Sincerity

Sincerity
Ban bocor



"Just call me Xylon," ujar Xylon


"Oke Xylon, can i ask?" tanya Helena


"Hm," jawab Xylon dengan deheman


"Why do you care about me?" tanya Helena kembali


Xylon menengok ke arah Helena sekilas lalu kembali fokus pada jalanan.


Helena menunggu jawaban Xylon. namun, Xylon tak kunjung membuka mulut.


"Tadi waktu telfonan sama temen lo, lo bilang cewek itu? Cewek itu siapa?" bukannya menjawab pertanyaan Helena, Xylon justru menanyakan hal lain.


"Oh itu, cewek gila," jawab Helena


"Eh bentar, kok jadi kesitu sih topiknya? Kan tadi gua lagi nanya," lanjutnya


"Nanya apa?"


"Nyebelin," umpat Helena


"Lemot ya? Yang tadi, kenapa lo peduli sama gua? Kan kita gak Deket dan baru kenal juga," ujar Helena


"Oh gapapa," sahut Xylon


Helena menghela nafas kasar


"Capek ngomong ama Lo," ucapnya


"Yaudah diem," tutur Xylon


"Nyebelin," umpat Helena kembali


"Dengerin! seseorang peduli itu gak harus kenal deket, bisa aja karna kasian tapi ya gak semua, ada juga seseorang peduli karna pengen deketin," ucapnya


"Nah, jadi anda peduli karna kasian atau apa?" tanya Helena


"Cinta," ujar Xylon


"Hah??"


"Budeg," ucap Xylon


"Enak aja ngatain orang budeg, ngomong apa tadi?cinta? Maksudnya?"


"Anak kecil gak bakal ngerti"


"Ya emang gak ngerti, makanya nanya maksudnya apa?"


"Bukan apa-apa, males jelasin"


"Gak jelas, tadi ngomong," gumam Helena


Merekapun akhirnya sampai di depan rumah Helena.


"Makasih udah anterin," ucap Helena


"Hm," Xylon hanya berdehem


"Yaudah hati-hati dijalan." Helena pun turun dari mobil Xylon setelah melepas seatbeltnya.


Setelah itu Mobil Xylon mulai melaju dan meninggalkan kediaman Helena dan keluarga.


Helena masuk ke dalam rumahnya.


Lalu ia duduk di sofa dan membuka handphonenya untuk mengirim pesan pada Bella.


^^^| P^^^


^^^| P^^^


^^^| Udah pada pulang?^^^


^^^3.47 PM^^^


| Udah, Lo sendiri?


| Udah pulang?


3.50 PM


^^^| Udah^^^


^^^3.51 PM^^^


| Oh Ok, tadi Lo kemana?


3.51 PM


^^^| ada urusan mendadak^^^


^^^| Tadi yang bawa mobil gua Natasya kan?^^^


^^^3.51 PM^^^


| Iya, mobil Lo di Natasya


3.52 PM


^^^| Ok thanks^^^


^^^3.52 PM^^^


| Sip, sama²


3.52 PM


Setelah itu Helena menyuruh salah satu supir rumahnya untuk mengambil mobilnya yang berada di rumah Natasya.


"Heyyooo, ngapain sis?" seru Shelly yang tiba-tiba datang lalu duduk di samping Helena.


"Eh Cici, gak ngapa-ngapain aku," sahut Helena


"Mami kemana?" sambungnya yang bertanya keberadaan sang mami karena tidak ada di ruangan lantai bawah manapun.


"Mandi kali," jawab Shelly


"Kevin?"


"Main"


****


Hari Senin pun tiba, Hari dimana harus bangun pagi lagi setelah libur 2 hari.


"Mami, Papi! aku berangkat ya!" pamit Helena terburu-buru.


"Lho? gak sarapan dulu?" tanya Laura yang tak lain adalah mami Helena.


"Gak, udah telat gara-gara gak ada yang bangunin," sahut Helena


"Lah, sendirinya yang kebo," ucap Laura


"Masa?"


"Iyalah, Mami, Shelly, Mbak Ratna, mbak Nia, Budeh udah pada bangunin kamu tapi gak mau bangun, kirain gak sekolah"


"Emang?"


"Iyaaaa, udah sana udah telat kan?"


"Oh iya, Mami sih ngajak ngobrol"


"Dih"


"Papi gak berangkat ke kantor?" tanya Helena pada Adelard


"Papi kan bosnya, jadi terserah papi mau dateng apa gak Haha," sahut Adelard dengan candaan.


"Lah bisa gitu"


Adelard tertawa


"Percaya aja kamu, papi kan tadi malem baru pulang dari Jepang, jadi nanti berangkatnya. papi masih capek," tutur Laura


"Nah iya, papi pengen libur ajalah hari ini," ucap Adelard


"Yaudah terserah, aku berangkat ya ... udah telat banget ini mah sampe sekolah kena hukuman," ucap Helena


"Iya hati-hati, jangan ngebut," ujar Adelard dan Laura


"Iyaaaa aku usahain gak ngebut," sahut Helena


"Lah ni anak, pasti kebut-kebutan," gumam Laura.


Kemudian Helena segera berlari keluar menuju mobil. Setelah masuk, Helena langsung melaju meninggalkan rumahnya.


***


diperjalanan, tiba-tiba ban mobil Helena bocor


Helena pun menghentikan mobilnya ke pinggir lalu keluar dari mobil untuk mengecek bannya


"CK, BARU JADI BAN MOBIL AJA UDAH RESEK, NYUSAHIN LO!! APALAGI JADI ORANG!!" gerutu Helena


gadis itu mengacak-acak rambutnya frustasi.


"Telepon supir rumah aja kali ya? tapi ntar harus nunggu, pesen taxi online juga kannn harus nunggu lama aelah, mana 10 menit lagi masuk," gumam Helena


"Tasya udah berangkat belom ya? semoga aja lagi dijalan biar gua sekalian nebeng,"  lanjutnya


Ya, Helena dan Natasya satu sekolah hanya saja Helena dan Natasya beda 1 tahun, jadi Natasya adalah kakak kelas Helena.


Akhirnya Helena pun memutuskan untuk menelpon Natasya.


...📞📞📞...


^^^"Halo sya? Lo udah di school?"^^^


"udah, kenapa?" 


^^^"Yahh gua kira lo belum berangkat atau lagi jalan, kan biar pas lu lewat gua bisa ikut nebeng"^^^


"Lah? mobil lu kemana?"


^^^"Bocor kayaknya nih bannya"^^^


"Emangnya Lo dimana? udah Deket sekolah belom?"


^^^"Baru juga berangkat"^^^


"Yah, gimana dong? mana Lo masih jauh,


kalo gua jemput ntar takutnya


ikut telat guenya"


^^^"Iya gapapa sya, gua ngerti kok, yaudah ya"^^^


"Terus Lo gimana?"


^^^"Gak gimana-gimana, paling telepon supir,^^^


^^^do'a in biar gak telat yaaa"^^^


"Yaudah kalo gitu sorry banget, gue jadi gak enak"


^^^"Sans"^^^


"Nunggunya dimobil aja takut ada orang jahat"


^^^"Iya, yaudah gua tutup ya teleponnya"^^^


"Yo!"


...📞📞📞📞...


Helena pun mematikan teleponnya.


Saat Helena ingin menelepon supir rumahnya, tiba-tiba ada mobil mewah berhenti di depan mobilnya.


Helena pun terkejut dan mulai panik.


'orang jahat?'


Helena pun segera masuk ke dalam mobilnya, namun saat ia ingin membuka pintu mobil, seseorang memanggilnya


"Helena"