Sincerity

Sincerity
Pagi yang menyebalkan



Pagi ini adalah hari dimana Xylon kembali bekerja setelah liburan singkatnya kemarin. Pagi yang menyebalkan pun di mulai dengan orang-orang yang menyebalkan. Seperti saat ini, beberapa karyawan tengah membicarakan kepulangan bos mereka disertai rumor yang sempat heboh beberapa hari yang lalu. Apalagi ketika 2 orang karyawan yang membicarakan yang tidak-tidak mengenai Helena.


"Iya, walaupun juru bicara perusahaan udah konfirmasi kalau beritanya hoax, gua sih gak percaya. Bisa aja itu cuma buat jaga nama baik tuan Xylon biar keluarganya gak malu," ucap seorang wanita A kepada temannya.


Beberapa hari yang lalu memang sempat juru bicara perusahaan yang menangani masalah ini, Xylon tidak mengadakan konferensi pers dikarenakan ia pikir ini hanyalah masalah sepele dan kesalahpahaman saja dan menurutnya, juru bicara perusahaan sudah cukup untuk menangani masalah ini. Walaupun masih ada orang yang belum percaya, tidak masalah. Asalkan tidak menganggu perusahaan, keluarga dan kekasihnya.


"Nah, lagian Helena Jefferson kan anak yang broken home, pasti ada nakal-nakalnya. Ck, ck, ck... kasian jadi cewek murahan," sahut wanita B.


Xylon yang baru saja masuk ke dalam gedung perusahaannya itu langsung disambut dengan omongan-omongan yang menjelek-jelekkan kekasihnya, ia pun tak terima dan menghampiri 2 karyawan wanita tersebut dengan jalan yang angkuh dan wajah dinginnya juga tatapan tajam mengarah ke mereka.


Sementara kedua wanita yang membicarakan hal buruk tentang Helena tadi, langsung terkejut melihat kedatangan bosnya.


Kini, Xylon berdiri tepat di hadapan mereka, keduanya menunduk karena merasa ketakutan dan berharap jika Xylon mau memaafkan mereka meskipun itu mustahil.


"Perlihatkan wajah kalian!" perintah Xylon pada dua karyawan tersebut untuk memperlihatkan wajah mereka karena keduanya terus menunduk.


Dengan tubuh yang gemetar, kedua wanita itu perlahan mengangkat kepalanya dan memperlihatkan wajah mereka yang sudah pucat karena ketakutan.


Xylon menghela nafasnya sebelum berkata, "Kalian gak lupa kan kalau kalian cuma karyawan disini?"


"I-i-iya, tu-tuan Xylon," jawab mereka terbata-bata.


"Bagus, jadi bersikaplah selayaknya karyawan. Paham?" ujar Xylon tajam.


"Pa-paham, tuan," sahut kedua wanita itu kembali.


"Mau paham atau tidak, kalian sudah tidak akan bisa kerja dimanapun lagi!" ucap Xylon tajam.


"Untuk semua, dengarkan! Siapapun yang menjudge buruk tentang Helena dan keluarganya atau masih menganggap rumor di hari yang lalu itu benar, saya tidak akan segan-segan bikin kalian kehilangan pekerjaan dan mendapatkan blacklist seperti dua wanita ini." seru Xylon pada seluruh karyawan yang berada di sana lalu kembali menatap tajam dua karyawan atau lebih tepatnya adalah mantan karyawan di hadapannya ini.


Mata mereka membulat kaget, ketakutan mereka benar-benar terjadi, yaitu dipecat dari perusahaan ternama ini dan mendapatkan blacklist.


"Saya mohon tuan Xylon, saya mohon jangan pecat saya," bujuk kedua wanita itu yang tak dihiraukan oleh Xylon.


"Gavin," panggil Xylon pada sang sekretaris yang berada di sampingnya.


"Iya, tuan!" sahut Gavin yang sudah mengerti apa yang akan bosnya perintahkan.


"Setelah itu langsung ke ruangan saya!"


Xylon kembali memerintah Gavin untuk langsung pergi ke ruangannya ketika sudah selesai mengurus kedua wanita tersebut.


...****************...


Di ruangan CEO, terlihat Dev dan satu orang anak buahnya yang juga berada di situ sejak tadi.


"Jadi, Nona Agnez Stewart sudah pergi dari rumahnya sekitar dua hari yang lalu, tuan," ujar Dev menjelaskan dengan singkat.


"Sekarang dia di mana?" tanya Xylon.


"Menurut info dari mata-mata kita, Nona Agnez pergi ke apartemen yang merupakan milik Rasya Elvis Bailey dan belum keluar sama sekali dari tempat itu sejak awal kedatangannya. Tapi Nyonya Jefferson juga sering pergi ke sana dan yang pasti menemui keponakannya itu," jelas Dev.


Tok tok tok


"Masuk!" seru Xylon.


Cklek


Pintu terbuka dan Gavin pun masuk ke dalam ruangan Xylon.


"Gavin, urusan dengan para CEO yang kemarin, sudah beres, kan?" ujar Xylon yang sebelumnya memang sudah memerintahkan Gavin dan Dev agar berbicara pada seluruh CEO aplikasi-aplikasi sosial media agar langsung menghapus postingan atau menghilangkan akun orang yang menyebarkan rumornya seperti kemarin.


"Beres, tuan. Anda tenang saja," sahut Gavin.


"Oh, sudah ketemu siapa yang membantu kita waktu itu?" tanya Xylon kembali.


"Kemarin, saya dan yang lainnya sudah mencari tahu dan menurut pencarian yang kami dapatkan, tuan Jeffersonlah yang telah membereskan semua ini dan sepertinya pihak mereka juga telah membantu mengonfirmasi dengan tegas jika rumor anda kemarin itu tidak benar, apalagi hal ini bersangkutan dengan putri kandungnya," jelas Gavin.


Xylon terdiam mendengarkan penjelasan Gavin dan tampak memikirkan sesuatu.


"Apa jadwal saya selanjutnya?" ujarnya tiba-tiba yang menanyakan jadwal selanjutnya karena Xylon telah selesai menandatangani berkas-berkas di mejanya.


"Setelah ini anda ada meeting dengan klien dari Amerika di hotel Rodriguez, tuan." sahut Gavin.


Xylon hanya berdehem menanggapinya. Setelah itu, ia keluar dari ruangannya itu diikuti bawahannya dan pergi ke hotel mewah milik keluarganya untuk menemui kliennya itu.


...----------------...


Pagi yang menyebalkan juga dialami oleh Helena yang harus menjawab banyak pertanyaan dari teman-teman sekelasnya.


Kemarin, Helena sempat menanyakan alasan Xylon meretas ponsel Helena sampai gadis itu tidak dapat membuka aplikasi sosial media manapun. Xylon pun akhirnya memberitahu alasan ia meretasnya dan menjelaskan tentang rumor waktu itu.


Kini, ponsel Helenapun sudah kembali seperti semula.


"Are you really Xylon Rodriguez's girlfriend? (Lo beneran pacarnya Xylon Rodriguez?)" ujar Yena yang kini duduk berhadapan dengan Helena.


"Hm," sahut Helena dengan deheman.


"Huwaaaa, so jealous, please!!!" seru Acha yang merasa cemburu karena Helena bisa mendapatkan hati seorang Xylon Rodriguez dan bahkan menjadi kekasihnya.


"Me too, I really want to be Helena (Gue juga, gue pengen banget jadi Helena)," timpal siswi A.


"Anyway tell me the tutorial, Hel! (Pokoknya kasih tau gue tutorialnya, Hel!)" pinta siswi B.


"True!!! give me your tutorial!" seru siswi lain.


Helena menutup telinganya dengan menggunakan kedua tangannya karena teriakan heboh mereka.


"Hey, ladies! what's wrong with you?!" tegur seorang siswa laki-laki yang merasa terganggu dengan suara mereka.


"Hah, mampus!" ucap Helena lalu tertawa.


Mereka terdiam, lalu sedetik kemudian kembali bertanya kepada Helena.


"So how about it, Hel? (Jadi gimana, Hel?)" tanya siswi B mewakilkan yang lain.


"Listen! First, it's not me who's chasing Xylon, but he's the one who's always chasing after me. Second, he is great because he gets my heart, not me who is great at getting his heart. Third, you don't have to talk about it anymore, noisy! (Denger! Pertama, bukan gua yang ngejar-ngejar Xylon, tapi dia yang selalu ngejar-ngejar gue. Kedua, dia hebat karena dia ngedapetin hati gua, bukan gua yang hebat ngedapetin hatinya. Ketiga, lo gak usah ngebicarainnya lagi, berisik!)" cetus Helena.


"Arrogant girl! (Cewek sombong!)" ujar Yena.


"Eh, why?" tanya Helena.


"Yes, you are arrogant for being Xylon Rodriguez's lover (Ya, lo sombong karena jadi pacar Xylon Rodriguez)," jawab Yena yang membuat Helena tertawa.


"Sirik ae Lo," ucapnya.


"By the way, Agnez hasn't been in for a few days. Do you know where is she? (Ngomong-ngomong, Agnez gak masuk selama beberapa hari. Apa lo tau di mana dia?)"


Seorang siswi bule menanyakan tentang keberadaan Agnez pada Helena karena sudah beberapa hari Agnez tidak masuk sekolah.


"Agnez?" tanya Helena sembari menatap kedua sahabatnya, Yena dan Acha untuk memastikan.


"Yeah, we think you know," jawab Acha.


"Oh... i don't know"


'Agnez? dia gak masuk beberapa hari? kenapa? apa karena rumor yang dia buat waktu itu?'


Helena bertanya-tanya dalam hatinya dan berusaha menebak alasan Agnez yang sudah beberapa hari tidak masuk sekolah.


TBC


......................


STAY TUNED YA!!!


PLEASE GIVE ME LIKE, COMMENT AND YOUR VOTE!!!


SIMPAN DI FAVORIT YA~


JANGAN LUPA SHARE!


THANKYOU!!!!