
Flashback On
Saat Helena mengantar Xylon sampai ke halaman rumahnya, Xylon pun hendak membuka pintu mobil.
Namun, ia mengurungkan niatnya dan menghandap ke Helena.
Helena merasa bingung dan ia sedikit terkejut karena tiba-tiba Xylon mendekat ke arahnya.
"kenapa si?" tanya Helena
bukannya menjawab, Xylon malah mendekatkan wajahnya dengan wajah Helena, membuat Helena semakin bingung dan memundurkan kepalanya ke belakang dan menjauhkan tubuhnya agar ada jarak diantara mereka.
Namun, semakin Xylon mendekat, Helena semakin menjauhkan dirinya dari Xylon sampai ia ingin terjungkal ke belakang.
dengan cepat, Xylon memegang pinggang langsing Helena agar tidak terjatuh dan menariknya ke dalam dekapan lalu membisikan sesuatu.
"never misjudge someone and this time I'm in love with the girl in my arms (Gue gak pernah salah menilai seseorang dan kali ini gue jatuh cinta sama cewek di pelukan gua)" bisik
Xylon
"You know! A Xylon Rodriguez is hard to love someone but you're the only girl who managed to get my heart, I love you my Helena (Lo tau! A Xylon Rodriguez sulit buat cinta sama seseorang tapi Lo satu-satunya cewek yang berhasil dapetin hati gua, I love you my Helena)" sambungnya
Jantung Helena semakin berdebar mendengarnya.
Setelah itu, Xylon sedikit melonggarkan dekapannya dan menatap wajah Helena begitu dalam.
Helena pun memalingkan wajahnya dan berusaha melepaskan dirinya dari Xylon.
"Udah ah, ntar kalo ada yang ngeliat, malunya kan sampe ke ubun-ubun," ucap Helena
Tanpa merespon, Xylon langsung masuk ke dalam mobilnya.
"Lah?" gumam Helena, ia tidak mengerti lagi dengan Sikap Xylon.
Kemudian, gadis itu menghela nafas panjang.
Setelah mobil Xylon pergi, Helenapun kembali masuk ke dalam rumahnya dan pergi menuju kamarnya.
Flashback Off
"Akhhhh Xylon bikin gua gilaaaaa"
Helena memukul-mukul bantalnya sambil menggerutu.
Kemudian ia menutup matanya untuk menenangkan diri lalu menghela nafas.
'gue harap tadi bukan cuma sekedar ucapan' batin Helena
Lalu ia melepas kalung pemberian Xylon di lehernya dan menatap liontin kalung tersebut.
Helena tersenyum dan tanpa sengaja ia melihat sebuah tulis di bagian belakang liontin tersebut.
X for H
Helena pun tertawa kecil membacanya.
"Gemesy" gumam Helena
Kemudian ia kembali memakai kalung tersebut dan segera tidur.
...----------------...
Pagi hari, Xylon sudah berada di perusahaannya dan sedang berjalan menuju ruangannya diikuti Dev.
Setibanya di ruangan
"Pak Dev, tolong siapkan motor saya, saya bakal pulang naik motor" perintah Xylon pada sang asisten.
Dev merasa bingung karena tidak biasanya Xylon ingin pulang dari kantor menggunakan motor.
Namun, ia tetap mematuhi perintah tuannya itu.
"Baik tuan," sahut Dev
Setelah itu, Xylon Langsung pergi menuju ruang meeting.
Selesai meeting, ia kembali ke ruangannya dan mengurus beberapa berkas yang harus ia baca dan tanda tangani.
"Sudah atur jadwal pemberangkatan saya ke Jepang?" Tanya Xylon pada Gavin, sang Sekretaris.
"Sudah tuan, pemberangkatannya dua minggu lagi" jawab Gavin
"Apa jadwal selanjutnya?" Tanya Xylon
"ada meeting dengan Client dari Amerika dan dia meminta bertemu di Restoran XXX, tuan" jawab Gavin
"Oke, jam berapa?"
"Sekitar jam Satu tuan"
Xylon pun melihat jam tangannya, masih ada waktu untuk menyelesaikan berkas-berkas di mejanya itu.
hingga waktu sudah menunjukkan pukul 12.35 PM dan Xylon pun keluar dari ruangannya diikuti Asisten dan Sekretarisnya dan beberapa bodyguard dibelakangnya.
Sesampainya ia di Sebuah Restoran, Xylon langsung menuju tempat VVIP yang ada disana. Saat dia tiba diruangan tersebut, terlihat gadis Cantik dan 2 wanita di sampingnya yang kemungkinan adalah Asisten dan Sekretarisnya serta bodyguard yang berdiri di dekat mereka.
Xylon menghampiri mereka dan diikuti anak buahnya.
Gadis itu dan 2 wanita tadi langsung berdiri dan menatap Xylon.
Gadis itu tersenyum ke arah Xylon.
Namun, Xylon membalasnya dengan wajah datar dan dingin.
Setelah Xylon, Gavin dan Dev duduk, Gadis tersebut bersama dengan Asisten juga Sekretarisnya pun ikut duduk.
"Xylon, do you Miss me?" ucap Gadis tersebut.
"Greisy, straight to the point" ucap Xylon
"Come on Xylon, aren't you tired of always avoiding me? After all, we haven't seen each other in a long time (Come on Xylon, apa kamu gak capek selalu ngehindarin aku? Lagian, kita udah lama gak ketemu)" ujar Gadis yang bernama Greisy tersebut.
Ya, Gadis itu adalah Greisy yang merupakan teman kuliah Xylon dan sama jeniusnya dengan Xylon. Oleh karena itu, ia sudah bisa mengurus perusahaan ibunya.
Saat masih kuliah, Greisy selalu saja mendekati Xylon dan mengajaknya mengobrol serta jalan-jalan walaupun Xylon sering menolaknya. Bahkan sampai sekarangpun Greisy masih mencintai Xylon.
"Ok, I'll tell you Greisy! I never miss you at all and I beg you to start discussing this company collaboration so that it can be finished quickly because I don't want to waste my time! (Oke, gue bakal kasih tau lo Greisy! gue gak pernah ngangenin lo sama sekali dan gua mohon untuk mulai membahas kerjasama perusahaan ini agar cepat selesai karena gua gak pengen ngebuang waktu gua!)" tegas Xylon.
Mendengar hal itu, Greisy hanya bisa tersenyum pada Xylon.
'Why is it so very hard to get your heart Xylon?' batin Greisy
"okay I'm starting, but I want after this you treat me to eat here because I don't want to pay (oke aku mulai, tapi aku pengen setelah ini kamu traktir aku makan di sini karena aku gak mau bayar)" ujar Greisy
"Hm," Xylon hanya berdehem menjawabnya.
Greisy tersenyum
'it's okay you're cold to me, but as long as I'm in Indonesia, I'll try to get your heart (gak apa-apa kamu dingin sama aku, tapi selama aku di Indonesia, aku akan berusaha dapetin hati kamu)' batin Greisy
Kemudian, mereka pun segera membicarakan tentang perusahaan.
......................
kini keduanya sudah selesai membahas kerjasamanya dan tengah menyantap makanan.
"I really miss Indonesia, oh yeah how are you and your parents? (aku kangen banget Indonesia, oh ya gimana kabarmu dan orang tuamu?)" ujar Greisy
"Good," sahut Xylon singkat
"don't you want to ask how is me and my mother? (tidakkah kamu mau bertanya bagaimana kabarku dan ibuku?)" ucap Greisy
Xylon pun menghela nafasnya
"How are you and your mother?" tanya Xylon
"very good and you know? my mother has entrusted her company to me and i am very happy (sangat baik dan kamu tahu? ibuku telah mempercayakan perusahaannya kepada aku dan aku sangat senang)"
"hmm, that's good. take good care of your mother's company (hm, itu bagus. jaga baik-baik perusahaan ibumu)"
"Of course"
Setelah selesai makan, Xylon beserta Dev dan Gavin juga para bodyguardnya pergi dari ruang VVIP itu bersama dengan Greisy dan anak buahnya.
"Xylon, thank you for treating me a lot of food and I'm so happy to meet you (Xylon, terima kasih telah mentraktirku banyak makanan dan aku sangat senang bertemu denganmu)" ucap Greisy yang berjalan disamping Xylon sambil tersenyum manis.
"Hm, you're welcome" jawab Xylon
Tiba-tiba langkah Xylon terhenti saat melihat Seseorang yang ia kenal sedang menatapnya.
"Why?" tanya Greisy