MY PERFECT BOSS

MY PERFECT BOSS
Kebangkrutan



Micha bergidik ngeri saat mendengar bahwa orang tua dari suaminya sekejam itu dan tak memiliki perasaan manusiawi sama sekali bahkan anak kandungnya sendiri dengan tega dia jadikan korban hanya untuk meningkatkan bisnisnya. Dan juga mampu menjatuhkan keluarga Osmond hingga ke akaranya, padahal semua kesalahan yang di limpahkan pada keluarga Osmond adalah kesalahan dia yang sesungguhnya.


“Lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang sayang?” Tanya Micha yang mulai khawatir.


“Kamu tenang saja sayang, aku sudah mengumpulkan bukti-bukti kuat tindak kejahatan yang papaku lakukan dan kini aku secara perlahan sedang mengakusisi perusahaannya. Karena saham perusahaan keluarga Robert hampir setengahnya di investasikan ke perusahaan Star Group.” Jelas Axelle.


“Nah dari situlah aku aku akan membuat keluarga Robert bangkrut tak tersisa.”


“Lalu bagaimana dengan sisa saham yang lainnya sayang?”


“Kamu tenang saja sayang karena saat ini dia mulai mengalami kebangkrutan sisa-sisa saham yang dia miliki tentu saja dengan cepat akan dia jual atau dia investasikan ke perusahaan yang memiliki modal banyak ataupun di gadaikan di Bank untuk menutupi segala kerugiannya. Agar dia dengan segera mendapatkan keuntungannya kembali tapi pada kenyataannya semua saham-saham itu sudah berbalik nama atas nama Star Group.”


“Kamu benar-benar hebat sayang, tapi kamu harus tetap hati-hati ya. Dan untuk masalah kita sebaiknya harus tetap berpura-purap bertengkar, jika tidak begitu papamu pasti tidak akan melepaskanku ataupun kamu sayang. Sampai dia puas bisa menjatuhkan kita.”


“Baiklah sayang, aku akan menuruti perkataanmu. Tapi besok kamu bekerja harus di antar oleh sopir rumah ya, agar lebih aman. Aku akan berangkat lebih siang nanti, agar mata-mata yang dikirim papa tidak curiga.”


“Dan terima kasih sayang kamu sudah mau mendengarkan ceritaku dan mau memaafkanku.” Ucap Axelle dengan senyum tampannya.


“Tidak sayang, seharusnya akulah yang meminta maaf karena aku terlalu egois sudah marah-marah sebelum mendengarkan penjelasanmu.” Ucap Micha tertunduk.


“Ya sudah sayang masalah ini cukup sampai disini saja ya. Sebaiknya kita segera membersihkan diri lalu istirahat, besok kamu juga harus bangun pagi.”


“Bagaimana dengan kontrak kerjaku sayang?”


“Kamu tenang saja semuanya sudah beres. Tadi aku meminta tolong Jarvis untuk mengubah kontraknya.”


“Terima kasih suamiku.” Ucap Micha dengan senyum mengembangnya.


*****


Keesokan paginya sesuai dengan rencana Axelle dan Micha, mereka berangkat ke perusahaan dengan sendiri-sendiri. Sesampainya di perusahaan Micha di sambut dengan sangat hormat oleh manager dan ketua teamnya disana dan itu membuat Micha sedikit tidak nyaman karena di perlakukan seperti atasan mereka.


“Pak Richard dan Pak Vero saya mohon perlakukan saya seperti dahulu, saya disini juga karyawan dan juga untuk teman-teman semua jangan begitu sungkan seperti ini. Jika kalian menganggap aku seperti atasan kalian begini mungkin besok aku akan mengundurkan diri lagi.” Ucap Micha dengan nada sedihnya.


“Tapi anda kan istri CEO kami.” Sahut Pak Richard.


“Pak itu hal lain lagi, saya disini kan bertujuan untuk bekerja kembali dan menjadi karyawan disini lagi tanpa harus memandang status. Jadi saya mohon kalian memperlakukan saya seperti layaknya karyawan biasa.” Ucap Micha memohon.


“Baiklah Micha kami akan bersikap seperti dulu lagi, sudah kamu jangan sedih ya. Maafkan kami karena kami hanya terlalu sungkan karena identitasmu yang sebenarnya di tambah lagi sekarang menjadi istri salah satu CEO kita.” Ucap Pak Richard dan di angguki para karyawan lain tak terkecuali Yora.


Meski di luar sana Yora sudah bersikap biasa saja dengan Micha namun jika di perusahaan beda lagi ceritanya. Tapi setelah apa yang di katakan oleh Micha memang benar disini tidak ada yang membeda-bedakan status karyawan semuanya harus bisa saling menghormati.


“Benar Pak Richard kita harus berjuang bersama dalam pekerjaan ini, jangan sampai hanya karena status Micha berubah kita menjadi sungkan.” Celetuk Yora menambahkan.


Di sela kesibukan pekerjaannya, Axelle menyempatkan dirinya membuka saluran CCTV dari laptopnya. Matanya terpana pada gadis yang sedang di sibukkan dengan pekerjaannya itu, meski di sibukkan dengan setumpuk pekerjaan raut wajah Micha terlihat begitu antusias dan bahagia. Dan itu mampu membuat Axelle menyunggingkan senyumnya.


“Haihhh...kapan aku bisa melahapmu istriku. Aku benar-benar gemas denganmu.” Ucap Axelle pada dirinya sendiri.


*****


Seminggu telah berlalu saham Arion Group akhirnya perlahan kembali pulih dan perusahaan Robert kini sedang di ambang kebangkrutannya. Segala Rencana Erico Robert alias Papa Axelle yang ingin menghancurkan perusahaan Arion Group kini berbalik kepada perusahaannya sendiri. Karena kebangkrutannya Istrinya pun pergi meninggalkannya dan berselingkuh dengan pria yang lebih kaya.


“Aarrrggghhhh....!!! Sial...!!! Semua rencanaku gagal dan wanita ja***ng itu pergi meninggalkanku karena aku sudah bangkrut. Axelle kau benar-benar anak durhaka, aku tidak akan melepaskanmu.” Geramnya sambil mengepalkan erat tangannya.


Kondisi ruang kerja Erico yang berada di rumahnya sudah tak berbentuk lagi karena kemarahannya ia lampiaskan pada benda-benda yang berada disekitarnya. Tak beberapa lama pelayan yang berada di rumahnya lari tergopoh-gopoh.


Tok tok tok...


“Tuan..Tuan..!!” Teriak Pelayan itu dari luar dengan nafasnya yang masih tersengal.


Erico yang masih dalam kondisi marah pun langsung membuka pintu dan memarahi pelayan itu.


“Kenapa mengganggu waktuku hah, dasar pembantu sialan..!!” Teriaknya dengan nafasnya yang memburu karena emosinya.


“Ma..maaf Tuan saya hanya mau memberitahukan bahwa di depan ada polisi yang datang Tuan.” Ucap pembantu itu tergagap dan gemetaran karena takut.


“Apa...?!!” Mata Erico membelalak lebar karena keterkejutannya.


.


.


.


.


.


.


Bersambung......


Klik 👍 Klik❤️ Klik 5 🌟 dan jangan lupa Vote nya juga ya sebanyak yang kalian mampu.😁


Terima Kasih 🙏🙏