EVA AURORA

EVA AURORA
Episode 13 Pak Ketos and Bu Sek



...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Hujan deras mengguyur sebagai permukaan bumi disertai petir yang mengglegar di langit, dan angin kencang, membuat suasana di malam itu sungguh menegangkan. Hujan tersebut masih berlangsung hingga pagi hari nya, membuat aktivitas dipagi hari itu sedikit terganggu


"Cuma gerimis doang, gak usah pake jas hujan kali ya" ucap Eva


Akhirnya ia berangkat menggunakan sepeda tanpa menggunakan jas hujan. Air hujan yang tak terlalu deras, tapi berhasil membuat baju Eva sedikit basah


Setelah sampai di kelasnya, ia memicing kan matanya melihat bangku yang biasanya ditempati oleh sahabatnya masih kosong "Aneh, biasanya jam segini dia dah berangkat, mungkin ketiduran kali ya?" gumam Eva


"Ci, kamu tau Zahra kemana gak?" tanya Eva pada Cici


"Gak tuh, dari tadi gue gak liat" jawab Cici


"Oh oke" ~Eva


"Lo kan sahabatnya, masa Lo gak tau dia kemana" ~Cici


"Dia gak ngabarin gue" ~Eva


"Ooo... coba aja hubungi dia" ~Cici


"Udah tapi gak aktif dia nya" ~Eva


Kringgg.....


Bel berbunyi, menandakan bahwa sebentar lagi pelajaran akan dimulai. Bertepatan dengan itu Leo dkk masuk ke dalam kelas dengan ekspresi khas mereka, yaitu datar dan cool. Itulah yang membuat banyak cewek menyukai mereka, apalagi ditambah dengan wajah bak pangeran negri dongeng yang amat tampan


Tak lama kemudian, Bu Dewi masuk bersama seorang gadis yang terbilang cukup cantik tapi masih cantikan Eva dan Zahra kemana-mana, gadis tersebut terlihat tak asing lagi untuk Eva


"Selamat pagi anak-anak" sapa Bu Dewi


"Pagi Bu..." jawab para murid


"Baiklah, hari ini kita kedatangan murid baru, untuk lebih jelasnya silahkan perkenalkan dirimu" perintah Bu Dewi pada murid baru tersebut


"Haiii... nama ku Mita Wulandari, pindahan dari SMAN 7 ... senang bertemu dengan kalian semua" ucap Mita


Mita Wulandari :


{ Kim Jisoo / Jisoo (BLACKPINK) }



"Ibu rasa perkenalannya sudah cukup, Mita silahkan duduk di bangku depan samping meja Eva dan Leo ya. Karena kita akan memulai pelajaran kita hari ini, untuk kamu Mita bisa sesuai kan dulu ya pelajaran Ibu" ~Bu Dewi


"Baik Bu" ~Mita, dengan senyum licik nya ia melirik ke arah Eva "Siapa lelaki tampan itu? kenapa bisa duduk sama cewek miskin ini sih. Hem, tenang aja bakalan gue rebut semua yang Lo punya Eva Aurora" batin Mita


Bu Dewi terlihat sedang menuliskan sesuatu di papan tulis, hasil tulisannya berupa angka-angka semua yang berarti mereka sedang belajar bab fisika


"Sebelum Ibu menerangkan materi kali ini, Ibu mau Eva, Leo, dan... Sabrina maju, kerjakan soal-soal ini dulu dan yang lainnya bisa mengecek apakah yang dikerjakan oleh mereka bertiga benar atau salah. Mengerti?" ~Bu Dewi


"Mengerti Bu..." ~Murid-murid


Nama-nama yang tadi disebutkan oleh Bu Dewi untuk maju pun segera melaksanakan perintahnya. Dengan cekatan mereka bertiga menggerakkan soal yang diberikan oleh Bu Dewi. Pada akhirnya yang menyelesaikan soal itu terlebih dahulu yaitu Leo, disusul Eva, dan yang terakhir Sabrina


"Kerja bagus, silakan duduk kembali" ~Bu Dewi


"Ini Bu sepidol nya" ~Eva yang mengumpulkan kembali tiga sepidol yang tadi digunakan oleh mereka


Disaat dirinya hendak duduk kembali ke mejanya, dengan sengaja Mita menjulurkan kakinya bertujuan agar Eva tersandung oleh kakinya. Dan benar saja, Eva tak menyadari adanya kaki Mita lalu tersandung


Leo dengan posisi yang sudah duduk duluan, terkejut saat Eva hendak terjatuh. Dengan refleks tangannya menarik tangan Eva dan membawanya dalam ke pelukan nya. Kejadian seperti saat Eva hendak kejatuhan box pun terjadi kembali


"Cie... cie Pak ketos and Bu sek, kayanya lagi kasmaran nih ekhem... ekhem..." ~Si A


"Kyaaa!!! Leo gue" ~Si B


"Duh romantis nya pasangan ini" ~Si C


"Comblang in yuk, cocok nih. Cantik plus Tampan" ~Si D


"Hah~ jiwa jomblo gue meronta-ronta" ~Si E


Leo dan Eva yang menyadari pun langsung membenarkan posisinya dan duduk di bangku masing-masing. "Diam!!!" ucap Leo penuh penekanan, seketika semua orang yang sedang mengoceh pun langsung kicep tak ada yang berani berbicara satu pun


"Eva ko bisa jatuh?" ~Bu Dewi


"Itu kesandung kaki Bu" ~Eva melirik ke arah Mita


"Ooo... lain kali hati-hati ya" ~Bu Dewi


"Iya Bu, maaf" ~Eva


"Kita lanjutkan kembali pelajaran nya, baik sampai disini ada yang sudah tau apakah jawaban diantara Leo, Eva, dan Sabrina ada yang salah atau tidak?" ~Bu Dewi


"I think everything is right" ~Si H


{ Aku pikir semuanya sudah benar }


"Wah, is it true? how do you know, have you found the answer?" ~Bu Dewi


{ Wah, benarkah? bagaimana kamu tahu, sudah ketemu jawabannya? }


"No... but pasti kalau mereka bertiga yang jawab pasti dah bener, soalnya mereka kan pinter" ~Si H


"Ha iya tu gue setuju" ~Si J


"Buset itu angka apa, apa ya? pusing pala gue" ~Si K yang terkenal lemah dalam pelajaran yang ada sangkut pautnya dalam hitung-menghitung


"Kalian itu ya. Tapi memang benar, semua jawaban mereka bertiga itu benar, akan tetapi disini mereka menggunakan rumus yang simpel tapi nanti akan membuat kalian bingung jika kalian belum bisa menguasai rumus yang seperti dipakai mereka. Jadi disini ibu akan mengajarkan rumus yang mungkin sedikit muter-muter tapi akan lebih mudah dari rumus ini, sebelum itu silakan tulis terlebih dahulu untuk menambah ilmu pengetahuan kalian!" ~Bu Dewi


"Yes ma'am" ~All


÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷


"Ish ini Zahra mana sih, dari tadi di telfon gak diangkat-angkat, pesan gak di bales, sebenernya ada apa sih? Akh! please deh jangan bikin gue khawatir" ucap Eva sambil mondar-mandir kesana-kesini seperti setrikaan


Tak lama kemudian ponselnya kembali berbunyi :


Hey na na na


Michiji aneuryeomyeon michyeoya hae


Hey na na na


Hey na na na


Can't hold me down cuz you know I'm a fighter


Je ballo deureoon areumdaun gamok


Find me and I'm gonna live with ya


📱


"Hey!!! Lo kemana aja sih di telfon gak diangkat, pesan gue gak Lo bales jangankan dibales dibaca aja gak. Lo kenapa? kemana? ada masalah? apa Lo ketiduran di toilet? cerita ke gue, seenggaknya Lo kabarin gue dong biar gue gak cemas kaya gini! heh! diem aja Lo jawab napah!" ucap Eva tanpa jeda


"Udah ngomong nya? gimana gue bisa jawab Lo coba, Lo nya aja gak ngasih kesempatan ke gue buat ngomong. Emang bener Lo mirip Seokjin kalo lagi marah" jawab Zahra kesal


"Ya iya lah orang gue istrinya" ~Eva sambil mengibaskan rambut panjangnya yang di kuncir kuda


"Mulai deh halunya!" ~Zahra


"Cepet jawab!" ~Eva


"Iya gue minta maaf gak ngabarin Lo, soalnya gue lagi di jalan dan paketan gue abis, nih baru beli. Pas gue buka hp eh buset pesan Lo, buat hp gue ngelag tau gak. Karna gue males baca pesan-pesan lo itu yang uh~ jadi gue langsung telfon Lo aja deh" ~Zahra


"Oh~ jadi gitu, emangnya Lo mau kemana?" ~Eva


"Gue mau ke Jawa Timur buat hadirin pernikahan sodara gue" ~Zahra


"Ampe kapan?" ~Zahra


"Cieee... udah kangen ya Lo sama gue? haha ntah gue juga gak tau mungkin bisa satu Minggu an atau lebih soalnya gue juga mau ikut Deddy ke Bali karna kerjaan sekalian liburan juga" ~Zahra


"Hem... yaudah" ~Eva


"Udah deh janagan sedih kaya gitu, kita kan bisa kirim pesan, telfonan, kalo kurang kita bisa VC an kapanpun Lo mau ya" ~Zahra


"Iya, eh Zah dah dulu ya mau masuk lagi nih pelajaran terakhir. Mana pelajaran nya Pak Botak lagi, kalo telat Lo tau kan hukumannya apa?!" ~Eva


"Ah hukuman paling nyebelin yang pernah ada, yaitu berdiri di depan kelas dengan make up yang ambrul adul kan" ~Zahra


"Hooh, gue tutup ya bay, love you my friend" ~Eva


"Love you too dear" ~Zahra


📱


÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷


DISIS LAIN


"Iiiiiih... dasar cewek itu ya, selalu aja nasibnya beruntung. Beruntung bisa punya sahabat kaya Zahra yang tajir, duduk di sebelah cogan impian gue banget, pinter lagi Akhhh..." ucap Mita kesal


"Lo ngomong sama siapa? siapa yang Lo maksud?" tanya seseorang


"Siapa Lo?!" tanya balik Mita


"Kenalin gue Ratu, anak investor terbesar di sekolah ini" ~Ratu


"Gue Charlyn temennya Ratu" ~Charlyn


"Gue Lintang temennya mereka berdua, Lo?" ~Lintang


"Gue Mita, gue baru pindahan dari SMAN 7 ..." ~Mita


"Anak orang kaya juga ternyata, lumayan lah" batin Ratu Ia menatap penampilan Mita dari atas sampai bawah dan seperti nya memang benar jika dia berasal dari keluarga yang kaya "Siapa tadi yang Lo maksud?" ~Ratu


"Tuh orang yang ada di taman lagi telfonan" ~Mita


"Lo musuhnya? tapi gue denger Lo itu sodaranya kan?" ~Lintang


"Emang dia sodara gue tapi gue gak ngangep dia sodara gue, karna dia udah rebut semuanya yang gue mau" ~Mita


"Bagus kalo gitu" ~Charlyn


"Mau kerjasama buat ngerjain tuh anak?" ~Ratu


"Bisa dipercaya?" ~Mita


"Tentu" ~Ratu, Charlyn, dan Lintang


"Baiklah, gue setuju" ~Mita


"Oke, jadi mulai saat ini kita berempat temenan" ~Lintang yang diangguki oleh semuanya


"Let's start the game" ~Ratu


{ Mati kita mulai permainannya }


"Let's go" ~Mita, Charlyn, dan Lintang


Empat orang yang tak suka bahkan membenci Eva bersatu, dan berniat untuk melakukan sesuatu kepada Eva. Akan kah mereka berhasil? atau Eva akan melawan? atau mungkin ditolong oleh orang lain? entahlah...


...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Please :


❥ Like


❥ Vote


❥ Komen


❥ Favoritkan


❥ Kasih hadiah sebanyak-banyaknya ya 😉


Thank you 🤗


^^^~Beach Breeze~^^^


...۝ SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ۝...