
...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...
PUKUL 21.00 DI RESTORAN K'S~
Hari yang cukup melelahkan bagi pekerja di restoran tersebut, karena restoran sudah lama tutup terjadilah lonjakan pengunjung pada hari pertama restoran tersebut dibuka kembali. Mereka datang seakan sudah sangat merindukan suasana, makanan, minuman, pelayanan, dll, padahal restoran hanya ditutup tidak lebih dari 7 hari
"Va, pulang yuk" ajak Farrel
"Duluan aja Rel gue udah janjian sama temen gue" jawab Eva
"Oooh oke gue tunggu sampe temen Lo dateng ya" ~Farrel
"Eh eh gak usah, Lo pasti udah cape kan, pulang aja gue gak papa ko paling sebentar lagi juga dateng. Tuh kasian Bang Gavin udah ngantuk" ~Eva
"Huammm... apa ni gue di bawa-bawa" ucap Gavin sambil menguap
"Gak, Bang kita nunggu sampe temennya Eva dateng gak papa kan?" ~Farrel
"Iya gak papa, lagian ini dah malem sepi lagi bahaya perempuan sendirian malem-malem gini" ~Gavin
"Yaudah deh kalo gitu, makasih sebelumnya Bang, Rel" ~Eva
"Iya" ~Gavin dan Farrel
Mereka pun menunggu jemputan Eva di halte depan restoran, sambil menunggu mereka saling mengobrol agar rasa kantuk mereka sirna. Tak lama kemudian datanglah mobil berwarna abu-abu yang berhenti tepat di depan halte tersebut
"By, maaf ya telat jemputnya" ucap Pangeran, hal tersebut membuat Gavin apalagi Farrel tercengang
"Iya gak papa, lagian masih ada Bang Gavin dan Farrel yang mau nungguin" ucap Eva
"Makasih udah mau nemenin Eva ya, oh ya kenalin gue Pangeran, temen eh salah maksud gue pacar nya cewek nakal ini" ~Pangeran
"Gavin, temen Eva" ~Gavin
"Gue Farrel, sama kaya Abang gue" ~Farrel, dengan senyum terpaksa
"Kalo gitu gue sama Eva duluan ya, udah malem. Sekali lagi makasih" ~Pangeran
"Iya" ~Gavin
"Bang, Rel, gue pulang dulu ya see you" ~Eva
Kepergian Eva bersama Pangeran membuat satu hati terasa hancur, mengetahui jika Eva telah memiliki pasangan membuat Farrel merasa pupus sudah harapan nya untuk bersama Eva
"Dek, gue tau perasaan Lo kaya gimana, gue ingetin sekali lagi Eva itu gak cocok buat jadi pasangan Lo jangan berharap lebih oke! saingan Lo berat mulai dari Leo dan ternyata sekarang Eva udah sama Pangeran. Sabar, mungkin jodoh Lo bukan dia masih banyak cewek lain yang cocok buat Lo" ~Gavin
"Iya Bang gue tau, gue emang gak cocok buat Eva. Pulang yuk lah gue capek" ~Farrel
"Yuk lah" ~Gavin, dengan ceria berniat untuk membuat sang adik kembali tersenyum, tapi dia gagal
Tanpa sadar dengan terjalinnya hubungan Eva dan Pangeran, membuat 2 hati merasa hancur. Tapi kita tidak tau yang namanya jodoh, jodoh sudah diatur oleh yang mahakuasa jadi kita hanya bisa bersabar dan berusaha
Di tengah jalan tiba-tiba Pangeran meminggirkan mobilnya lalu menatap Eva serius
"Kenapa berhenti?" tanya Eva penasaran
"Va, aku pengin ngomong sesuatu sama kamu" jawab Pangeran
"Apa?" ~Eva
"Jadi gini, aku disuruh Papah untuk mengurus bisnisnya di luar kota sebentar sampai Papah pulang dari Mesir" ~Pangeran
"Terus?" ~Eva
"Jadi maaf ya, aku harus ninggalin kamu ke luar kota, hah sebenarnya aku gak mau tapi kalo aku gak pergi perusahaan Papah disana bisa gulung tikar, by i'm so sorry" ~Pangeran
"Kenapa harus minta maaf, pergi lah jika itu untuk kebaikan. Tapi inget jangan gatel sama perempuan lain disana, awas aja kalo aku sampe denger berita kamu macem-macem disana!" ~Eva
"Makasih by, gak lah gak bakalan aku gatel sama cewek lain orang aku udah punya kamu yang sangat-sangat sepesial. Kamu juga awas aja kalo kamu macem-macem, aku pastiin hari pernikahan kita itu setelah aku pulang dari luar kota!" ~Pangeran
"Aku pegang ucapan kamu, apa sih ku gak bakalan macem-macem ko, sama kaya kamu, aku juga kan udah punya kamu. Em... btw berapa lama kamu disana?" ~Eva
"Cuma hidung doang yang dikangenin?! oke!" ~Eva
"Haha... ya gak lah by, aku bakal kangen semua yang ada di kamu" ~Pangeran
Setelah cukup lama mereka mengobrol, akhirnya Pangeran melanjutkan perjalanan nya kembali menuju rumah Eva
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Pagi hari yang cerah, di sebuah apartemen milik Leo berkumpulah 3 manusia tampan yang masih terlelap dalam mimpi masing-masing. Tepat pukul 05.30, Leo terbangun dan segera menyalakan benda kotak berukuran 152 inci dengan senyum devil nya, tak memperdulikan penampilan nya yang acak-acakan
Mendengar adanya suara televisi yang cukup keras membuat kedua manusia tampan yang sedang tidur di sofa terbangun. Mereka tertidur di sofa karena mereka ketiduran sehabis memainkan game hingga larut malam
"Ngapain sih Lo pagi-pagi udah nonton tv, keras banget lagi" tegur Gibran karena merasa tidur nyenyak nya terganggu
"Ga papa" jawab Leo singkat, padat, dan tidak jelas
"Dasar pikun! Lo lupa sebentar lagi kan ada berita perusahaan ba*i itu bangkrut" ucap Justin, ia langsung membenarkan posisi tubuhnya walaupun matanya masih ingin terpejam
"Hais ko gue bisa lupa ya, let's see" kata Gibran
Jeng, jeng, jeng, akhirnya yang mereka tunggu-tunggu muncul juga. Mata yang awalnya setengah terbuka kini menjadi terbuka lebar
"Berita pagi ini, dikabarkan perusahaan xx milik Tuan Sirex Bristian mengalami kebangkrutan sehingga mengharuskan perusahaan tersebut gulung tikar. Apa penyebab nya? dan bagaimana kondisi nya saat ini? kita terhubung dengan reporter kita di TKP, ya Rian bagaimana kondisi saat ini disana?" ucap pembawa berita di salah satu stasiun televisi internasional
"Baik, seperti yang kita lihat saat ini kondisi disini sangatlah ramai banyak para pegawai yang berdemo di depan perusahaan xx untuk meminta gaji atau pesangon mereka. Sendari tadi tidak ada respon apapun dari Tuan Sirex mengenai masalah ini, dia masih diam didalam. Pemirsa, bisa kita lihat disana terparkir dua mobil polisi dan mereka membawa keluar Tuan Sirex dengan tuduhan telah menggelapkan uang negara dan beberapa perbuatan kriminal lainnya... dan bla bla bla" jelas sang reporter
Author : "Maaf kalo salah, author gak tau gimana cara ngomongnya reporter" 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
"HAHA... rasain tuh! makannya jangan pernah main-main sama kita, alamat jadi kaya gitu kan, puas gue" ucap Gibran
"Sama weh, hahaha Leo dilawan?! hasilnya ya kalo gak dipenjara ya mati" sambung Justin
"Emang apa yang Lo lakuin bro? gue penasaran, Lo sih gak ngajak-ngajak kita" ~Gibran
"Cuma pake trik dasar aja" jawab Leo
"Ceritain atuh" ~Justin
"Hem jadi gini....." ~Leo
Author : "Biar author aja yang jelasin ya"
"Nah kebetulan, jelasin sono gue males" ~Leo
Author : "Gak gratis"
"Iya iya gue paham, guys like ya, please bantu gue bayar sama author😉 thanks..." ~Leo
Back to story. Oke jadi yang dilakukan Leo adalah... pada saat ia pulang dari sekolah ia langsung menuju perusahaan tanpa Gibran dan Justin, ia melarang kedua sahabatnya itu untuk ikut dalam urusan nya saat ini. Karena menurut nya ini hanyalah masalah kecil yang bisa ia bereskan sendiri
Di perusahaan ia menghubungi orang kepercayaan nya di negara Korea. Leo meminta kepada orang tersebut untuk mencari bukti bahwa anak dari Tuan Sirex telah berselingkuh dan sering pergi ke bar untuk melayani para pria hidung belang
Orang kepercayaan Leo ini bukan orang sembarangan dan sangat handal saat menjalankan tugas. Buktinya 3 jam setelah mendapat perintah dari Leo, ia sudah berhasil menemukan seluruh bukti yang diminta oleh Leo, ditambah lagi ia menemukan bukti lainnya berupa anak dari Tuan Sirex tersebut ternyata yang telah membunuh ibu mertuanya. Hal itu membuat Leo semakin puas akan hasil kerja orang tersebut, tidak sampe disitu Leo menyuruh orang tersebut menyerahkan semua bukti-bukti itu ke suaminya, Tuan Yoon, dan stasiun televisi untuk dipublikasikan
Berkat kecanggihan teknologi zaman sekarang, berita itu dengan cepat tersebar, bukan hanya di negara Korea saja berita itu gempar, namun di beberapa negara tetangga juga sudah mulai menyebar kemana-mana
Saat Tuan Yoon dan anaknya mengetahui kebusukan Putri dari Tuan Sirex, Tuan Yoon marah besar dan langsung memenjarakan putri Tuan Sirex dan anaknya langsung menceraikan nya. Bahkan Tuan Yoon sudah tidak percaya lagi pada keluarga itu, kini mereka telah menyerahkan semua proyek besar itu kepada Leo seutuhnya. Mereka sangat berterimakasih kepada Leo karena sudah membantu mereka mengusut pembunuhan Nyonya besar Yoon yang sangat sulit dipecahkan. Sulit dipecahkan? buktinya oleh orang suruhan Leo tidak membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk mencari bukti-bukti tersebut
Proyek besar itu kini sudah berada di tangan Leo, lagi-lagi kemenangan berpihak kepadanya. Hal tersebut membuat perusahaan D'CORPORATION mendapatkan keuntungan yang sangat besar
...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...
Love you all....!!!
Thank you 🤗
^^^~Beach Breeze~^^^
... SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ...