
...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...
FLASHBACK
"See you Mah and my baby princess" ~Pangeran, kakinya mulai melangkah mundur sambil tersenyum dan menangis, tak mau melihat kedua orang yang ia sayang sedih ia pun menghapus air matanya kasar. Lalu membalikkan tubuhnya, kini hanya punggung Pangeran saja yang terlihat oleh Risa dan Eva
Disaat mereka berdua ingin kembali menuju mobil, tiba-tiba ada benda berat menempel di tubuh Eva. Ia sedikit terkejut, namun setelah tau itu siapa ia pun hanya membiarkannya. Satu kecupan mendarat indah di puncak kepala Eva. Setelah melakukan hal tersebut Pangeran sedikit berlari mundur sambil menunjukkan senyum mautnya yang bisa membuat siapa saja langsung terpesona dan mengedipkan sebelah matanya. Merasa sudah jauh ia pun membalikkan badannya lalu memakai topi hitam, masker, dan satu lagi yang membuat pria itu akan terlihat semakin tampan yaitu kacamata
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
"Bentar ko perasaan gue gak enak ya, kaya ada yang ketinggalan, tapi apa?" ucap Pangeran, merasa ragu akhirnya ia memeriksa isi tasnya kembali "Hp udah, pasport ada, tiket ada, baju di koper, parfum ada, komedi putar mini juga udah gue bawa. Apa yang kurang coba?" sambungnya
Untuk menenangkan dirinya sambil mengingat-ingat barang apa yang tertinggal, Pangeran duduk di bangku. Sejenak ia terdiam memikirkan barang apa itu? hingga akhirnya
"Lah iya gue baru inget, dompet gue gak kebawa! harus balik gitu? males tapi di dompet ada kartu-kartu ATM, kredit, dan yang paling penting KTP gue. Ah gak papa lah ketinggalan penerbangan gue balik dulu" ucap Pangeran setelah mengingat barang apa yang tertinggal
"Loh Tuan anda mau kemana? penerbangannya sebentar lagi" tanya petugas bandara
"Dompet saya tertinggal, saya akan ikut penerbangan selanjutnya saja Pak. Kalau begitu saya permisi" jawab Pangeran, lalu berlari menuju pintu keluar
Dari kejauhan terlihat beberapa orang yang sangat mencurigakan tengah memperhatikan gerak-gerik Pangeran. Melihat target mereka menaiki taxi, mereka langsung mengikuti dari jarak jauh. Hingga tiba disaat suasana jalanan terasa sepi dan tak ada orang yang lewat, mereka mempercepat laju mobil mereka mencoba menyeimbangkan dengan mobil itu. Sempat terjadi perselisihan antara mereka hingga akhirnya taxi yang di gunakan Pangeran dengan sendirinya menabrak tiang listrik dan ada sebuah papan poster berukuran jumbo ikut menimpa mobil tersebut
"Inikah akhir hidup ku? Hem ternyata benar dan firasat itu memang benar, maaf by aku harus menjadi sunset untuk mu. Setidaknya aku sudah mempersiapkan semuanya untuk kamu by, ada gunanya aku mempersiapkan jauh-jauh hari. Mah... Pah... aku mencintai kalian uhuk... uhuk..." batin Pangeran sebelum menutup matanya untuk selama-lamanya
"Selese juga" ucapnya dengan senyum semirik
"Balik sebelum polisi datang, dan jangan lupa hapus jejak jangan sampai ada yang tertinggal! gini aja harus gue yang turun tangan, dasar gak becus" perintah ketua mereka
"Baik bos"
Setelah kejadian tersebut terjadi tak lama kemudian banyak orang yang mengerumuni tempat kejadian, polisi pun sudah datang memasang pagar pembatas. Sungguh malang nasib mobil dan orang yang berada di dalamnya, harus menabrak tiang listrik yang mengakibatkan bagian depan mobil menjadi rusak, lalu tertimpa papan poster berukuran jumbo mengakibatkan atap mobil menyusut ke dalam
Dalam proses evakuasi, para polisi sedikit kesulitan diakibatkan korban terjepit bagian-bagian mobil yang sudah tidak beraturan. Kira-kira membutuhkan waktu 1 jam 15 menit untuk mengeluarkan korban dari dalam mobil, mereka langsung di larikan ke rumah sakit untuk proses otopsi. Dari dua korban yang ada, tak ada satupun dari mereka yang berhasil selamat
FLASHBACK OFF
"Jadi gitu ceritanya, dan ampe sekarang belum ada yang tau siapa yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut. Anehnya bukti-bukti kaya CCTV, saksi mata, ataupun bukti lainnya gak ditemuin, gue si curiga kalo pelakunya anggota Mafia" jelas Cici panjang lebar
"Tapi mafia mana? banyak mafia di muka bumi ini, gak mungkin juga kita cari tau kan. Mereka mafia yang bisa dengan mudah menangkap kita terus... nyawa kita bisa ilang hari itu juga" sambung Zahra
"Udahlah gak usah dipikirin, biar anggota polisi aja yang cari tau kita tunggu kabarnya aja. Kalo pun gak ketemu suatu saat nanti gue bakalan berusaha buat nemuin pelakunya" ucap Eva penuh keyakinan
"Gimana caranya?" tanya Zahra
"Pasti ada jalan, mungkin sekarang gue gak bisa tapi semoga suatu saat nanti gue bisa usut tuntas kasus ini" ~Eva
"Gue dukung Lo Va, kalo Lo butuh bantuan tinggal calling aja" ~Cici
"Iya tinggal hubungi kita aja, sebisa mungkin kita bantu" ~Zahra
"Makasih temen-temen, love you" ~Eva
"Too baby" ~Zahra dan Cici
"Eh udah napa, makan yuk keburu dingin nih makanan dari tadi dianggurin" ~Zahra
Mereka memakan burger mereka masing-masing dan beberapa makanan lainnya, untung tadi Zahra memesan makanan nya lebih jadi Cici kebagian. Mereka memakan dengan diselingi candaan agar suasana tidak terasa canggung
Selesai makan mereka lanjutkan dengan menonton film lewat leptop Eva, menonton beberapa film yang mereka ingin kan. Ternyata mereka bertiga mempunyai selera film yang berbeda-beda Zahra yang lebih suka film romantis dan komedi, Cici yang suka film horor, sinetron, dan kartun, dan Eva ia lebih suka film yang bernuansa kerajaan atau yang berbau-bau mafia, misteri, dan pembunuhan
Perbedaan itu tidak membuat mereka bersikap egois dengan pilihan mereka masing-masing, mereka bergantian untuk menonton film dan menonton nya bersama-sama. Film yang berhasil membuat mereka baper, sedih, senang, takut, menegangkan, tertawa, dll, hal itulah yang membuat Eva sedikit bisa sejenak melupakan masalah yang ada
...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...
Thank you 🤗
^^^~Beach Breeze~^^^
... SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ...