
FLASHBACK ON
Seminggu sebelum kepulangan Enzi. Joel dengan sengaja datang ke rumah Enzi untuk menanyakan jelasnya kapan Enzi pulang dari Inggris, dan dia dapat mengetahui jadwal penerbangan Enzi dari kedua orang tua Enzi dari situlah Joel memulai rencananya.
Selama ini Joel sering sekali memergoki calon suami Enzi yang sering membawa wanita ke kantornya maupun ke hotel, dan Joel juga sering mengikuti Jerry ke apartemennya diam-diam dan benar Jerry bisa membawa masuk para wanita J***** itu, bahkan dalam sehari Jerry bisa membawa beberapa wanita langsung.
Itu membuat Joel geram karena calon suami sahabatnya ternyata seorang pecandu ****. Dari situlah Joel mulai memikirkan cara bagaimana untuk membatalkan pernikahan Enzi dengan Jerry.
Hingga Joel memikirkan cara yang paling buruk yaitu menggoda Jerry agar Jerry tidur dengannya di saat Enzi tiba, agar seolah-olah Enzi tidak sengaja mengetahui perselingkuhan Jerry dengannya, daripada Enzi harus tahu kenyataannya bahwa calon suaminya itu sudah meniduri puluhan wanita selama ini. Lebih baik Enzi tahu bahwa dia dikhianati Jerry hanya dengan satu perempuan saja yaitu dengan sahabatnya sendiri.
Joel sendiri berani mengambil resiko besar itu karena dia sudah merasa dirinya hancur, jadi demi sahabatnya agar tidak terjerat oleh lelaki hidung belang itu dia berani melakukan hal ini. Sesungguhnya Joel sangat bahagia saat bertemu kembali dengan Enzi, bahkan Enzi mau menolongnya dan memberikan pekerjaan.
Joel menutupi aibnya dan keluarganya dari Enzi karena dia tidak ingin membuat Enzi menjauhinya ataupun membebaninya, Joel hanya menceritakan kebangkrutan perusahaan keluarganya dan meninggalnya mamanya karena hal yang terjadi pada perusahaannya.
Padahal mama Joel meninggal disebabkan oleh serangan jantung karena bertengkar dengan papa Joel. Papa Joel ingin menjual Joelanda hanya untuk bisa melunasi hutang-hutangnya, tentu saja mama Joel sangat marah dan mencegah apa yang ingin suaminya lakukan pada anak semata wayangnya itu.
Papa Joel tidak menggubris perkataan istrinya dan terus membawa paksa Joel yang sedari tadi sudah menangis histeris. Menangis karena melihat mamanya tersakiti dan menangis karena papanya sangat tega melakukan hal ini kepadanya dan mamanya.
Dari situlah Joel sangat membenci papanya, dia melihat dengan kepala matanya sendiri mamanya harus terkena serangan jantung akibat emosinya yang sudah meluap. Dan papanya tetap tidak menghiraukan hal tersebut dan tetap membawa paksa Joel untuk pergi ke Club dan disanalah Joel harus kehilangan mahkotanya, sialnya lagi dia bahkan tidak tahu siapa yang sudah menidurinya.
Karena saat dia terbangun hanyalah tersisa dirinya yang telanjang dan banyak bercak darah di tempat tidur. Saat itulah Joel sungguh merasakan dirinya sangat hancur dan kotor, dia bahkan tidak bisa menerima apa yang sudah menimpanya.
Namun penderitaan Joel tak sampai disitu, setiap harinya dia di paksa untuk melayani lelaki hidung belang entah yang berumur muda atau tua. Semua harga diri dan kehidupannya menjadi dunia yang sangat kelam. Joel yang awalnya terus menolak hingga pasrah pada akhirnya Joel memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan memotong urat nadi di pergelangan tangannya.
Dan dari hal itulah Joel bisa terbebas dari dunia malam yang kelam, saat Joel sudah tersadar bahwa dia berada di rumah sakit. Dia lalu melarikan dirinya, hingga dia tidak sengaja bertemu dengan Enzi dan hidupnya mulai berubah. Namun lagi-lagi kebahagiannya bertemu dengan sahabat tercinta harus kandas lagi demi melindungi kebahagiaan sahabatnya sendiri.
FLASHBACK END
Micha dan Enzi sangat terperangah mendengar cerita miris Joel, entah sejak kapan ketiganya sudah terisak dalam tangisan mereka. Dan akhirnya mereka berpelukan satu sama lain.
“Mengapa kamu melakukan semua hal ini untukku Joel, seharusnya kamu membiarkan aku mengetahui sifat asli Jerry dan kamu tidak harus menghancurkan hidupmu lagi hanya demi kebahagiaanku.” Ucap Enzi di sela isak tangisnya.
“Dan kamu mengapa tidak menghubungi Joel? Apa kamu tahu aku bahkan sudah mencarimu kemana-mana waktu itu.” Imbuh Micha yang tak kalah histerinya.
Joel hanya tertunduk lesu dan menangis setelah dia menceritakan semua kisah pahitnya, namun di hati kecil Joel merasa sangat lega karena dia dapat membagi kisahnya dengan para sahabat baiknya.
“Maafkan aku.” Sahut Joel pasrah.
“Sudah Joel biarkan semua berlalu, kamu harus memulai lembaran baru dan menutup rapat-rapat kenangan pahit itu. Kami akan selalu berada disisi mu jadi mulai saat ini jangan sampai ada yang kamu rahasiakan dari kami ya.” Jelas Micha yang mulai mengangkat bahu Joel perlahan.
“Terima kasih Micha, Enzi. Kalian benar-benar sahabat terbaikku, aku tidak akan melupakan kebaikan kalian.” Ucapnya sambil memeluk kedua sahabatnya itu.
“Sebaiknya kita segera kembali ke pesta, sudah cukup lama kita meninggalkan pesta. Tadi aku sudah sempat memberitahu Axelle bahwa aku sedang membicarakan sesuatu hal penting denganmu Enz. Agar Jaxson juga tidak khawatir lagi padamu.”
“Jaxson?! Khawatir padaku? Apa itu tidak salah Micha? Es cream itu bisa khawatir padaku.” Jawab Enzi dengan senyum getirnya.
“Es cream? Mengapa kamu memanggil Jax seperti itu Enz? Atau jangan-jangan kamu ini ada rasa sama dia?” Balas Micha menggoda Enzi.
Kini senyuman ketiganya mulai tampak karena berganti topik membicarakan Enzi dan juga Jaxson.
“What..?! Siapa juga yang punya rasa sama orang tidak berperasaan seperti dia. Kadang lembut, kadang-kadang kaya es kutub. Pusing sama pria seperti itu Micha, suka mempermainkan perasaan alias pemberi harapan palsu.” Celetuk Enzi kesal.
“Berarti tebakan Micha benar Enz, kamu mulai ada rasa sama pria itu.” Sahut Joel yang tak kalah untuk menggoda Enzi.
“Apaan sih kalian berdua.” Elak Enzi yang membuang wajahnya kesegala arah agar dapat menutupi rasa malunya.
Sedangkan Micha dan Joel hanya menertawakan kelakuan imut Enzi yang tidak mau mengakui perasaannya pada Jaxson.
.
.
.
.
.
.
Bersambung......
Klik 👍 Klik❤️ Klik 5 🌟 dan jangan lupa Vote nya juga ya sebanyak yang kalian mampu.😁
Terima Kasih 🙏🙏