
...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
TUJUH TAHUN KEMUDIAN
Semua terlihat baik-baik saja, Aldi yang kini sudah dinyatakan sembuh pun sudah bersekolah di SD tempat Kaka nya dulu bersekolah yaitu SDN TUNAS BANGSA. Saat ini dia sudah duduk di bangku kelas enam SD, mengikuti jejak Kaka nya ia juga bisa masuk ke sekolah tersebut karena beasiswa yang diberikan pemerintah
Aldi tumbuh menjadi lelaki yang tampan dan cerdas. Walaupun ia masih duduk di sekolah dasar, tapi sudah banyak cewek-cewek yang menyukainya. Namun semuanya ia tolak, karena ia memiliki prinsip yaitu "Fokus dulu ke pendidikan dan masa depan sampai bisa menjadi orang sukses, baru memikirkan untuk mencari pasangan" itulah prinsip nya. Dan jika ia ditanya apakah sudah mempunyai pacar ia akan menjawab "Iya", perempuan yang ia maksud sebagai pacarnya itu adalah Eva Aurora Kaka nya sendiri
Aldiandra Putra :
{ Wong Yuk Hei / Lucas (NCT) }
Author : "Author pake fisual nya itu orang luar negri ya, tapi tempat tetep di Indonesia ko. Sama itu harusnya kan Aldi masih 12 tahun, sedangkan fisual nya udah 12 tahun ke atas, jadi maaf ya ga pas"
"KAKA BURUAN NANTI TELAT!!!" teriak Aldi yang menggema di rumah kecilnya itu
"IYA BENTAR LAGI!" jawab Eva tak kalah kencang
"Bisa-bisa pendengaran Mamah semakin lama semakin memburuk gara-gara kalian teriak-teriak mulu" ucap Lusi kesal pasalnya setiap saat setiap waktu kedua anaknya itu akan berteriak-teriak tak jelas
"Hehe... Mamah bisa aja, maaf deh kalo gitu gak janji gak bakal teriak-teriak lagi deh Mah" ucap Aldi sambil menyengir kuda
"Kalian itu ya, sudahlah cepat habiskan sarapan mu" ucap Riko pada Aldi
"Siap Papah ku yang tampan tapi masih tampanan anak bungsu nya" ucap Aldi yang lagi-lagi membuat kedua orangtuanya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya
Dari dalam kamar keluar lah seorang gadis cantik dengan menggunakan pakaian seragam sekolah nya. Baju putih abu-abu, menandakan bahwa ia sudah bersekolah di jenjang SMA. Ya gadis cantik tersebut adalah Eva Aurora
Eva Aurora :
{ Park Chae Young / Rose (BLACKPINK) }
Author : "Ini juga pake orang luar negri lagi, Bayangin aja saat ini dia tu lagi pake seragam sekolah SMA nya"
"Lama amat sih Ka, siap-siap apa tidur?!" ~Aldi
"Kepo aja lu urusan Kaka, udah yuk berangkat, nanti ketinggalan bus gue gak mau jalan kaki ya" ~Eva
"Sarapan dulu sayang" ~Lusi
"Maaf Mah gak sempet nanti Eva telat, em Eva makan roti aja" Eva mencomot dua lembar roti tawar yang belum diolesi selai apapun, ia pun mencium punggung tangan sang Mamah dan Papah nya
"Ye tadi aja Kaka lama pake banget, sekarang tinggal Kaka sendiri yang buru-buru" ~Aldi
Tanpa basa-basi lagi Eva menarik kerah baju bagian belakang adiknya lalu menyeretnya "Mah Pah, Kita berangkat dulu ya, Assalamualaikum" ~Eva
"Eh sialan tunggu dulu gue belum pamitan sama Papah Mamah" ~Aldi
"Yaudah cepetan" ~Eva
"Iya iya, Mah Pah Aldi sama Ka Eva berangkat dulu ya. Assalamualaikum" Aldi berpamitan kepada Riko dan Lusi
"Waalaikumsalam, ati-ati di jalan" ~Riko dan Lusi
"Iya Mah" ~Eva dan Aldi
Sebenarnya Aldi bisa saja berjalan kaki dari rumah ke sekolah nya sama seperti Eva dulu, tapi karena arah sekolah mereka sejalur jadi sekalian saja mereka berangkat sekolah menggunakan bus agar bisa menghemat waktu dan bisa berangkat bersama
Saat ini mereka sedang menunggu kedatangan bus di halte busway. Eva yang masih asik memakan sisa roti tawar nya sambil bengong, dan Aldi yang sedang mengincar sisa roti milik Kaka nya itu
Hap...
Ia berhasil merebut sisa roti yang masih cukup besar dari Eva
"Eh... enak aja itu roti gue, balikin!" ucap Eva dengan mulut yang masih penuh dengan roti
"Yah udah masuk perut, gimana dong Ka?" jawab Aldi santai
"Awas aja Lo ya bakal gue bales, eh bentar minuman gue kemana?" tanya Eva sambil mencari di dalam tasnya "Ah sial pake acara ketinggalan lagi, minum Lo mana sini gue minta" ~Eva
"Di tas" ~Aldi
"Mana? ga ada juga" ~Eva
"Masa? perasaan tadi gue dah masukin ke tas deh" Aldi mengecek isi tasnya dan tak menemukan botol minumnya "Eh gue lupa masih di atas meja makan ding" ~Aldi
"Ah elah, seret nih gue" ~Eva
"Ye siapa suruh makan sendirian gak bagi-bagi, kena karma kan Lo" ~Aldi
"Okeh, punya gue sekalian bawain ye Ka" ~Aldi
"Hem" ~Eva
Eva berlari kembali menuju rumah untuk mengambil air minumnya dan Aldi yang ketinggalan. Ia berhenti sejenak di depan pintu untuk mengatur nafasnya yang ngos-ngosan, saat ingin mengetuk pintu ia tak sengaja mendengarkan obrolan kedua orang tuanya. Jadi ia mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk mendengarkan pembicaraan mereka
"Pah cicilan untuk bulan ini udah ada?" tanya Lusi
"Masih kurang setengahnya Mah, sebenarnya sih udah pas tapi yang setengahnya lagi buat biaya kedua anak kita dan keluarga ini, maaf ya Mah" jawab Riko
"Berarti masih kurang banyak ya. Pah kalau Mamah juga ikut kerja boleh ga?" ~Lusi
"Maafkan papah yang gak bisa memenuhi kebutuhan kalian, sampai-sampai mamah juga harus bekerja" ~Riko
"Ini bukan salah Papah, lagian aku sebagai istri sudah kewajiban ku untuk membantu kamu Pah" ~Lusi
"Makasih ya Mah, kalau mamah mau bekerja sih terserah Mamah" ~Riko
"Mamah serius ko, nanti mamah ke rumahnya Bu Vanya. Mamah denger kalau dia lagi butuh orang buat jadi asisten rumah tangga, bayarannya juga besar, kan lumayan buat nambah-nambah cicilannya" ~Lusi
"Jadi bener kalau uang 150.000.000 yang digunakan untuk biaya operasi adek itu mereka minjam di bank. 150.000.000 itukan uang yang sangatlah banyak belum lagi bunga nya, selama ini mereka menyembunyikan nya. Hiks~ aku harus apa?" ucap Eva sambil melangkah mundur. Karena tak mau ketahuan ia pun segera kembali menuju halte busway
"Loh Ka, mana minumnya?" tanya Aldi saat melihat Eva kembali dengan tangan kosong
"Nanti lo beli aja di kantin ya Dek, tadi em Kaka kira bus nya udah dateng jadi Kaka ga jadi deh ambil minumannya" jawab Eva berbohong
"Oh oke" kata Aldi
Tak lama kemudian bus yang akan ditumpangi oleh mereka, akhirnya tiba juga. Mereka berdua bersama penumpang lainnya langsung memasuki bus tersebut. Beberapa menit kemudian bus berhenti di depan pintu gerbang sekolahan Aldi dan berlanjut ke K'Internasional High School, tempat dimana Eva bersekolah
Dengan tatapan kosong, Eva berjalan di koridor sekolah. Ia masih memikirkan uang 150.000.000 itu, sampai pada akhirnya Zahra datang mengejutkan nya
"Dor..." ucap Zahra yang tiba-tiba muncul
"Astaghfirullah, his Zahra ngagetin aja sih Lo" ucap Eva
"Ye mangap, lagian siapa suruh bengong sampe-sampe kelas sendiri kelewatan" ~Zahra
"Hah? kelewatan?" Eva pun menengok ke belakang dan benar saja pintu kelas yang terbuka lebar terlewatkan begitu saja olehnya "Eh iya" ~Eva
"Napa sih lo? keknya Lo lagi ada masalah ya? kalau Lo mau cerita aja sama gue" ~Zahra
"Ah enggak ko gue gak papa, tadi tu gue cuma lagi mikirin itu apa eee... ah gue baru inget kan ada lagu baru dari Jhope yang judulnya 'Blue Side' dan gue belum nonton. Itu yang gue pikirin" jawab Eva yang berusaha mengalihkan pembicaraan
"Oh 'Blue Side' by Jhope itu, gue sih udah nonton bagus tau lagunya" ~Zahra
"Iya makanya gue kepikiran, nanti niatnya abis sekolah gue mau nonton deh" ~Eva
"Lo harus and wajib nonton. Dah yuk ke kelas pegel kaki gue lama-lama berdiri mulu" ~Zahra
"Ah iya ayo" ~Eva
Zahra Laura :
{ Kim Jennie / Jennie (BLACKPINK) }
Author : "Bayangin aja kalau dia lagi pake baju seragam sekolah nya ya"
Pelajaran pertama di kelas 11A adalah Matematika, yang berhasil membuat sebagian murid di buat pusing olehnya. Untung setelah jam pelajaran tersebut ada waktu transisi untuk mereka bisa mengembalikan energi mereka yang telah terkuras, dengan cara makan di kantin
...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...
Maaf ya fisual nya ga pas, Author bingung milihnya jadi author tentuin mereka aja buat jadi fisual nya 😭🙏🏻
Please :
❥ Like
❥ Vote
❥ Komen
❥ Favoritkan
❥ Kasih hadiah sebanyak-banyaknya ya 😉
Thank you 🤗
^^^~Beach Breeze~^^^
... SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ...