
Malam hari, Xylon pulang ke rumahnya dan pergi ke kamar untuk membersihkan diri.
Setelah selesai, Xylon meraih ponselnya yang berada di atas nakas lalu mengirim pesan pada Helena.
...Helena...
^^^| Helena^^^
^^^| belum tidur kan?^^^
^^^9.27 PM^^^
| maaf, ini siapa?
9.32 PM
^^^| Xylon^^^
^^^| Gua kira lu udah save^^^
^^^no gua^^^
^^^9.33 PM^^^
| Oh
| Ngapain ngechat gua?
9.34 PM
^^^| gapapa^^^
^^^| pengen chat aja^^^
^^^9.34 PM^^^
| pacar lu udah tidur ya makanya
chat gua? hahahaha
| jadi kalau bosen chat gua nih?
9.34 PM
^^^| maksud Lo?^^^
^^^9.34 PM^^^
| udahlah Xylon, gak usah
chat gua lagi
| gua muak Ama sikap Lo
| gua bukan tipe cewek murahan
yang mau dijadiin simpenan atau
mau sama buaya kayak Lo
9.36 PM
...this number has blocked you...
'apa-apaan???' -Xylon
'kenapa malah jadi begini? ck si*lan, gua harus telepon Greisy' -Xylon
dengan kesal, Xylon hendak menghubungi Greisy tetapi ia teringat jika ia tidak mempunyai nomor teleponnya.
Kemudian Xylon menghubungi Gavin, Sang sekretaris untuk meminta nomor telepon Greisy.
...📞📞📞...
"Halo tuan, selamat malam. ada apa anda me-"
"apa kamu punya nomornya Greisy?" tanya Xylon to the point
"punya, tuan," jawab Gavin
"kirim nomornya sekarang juga"
"baik tuan"
Xylon pun mematikan teleponnya dan terlihat pesan dari Gavin yang mengirim nomor telepon Greisy.
Setelah itu Xylon langsung menghubungi nomor gadis itu.
...📞📞📞...
"hello, who am I talking to?"
^^^"It's me, Xylon"^^^
"Ah Xylon apparently, what's wrong Xylon? Why are you calling me at this time of night? Do you miss me? (Ah Xylon rupanya, ada apa Xylon? Kenapa kamu meneleponku malam-malam begini? Apa kamu merindukanku?)" Canda Greisy.
^^^"Don't joke! Did you do this to me on purpose? (Jangan bercanda! Apa kau sengaja melakukan ini padaku?)"^^^
"what do you mean?"
^^^"you have ruined everything! You have ruined all my attempts to get close to Helena. Do you know? Helena has blocked my number and she is very angry with me, this is all because of you!! (kamu telah merusak segalanya! kamu telah menghancurkan semua upaya aku untuk mendekati Helena. Apakah kamu tahu? Helena telah memblokir nomor aku dan dia sangat marah dengan aku, ini semua karena kamu!!)"^^^
...Greisy malah terkekeh di seberang sana...
^^^"why are you laughing? are you happy to have kept me away from Helena? (mengapa kamu tertawa? apakah kamu senang telah menjauhkanku dari Helena?)"^^^
"sorry, but this is all part of my plan to make Helena mad at you (maaf, tapi ini semua adalah bagian dari rencanaku untuk membuat Helena marah padamu)"
^^^"GREISY!!"^^^
"no, don't get me wrong! I'm sure you're thinking no-no (tidak, jangan salah paham! aku yakin kamu berpikir tidak-tidak)" ujar Greisy yang sudah yakin jika Xylon salah paham dengan ucapannya tadi.
"did you never think if Helena started to love you? why do you think she is mad at you because you are with another girl? If she really doesn't love you, she shouldn't care and shouldn't be angry right? (apakah kamu tidak pernah berpikir jika Helena mulai mencintaimu? mengapa kamu pikir dia marah padamu karena kamu bersama gadis lain? Jika dia benar-benar tidak mencintaimu, dia seharusnya tidak peduli dan tidak boleh marah kan?)" sambung Greisy menjelaskan maksudnya.
^^^"Hmm, you're right"^^^
"You stupid and insensitive boy"
Xylon tidak memedulikan perkataan Greisy, karena baginya yang terpenting adalah membuat Helena tidak marah lagi padanya dan mengetahui perasaan Helena yang sebenarnya.
^^^"then what are you going to do next? I want this to be over soon (lalu apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? Aku ingin ini segera berakhir)"^^^
^^^"OK, I'll hang up the phone."^^^
"Yes alright"
Xylon pun mematikan teleponnya dan merebahkan dirinya di ranjang sambil menutup mata dan tertidur.
Pada hari Minggu pagi, Helena sudah selesai mandi dan sarapan.
kini ia merasa bosan. Awalnya ia ingin pergi ke Amerika untuk bertemu Denzel karena ia merindukan kakaknya itu. namun, Adelard dan Laura melarangnya karena besok Helena harus Sekolah dan juga perjalanan menuju Amerika itu cukup jauh.
Helena pun akhirnya memutuskan untuk pergi bersama teman-temannya (Natasya, Arabella, Alya, Viorenza) ke mall.
...----------------...
Sesampainya di mall, Helena dan para sahabatnya segera membeli tiket bioskop, hari ini mereka akan menonton film yang sudah lama ditunggu-tunggu.
Setelah menonton, mereka pergi untuk membeli tas branded di outlet XYlina.
"Sumpah cuy, dah lama banget gak hangout," ucap Natasya saat mereka sudah berada di outlet tersebut.
"iya, terakhir pas ada Xylon and the geng waktu di restoran itu kan?" ujar Bella.
"Yup," sahut Alya
mereka terlihat sibuk memilih-milih tas. kecuali satu orang, yaitu Helena.
ia hanya diam dengan ekspresi dinginnya sembari melipat tangan di depan dada menunggu teman-temannya.
"Eh Helena, Lo gak beli?" ujar Vio
"Gak tau" sahut Helena
"Inikan brand kesukaan Lo, XYlina"
"Males ah, kalian aja, gue bingung"
"Yaudah"
Kemudian Natasya pun menghampiri Vio dan Helena sambil membawa dua tas yang berbeda warna ditangannya.
"Bestie! kata kalian bagusan yang mana? coklat or black?" tanyanya
"hm... hitam sih," jawab Vio
"Iya sih kata Alya sama Bella juga gitu, kalau kata lu Hel?" Natasya beralih bertanya pada Helena.
"Yang mana aja, kalau bingung, beli dua-duanya" jawab Helena
"Lah? ya gak mau lah, ngapain gua beli yang designnya sama cuma warna doang yang beda, mending beli tas yang lain kalau gitu mah"
"yaudah hitam aja"
"Nah gitu, Lo beli yang mana?"
"Gak tau"
"Lo kenapa si? daritadi kayak badmood gitu, padahal Lo yang ngajak hangout" ujar Natasya
"Lagi kesel gue sama seseorang, ntar dah gua ceritain pas di restoran" sahut Helena
"Ohhhh oke"
Setelah selesai memilih tas, Helena dan teman-temannya pun pergi ke tempat lain seperti time zone, outlet pakaian dan sepatu, dll.
Karena sudah merasa lapar, mereka pun segera pergi ke salah satu restoran yang berada di mall tersebut.
Kelima gadis itu langsung mencari tempat duduk masing-masing dan memilih menu makanan juga minuman lalu memesannya.
"So, Lo kesel kenapa?" Tanya Natasya yang sudah tidak sabar mendengar cerita Sahabatnya.
"Gua di tipu," jawab Helena
"What? ada yang berani nipu Lo? terus gimana penipunya? udah di penjarakan? lagian Lo kenapa bisa di tipu? siapa orang yang berani nipu Lo? tapi pasti nyokap bokap Lo udah urus semuanya kan?" Natasya langsung melempari Helena dengan berbagai macam pertanyaan.
"Iya gua di tipu tapi bukan penipuan uang atau barang," ujar Helena yang membuat teman-temannya mengerutkan kening mereka.
"Terus kalo bukan, di tipu apa lo?" tanya Alya
"Gua di PHP in," jawab Helena
"PHP in sama siapa? jangan bilang di PHP in keadaan, kalau itu kita udah sering denger dari lu," tutur Bella.
"Ih gua tuh di PHP in cowok," jelas Helena
"Serius??? ada cowok yang berhasil PHP in lu?" ujar Vio
"Iya" sahut Helena
"Terus-terus? gimana? siapa orangnya?" tanya Natasya.
"Ya ada pokoknya, intinya gua udah berharap kalau dia beneran gak bakal ngecewain gua"
"Aihhh, terus?"
"Ya gua kesel, dia udah ganggu hidup gua, udah kasih gua harapan, udah ngebaperin, ternyata cowoknya F*ckboy"
"Sabar ya, makanya cari cowok yang bener," tutur Vio.
"Ih dianya aja yang deketin gua terus," kesal Helena.
"emang siapa sih?? gua kepo," ujar Bella
"Oke nih gua kasih tau ya, Jadi orangnya itu Xylon," sahut Helena yang sudah tidak tahan ingin memberitahu sahabat-sahabatnya mengenai pria itu.
"What???" seru teman-teman Helena Serempak.
"Jangan kenceng-kenceng anj*r, banyak orang!!"
"Oh iya," ucap Alya
"Tapi Lo seriusan hel?" ujar Natasya sambil tertawa
"Iya, Kenapa lu ketawa?"
"Ya gak, jadi Lo berharap sama Xylon? Lo suka dia?, wkwkwk gua bilang juga apa!! Xylon tuh ganteng, Lo suka juga kan jadinya hahahaha" ucap Natasya sambil tertawa.
"Ishh, denger ya!! gua masih belum..
to be continued