MY PERFECT BOSS

MY PERFECT BOSS
Rencana Tersembunyi



Saat makan siang di restauran tanpa di sadari Micha dan juga Axelle telah di ikuti oleh seseorang yang amat misterius, setiap kegiatan mereka terus di amati oleh orang itu.


Drrt drrt drrt


Axelle pun mendapat pesan singkat dari orang kepercayaannya. Dan dia mengepalkan tangannya erat, namun ekpresi wajahnya tetap dia buat setenang mungkin agar Micha tidak curiga apapun.


“Ternyata dia sudah bertindak lagi, kali ini aku akan membalasnya berkali-kali lipat. Dan jika dia sampai menyentuh istriku dan orang-orangku, aku tidak akan berbelas kasih lagi. Tunggu saja pembalasanku.” Gerutu Axelle dalam hati.


“Siapa sayang yang mengirimu pesan?” Tanya Micha penasaran.


“Oh..ini dari Rendy sayang, aku disuruh untuk segera kembali ke kantor karena ada hal penting.” Elak Axelle.


“Kalau begitu kita harus bergegas kembali.”


“Kamu selesaikan makanmu dahulu sayang, baru kita akan kembali.”


Micha pun langsung segera melahap makanannya yang hanya tersisa dua suapan lagi.


“Aku sudah selesai sayang, mari kita kembali. Takutnya memang ada hal yang di butuhkan Rendy secepatnya.” Ucap Micha dengan wajah serius.


“Santai saja sayang. Tidak seburu-buru itu.” Sahut Axelle menenangkan kekhawatiran Micha.


Setelah usai keduanya pun lalu kembali menuju Arion Group. Sudah beberapa bulan yang lalu Micha meninggalkan perusahaan ini dan kini dirinya berdiri kembali disini dengan status sebagai Istri CEO.


Setiap pandang mata tentunya melihat pasangan yang baru saja memasuki lobby tersebut. Bagaimana tidak berita di media sungguh mengejutkan mereka mantan karyawan Arion Group itu ternyata ahli waris satu-satunya dari keluarga Alexander karena selama ini memang belum banyak yang mengetahui seperti apa ahli waris keluarga Alexander.


Setelah mengetahui kebenaran itu dari media mereka merasa takjub dengan Micha meski dia seorang ahli waris dari keluarga Alexander yang tersembunyi selama ini. Tetapi dia adalah orang yang sungguh rendah hati bahkan mau bekerja keras sendiri, padahal sudah jelas kekayaan yang dimiliki keluarganya sangat berlimpah.


Semua karyawan yang melihat keduanya pun langsung menunduk memberi hormat. Mereka sama sekali tidak merasa iri kepada pasangan ini tapi merasa takjub karena mereka memang pasangan yang sangat serasi.


Namun Micha sempat berkecil hati dan kurang nyaman karena dirinya merasa tidak enak diperlakukan dengan penuh hormat seperti ini, makannya sejak dulu Micha tidak banyak berbicara tentang identitas dia yang sebenarnya. Karena Micha tidak ingin menjadi orang yang di segani seperti ini. Dia hanya ingin menjadi orang yang mempunyai kehidupan normal seperti yang lainnya.


Axelle yang mengerti raut wajah Micha berubah menjadi seperti itu pun hanya tersenyum. Sembari memasuki lift khusus CEO, Axelle pun membuka pembicaraan.


“Istriku sayang kamu harus mulai membiasakan dirimu di segani seperti ini ya, karena semua orang sudah mengetahui identitasmu dan bahkan sekarang kamu menjadi seorang istri dari CEO tampan seperti aku ini.” Ucap Axelle dengan sedikit nada arogannya.


“Dasar CEO arogan.” Celetuk Micha lirih.


Micha sedikit kesal terhadap suaminya itu bukannya menenangkannya, Axelle malah semakin menyombongkan dirinya. Mendengar celetukan Micha Axelle pun hanya menghela nafasnya karena dia tahu istrinya marah kepadanya.


“Maaf istriku tersayang, aku tidak akan lagi menyombongkan diriku. Jangan marah ya hmm.” Ucapnya memohon.


“Awas jika sampai kamu melakukan hal seperti itu lagi.” Decak Micha.


“Baik Nyonya Axelle.” Sahut Axelle.


Micha lalu menyemburatkan senyum tipisnya setelah mendengar kata Nyonya Axelle dari mulut suaminya itu. Micha sungguh luluh setiap kali Axelle mengeluarkan kata-kata manisnya apalagi di saat dirinya marah pasti rasa marah itu langsung hilang di telan oleh kemanisan mulut suaminya. Karena semua hal indah ini merupakan hal yang pertama bagi Micha.


Para sahabat Axelle pun tidak pernah mengetahui identitas Rendy selain menjadi sopir pribadi Axelle. Tapi memang mereka sering mengetahui bahwa Rendy terkadang memang membantu beberapa pekerjaan Axelle di kantor.


“Sudah mendapatkan berita itu kan Rend?” Tanya Axelle dingin.


“Ya Tuan.”


“Lakukan sesuai rencana awal, aku tidak ingin terjadi kesalahan apapun kali ini. Dia sudah semakin tidak tahu diri aku akan membuatnya menderita secara perlahan.” Ucap Axelle di sertai gertakan giginya.


Dia mengepalkan erat tangannya menahan amarah pada orang yang sedang mengawasi itu. Kesabaran Axelle sudah pada puncaknya, kehormatan yang hanya tinggal satu persen pada orang tersebut kini telah musnah tak tersisa. Yang tersisa di hati Axelle hanyalah kebencian dan dendam pada orang itu.


“Baik Tuan saya tidak akan mengecewakan anda, kalau begitu saya pamit undur diri dulu.” Ucap Rendi berpamitan.


“Bagus, aku menanti hasil kinerjamu kali ini. Jika kamu semakin membuatku puas dengan hasilnya aku akan memberimu bonus tiga kali lipat dari bonusmu biasanya.”


“Baik Tuan Axe.” Sahut Rendy dengan senyum mengembangnya.


Dia tahu betul apa maksud perkataan Tuannya Axelle tadi, itu berarti tugasnya semakin berat namun iming-iming bonus tiga kali lipat sungguh membuat Rendy bersemangat. Setelah dirinya pergi dari ruangan Axelle, Rendy pun langsung memulai rencana yang sudah di siapkan dengan teliti dan rapih oleh Axelle selama ini.


.


.


.


MOHON MAAF AUTHOR TELAT UP KARENA KESIBUKAN AUTHOR DI TAMBAH KELELAHAN YANG SEDANG MELANDA TUBUH AUTHOR..😞


1 EP DULU YA...🙏🙏🙏


.


.


.


.


.


.


Bersambung......


Klik 👍 Klik❤️ Klik 5 🌟 dan jangan lupa Vote nya juga ya sebanyak yang kalian mampu.😁


Terima Kasih 🙏🙏