
mima agak canggung walaupun ini bukan pertama kalinya mima bertemu bu el tapi ini adalah pertama kalinya ia ngobrol santai dirumahnya.
"mima santai aja ya nggk usah risih , mima juja boleh panggil mami biar santai aja"
"mima panggil ibu aja nggk enak panggil mami dan nggak terbiasa "
kata mima sambil malu malu
"yaudah terserah mima yang penting mima nyaman,ayo kita mulai buat kue"
"iya bu"
"mima sudah lama kenal key?kamu sering dimarahin ya sama key?"
"lumayan lama si bu 4 tahun, ya kalo masalah marah marah menurut mima itu wajar karna mima buat masalah pasti dimarahin"
"dulu sebenarnya key anak yang manis dan selalu ramah pada semua orang , tapi pada saat beranjak dewasa semua mulai berubah karna wanita itu"
"wanita? memang kenapa bu?"
tanya mima dengan wajah kepo
"dulu key punya pacar namanya siska mereka menjalin hubungan sudah lama dan hampir tunangan kami pun setuju dan mempersiapkan acara tunanganya dengan antusias, tapi pas satu hari sebelum pertunanganya siska memutuskan hubungan dengan key "
" hah kenapa bu padahal mereka saling mencintai kan?"
"iya Entah gimana ceritanya siska hilang tanpa kabar dan memutuskan hubungan lewat chat pada saat itu key langsung benar benar drop hingga masuk rumah sakit dan lebih parahnya lagi kakak key hyun jin yang sangat dekat dengan key pergi keluar negri pada saat key drop dengan alasan menemui pacarnya di sana"
"kenapa ibu nggk mencegah ka hyun untuk tidak pergi?"
"kami sudah berusaha mencegah tapi dia tetep ngotot dan pergi saat itu key sangat terpukul semua orang yang dekat denganya pergi meninggalkanya, jujur kami berdua ayah dan ibunya tidak terlalu dekat dengan key karna kami sibuk bekerja"
"ibu yang sabar ya semua pasti ada jalan keluarnya"
kata mima sambil memeluk bu el
"pada saat itu bahkan key hampir bunuh diri dan sejak itu key berubah menjadi dingin dan egois dia mengira semua wanita adalah pembohong "
bu mima tidak bisa menahan tangis ketika menceritakan masalalu anaknya.
"mima tolong jaga key baik baik yah jangan menyerah dengan kelakuan key jangan tinggalin dia ya"
"mima berusaha sekuat tenaga untuk selalu membantu mr key dalam keadaan apapun"
"mima anak baik"
kata bu el sambil memeluk mima seperti anak kandung sendiri
"baik bu"
saat mima sedang menyiapkan kue tiba tiba mr.key datang dari arah belakang mima, sontak mima kaget dan tidak sengaja menyentuh cetakan kue panas.
."ahh panas"
" itu panas kenapa langsung dipengang sini aku liat tanganya"
"nggakpapa ko mr cuma kaget aja"
"sini"
kata mr key sambil menarik tangan mima dan memakaikan salep luka bakar
"dah selesai lain kali hati hati"
"iya makasih"
" kamu bikin apa kelihatanya enak"
"ini brownis kukus buatan aku sama bu el cobain deh pasti enak"
kata mima sambil memotong brownis .
"coba buka mulut aaaa"
"aku bisa makan sendiri"
" mr habis megang salep , tinggal mangap doang apa susahnya si"
"gimana? enak kan?"
"lumayan"
"yeeyy tinggal bilang enak aja gengsi, nih habiskan ayo buka mulut"
"kenapa kau menyuruhku aku bosmu"
"aahh iya aku sedang libur jadi sekretarismu jadi sekarang aku temanmu"
"cepat buka mulutmu aku capek megangin sendok"
akhirnya mima menikmati kue bersama keluarga mr.key. ternyata nggak se seram yang dibayangkan mima keluarga ini sebenarnya hangat dan harmonis.