EVA AURORA

EVA AURORA
Episode 90 Happy and Sad



...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Disebuah taman terdapat dua manusia Kakak beradik yang tengah asik bermain, tertawa, dan saling bercerita bersama. Yang satunya cantik dan yang satunya tampan, sungguh mereka adalah bibit unggul dari kedua orang tuanya


"Baiklah, ayo kita latihan jalan lagi, fighting adikku kamu pasti bisa" ucap sang Kakak memberi semangat pada sang adik


"Hah~ Kak kakiku lemas tidak bisa berjalan" jawab sang adik


"Makannya itu ayo latihan buat ngelatih otot kamu yang udah lama gak bekerja, ada Kakak, kamu aman ko, jangan malas Aldi sayang!!"


Sudah tau kan siapa? mereka Kakak beradik Eva dan Aldi. Aldi yang sudah siuman sejak 7 hari yang lalu dan masih harus menjalani terapi untuk memulihkan kembali organ-organ tubuh nya yang sudah lama tidak bekerja, walaupun kini ia sudah merasa sehat seperti sediakala


"Yaudah lah, Kakak gak pernah berubah dari dulu, tetep jadi kakak yang pemaksa!" ~Aldi


"Tapi sayang kan hahaha" ~Eva


"Hem!!" ~Aldi


"Ayok, pegang tangan Kakak" ~Eva mengulurkan tangannya


Dengan senang hati Aldi menerima uluran tangan sang Kakak dan mulai bangkit dari kursi roda, berjalan selangkah demi selangkah menapakan kaki putih mulusnya diatas rerumputan hijau yang subur


Sudah 3 hari terakhir ini Eva dengan sabar melatih Aldi berjalan, rasanya seperti mengulang masa kecilnya dulu saat ia juga sedang melatih Aldi kecil untuk berjalan dengan kaki mungilnya


"Pelan-pelan aja, Kaka lepas ya coba udah bisa jalan sendiri apa belum" ~Eva


"Eh eh eh woy Kak jangan, ntar gue jatuh gimana" ~Aldi, mulai lah bahasa Lo Gue muncul setelah aku kamu lewat


"Gak jatuh ko, nanti kakak tangkep, tuh kan kamu bisa" ~Eva


"Eh iya gue bisa jalan lagi, haha akhirnya bisa lepas dari kursi roda itu" girang Aldi saat sudah bisa kembali berjalan, tapi tiba-tiba "KA ka ka, kaki gue tiba-tiba lemes tolongin" keluh Aldi yang sudah sempoyongan


Dengan cepat Eva menghampiri Aldi hendak menangkap nya, namun terlambat, seseorang telah menggantikan posisinya terlebih dahulu


"Huh~ untung ada Kak Leo" ucap Aldi


"Aldi Lo gak papa kan?" ~Eva


"Gak, cuma lemes aja" ~Aldi


"Yaudah nih duduk dulu" ~Eva, menyodorkan kursi roda "Leo ko Lo bisa ada disini?"


"Niatnya sih mau masuk ke dalem, tapi dah keburu liat kalian berdua disini yaudah gue kesini aja deh" jawab Leo


"Ekhem... kalo mau berduaan mending anterin gue ke dalem duku deh, biar gak jadi nyamuk disini, ah gak usah gue sama suster itu aja. Suster tolong bantu saya" ~Aldi


Akhirnya Aldi kembali menuju ruangannya diantar oleh suster yang kebetulan sedang lewat "ALDI KEMASIN BARANG-BARANG KAMU NANTI MALEM KITA PULANG KERUMAH!!!" teriak Eva yang masih bisa di dengar oleh Aldi


"WHAT?! BENERAN KAK, YES AKHIRNYA BISA PULANG KE RUMAH JUGA!!! OKE KAK LANGSUNG GUE BERESIN" jawab Aldi yang juga dengan berteriak


"Suara Lo astaga!!" ~Leo


"Hehe mianhae" ~Eva


"Duduk dulu yuk" ~Leo


Mereka berdua pun duduk berdua di bangku taman. Leo langsung merogoh saku celananya untuk mencari sesuatu yang ingin ia tunjukan kepada Eva


"Nih ambil, dateng ya please sama nyokap bokap Lo" pinta Leo, memberikan kertas undangan berwarna pink "Gue pergi dulu, sampai jumpa nanti malam" Leo pergi begitu saja setelah memberikan undangan tersebut kepada Eva


"A... apa ini?" dengan ragu-ragu Eva membuka kertas tersebut dan membaca nya dengan teliti


Duarr...


Entah kenapa hatinya langsung hancur setelah mengetahui isi undangan tersebut, tiba-tiba ada lahar bening muncul dari kedua kelopak matanya, dan tangisan pun tidak bisa di hindari lagi


"Hiks~ hiks~ kenapa sesakit ini sih? padahal dia bukan siapa-siapa ku tapi kenapa? ini sangat menyakitkan... Leo" ~Eva


Entah kenapa sebuah surat undangan yang berisi informasi tentang pertunangan antara dua keluarga kaya itu begitu membuat nya sakit dan hancur. Didalam surat undangan tersebut terpampang jelas nama Leondra Aldebaran dengan Ratu Putri Sanjaya yang akan melangsungkan acara pertunangan mereka nanti malam


°•°•°•°


"Va, please jangan nangis, hati gue ikut hancur liat Lo nangis kaya gini. Maaf udah buat Lo sakit hati, tapi setelah acara itu gue pastiin Lo gak ngerasa sakit lagi kaya gini. Hanya senyuman yang akan terukir di bibir Lo dan air mata itu cuma mengalir kerena kebahagiaan bukan kesedihan" gumam Leo


Ia pun langsung membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi, menghiraukan teguran dari banyak orang bahkan sampai menerobos lampu merah


...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Thank you...


^^^~Beach Breeze~^^^


...۝ SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ۝...