MY PERFECT BOSS

MY PERFECT BOSS
Cerita Kelam dan Rahasia Axelle



Axelle menelan kegetirannya jika dia mengingat hubungannya dengan kedua orang tuanya tidak akur. Axelle sangat membenci papanya karena dia menikah lagi dan meninggalkan ibunya yang sedang sakit parah. Mama Axelle yang mendengar bahwa suaminya menikah lagi pun merasa terkejut apalagi yang dia nikahi adalah sahabat baiknya sendiri, hal itulah yang membuat keadaan Mama Axelle turun drastis dan menyebabkannya meninggal dunia.


Dan hal itulah yang membuat Axelle sangat membenci keluarga Robert dan bahkan langsung memutuskan hubungannya dengan keluarga Robert. Axelle masa bodoh dengan kekayaan Papanya, walaupun dia merupakan anak satu-satunya keturunan keluarga Robert, Axelle lebih memilih keluarga Osmond yaitu keluarga dari Mamanya sebagai keluarganya sekarang.


Kejadian itu terjadi sekitar 5 tahun yang lalu, sudah selama itulah Axelle tidak pernah lagi berhubungan ataupun menginjakkan kakinya di keluarga Robert. Axelle bahkan sudah mengganti marganya sesuai marga Mamanya Osmond, dia sudah berjanji pada dirinya sendiri akan membalas setiap rasa sakit yang di derita oleh Mamanya.


Memang pada saat setelah meninggalnya Mama Axelle yang bernama Amela Osmond, keluarga Osmond mengalami kebangkrutan. Saudara dari Mamanya pun sama saja mereka hanya mementingkan harta, mereka meninggalkan kedua orang tua mereka dalam kebangkrutan tanpa mau membantu sedikitpun, mereka adalah Kakek dan Nenek Axelle yang bernama Reo Osmond dan Sena Osmond.


Sama halnya dengan Mamanya karena syok dengan keadaan yang sulit mereka hadapi Kakek Axelle meninggal dunia karena serangan jantung dan Nenek Axelle kini masih koma di rumah sakit. Axelle sendiri menjadi korban dari keegoisan Papanya hingga keluarga dari Mamanya berantakan.


Walaupun Axelle kini sudah menjalankan bisnis bersama sahabatnya dan berhasil mendirikan perusahaan Arion Group tapi secara diam-diam Axelle juga sedang memulihkan kejayaan perusahaan Osmond yang kini dia ganti nama Star Group.


Para sahabat Axelle sendiri pun tidak ada yang mengetahui hal ini, selama ini dia di bantu oleh Virgo dan juga orang kepercayaannya Rendy yaitu sang sopir pribadi Axelle. Kejayaan perusahaannya Star Group ini bahkan kini sudah melampaui Kejayaan Arion Group. Star Group sendiri Hampir mengimbangi kejayaan dari perusahaan Alexander. Mereka juga selama ini sudah terlibat kerjasama sudah cukup lama.


Semua orang bahkan sangat penasaran siapa CEO ataupun pemilik perusahaan Star Group ini karena dia sangat misterius karena semua pertemuan rapat yang menghadiri selalu saja Rendy kalaupun Rendy sedang bertugas bersama Axelle, Rendy akan menyerahkan pekerjaannya pada asisten kepercayaannya di star Group.


Sedangkan tugas Virgo sendiri hanya mengawasi semuanya dari ruangan khusus yang memang sudah di buatkan oleh Axelle. Virgo selalu memantau seluruh sistem dalam perusahaan dan juga CCTV, jika ada hal yang tidak beres dengan gesit Virgo akan menyelesaikannya sebelum dia laporkan pada Axelle. Sehingga perusahaan Star Group ini benar-benar dalam penjagaan yang ketat bahkan lebih ketat dari Arion Group.


Semua karyawannya telah terdidik untuk bersikap profesional dalam bekerja, jika ada salah seorang karyawan yang melakukan kecurangan mereka akan langsung mendapatkan akibatnya, tak terkecuali para pemegang saham juga. Jika ada dari mereka yang tidak puas dan memprovokasi pemegang saham yang lain untuk melakukan tindakan di luar batas dalam waktu singkat akibat dari perbuatan yang mereka lakukan akan langsung tiba menimpa mereka.


Sehingga itulah yang membuat siapapun yang yang berhubungan dengan Star Group bergidik ngeri dan memilih untuk patuh, karena menurut mereka CEO nya seperti mempunyai mata langit yang mampu melihat setiap gerak gerik mereka setiap saat.


Tapi di sisi dari kengerian Star Group sendiri ada sisi lain yang membuat orang bersemangat untuk masuk menjadi karyawannya ataupun dapat bekerjasama dengan mereka. Karena jika kinerja karyawan melebihi ekspetasi perusahaan bonus yang mereka dapat pun juga tidak tanggung-tanggung. Sama halnya para pemegang saham jika dalam kerjasama tersebut berhasil Star Group sendiri akan melebihkan hasilnya dari yang di janjikan dalam kontrak.


Jadi inilah yang membuat perusahaan-perusahaan besar ataupun kecil sangat ingin bekerja sama dengan Star Group. Dan setiap kali ada lowongan pekerjaan disini beribu orang pasti akan mengantri lama untuk mendapatkan kesempatan menjadi karyawan Star Group.


*****


“Maaf Axe.” Ucap Wilfred merasa bersalah.


“Sudahlah Wil.” Sahut Axelle datar.


Jaxson dan Jarvis pun hanya terdiam mendengar itu.


Tok tok tok


“Waktunya untuk pemeriksaan.” Ucap Suster yang baru saja masuk ke ruangan Axelle.


“Baik Sus.” Jawab Wilfred sopan.


Sedangkan Axelle pun hanya acuh. Setelah selesai pengecekan sang suster pun kembali keluar ruangan Axelle. Tak selang beberapa lama makanan dan obat Axelle pun di antar oleh petugas.


“Silahkan untuk di makan dan di minum obatnya ya Tuan.” Ucap petugas itu sopan, dan berlalu pergi dari sana.


“Sebaiknya segera kamu makan Axe, kalau dingin itu akan semakin tidak enak rasanya.” Ucap Jarvis dengan raut wajah yang tidak suka melihat makanan dari rumah sakit itu.


“Raut wajahmu jangan seperti itu Jar.” Ucap Jaxson memperingatkan.


“Huh..baiklah.” Sahut Jarvis kesal.


“Memang sebaiknya kamu segera memakannya Axe lalu setelah itu minum obatnya.” Ucap Wilfred lembut.


“Nanti saja.” Sahut Axelle datar.


“Apa kamu ingin membuat Micha semakin khawatir padamu?” Tanya Wil kemudian.


“Baiklah aku akan memakannya.” Ucap Axelle pasrah.


Dirinya memang tidak ingin membuat kekasih hatinya itu terlalu khawatir dengan keadaannya, karena Axelle tidak ingin menjadi beban bagi Micha.


Tak terasa waktu sudah menjelang malam. Axelle baru saja membuka matanya dan dia melihat sosok yang sudah sangat di rindukannya berada di sampingnya.


“Kamu sudah dari tadi datangnya sayang?” Tanya Axelle lembut.


“Belum lama.” Sahut Micha.


“Yang lain mana?” Tanya Axelle lagi.


“Mereka sudah kembali saat kamu masih tertidur pulas.”


“Aku belum mengucapkan terima kasih.”


“Mereka akan kesini lagi malam nanti.” Jawab Micha lembut.


“Sekarang waktunya kamu makan malam dulu ya.” Ucapnya lagi.


“Kamu sudah makan sayang?” Tanya Axelle balik.


“Sudah Axelle sayang, sebelum kesini aku makan dulu tadi.” Jawab Micha gemas.


“Euummm....”


“Apa lagi Axe? Kamu ini bawel ya, makan dulu baru nanti bicara lagi.”


“Baiklah.” Sahut Axelle menurut.


*****


1 minggu kemudian


Axelle sudah mulai pulih dari cideranya meskipun lukanya belum sepenuhnya kering, karena memang membutuhkan waktu untuk dapat kering sepenuhnya. Siang ini Axelle sudah boleh pulang dengan syarat dia tidak boleh bekerja dahulu sebelum lukanya benar-benar sembuh.


Wilfred, Jaxson dan juga Jarvis sudah berada di ruangan Axelle di rawat mereka memang sengaja datang untuk ikut mengantarkan Axelle pulang. Sedangkan Micha sedang mengemasi beberapa barang milik Axelle.


Braaakkk...!!!


Semua orang terkejut karena pintu ruangan Axelle di rawat tiba-tiba di buka sangat keras. Seorang gadis berlari langsung memeluk Axelle dengan erat, dirinya menangis terisak-isak. Semua mata terbelalak melihat hal itu, tak terkecuali Micha.


“Kamu siapa..?!” Tanya Micha yang mencoba memisahkan pelukan mereka.


.


.


.


.


.


.


Bersambung......


Klik 👍 Klik❤️ Klik 5 🌟 dan jangan lupa Vote nya juga ya sebanyak yang kalian mampu.😁


Terima Kasih 🙏🙏