
1 hari kemudian, Helena telah menjalankan operasinya. Teman-teman Helena pun berdatangan untuk menjenguknya.
"Ih Helena... kok lu bisa dioperasi sih? sepi tau gak ada lu," ucap Yena.
"Lebay Lo, baru juga sehari," sahut Helena.
"Eh gimana? masih sakit?" tanya Acha.
"Enggak, Lo lupa? Gue kan strong girl," jawab Helena bangga.
"Huh, iyain," kata Acha yang mengiyakan ucapan Helena. kemudian, ia mengambil ponselnya dan berfoto bersama Yena dan Helena.
Sementara Xylon, pria itu sedang pergi ke toilet dan Adelard tengah pergi mengurus pekerjaannya yang sempat tertunda tadi malam dan akan segera kembali. Sedangkan Laura, ia berada di kamar Shelly dan menjaganya.
Sebenarnya Helena merasa tidak enak karena ia yakin Xylon merasa lelah terus menjaganya. Tetapi Xylon selalu saja mengatakan jika ia tulus melakukan hal ini demi Helena dan tentu saja tidak ada yang bisa menolak keinginan pria itu.
Tak lama, Xylon keluar dari toilet dengan mengenakan kaos hitam dan celana jeans yang membuat Yena dan Acha langsung menatap Xylon dengan penuh rasa kagum karena ketampanan pria itu. Sementara Xylon, ia tidak memedulikan mereka dan langsung duduk di sofa lalu memainkan handphonenya. Ah lebih tepatnya mengerjakan beberapa pekerjaannya lewat handphone.
"Woy! biasa aja dong natapnya!" ujar Helena yang membuyarkan lamunan kedua sahabatnya itu.
Acha dan Yena pun menoleh sambil cengengesan.
"Ganteng banget Xylon, spill dong cara dapetin cogan," bisik Acha.
"Arkan mau dikemanain?" ujar Helena.
"Anj*r lah, bisa gak sih jangan bahas dia dulu. hati sama mata gue lagi jedag-jedug ngeliat Xylon malah ngomongin Arkan, jadi gak mood gue," sahut Acha merasa kesal pada Helena.
Yena dan Helena terkekeh mendengarnya.
"Lu benci mulu ama si Arkan, ntar kalo dia kenapa-kenapa terus ngerasa kehilangan mampus lu," ujar Yena mengingatkannya.
"Au nih, hahahahaha," timpal Helena.
Acha berdecak dan memutar bola matanya malas.
Setelah satu jam Yena dan Acha berada di sana, mereka pun pamit dan meninggalkan Helena bersama Xylon.
Melihat teman-teman Helena sudah pergi, Xylon pun mendekati Helena dan duduk di kursi yang berada di samping hospital bed Helena.
"Kata dokter, kapan aku pulang?" tanya Helena.
"Belum dikasih tau," jawab Xylon yang terus memandangi wajah Helena.
Jujur saja, Helena merasa gugup dan tidak tahu lagi apa yang harus ia bicarakan dengan Xylon untuk menghilangkan kegugupannya.
Kemudian, Xylon meraih kedua tangan Helena untuk ia genggam lalu berkata, "Bisa kita jalanin dari sekarang?"
"Apa?" tanya Helena tak paham apa yang dimaksud Xylon.
"Relationship," jelas Xylon singkat.
Helena terdiam mendengarnya, ia menundukkan kepalanya dan berpikir. Sebenarnya ia juga sudah mencintai Xylon, tetapi entah mengapa masih ada keraguan dalam hatinya itu.
"Kalau belum siap jangan dijawab dulu, aku gak akan paksa. Tapi aku gak akan biarin siapapun milikin kamu selain aku." ujar Xylon sembari membelai rambut gadis itu.
"Aku-"
"Udah jangan banyak ngomong dulu, kamu kan lagi sakit," ucap Xylon memotong perkataan Helena.
"Emang ada hubungannya?"
"Ada"
"Apa?"
"Nanti kalau kamu sakit, kita gak bisa dating lagi"
"Gak nyambung! emang kita pacaran?"
"Kamunya belum jawab," ucap Xylon.
"Aku kan mau jawab tadi, eh kamunya malah suruh diem," sahut Helena merasa kesal.
"Emang kamu mau?" tanyanya
"Mau," jawab Helena.
"Oh..." Xylon hanya ber oh ria dan kemudian tersadar dengan jawaban Helena, "Eh, apa?"
"Helena, jadi kamu... kamu beneran mau?" tanya Xylon memastikan apakah pendengarannya salah atau ia salah sangka dengan maksud Helena yang mengatakan 'Mau' tadi.
Selesai minum, Helena kembali menaruh gelas tersebut ke atas nakas dan melihat Xylon yang masih terkejut. Kemudian, ia menganggukkan kepalanya sembari tersenyum manis lalu berkata, "Iya Xylon... kita pacaran."
Mendengar hal itu, Xylon merasa sangat bahagia dan langsung memeluk Helena yang dibalas pelukan juga oleh gadis itu.
"I love you so much my Helena," ucap Xylon.
"Love you more," balas Helena.
Cukup lama mereka berpelukan, hingga suara beberapa orang yang disusul pintu dibuka merusak suasana indah tersebut.
Cklek
Xylon maupun Helena sama-sama terkejut hingga melepas pelukannya.
"Wow, sorry," ucap seorang pria yang datang bersama beberapa orang lainnya dan malah melihat adegan mesra itu saat membuka pintu.
"Ck, orang gila pada dateng," umpat Xylon.
Helena tekekeh mendengar umpatan Xylon.
"Oh my Helena!!!" seru beberapa gadis yang langsung memeluk Helena dengan heboh.
"Duh, sakit-sakit!!!" ujar Helena saat mereka memeluknya begitu erat hingga membuatnya sedikit kesakitan.
"Sorry-sorry," ucap mereka yang tak lain adalah anggota Asyulo alias geng Helena yang terdiri dari dirinya sendiri, Natasya, Arabella, Alya dan juga Viorenza.
"Kalian dateng bareng?" tanya Helena pada sahabat-sahabatnya itu lalu bergantian menatap Kenzie, Eric dan Galang.
"Iya dong," sahut Viorenza.
"Ow, modus," celetuk Helena.
"Heh, gak ya!!! mereka kok yang ngajak," seru Arabella tak terima.
"Emang iya Ko?" Helena memastikan dengan bertanya pada Kenzie.
"Iya, biar sekalian." sahut Kenzie yang kemudian duduk di sofa disusul Eric dan Galang.
"Cie..." goda Helena.
"Apanya yang cie? yang ada Lo kali yang harusnya kita cie-ciein," ucap Alya.
"Kok gue?"
"Dih tadi mesra-mesraan ama Xylon kayak orang pacaran," jawab Alya
"Nah, kita liat tadi kamu lagi pelukan sama Xylon kan? Pake pura-pura bego segala," tambah Galang.
Helena tersenyum kikuk sembari melirik Xylon.
"Gua kira Lo sakit parah sampe dioperasi, ternyata seger aja keliatannya dan malah enak-enakan mesra-mesraan," celetuk Vio yang duduk di pinggir ranjang Helena.
"Dih, gua beneran sakit anjir!" ujar Helena tak terima.
"Ah masa?" Vio menyipitkan matanya untuk memastikan sekaligus ingin menggoda sahabatnya itu.
"Iya, cewek gua sakit beneran, kalau Lo gak ikhlas jenguk, mending pergi aja," bukan Helena yang menjawab, melainkan Xylon yang menjawabnya dengan menekankan kata 'cewek gua' agar mereka semua tahu jika dirinya dan Helena sudah resmi berpacaran.
"What???"
......................
...Hello readers, mohon supportnya untuk novel aku ya.. yuk klik likenya sekarang. jangan lupa Votenya dan save sbg favorit!!...
...thankyou so much buat yang udah like dan baca novelku teruss!!...
...Sukses selalu buat kalian!!...
LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE LIKE!!!!
VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE!!!!
FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE FAVORITE!!
KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN KOMEN!!!!