanya. tiba tiba tubuhnya lingluh dan limbung, telinganya berdenging, ia merasa kepalanya tambah pusing dan melayang. Pandangannya kabur dan Anastasia melihat titik hitam dalam pandangannya.Anastasia tidak dapat menyeimbangkan tubuhnya walau ia dalam posisi duduk.
Tiba tiba....
BRUKKKKK
Anastasia pingsan, kepalanya mengenai infant bed hingga melukai kepalanya.
Felin terpekik kaget, semua terkejut. Jangan tanya bagaimana dengan Aaron, lelaki itu hampir pingsan melihat istrinya terjatuh dan melukai kepalanya.
Anastasia perlahan lahan membuka matanya, kepalanya masih berputar putar, ada perban menutupi luka di bagian kepalanya. Ia melihat dinding rumah sakit, tangannya sudah tertancap jarum infus.
" Kenapa aku disini? " batin Anastasia,
Aaron bangkit ketika istrinya sudah sadar.
" Sayangku..." ucap Aaron dengan lembut, Ia mencium puncak kepala istrinya.
" Kenapa Aku disini sayang? " tanya Anastasia.
" Kamu pingsan sayang." jawab Aaron, berhasil menjatuhkan air matanya, Ia bahkan tidak percaya bahwa istrinya sekarang mengandung buah cintanya, usianya sekarang 10 minggu, Percintaan mereka pertama kali, langsung berhasil membuat Aaron junior.
Anastasia mengernyitkan keningnya, Ia heran mengapa suaminya menangis. Apakah ia menderita penyakit serius? Ahhhh Anastasia menepis.
" Kenapa sayang? jangan membuatku takut, kenapa kamu menangis? " Tanya Anastasia.
" Terima kasih sayang. Sekarang kau mengandung buah cinta kita. " kata Aaron mencium pipi istrinya. Ia sangat bersyukur atas kebahagiaan ini.
" Apa? " Tanya Anastasia kaget dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Apa kau bilang sayang? " Tanya Anastasia memastikan pendengarannya. Ia berhasil membelalakkan matanya.
" Kamu hamil sayang, kamu mengandung buah cinta kita." jawab Aaron menyusul istrinya masuk kedalam selimut lalu memeluk Anastasia dari belakang, Anastasia membalikkan tubuhnya agar menghadap suaminya.
" Kamu serius sayang, disini ada bayi kita? " Tanya Anastasia kembali, Ia membelai perutnya yang masih datar. Air matanya sudah mengumpul dikelopak matanya, sudah terjatuh membasahi pipinya.
" Ya kamu hamil sayangku, aku sangat bersyukur. Terima kasih sayang." Kembali Aaron mengecup bibir ranum milik istrinya, senyum itu tidak mau lepas dari bibir mereka.
" Oh Tuhan aku bersyukur sayangku. Aku tidak menyangka secepat ini. " kata Anastasia mengeratkan pelukannya. Ia sudah menangis.
" Kenapa kamu tidak menyangka sayang? " tanya Aaron mengernyitkan keningnya.
" Siklus haid ku tidak teratur sayang, aku tidak menyangka pertemuan pertama kita membuatku langsung hamil." Ucap Anastasia menyembunyikan wajahnya kedada Aaron. Ia tersipu malu.
" Jika Tuhan berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin sayang." Ucap Aaron mengeratkan pelukannya.
" Tuhan menyempurnakan kebahagian kita sayangku..aku bahagia, sangat bahagia sayangku! aku mencintaimu selamanya, akan selalu mencintaimu." Lirih Anastasia, terisak dan kembali menangis.
" Jangan menangis sayangku, aku tidak tahan dengan air matamu." erang Aaron menghapus air mata istrinya.
" Aku bahagia sayang.." sahut Anastasia.
" Aku tidak pernah menginzinkan air mata ini keluar dari mata indah mu sayang, aku berjanji! " Tutur Aaron menegaskan perkataannya.
" Walaupun itu tangisan kebahagiaan? " tanya Anastasia.
" Tidak akan." Seru Aaron menatap mata indah milik istrinya. Anastasia tersipu malu, Ia mendekap tubuh suaminya.
" Dimana ayah dan ibu sayang? Apakah mereka tahu kabar kehamilanku? " Tanya Anastasia.
" Pasti tau sayang, mereka tadi berada disini. Ayah dan ibu sangat mencemaskanmu." jawab Aaron.
" Dimana mereka sayang? " Tanya Anastasia lagi.
" Pulang, Ayah ada urusan ke kota xx." sahut Aaron mendekap istrinya dengan sayang.
" Aku mau pulang sayang.." Sungut Anastasia manja. Ia tidak menyukai bau rumah sakit.
" Kamu tidak diizinkan pulang sayang." Erang Aaron memejamkan matanya sambil mendekap tubuh mungil Anastasia.
" Aku menginginkanmu? " Rengek Anastasia membelai dada suaminya.
" Apaaa?????" Aaron berhasil membelalakkan matanya. Anastasia terkekeh melihat keterkejutan suaminya.
Jadi karena kehamilan inilah yang membuat Anastasia mempunyai gairah **** yang tinggi saat mereka bercinta. Aaron hanya tersenyum ia kembali memejamkan matanya dan mendekap tubuh istrinya dengan sayang. Aaron seolah tidak mendengar rengekan istrinya.
" Apakah kita bisa melakukan disini? " Tanya Anastasia dengan tatapan bergairah.
BERSAMBUNG....πππ
# Ah benar benar nih Anastasia ya π€£ buat babang Aaron terkejut saja π€£
# Gak usah terkejut ya, hal yang dialami Anastasia adalah hal yang biasa, karena tingginya estrogen untuk merangsang pertumbuhan rahim membuat gairah **** menjadi tinggi π
# Oke salam sehat buat kita semua ya, jangan pernah bosan dengan cerita author ya π€
πΎπΎ JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA SAYANG SAYANGKUUUU πΎπΎ
πΎ BERIKAN BINTANG MU JUGA YA πΎ
Β