Sincerity

Sincerity
Rumor lagi



Kini, Helena dan Shelly berada di dalam kamar Helena dan tengah duduk di ranjang sembari menonton televisi.


Terlihat jelas Shelly tidak memerhatikan televisi. Gadis itu bersandar di headboard ranjang Helena dan tatapannya kosong.


"Ci." ujar Helena menggoyangkan tubuh Shelly.


"Eh, iya?" Shelly menengok ke arah Helena.


"Are you okay?"


"Hm... okey." sahutnya menganggukkan kepalanya.


"Terus, kenapa bengong mulu?"


"Siapa yang bengong? hahaha"


"Kalau ada sesuatu yang dipikirin, bagi-bagi dong sama adeknya, jangan di pendem sendiri, gak asik," ucap Helena kembali menonton televisi.


Shelly menatap ke arahnya, ia ragu untuk berbicara.


Sebenarnya, Helena tahu jika Shelly kesulitan untuk membicarakan isi hati dan pikirannya. Namun, walaupun Shelly tidak mengatakannya, Helena sudah menduga apa isi pikiran Kakak tirinya itu.


"Masa lalu emang susah buat dilupain sih, tapi jadiin itu pelajaran. Aku yakin, one day, kita bakal ketemu sama seseorang yang selalu bikin kita tersenyum dan kasih banyak momen-momen indah sampai kita gak ngerasa kalau masa lalu buruk itu pernah terjadi dalam hidup kita. Intinya, sekarang gapapa kalau mau nangis, nangis aja. Tapi jangan terlalu sering, karena ada masa depan yang udah nunggu kita dan kebahagiaan yang udah kita nanti-nanti di masa itu. Semangat, seiring berjalannya waktu dan roda berputar, kita bakal ada di titik bahagia, semua peristiwa ada hikmahnya. Percaya deh, Tuhan punya rencana terbaik buat kita," tutur Helena.


Shelly yang mendengar itu, langsung memeluk Helena sambil menangis.


"Aku cuma takut Hel, aku takut dibilang cewek murah, aku takut gak ada yang mau deket sama aku... hiks... hiks..."


Shelly mengungkapkan isi hatinya pada adik tirinya itu.


Helena membalas pelukan Cicinya sambil menepuk-nepuk bahunya berharap bisa memberi kekuatan pada Shelly.


Setelah beberapa saat kemudian, Shelly melepas pelukannya dan menghapus air matanya.


"Makasih Hel..." ucapnya dengan lirih.


"Makasih apa sih? hahahaha, kayak aku orang asing gituloh," sahut Helena sambil tertawa kecil mendengar Cicinya berterimakasih padanya. Memang apa yang Helena lakukan? ia hanya berperan sebagai saudara yang harus saling menguatkan saat saudaranya sedang dalam masalah maupun kesedihan.


"Apa Cici masih anggap aku orang asing? atau Cici mikirnya kita gak ada hubungan darah, jadi Cici masih sungkan sama aku? Huh, aku sedih sih... padahal aku bilang kayak gitu tulus banget dan udah anggap Cici sebagai Kakak aku sendiri, tapi Cici gak mikir gitu ya? ya udahlah," sambung Helena berpura-pura dengan wajah kecewa.


"Bu-bukan gitu Hel, cuma... aneh aja, aku yang lebih tua tapi pikiran kamu yang lebih dewasa dan kenapa kamu bisa gitu Hel? harusnya aku sebagai Kakak nasehatin kamu, ini malah sebaliknya," kata Shelly yang menjelaskan maksud ucapan terima kasihnya itu.


Helena tertawa mendengarnya.


"Hahahahaha, apa sih Ci, dalam hal nasehatin emangnya harus yang lebih tua yang ngomong? enggak kan? lagian aku cuma bilang kayak gitu langsung dibilang dewasa, hahaha," ucapnya.


"Senyum dong! apa kata Leon yang di film 3600 detik itu? senyum bisa bikin satu masalah di hidup lu hilang kalau gak salah, makanya Cici senyum dong. Semangat!! besok kita kan mau foya-foya," ujar Helena mencoba menghibur Cicinya.


Shelly terkekeh kecil mendengarnya. Bisa ia bayangkan jika Helena tidak ada dalam hidupnya, mungkin saja dia sulit untuk bangkit dari masa lalunya.


"Udah ah, streaming MV EXO yuk!" ajak Helena mengalihkan pembicaraan agar Shelly sedikit terhibur.


Shelly mengangguk antusias. Kemudian, mereka menonton video musik boyband bernama EXO yang menjadi favorit mereka itu bersama-sama.


......................


Di kamar Xylon, pria itu tengah berbaring di ranjangnya sambil melihat foto-fotonya bersama Helena saat kencan tadi. Xylon memperbesar wajah Helena yang ada di foto itu. Wajah cantik yang nampak bahagia dan selalu membuat dirinya sulit melupakan wajah itu.


"I love you, Hel." ucapnya sambil mengusap foto Helena di layar ponselnya dengan ibu jari.


Namun, tiba-tiba saja Gavin meneleponnya dan walaupun kesal, Xylon tetap mengangkatnya karena ia tahu jika Gavin meneleponnya pasti ada hal yang sangat penting.


...πŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“ž...


"Selamat siang, tuan. maaf


mengganggu malam-malam


begini"


"Saya ingin memberitahu anda,


di kantor pusat sedang ramai


karena wartawan yang ingin mendengar


penjelasan langsung dari anda"


"Ini mengenai berita yang sangat penting


hari ini. Ini berhubungan dengan anda


dan Nona Helena"


^^^"To the point!"^^^


"Maaf, tuan"


"Begini, hari ini udah banyak artikel


dan berita-berita di social media


mengatakan tentang Nona Helena


yang sering pergi ke club, bar untuk


menyewa gigolo dan pria yang


berbeda-beda untuk tidur bersamanya.


Selain itu, beberapa gadis mengaku


sebagai teman sekolah Helena yang


pernah di-bully dan juga tuduhan jika


Nona Helena perebut pacar mereka"


"Oh, ini juga melibatkan rumor anda


waktu itu, tuan"


^^^"Yang kasusnya hampir sama seperti^^^


^^^rumor Helena saat ini?"^^^


"Benar sekali tuan, rumor tersebut


dikaitkan dengan rumor Nona Helena


saat ini. Ada juga yang mengatakan


bahwa anda pernah bermalam dengan


Nona muda Jefferson. Ini ada beberapa


foto-foto dan video yang memperlihatkan


anda dengan Nona Helena melakukan


hal tersebut tapi wajahnya tidak


^^^"Kurangajar"^^^


"Saya rasa, ini memang disengaja


oleh pelaku penyebar dan pencipta rumor


itu untuk menjatuhkan anda"


^^^"Ya, saya gak masalah kalau itu.^^^


^^^lagian bisa ditangani dengan mudah^^^


^^^dan gak ada orang yang percaya juga.^^^


^^^Tapi ini menyangkut Helena.^^^


^^^kamu sudah cari tau siapa pelakunya?"^^^


^^^"Hm, udah dicari siapa pelakunya?"^^^


"Masih dalam proses, tuan.


Karena rumornya baru ramai hari ini"


^^^"Lakukan dengan cepat!"^^^


^^^"Jangan lupa kirim foto dan^^^


^^^video itu ke saya"^^^


"Sudah, tuan. Saya sudah kirim lewat


email, sekalian sama laporan-laporan


yang lain, Anda bisa mengeceknya"


^^^"Oh ya, apa orang-orangnya om Adelard^^^


^^^udah tau rumor ini?"^^^


^^^"Apa mereka sekarang lagi ngelakuin^^^


^^^sesuatu?"^^^


"Sepertinya sudah karena beritanya


lagi ramai diperbincangkan. mungkin


saja anak buah tuan Williams juga sudah


memberitahunya"


^^^"Oke, cepet cari tau.^^^


^^^Saya tunggu 1 jam lagi"^^^


...πŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“ž...


Xylon langsung mematikan teleponnya sepihak lalu membuka email untuk membaca sendiri rumor-rumor tersebut.


β€’ *Helena Jefferson dikabarkan berkencan dengan pengusaha tampan serta mapan yang tak lain adalah Xylon Rodriguez dan sering kali melakukan hubungan se*s*.


β€’ Rumor mengenai pengusaha sukses, Xylon Rodriguez yang pernah tersirat kasus pem*rk*s**n gadis benar adanya dan kini, pengusaha tersebut dikabarkan berkencan dengan putri sulung CEO Jeffer Group.


β€’Tak disangka!!! Helena Jefferson yang merupakan gadis populer dan incaran para pria ternyata sering kali pergi ke bar dan menyewa pria untuk bermalam dengannya.


β€’Begini pengakuan teman lama Helena Jefferson yang pernah dibully oleh gadis itu.


β€’Helena Jefferson, perebut laki orang?


β€’Anak tiri Pengusaha bernama Adelard Williams rupanya sering kali membully teman-temannya dan perebut pacar orang.


β€’Putri sulung Roy Jefferson, sang pengusaha sukses yang terlibat video asusila bersama Xylon Rodriguez, CEO XRueZ Group


β€’Ini dia Video CEO XRueZ Group dan Helena Jefferson


β€’Video pembullyan Helena terhadap beberapa teman-temannya.


Setelah membaca rumor-rumor tersebut, Xylon membuka video yang katanya berisi dirinya dengan Helena dan juga beberapa video Helena tengah merundung teman-temannya.


Seperti yang dikatakan Gavin, di video tersebut memang tak nampak begitu jelas wajah Xylon dan Helena. Videonya pun berdurasi pendek.


Karena ingin lebih memastikannya lagi, Xylon pun mengulang rekamannya dan menghentikan video itu untuk melihat lebih teliti lagi siapa yang berada dalam video tersebut.


"Ini... ck, who are they? familiar tapi... masa adeknya si Eric? mungkin aja, kasian keluarganya Eric, ck ck ck," gumam Xylon yang sepertinya sudah menduga siapa yang berada dalam video itu.


Selanjutnya, Xylon melihat foto-foto yang Gavin kirim lebih detail lagi, karena ia masih tidak percaya jikalau memang Agnez yang melakukan hal sejahat itu.


Kemudian, muncul kembali foto yang Gavin kirim. Rupanya, foto tersebut adalah tangkapan layar dari postingan Agnez yang ada di akun sosial medianya yang mengaku jika dirinya pernah dijebak dan dibully oleh Helena juga membenarkan rumor tersebut.


...Hai, karena udah banyak yang tau rumor tentang Helena, gua mau ngasih tau kalau news itu bener. gua sebagai sahabat Helena juga nyesel dengan kejadian ini, tapi mau gimana lagi. Kalian tau kan gua sahabatan sama Helena dari lama? sebenarnya, gua diem aja selama ini tapi sekarang gua harus kasih tau ke kalian semua bahwa gua sendiri pun pernah dirundung Helena, dia emang sering ke bar dan punya banyak cowok. Ada beberapa temen gua yang pacarnya direbut Helena dan dia juga pernah ngejebak gue dan maksa gua buat minum-minum. gua kasih tau begini bukan untuk jelek-jelekin Helena. Tapi, gua kasih tau begini supaya gak ada korban lagi setelah ini. Semoga Helena mendapat hukuman yang setimpal dan bisa sadar akan sikapnya sesegera mungkin. ...


Setelah membaca postingan Agnez tersebut, Xylon menghubungi Eric untuk datang ke kamarnya.


...πŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“ž...


"Halo, Napa lu telepon gua?"


^^^"Ke kamar gua sekarang, ada hal^^^


^^^yang harus gua bicarain sama lu!"^^^


"Bicarain soal apa?"


^^^"Datang ke kamar gua aja!"^^^


...πŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“žπŸ“ž...


Dengan kesal, Xylon langsung mematikan sambungan teleponnya dan menunggu Eric datang.


Tak lama, suara bel kamarnya pun berbunyi dan sesegera mungkin ia membuka pintu kamarnya.


"Mau ngomongin apaan?" tanya Eric yang masih berdiri di depan kamar Xylon.


"Masuk," ujar Xylon yang berjalan terlebih dahulu diikuti Eric, tak lupa Eric menutup pintu terlebih dahulu.


Kini, keduanya tengah duduk di sofa berhadapan.


"Lu mau ngomongin apaan?"


To be continued


...----------------...


Baru up lagi nih, maaf baru bisa up lagi guys, soalnya author lg need idea and gak gitu mood nulis, tapi tetep author usahain buat up.


Oh ya, jangan lupa like , vote , komen dan save di favorit kalian ya!!!


Sukses selalu buat readers!!!