
Ketiga wanita cantik itu berbincang ria di kediaman Micha. Saling bercerita mengenang masa lalu, kegembiraan, keceriaan, kegokilan, keusilan, dan kesedihan mereka pada waktu itu yang harus berpisah dengan salah satu sahabat Mereka Rifa.
“Semoga Rifa tenang disana.” Ucap Micha, kemudian di angguki oleh kedua sahabatnya.
“Oh ya Joel saat ini kamu tinggal dimana?” Tanya Micha mengganti topik pembicaraan.
“Aku tinggal di kontrakan dekat dengan hotel tempat aku bekerja kemarin Micha. ”Sahut Joel.
“Mungkin untuk sementara kamu bisa tinggal di rumahku Joel.” Usul Enzi.
“Tidak Enz, aku tidak mau merepotkan kamu dan keluargamu.” Tolak Joel dengan keras.
“Aku sungguh tidak di repotkan Joel.”
“Maaf Enz, bukannya aku menolak kebaikanmu walaupun aku tahu keadaanku ini memang sulit untukku, tapi aku ingin berusaha mandiri.”
“Tapi Joel...” Ucapan Enzi terpotong oleh perkataan Joel lagi.
“Tidak ada tapi-tapian Enz, aku sungguh mengerti kalian ingin membantuku dan aku sangat berterima kasih untuk itu. Aku bisa mendapat kesempatan melamar di Arion Group saja aku sudah sangat berterima kasih. Jadi kalian tidak boleh menentang keputusanku ini ya.” Jelas Joel lagi.
“Haihh..baiklah.” Sahut Enzi disertai helaan nafasnya.
Begitu pula dengan Micha hanya mampu pasrah dengan pilihan sahabatnya itu.
“Joel tapi jika nanti kamu membutuhkan bantuan kami, kamu jangan pernah sungkan ya. Jangan pernah paksakan dirimu dengan hal yang tidak mampu kamu hadapi sendiri, pastikan berbagi dengan kami agar hatimu lebih tenang.” Ucap Micha tulus.
“Baiklah, terima kasih suport kalian.” Sahut Joel di sertai pelukan pada kedua sahabatnya itu.
Matahari mulai menampakkan sinar teriknya, karena waktu sudah siang Enzi dan Joel pun berpamitan untuk pulang, dan kebetulan Axelle suami Micha sudah pulang. Enzi dan Joel tidak ingin mengganggu waktu mereka berdua.
“Kami pulang dulu ya Micha lain kali kita berbincang dan berkumpul bersama lagi.” Ucap Enzi mewakilkan.
Keduanya kemudian diantar kembali oleh sopir rumah Axelle lagi. Micha hanya menatap mobil itu berlalu pergi dari kediamannya.
“Mereka sudah pergi, sebaiknya kita masuk ke dalam rumah sekarang sayang.” Ucap Axelle lembut dan di angguki oleh Micha.
“Sayang ke kamar yuk.” Celetuk Axelle tiba-tiba.
Micha seketika memincingkan matanya sebelah, karena suaminya mulai menunjukkan gelagat mesum.
“Mau apa ke kamar?” Sahut Micha datar.
“Ayolah sayang jangan pura-pura tidak tahu ya.” Goda Axelle lagi.
“Sayang ini masih siang, sebaiknya kita segera makan siang dahulu.”
“Berarti sehabis makan siang boleh dong sayang.” Celetuk Axelle dengan senyum mesumnya.
“Sayang....!! Makan atau puasa seminggu.” Ancam Micha kemudian.
“Haihh...baiklah, ayo kita makan siang dulu. Tapi habis ini jatah ya.” Axelle kembali menggoda Micha.
Wajah Micha sudah memerah dan menghangat, detak jantungnya sudah tak beraturan di buatnya. Namun Micha benar-benar tak mampu menolak pesona Axelle dan dia hanya sanggup untuk mengangguki permintaan suaminya itu. Tentu saja Axelle sangat gembira, karena Micha menuruti kemauannya.
Seusai makan siang kedua sejoli itu benar-benar menghabiskan waktu setengah hari mereka di atas ranjang, entah berapa kali mereka melakukannya, peluh keringat membasahi tubuh keduanya, meski AC di dalam kamar mereka cukup sejuk namun untuk kedua sejoli yang tengah bermadu cinta ini tak berefek sama sekali.
Hingga menjelang sore keduanya baru usai lalu membersihkan diri mereka, karena Axelle ingin mengajak Micha untuk dinner di suatu tempat yang sudah Axelle persiapkan.
“Sayang memangnya kita mau dinner dimana, sampai aku harus memakai sweeter begini?” Celetuk Micha penasaran.
“Ini kan kejutan untukmu sayang jadi kamu cukup tunggu dan menikmatinya nanti.”
Micha hanya menghela pasrah, kini mobil sport mewah itu meninggalkan kediaman Axelle dan mulai melaju sedang. Cukup membutuhkan waktu satu jam untuk sampai di tempat dinner mereka. Micha sudah mulai menggerutu kesal karenanya, namun Axelle hanya menanggapinya dengan tawa kecilnya.
Seketika matanya berkeliling ke penjuru arah karena keindahan pemandangan pantai tersebut di tambah sunset yang perlahan mulai menenggelamkan dirinya. Saat Micha sedang asyiknya menikmati pemandangan dan sejuknya angin pantai, Axelle tiba-tiba menutup kedua mata Micha dengan tangannya.
“Sayang mengapa mataku di tutup seperti ini?”
“Menurutlah, dan ikuti arahanku ya sayang.”
“Baiklah.”
Axelle lalu membawa Micha ke tempat dinner mereka, kain sutra tembus pandang berwarna putih berkelibat terkena hembusan angin pantai, lilin-lilin kecil di dalam gelas mini menghiasi meja dan juga sekeliling tempat itu. Axelle mulai melepaskan tangannya, dan alhasil Micha langsung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.
Micha sungguh sangat bahagia, karena kejutan romantis dari suaminya ini. Meski mereka tidak sempat untuk berbulan madu, kejutan ini sudah cukup untuk segalanya. Karena Micha memang tidak suka hal yang ribet dan terlalu menghamburkan uang.
“Sayang ini semua kamu yang menyiapkan?” Tanya Micha tak percaya.
“Tentu saja sayang, bagaimana? Suamimu ini sangat romantis bukan.” Ucap Axelle percaya diri.
“Iya-iya aku percaya itu.” Sahut Micha di sertai gelengan kepalanya dan senyuman manisnya.
Suaminya memang tidak bisa berubah untuk sifat arogan dan percaya dirinya ini. Namun di balik itu semua, Axelle adalah orang yang hangat dan lembut.
“Silahkan duduk tuan putriku.” Ucap Axelle sambil menarik satu kursi untuk Micha duduki.
“Terima kasih sayang.”
“Dan ini hadiah tambahannya sayang.” Axelle menyodorkan sebuket bunga mawar merah pada Micha.
Wajah Micha semakin bersemu, jantungnya sudah melompat-lompat entah kemana, jiwanya seakan melayang akan keromantisan suaminya ini. Setelah menjadi Nyonya Axelle, Micha semakin di perlakukan bak ratu. Itu sangat membuat Micha bahagia, karena di hidupnya telah di hadirkan sosok suami seperti Axelle ini.
“Semoga selamanya kita akan menua bersama sayang.” Sahut Micha seusai menerima buket mawar itu. Dan air mata bahagia membasahi pelupuk matanya.
“Itu pasti sayang.” Sahut Axelle lembut, dan tangannya mengusap lembut air mata bahagia Micha.
.
.
.
JANGAN LUPA FOLLOW AKUN BARU INSTAGRAM AUTHOR YA, KALIAN BISA RECOMENDED VISUAL UNTUK CAST MY PERFECT BOSS INI YA.🙏🙏🙏
IG : @May_Andyar
.
.
.
.
.
.
Bersambung......
Klik 👍 Klik❤️ Klik 5 🌟 dan jangan lupa Vote nya juga ya sebanyak yang kalian mampu.😁
Terima Kasih 🙏🙏