EVA AURORA

EVA AURORA
Episode 83 Menggunakan NYA untuk menghancurkan MU



...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Berjalan sedikit tergesa-gesa sambil menyusun lembaran demi lembaran di dalam sebuah map, membuat dirinya tidak memperhatikan jalan. Ia terus saja berjalan, sampai ia tidak menyadari jika di depannya ada sebuah pilar putih yang berdiri kokoh


"Omo!" ucap Eva terkejut karena tiba-tiba ada tangan yang tertempel di jidatnya dan ada lagi tangan yang menghadang tepat di depan nya


Empat pasang mata yang merupakan pemilik salah satu tangan tersebut, tengah menatap nya dengan tatapan sulit diartikan


"Kalo jalan matanya dipake!" ucap pemilik tangan yang tertempel di jidat (Leo)


"Kalau jalan perhatian jalannya" ucap pemilik tangan yang menghadang di depan Eva (Pangeran)


Mereka berdua mengucapakan kalimat yang berbeda dalam waktu yang sama, membuat Eva diam memperhatikan mereka berdua. Mereka sama-sama memiliki paras tampan, pintar, dan lain-lain yang dapat memikat hati para wanita diluar sana ditambah mereka rich (kaya). Banyak orang-orang yang memperhatikan mereka bertiga, bahkan orang yang tadinya tengah sibuk pun menghentikan aktivitas nya untuk sekedar menonton sedikit potongan drama gratis itu


"Kalian kenapa?" tanya Eva bingung "Ish ini tangan kalian!" Eva menyingkirkan kedua tangan tersebut dari depannya


"Oh Profesor..." meninggalkan kedua pria tampan tersebut yang masih diam, demi mengejar orang yang ingin ia temui sendari tadi


"Jangan dekati dia karena dia punya KU!" tegas Leo


"Benarkah punya mu? apa dia pacar mu? tunangan? istri? bukan kan?! so There's no reason for me to stay away from him, dia cantik, manis, pintar, baik. I think I like too" jawab Pangeran santai


"Aku tidak akan pernah memberikan apa yang sudah atau akan menjadi milik ku, camkan itu!!!" ucap Leo


"Fine, ku juga hanya bermain-main saja, dan aku akan menggunakan nya untuk menghancurkan mu Leondra Aldebaran. Kau telah merebut semua nya dari ku, dan sekarang aku akan melakukan hal yang sama!" gumam Pangeran saat Leo sudah pergi menyusul Eva


"Apa lagi yang Kaka rencanakan?" batin seseorang dari balik dinding


÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷


"Permisi Profesor Anji" ucap Eva mencoba menghentikan langkah sang profesor


"Yaaa... ah dokter Eva, ada apa? kebetulan saya juga sedang mencari anda, bagaimana jika kita lanjutkan di ruangan saya saja?" tanya Prof Anji


"Ah baiklah kalau begitu" jawab Eva


"Mari" ucap Prof Anji


Mereka berdua berjalan beriringan menuju ruangan Profesor Anji, di dalam mereka mengobrol serius membahas usulan yang Eva ajukan tentang Aldi. Dan membicarakan apa yang ingin profesor Anji katakan pada Eva


Keluarnya Eva dari ruangan tersebut, wajahnya berubah drastis menjadi sangat bahagia. Kebahagiaan seperti nya tengah melanda perempuan itu, sebuah kebahagiaan yang sangat laut biasa


"Aaaaa..." jeritnya namun ia buat pelan


"Kenapa Lo?" tanya Leo yang tengah duduk di bangku sambil menatap Eva aneh


"Leo?!!! aaaaa..." bagaikan seekor cicak, ia langsung nemplok memeluk Leo, yang dipeluk pun merasa berbunga-bunga sekaligus menegang


"Huwaaa... tau gak?" tanya Eva melepas pelukannya


"Tau apa Lo aja belum ngasih tau" jawab Leo, dengan pipi yang sudah memerah


"Akhirnya adek gue bisa dioperasi dan sebentar lagi dia sembuh, akhirnya setelah sekian lama, dan beberapa kali gue ngajuin surat dan cara-cara ke Prof Anji yang selalu di tolak dan salah, akhirnya kini diterima. Satu lagi, masa uji coba gue dah berakhir, kata beliau sebenernya udah selesai dari beberapa hari yang lalu tapi ada sesuatu hal jadi diundur, huwaaa I'm so happy!!!!!" cerita Eva panjang lebar


"Semoga adek Lo cepet sembuh dan selamat udah jadi dokter beneran" ucap Leo ikut bahagia


"Gue masih gak nyangka aja sih, ternyata perjuangan gue dari dulu itu gak sia-sia, sekarang gue udah bisa jadi kaya gini, dulu jadi dokter itu kaya sebuah khayalan aja gitu buat gue tapi sekarang itu nyata terjadi!!" ~Eva


"Lo berhak dapet ini semua dan merasakan ini semua" ~Leo, mengacak-acak rambut Eva


"Ish rambut gue berantakan lah" ~Eva


"Gak papa, tambah lucu. Jadwal kosong gak?" ~Leo


"Em... keknya sih udah selesai semua" ~Eva


"Yaudah ikut yuk" ~Leo


"Kemana? terus emang Lo gak kerja?" ~Eva


"Lupa apa begimana? udahlah ikut aja ntar Lo juga tau. Kalo kerjaan gue gak usah khawatir ada Zio" ~Leo


Dengan mudahnya Leo mengucapkan kata-kata tersebut, sedangkan disana Zio yang tengah menderita menggantikan Leo sedang bekerja keras menyelesaikan masalah-masalah perusahaan


"Akhhhh... bos Leo... sumpah anda sangat kejam!!! awas aja jika tidak ada bonus dan penaikan gaji!!!" teriak Zio frustasi dengan banyaknya berkas di atas mejanya


Sebuah mobil mewah putih bercorak yang sangat elegan berjalan menyusuri jalanan dengan suara nya yang terdengar halus



Setelah beberapa lama di perjalanan, akhirnya mereka sampai di pusat belanja terbesar di kota tersebut. Mobil tersebut diparkirkan di tempat parkiran khusus yang ada di Mall tersebut


"Ngapain ke mall?" tanya Eva pada Leo yang sedang berdiri di luar pintu membukakan pintu untuk nya


"Liat deh romantis banget!!!"


"Ya Allah itu cantik banget jenk, andai aku ketemu duluan udah ku jodohin deh sama anak ku"


"Sama jenk, itu yang laki-laki astaga tampan banget!"


"Andai gue punya pacar kek dia, hah~ nasib orang jomblo gini amat ya"


"Fiks dia pangeran gue yang dikirim tuhan buat gue!!"


"Bidadari udah tiba woy, sayang udah ada yang gebet"


Berbagai komentar keluar dari mulut orang-orang yang iri dengan mereka berdua, bahkan ada yang ingin menjadikan mereka menjadi mantunya. Leo dan Eva lebih memilih diam dan melanjutkan jalan mereka menuju salah satu restoran di mall tersebut. Ternyata disana sudah berkumpul Gibran, Justin, Zahra, dan Cici


"Jeng jeng jeng... akhirnya Raja dan Ratu telah tiba, pantesan diluar ribut banget ternyata karena mereka toh" ucap Zahra


"Kalian juga disini?" tanya Eva


"Ha? ya kita disini lah kan kita dah janjian, gimana sih Lo?!" jawab Cici


"Oh astaga gue lupa, mianhae" ~Eva, menepuk jidatnya


"Sesibuk apa sih seorang Eva Aurora ini sekarang?" ~Zahra


"Ye mangap, gue lagi fokus buat kesembuhan Aldi, ngurus ini itu, and much more hehehe canda-canda gue gak sesibuk itu ko" ~Eva


"Yayaya. Eh btw kita udah punya kesibukan masing-masing jadi jarang kumpul kaya dulu lagi yah" ~Zahra


"Yah begitulah. Dan dari kita belum ada yang punya pasangan wkwk" ~Gibran


"Ekhem, kata siapa? gue udah" ucap Justin dengan nada sombong nya, sedangkan Cici menjadi salting dan malu


"HA SIAPA? JANGAN BILANG..." ucap mereka kompak sambil melirik Justin dan Cici bergantian


"Yes kalian benar" ~Justin merangkul Cici


"Kapan? ko gue gak tau?" ~Leo


"Seminggu yang lalu, tapi kita sepakat buat ngerahasiain ini dulu" ~Justin


"Ish ish ish parah Lo berdua! gini aja gimana kalo sebagai gantinya, kalian berdua yang traktir makan siang ini, pj loh masih berlaku" ~Eva


"Ah ide bagus tu, yok guys kita pesen yang banyak. Oh bentar biar hubungan kalian makin langgeng jadi mari adakan acara syukuran besar-besaran" ~Zahra


"PERHATIAN... PERHATIAN... DISINI ADA YANG BARU JADIAN JADI MAKANLAH SEPUASNYA NANTI MEREKA BERDUA YANG BAKAL BAYAR, TENANG AJA. INI REAL NO HOAX!!!!" teriak Zahra


Restoran yang awalnya sepi karena makanannya yang terkenal mahal-mahal, sekarang jadi ramai pengunjung setelah pengumuman dadakan yang Zahra umumkan


"What--?! bangs*t lu pada, kalo nraktir kalian-kalian si oke oke aja tapi ini astaga liat itu, wah duit gue abis" ~Justin


"Bodo amat" ~Zahra


"Leo, bantuin gue ya, Lo kan rich, tampan, baik hati, ramah, bantuin ya please" ~Justin


"Gak ada hubungannya sama gue" ~Leo


"Lagian duit Lo gak bakal abis ko cuma buat bayar semua tagihan nya" ~Gibran


"Tau tapi, mension impian gue gak jadi kebeli lagi kan huf~" ~Justin


"Sabar" ucap Cici tersenyum tulus sambil mengelus pundak Justin


"Iya makasih sayang" ~Justin


"Ya tinggal keluarin king lo si blacky, susah amat sih. Hidup dibikin ribet and drama Lo" ~Gibran


...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...



...PERGILAH KE JALAN MU, BAHKAN JIKA KAMU HIDUP SELAMA SEHARI. LAKUKAN SESUATU. SINGKIRKAN KELEMAHAN MU...


...♡...


Thanks for like, vote, komen nya. Yang belum masih ditunggu ^ _ ^


^^^~Beach Breeze~^^^


...۝ SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ۝...