
"Gua bilang apa! Xylon tuh ganteng, Lo suka juga kan jadinya hahahaha," ucap Natasya sambil tertawa.
"Ishh, denger ya!! gua masih belum tau perasaan gua itu beneran cinta atau cuma karna nyaman," tutur Helena.
"Hm, mungkin nyaman sih," ucap Alya
"Yakan?? gua juga ngerasa gitu dan mungkin karena kagum juga sama dia,"
"Tapi gua rasa kalau Xylon itu beneran suka deh sama lu," ujar Natasya.
"Jangan sok tau, gua juga sempet ngerasa kalau dia beneran cinta sama gua, tapi aslinya tuh dia F*ckboy"
"Ih kata siapa? Selama ini aja gak rumor kalau Xylon pacaran atau Deket sama cewek" ucap Vio
"Dia kan bukan artis yang harus diberitain kalau dia punya pacar kali"
"Iya juga sih, tapi kalau dia emang f*ckboy, pasti gue udah tau, Lah ini enggak. malah setau gua dia tuh dingin banget plus cuek," kata Vio.
"True, gua juga pikir gitu," timpal Bella.
"Terserah Lo pada dah," ucap Helena
"Eh tapi, inget gak sih waktu Lo tiba-tiba pergi dari restoran waktu itu?" ujar Alya
"Iya, gua inget," sahut Helena
"Nahhhhhhh, dia tuh kayak khawatir sama Lo tau!!" ucap Vio
"Masa?"
"Iya, buktinya dia sampe nyusulin Lo waktu itu dan nganterin Lo pulang juga kan?" ujar Alya
"Mungkin dia dah biasa gitu ke cewek lain, namanya juga buaya," sahut Helena
"Ih lu mah negatif thinking," ucap Bella
"Emang realitynya gitu kok"
"Gak mungkin, gua bisa liat dari matanya, kalau dia emang buaya atau f*ckboy, pasti dia gak cuma deketin Lo doang, kan cewek banyak waktu di restoran, bisa aja dia deketin Arabella, Alya, Vio atau gue kan?" tutur Natasya
"Tapi waktu kemarin pas acara sekolah, dia gak ada bilang sesuatu sama gue tuh, padahal jelas-jelas dia ngeliat gue dan dia malah pergi gitu aja sambil gandengan sama cewek," ucap Helena
"Ya mungkin..." Vio terdiam sambil berpikir apa yang harus ia katakan.
"Mungkin apa?" tanya Helena menunggu sambungan ucapan Vio.
"Gak tau dah, gua bingung," jawab Vio
"Maybe that girl is Xylon's sister?" Alya berusaha menebak.
"Nah iya, siapa tau aja saudaranya," timpal Natasya
"Tapi pas gua tanya kalau dia Client sama pacar Xylon, cewek itu tuh malah senyum. Berarti bener dong kalau dia pacar Xylon?" ucap Helena
"Ya mungkin aja, yang sabar ya di PHP in." ucap Bella yang berada di samping Helena sembari mengusap-usap punggungnya.
"Ck, gua bukan kesel karena cemburu atau di PHP in sih sebenernya"
"Terus apa?" Tanya Natasya
"Gua tuh berasa kayak cewek bodoh yang percaya sama omongan Xylon dan baper sama sikapnya ke gue," jelas Helena
"iya Helena, iya..." ucap Bella
"Ih Helena, gua sempet iri pas lu di susulin sama Ko Xylon," ucap Vio jujur.
"Kenapa iri? harusnya lu bersyukur gak kena tipu sama dia," ujar Helena
"Ih gua rasa Lo salah paham"
"Gak, gak mungkin gua salah paham diakan.."
"Udah deh hel, gua gak bisa tutup-tutupin lagi," ucap Natasya serius.
"Maksud Lo?" tanya Helena
"gua liat Lo sering dijemput Xylon" jawab Natasya.
"SERIUS LO????" seru Vio dan Bella.
"Dibilang jangan kenceng-kenceng!" ujar Helena.
"Yq maap," kata Bella sambil cengengesan.
"Kelepasan, sorry," ucap Vio
Helena hanya berdehem
Kemudian ia kembali beralih menatap Natasya.
"Lo mata-matain gue?" ujar Helena
"Ya gaklah, gabut banget gue mata-matain Lo," sahut Natasya
"Terus? kok.."
"Ya kitakan satu sekolah Helena.... pas gua ke parkiran, gua liat Lo di masuk mobil Xylon," jelas Natasya
"Feeling gua, Xylon gak bermaksud PHP in Lo, cuma Lo nya salah paham," sambungnya
"Ck, tau ah bukannya ngesupport gue gitu, malah belain dia," kesal Helena
"Ya gak Helena...... ini kan opinion gue"
"Terserahlah"
"Jangan ngambek"
"Hm"
"Helena..."
"iya sya!!! gua gak ngambek"
"terserah, gua sih cuma kesel"
"Tuhkan"
Bella, Alya dan Vio tertawa melihatnya.
"Yahahahaha wayolo Tasya haha," ledek Vio
"Diem lu Vio!" kesal Natasya
"Oke sorry mak"
"heh!!" seru Natasya
Vio kembali tertawa.
Setelah itu, pesanan merekapun datang dan kelima gadis itu langsung menyantap makanannya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 3.30 PM, Helena beserta yang lain hendak pulang, mereka berlima pun segera menuju parkiran.
Alya dan Arabella ikut mobil Helena, sedangkan Viorenza, dia ikut mobil Natasya.
Namun, Helena terpikir sesuatu saat sudah berada di dalam mobil.
"Eh, baru jam setengah empat sore, gimana ke Singapore dulu? gua traktir," ajak Helena.
"Gila Lo, gue gak bawa baju ganti," sahut Alya
"Mendadak banget cu!" timpal Bella
"Ya baru jam segini soalnya, sampe malem kek, gue pengen hangout yang lama"
"Jangan ke Singapore, di Jakarta aja, besok sekolah Helena..." tutur Bella
"Iya sih, tapi gua pengen ke sana sekarang please, ya?" pinta Helena
"Gua sih ngikut aja," kata Alya
"Gua next time, pasti gak boleh sama mama dan Tante gua juga mau dateng, sorry ya," ucap Bella
"It's Ok." Helena pun turun dari mobilnya.
"Lah mau kemana?" tanya Alya
"Ajak Vio sama Tasya" jawab Helena sambil menutup pintu mobil.
...tok tok tok...
Helena mengetuk-ngetuk jendela mobil Natasya.
Natsya pun menurunkan kaca jendela mobilnya dan bertanya, "Ada apa?"
"Ikut ke Singapore gak?"
"Singapore? kapan?"
"sekarang"
"Anjrit mendadak banget, besok sekolah"
"Kalau lu gak mau yaudah," ucap Helena
"Vio gimana? ikut gak?" sambungnya beralih bertanya pada Viorenza.
"Rame gak? kalau rame, gua ikut," jawab Vio
"Gak pasti Lo!, Bella sih katanya gak ikut, tapi kalau Alya ngikut aja katanya. gimana? ntar gua traktir pas disana"
"Anjritt gaslah kalau di traktir, gua ikut!" seru Vio dengan semangat menyetujui ajakan Helena.
"Yeayyy, bye Tasya!!!" ucap Helena melambaikan tangannya dan memberikan kiss bye pada Natasya.
"Najis, yaudah gua juga ikut" seru Natasya
"Yeayy!!! rame," seru Helena terlihat senang.
Kemudian, Helena pun kembali masuk ke dalam mobilnya.
"Gimana?" tanya Alya
"Mereka ikut kok." jawab Helena sambil memakai seatbeltnya.
Kemudian Helena menoleh ke belakang, dimana Arabella duduk. Helena pun tersenyum jahil.
"Yahahahaha Ara gak ikut," ledeknya
"Ishh lu mah, jahat!" kesal Arabella.
Helena dan Alya pun tertawa.
"Gini deh Ra, Tante Lo nginep gak?" tanya Helena
"Nginep sih katanya," jawab Arabella
"Yaudah gapapa kali Lo ikut kalau Tante lu nginep, kan besok juga ketemu"
"Iya sih, tapi gua gak boleh jauh-jauh cuy"
"Lah, Singapore jauh apanya? deket kok"
"Gak tau ya gua boleh apa enggak"
"Tanya dulu coba," ujar Helena
"Gak berani hehe, ntar malah ngomel" sahut Bella
"Coba dulu," desak Helena
"Oke oke"
TBC