The Fate Of My Marriage

The Fate Of My Marriage
Musim Semi



🤗 Happy Reading 🤗


Mata Anastasia mulai terbuka saat bunyi alarm membangunnya.Serasa tidur panjang dan lelap mungkin karena hujan kemarin membuatnya menggulung diri dengan selimut.Di London memasuki musim semi, waktu siang akan lebih lama daripada waktu malamnya dengan suhu udara diantara 12 hingga 18 derajat celcius.


Pada saat-saat tersebut kadang matahari baru terbenam pada pukul 20.00 waktu setempat.


Anastasia menyukai musim semi karena Kombinasi dari waktu siang yang panjang dan udara yang bersahabat terasa lebih menyenangkan.


Pada musim semi ini, pohon-pohon mulai terlihat menghijau dan bunga-bunga di taman sudah mulai bermekaran.


Anastasia sangat menyukainya. Anastasia akan berkunjung ke Hyde Park yang terletak di dekat Kensington Gardens atau juga Green Park yang berdekatan dengan Istana Buckingham. Anastasia akan menghabiskan waktunya dengan baik.


Senyum indah terukir di wajah cantiknya. Selama disini, Anastasia menghabiskan waktunya dengan bekerja.Ya ia bekerja di perusahaan xx yang terkenal dengan gaji yang cukup besar disini, ia bergelut dengan pekerjaannya. Sampai dua tahun ia bisa menjalaninya. Walau masih terasa berat, Anastasia memejamkan matanya berusaha mengatur debaran Jantungnya.


Anastasia sengaja memilih pindah tugas ke kota xx, walau kontraknya disini sudah habis, namun karyawan bisa memilih sendiri tempat untuk melanjutkan kontrak di cabang yang lain. Perusahaan xx mempunyai hubungan kerja dengan perusahaan Donisius grup. Ia memang sengaja ke kota xx karena perusahaan ini masih terikat hubungan kerja diperusahaan Donisius grup.


Anastasia akan kembali merebut cintanya. Dua tahun bergelut dengan perasaannya membuatnya tak sanggup, hatinya terlalu sakit. Anastasia kembali dengan caranya sendiri memulai dari awal.


Ya, awal dari bukan cinta yang salah melainkan mencintainya dengan benar.


Anastasia tersenyum kembali, hari ini dia akan memberikan waktunya untuk berjalan jalan, menghabiskan waktunya yang tinggal beberapa Minggu lagi disini. kontraknya sudah habis, Anastasia memang sengaja tidak terikat kontrak lama, cukup dua tahun dan dia akan kembali ke kota xx untuk melanjutkan kontak baru yang sudah ditandatanganinya.


Tiba tiba seseorang mengetuk pintu kamarnya. Dengan bau sarapan yang sudah biasa ia santap setiap pagi,tercium dihidungnya.Sarapan yang mulai ia sukai.


Nampak wilia muncul dibalik pintu.


"Selamat pagi nyonya! sarapan Anda sudah siap."


"Baik wilia,Terima kasih." ucap Anastasia dengan senyum ramahnya. Wilia berlalu meninggalkan kamarnya.


Anastasia merenggangkan otot ototnya.


Apakah awan masih menyelimuti langit?


dengan pelan Anastasia membuka jendela kamarnya.


Sungguh indah pagi ini,cuaca sangat cerah seakan tersenyum menyinari bumi.


Anastasia melangkah kekamar mandi, ia ingin membersihkan tubuhnya.Jadwalnya hari ini hanya menyelesaikan sisa pekerjaannya saja.Terdengar suara klakson mobil didepan rumahnya, Ia tahu kalau itu Lionel.


Anastasia sudah keluar dengan pakaian kerjanya.Ia melihat Lionel,Lelaki yang selalu menemani hari hari itu masih duduk diluar.


"Masuk Lionel, kita sarapan dulu." ujar Anastasia mempersilahkan Lionel masuk.


"Selamat pagi nona cantik!" sapa Lionel sudah mencium pipi Anastasia.


"Selamat pagi tuan tampan." ucapnya tertawa. Mereka melangkah menuju dapur sudah melihat wilia sudah menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.


Mereka berdua sudah duduk sambil menikmati sarapan.Ya sarapan ini dinamakan all day breakfast ada daging bangers dan bacon​,kacang putih yang dipanggang dengan saus,tomat dibelah menjadi dua dan dipanggang dengan taburan lada dan garam, roti dipanggang dengan mentega atau lemak daging​ mendapatkan tekstur renyah dan garing.


Tentu sarapan yang lengkap dan sempurna untuk memulai aktifitas dengan semangat baru.



"Hari ini kamu cantik sekali tasia, Apa karena ini hari terakhirmu bekerja?" Tanya Lionel sudah mengangkat kedua alisnya.


"Katakan saja begitu, dua tahun cukup berada disini Lionel, sepertinya aku memang harus mencari suasana baru."


"Berarti kamu sudah bosan ya disini? Padahal gajimu lumayan besarkan." Kata Lionel masih menikmati sarapannya.


"Gak salah kan kita cari suasana baru, lagian aku sudah rindu Isabel." ucap Anastasia sedikit mencondongkan badannya mendekat Lionel.


"Baguslah, saya masih ada kontrak setahun lagi disini?"


"Kamu harus bersabar lagi Lionel." ucap Anastasia tersenyum memberikan semangat.


"Hari ini kamu ada waktu Lionel? Sore kita jalan ya." ajak Anastasia


"Boleh,nanti aku yang jemput."


"Teman yang baik, terimakasih ya Lionel." ucap Anastasia sambil memegang tangan Lionel.


"Tidak masalah asal kamu bahagia itu sudah cukup untukku Tasia, melihatmu awal awal berada disini. Membuatku seperti orang bodoh tak bisa menyelamatkanmu Tasia." ucap Lionel sedih mengingat kenangan Anastasia yang menyakitkan.


"Aku bahagia mempunyai sahabat sebaik kamu Lionel , sungguh aku tidak tahu bagaimana harus membalas kebaikkanmu." ucap Anastasia memelas.


"Kamu cukup bahagia Tasia, itu sudah cukup buatku." ucap Lionel tersenyum kepada Anastasia.


Lionel adalah lelaki yang baik yang dia kenal semenjak kuliah bersama Isabel. Mereka seperti sahabat yang tak bisa dipisahkan.


Sementara Lionel hanya bisa melemparkan senyum paginya pada wanita yang duduk didepannya. lionel mengingat kembali Awal Anastasia berada disini,butuh waktu untuk menutup luka dihatinya, walau ia pernah mengaku bahwa kematian orang tuanya sudah ia ikhlas kan.


Anastasia hanya saja belum bisa melupakan Aaron. Lionel lebih banyak menemaninya.


Setiap malam Anastasia menangis, menangisi lelaki itu.. Anastasia sangat keras kepala, dia terlalu egois, dia memaksa Lionel untuk menerimanya sementara hatinya hanya untuk Aaron saja. Lionel jelas menolak, ia tetap menganggap Anastasia seperti adiknya sendiri. Sudah jelas Setiap malam Anastasia selalu menyebut nama Aaron saja. Lionel hanya bisa tersenyum miris.Merasa kasihan, tak bisa membantu Anastasia.


Lionel sangat berharap cinta mereka dipersatukan kembali.


*********


Tiba tiba terdengar suara pramugari memberikan instruksi, membuat Aaron perlahan-lahan membuka matanya. Perjalanan yang cukup panjang.


Pesawat Boeing xxx saat itu berada di ketinggian 10.000 kaki dan segera melakukan pendaratan di Bandar Udara Heathrow London dan Tak beberapa lama pesawat yang mereka tumpangi akhirnya mendarat dengan mulus.


"kita sudah sampai tuan." ucap Betran sudah posisi duduk


"ehmmmm" Guman Aaron seperti biasa tanpa ekspresi. Ia melihat kota London dari jendela pesawat. Dengan berat menarik napasnya dalam dalam.


Mereka langsung keluar dari pintu kedatangan, seseorang sudah menyambut mereka.


"Selamat malam Mr Aaron! " Sapa seorang lelaki tegap menyapa mereka.


"Selamat malam juga Mr !" sapa Aaron membalas.


"Perkenalkan nama saya Wiliam. Saya utusan dari perusahaan xx untuk menjemput anda mengantar anda langsung ke hotel."


"Baiklah." jawab Aaron langsung melangkah meninggalkan bandara dan menuju mobil yang telah disediakan perusahaan xx.


Sepanjang jalan Aaron dapat menikmati perjalanannya. Terlihat jembatan bentuknya melengkung dengan latar belakang bangunan tinggi khas London. Aaron juga dapat melihat sungai Thames yang menarik. Penchayaan London di malam hari sangat menarik.


walau ini musim semi di kota London namun udaranya masih terasa dingin.


Aaron dapat melihat para pemudanya hang out sambil mendengarkan musik. Ada juga orang berfoto dengan latar belakangnya cukup bagus untuk dijadikan kenangan.


malam hari dikota London tidak jauh lebih indah dari kota kelahirannya.


Aaron ikut tersenyum melihat mereka yang tersenyum di sana,seperti tidak ada beban.


Mereka kembali diam dalam pikirannya. Aaron memejamkan matanya, dia membayangkan kehadiran Anastasia di kota ini. Ya Anastasia berada di kota ini. Aaron sangat berharap bisa bertemu dengannya.


"Apa kabar kamu nas?" batin nya dalam hati.


#Salam sehat buat kita semua,jangan lupa tetap bahagia ya ☺️😊


🌾 JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU YA 🌾


🌾 KASIH BINTANG JUGA YA 🤗