
"Helena," panggil seseorang
Deg
Helena pun melihat siapa yang sudah memanggilnya
'Xylon?lagi?'
"Ah ternyata bener Helena," ucap Orang yang memanggil Helena barusan yang tak lain adalah Xylon.
"Ke-kenapa?" tanya Helena gugup
"Gapapa, mau berangkat sekolah?" ujar Xylon
"Iya" sahut Helena
"Mobilnya kenapa?" tanya Xylon menatap mobil Helena yang berhenti di pinggir jalan.
"Bocor bannya," jawab Helena
"Mau bareng?" Xylon pun akhirnya menawarkan tumpangan untuk Helena. Helena pun nampak berpikir.
'bareng gak ya? kalo gak bareng gua bakal telat banget, tapi takut ngerepotin, diakan CEO pasti sibuk, eh tapikan dia yang nawarin, tapi tapi....' Helena terus berpikir apakah dia harus menerima tawaran Xylon atau tidak.
"Kelamaan mikirnya, buruan masuk," ujar Xylon
"Eh? hmmmmm....Bener nih?" tanya Helena memastikan
"Gua gak ada waktu buat bohong," jawab Xylon meyakinkan
'yaudahlah nebeng aja sama dia, urusan gak enak belakangan. Yang penting gua gak telat' -Helena
"emm ngoghey," ucap Helena menyetujuinya
Xylon pun membukakan pintu mobilnya untuk Helena layaknya seorang kekasih
'kok canggung ya' -helena
Xylon pun masuk ke dalam mobilnya dan duduk disamping Helena.
terlihat ada dua orang pria duduk di bangku depan
"Jalan" ucap Xylon pada supir
Supir pun segera melajukan mobil.
"Pak, agak ngebut ya soalnya saya udah telat." ucap Helena pada supir Xylon sambil melihat jam tangannya
"Iya nona," jawab Supir
Helena pun membuka handphonenya dan mengirim pesan pada pak Hadi yaitu supir rumahnya untuk mengambil dan membawa mobilnya ke bengkel.
Helena pun melirik Xylon dan berkata
"Emang kantor lo sejalan sama sekolah gua?" tanyanya
"Iya," jawab Xylon singkat
Helena hanya ber oh ria.
"Telat dah ni, pasrah ajalah.
," gumam Helena yang didengar oleh Xylon.
"Walikelas lo siapa?" tanya Xylon
"Kenapa emangnya?" bukannya menjawab pertanyaan Xylon, Helena justru malah bertanya balik.
"Jawab aja"
'buat apa coba nanya-nanya walikelas gue' -helena
"Mrs Felly, kenapa emangnya?" tanya Helena kembali.
Namun, Xylon malah tidak menjawabnya
'Capek' -helena
Akhirnya Helena pun sampai di sekolah, dan benar saja dugaannya, gerbang sekolah sudah ditutup. Ia sudah telat.
"CK, dah telat," gumamnya
"Xylon, makasih ya tumpangannya" ucap Helena pada Xylon
"Ya, nanti gua jemput lo lagi," ucap Xylon
"Huh? gak usah, jangan repot-repot," ujar Helena
"Gua gak butuh persetujuan lo," sahut Xylon
"Lah? ya gak gitu dong, gua kan bukan siapa-siapa lo"
"Oh lo mau jadi siapa-siapanya gua?"
"Sekali lagi makasih tumpangannya" sambungnya
"Hm." Xylon merespon dengan deheman
Helena pun berlari ke gerbang
"Pak, biarin saya masuk dong pak.. please pak.. tadi ban mobil saya bocor makanya saya telat," ucap Helena pada pak satpam
"Lho ya gak bisa, sekalinya telat tetep telat alasan aja kamu," jawab pak satpam
"Pak, please pak buka gerbangnya pak"
"Enggak bisa!" tegas pak satpam.
"Tuan Xylon?" ucap pak satpam ketika melihat Xylon berdiri di belakang Helena
Helena pun membalikkan tubuhnya dan ia pun terkejut.
"Lo? ngapain lo ikut kesini?" tanya Helena
Namun, Xylon tidak menjawabnya
"Pak, biarin Helena masuk," ucap Xylon pada pak satpam
"Ba-baik tuan," sahut pak satpam
'lah kok? kok bisa?' batin Helena yang melihat kepatuhan pak satpam pada perintah Xylon.
pak satpam pun segera membukakan pintu gerbang untuk Helena.
Helena masih melamun dan menatap Xylon sambil berpikir, hingga Xylon menyadarkannya.
"Hey, gak masuk?" ujar Xylon
"Eh? i-iya masuk, makasih," sahut helena
"Hm"
Helena pun segera berlari menuju kelas, hingga akhirnya ia sampai didepan kelasnya, nafas Helena tersengal-sengal.
"Excuse me Mrs," ucap Helena
Helena menggunakan bahasa Inggris karena ia memang sekolah di sekolah internasional.
"Yes Helena, why are you late?" tanya walikelas Helena
"Sorry Mrs, my car tire was punctured in the middle of the road (Maaf Bu, ban mobil saya bocor di tengah jalan)" jawab Helena
"oke, you can come in," ujar walikelas Helena
"Thankyou very much Mrs"
"You're welcome, next time don't be late again (Sama-sama, lain kali jangan terlambat lagi)"
"Okay Mrs"
akhirnya Helena pun masuk ke dalam kelas, walaupun ia bingung kenapa tidak ada hukuman untuknya padahal ia sudah telat 20 menit.
'au ah yang penting gak telat' -helena
***
Sebelum itu
Saat Helena sudah pergi, Xylon masuk ke dalam mobil.
"Pak dev! beritahu Mrs Felly, suruh dia buat biarin Helena masuk kelas," ucap Xylon pada asistennya.
"Baik tuan," sahut Dev
Dev pun segera melaksanakan perintah Xylon.
untungnya pagi ini Xylon tidak ada jadwal meeting karena jadwal meeting diadakan 2 jam lagi jadi dia bisa mengantar Helena.
***
Dikelas, Helena menjadi tidak fokus saat belajar dan sudah ada 2 kali ia kena tegur karena terus melamun.
'tadikan gua belum sempet kasih tau sekolah gua dimana, terus dia kok tau kalo gua sekolah disini?' batin Helena
Hal itu yang terus terpikirkan oleh Helena. Helena takut jika ada orang yang mencari semua data-data tentang dirinya.
"Helena! Why are you daydreaming again? Are you sick? (Helena! Kenapa kamu melamun lagi? Apakah kamu sakit?)," ujar Mrs Felly
"S-sorry Mrs, Not anymore hehe (M-maaf Bu, Tidak lagi hehe)," sahut helena
"Okay, if you're sick you'd better rest (Oke, jika kamu sakit sebaiknya istirahat)"
"Alright, Mrs!"