MY PERFECT BOSS

MY PERFECT BOSS
wanita kuat



hari mulai sore mima berpamitan pulang dan diantar mr.key.


mima terlihat senang karena sudah lama tidak punya teman ngobrol dan akhirnya punya tmen ngobrol yaitu bu el maminya mr.key. emang masih agak canggung tapi mima senang karna mami el orang yang sangat hangat.


"kamu terlihat akrab sama mami"


kata key mencairkan suasana yang hening sejak tadi.


"iya ibu el orangnya sangat ramah dan sangat hangat. tapi kenapa mr nggk akrab padahal bu mima orang yang sangat baik"


(mr.key tidak menjawab mima dan hanya tersenyum cuek hingga suasana hening kembali)


"ini rumah kamu kan?"


tanya mr.key ketika sampai didepan rumah sederhana kecil tapi bersih


"iya mr mau mampir dulu?"


"nggak usah saya mau langsung pulang salam buat ibu kamu "


"iya mr makasih"


mr.key melajukan mobilnya dan mima segera masuk kerumah yang daritadi sudah ditunggu ibunya.


"tadi itu bos kamu kan kenapa nggk diajak mampir"


kata ibu tuti yang mengintip dari jendela


"nggk bu mana mau dia masuk rumah kecil kita nanti gatal gatal"


"hee nggk boleh gitu dia baik mau nganterin kamu loh"


"iya iya ibuuu...mima masuk dulu ya bu"


"eeh tunggu mim ibu mau bicara sebentar"


"kenapa bu?"


"gimana kamu udah dapet uangnya?"


"belum bu"


"sisa waktu kita tinggal seminggu lagi loh mim kita mau alesan apalagi untuk menghindari rentenir itu"


"iya bu nanti mima pikirin"


"ibu kerja aja ya mim bantuin kamu"


"jangan bu pokoknya ibu nggak boleh kerja mima nggak mau ibu kecapekan"


"ibu kasian sama kamu "


ibu tuti menangis dan memeluk mima anak satu satunya yang sangat di sayang.


"ibu jangan nangis kita bisa ngelewatin ini semua bu ibu harus kuat untuk menyemangati mima yah"


"iya ibu nggk boleh sedih"


kata bu tuti sambil mengusap air mata yang daritadi membasahi pipinya.


"ya udah mima mima masuk kamar dulu ya bu mau bersih bersih terus langsung istirahat"


mima masuk kamar dengan segala beban pikiran yang terlihat dimatanya.


didalam kamar mima terus termenung memikirkan solusi untuk membayar hutang.


"aku harus gimana ya aku punya tabungan si tapi paling 30 juta masih kurang 170 juta aku nyari dimana ya. aah aku telpon seila saja"


mima mencoba minta bantuan seila teman dekatnya


"hallo seila"


"eeh iya mim ada apa?"


"aku mau minta tolong nih kamu punya uang nggak aku mau pinjam dulu?"


"kamu mau pinjam berapa mim?"


"170 juta"


"waaaah kalo sebanyak itu aku nggak punya mim ada cuma 20 juta"


"yaudah 20 juta boleh aku pinjam nggak?"


"iya boleh mim tinggal kamu sms nomer rekening kamu ya"


"makasihh makasih banyak seila cantik temen aku... oh ya satu lagi jam hadiah dari kamu aku jual yah buat nambahin"


"iyaa mim boleh itu kan udah jadi milik kamu kamu bebas ngapain aja sama jam itu"


"uuuhhh seila baik seila cantik seila pinter maksih ya"


"aahh kamu mah muji kalo ada maunya doang"


"hehehe"


akhirnya seila bisa membantu mima . mima sedikit lega , kini hanya memikirkan 150 juta lagi untuk melunasi hutang.


"jam ini kira kira kalo dijual harganya sekitar 10 juta tinggal 140 juta aku harus nyari kemana lagi"


kata mima dalam hati . sepanjang malam mima memikirkannya hingga pukul 3 dini hari mima baru tertidur.