EVA AURORA

EVA AURORA
Episode 7 Ketos?!



...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Setelah jam istirahat telah selesai, kini semua murid pergi ke kelas masing-masing untuk melanjutkan pelajaran yang selanjutnya. Suasana di kelas 11A sangatlah ramai karena belum ada guru yang masuk untuk mengajar mereka


"Eh Va, gue denger-denger dari obrolan para anggota OSIS tadi katanya Ketos dkk kita mau balik ya? setelah mereka ada pertukaran pelajar di luar negri" ucap Zahra


"Ketos siapa? ko gue gak tau" tanya Eva yang sedang asik membaca buku


"Ye Lo kan tadi asik nulis plus Lo kan anggota OSIS baru, jadi lu belum pernah ketemu sama mereka. Sumpah deh mereka ganteng-ganteng banget aaa..." ~Zahra


"Oh" ~Eva


"Kok 'oh' doang si" ~Zahra


"Ya terus gue harus bilang apa selain oh?" ~Eva


"Ya apa ke, Lo sama sekali gak penasaran gitu sama mereka?" ~Zahra


"Gak, karena gue udah punya Seokjin sang world wide handsome you now" ~Eva


"Ye elah halu mulu Lo kerjaannya" ~Zahra


"Kaya sendirinya enggak" ~Eva


"Hehehe... iya juga sih. Kira-kira mereka dikelas mana ya? semoga aja disini Ya Allah, Aamiin..." ~Zahra


"Hallo anak-anak selamat pagi menjelang siang hari" sapa Pak Handoyo selaku guru olahraga yang memiliki paras tampan tetapi selain itu ia juga terkenal dengan sifatnya yang tegas dan terkesan galak


"Juga Pak" ~All (Semua muridnya)


"Baiklah kali ini kita akan melakukan olahraga, oleh karena itu kalian boleh mengganti pakaian kalian dulu, bapak tunggu di lapangan" ~Pak Handoyo


"Olahraga apa pak?" ~Salah satu murid


"Permainan bola besar, Oya sebelum itu Zahra kamu pindah ke belakang sebelah nya Cici, dan mulai saat ini tempat duduk mu di sana" ~Pak Hari


"Loh kenapa Zahra harus pindah sih Pak? pokoknya saya gak mau kalau Zahra pindah tempat duduk, kalau Zahra pindah saya juga pindah" protes Eva


"Iya pak saya juga gak mau pindah, saya sudah nyaman di sini sama sahabat saya" protes Zahra


"Bapak bilang pindah ya pindah! dan Eva kamu tetap disitu, kamu ga boleh tukeran sama Cici paham. Lagian kan tempat duduk kalian depan belakang doang" ~Pah Handoyo


"Tapi Pak..." ~Zahra dan Eva terpotong


"Tidak ada tapi-tapian, cepat pindah!" ~Pak Handoyo


Dengan perasaan kesal Zahra pindah ke kursi belakang bersama Cici, bukannya tak mau duduk di sebelah Cici yang terkenal dengan sebutan si kutu buku dengan kaca mata bulat dan tebalnya. Ia hanya tak mau saja harus berpisah dengan sahabatnya Eva, walaupun hanya berbeda tempat duduk saja


"Saya jadi sendirian dong pak" ~Eva


"Enggak ko tenang aja. Yasudah lebih baik kalian segera berganti baju dan pergi ke lapangan" ~Pak Handoyo


"Baik pak" ~All


Setelah semuanya mengganti pakaian menggunakan baju olahraga, mereka pun segera menuju lapangan. Disana mereka disuruh untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu, salah satunya adalah berlari keliling lapangan sebanyak 3 kali


"Hosh... hosh... i... itu Pak Handoyo nyuruh buat pemanasan apa lagi ngehukum kita sih, cape anj*r" keluh Zahra


"Udah, lari aja Hosh... dari pada nanti kena hukuman beneran, kurang satu putaran lagi kok" ucap Eva


"Hah? woy tungguin gue" Zahra mengejar Eva yang sudah jauh di depannya


"Sudah cukup! sekarang buat barisan empat bersaf" perintah Pak Handoyo


Semua murid pun langsung membentuk barisan empat bersaf dengan segera, agar tak kena ceramah yang membosankan oleh guru olahraga mereka itu


"Kita akan melakukan permainan bola besar yaitu permainan bola voli. Baiklah tanpa berlama-lama lagi yang cowok bagi menjadi empat tim, dan yang cewek bagi menjadi dua tim. Ayo cepat-cepat" ~Pak Handoyo


Kini tim sudah terbentuk, dan pastinya Eva satu tim bersama Zahra. Karena lapangan bola voli nya hanya satu jadi mereka harus bergantian, pertama tim Cowok 1 dan 2 duluan yang bermain. Sedangkan yang lainnya menonton sambil memberikan semangat, tapi ada juga yang memilih untuk berlatih, mengobrol bersama teman mereka, dan melakukan kegiatan mereka masing-masing


Eva dan Zahra memutuskan untuk bermain bola voli di pinggir lapangan, entah sudah beberapa kali bola voli tersebut berlarian kesana-kesini karena mereka berdua tak bisa memainkan nya dengan baik dan benar. Tapi walaupun seperti itu mereka tetap bahagia, bahkan setiap bola yang mereka pukul meleset mereka langsung tertawa terbahak-bahak. Bisa dibilang mereka sedang menertawakan diri mereka sendiri


"Zah, siap-siap gue mau lempar nih bola ke Lo" ucap Eva


"Oke, gue bakal tangkep, tapi kalo gak meleset" jawab Zahra


"1, 2, 3" dihitungan ke tiga Eva melempar bola voli tersebut ke arah Zahra


"Yah meleset lagi. Eh Hahahaha...." ucap mereka berdua kompak


"Tu bola ga mau sama gue apa gimana si? meleset mulu dah perasaan. Padahal gue cantik, seksi, putih, mulus, banyak yang mau sama gue, lah dia saat gue kejar-kejar malah lari mulu" ~Zahra


"Berarti tu bola bener dan punya selera yang tinggi, buktinya sama Lo aja gak mau. Lagian itu bola Zahra, bola, bukan manusia. Oh apa jangan-jangan Lo mau dan pengin jadian gitu sama bola gitu?" ~Eva


"Ih bukan gitu maksudnya Va, ya kali gue pacaran sama bola, mending sama si culun dari pada sama dia dah" ~Zahra


"Ha? berarti Lo mau dong jadi pacarnya si culun klimis itu. Gue bilangin ya, woy Rein ada yang emmmpfff..." ~Eva


"Diem gak Lo" ~Zahra sambil membungkam mulut Eva dengan tangannya


"Apa?" tanya Rein teman sekelas mereka yang terkenal dengan penampilannya yang culun dan memiliki rambut klimis


"GAK, GAK JADI TADI TU CUMA NGETES DOANG" teriak Zahra


"Oh oke" ~Rein


"Lepasin woy" ~Eva


"Oya gue lupa" ~Zahra


"Anj*r tangan Lo asin banget" ~Eva sambil mengelap-elap mulutnya


"Masa sih? oh mungkin asin keinget gue kali. Dan yang tadi bukan gitu konsepnya, maksudnya tu..." ~Zahra


"Iya gue dah ngerti ko. Udah yuk kita lanjutin lagi" ~Eva


"Oke go let's" ~Zahra


"Let's go sayang" ~Eva


"Nah itu maksud gue. Giliran gue yang lempar ya" ~Zahra


Eva sudah bersiap-siap dengan posisinya ingin menangkap bola yang akan dioper oleh Zahra. Disaat Zahra melemparkan bola tersebut Eva berhasil menerimanya, tetapi pukulannya sangatlah keras hingga mengakibatkan bola tersebut melayang jauh dan mengenai kepala seseorang


"Duh kena orang lagi, gimana dong" ucap Eva, sedangkan Zahra hanya berdiri mematung saat mengetahui siapa orang yang terkena bola voli oleh sahabat nya itu


Orang yang terkena bola tersebut pun memungut bola voli itu dan berjalan sedikit berlari ke arah Eva dan Zahra diikuti kedua temannya di belakang. Mereka berdiri tepat di depan mereka berdua, Zahra bertambah gemetar dan keringatnya bercucuran dari dahinya


"Bola Lo kan?!" ucapnya dengan suara merdunya plus datar


"Bukan i... itu bola sekolah, bukan punya gue" jawab Eva


"Siapa ni cewek, beraninya njawab gue. Gak tau apa gue siapa" batin nya


"Ya gue tau ni bola punya sekolah, maksud gue Lo kan yang udah lempar ni bola sampe kena kepala gue?!"


"Em... iya ma... maf gue gak sengaja" ~Eva


"Eva Aurora, sekertaris OSIS heh" ucap salah satu temannya sambil membaca tag name yang ada di baju Eva


"Anak OSIS baru kah?" tanya salah satu temannya


"Kalo iya emang kenapa?!" ~Eva


"Berani juga ni cewek"


"Bisa baca ini gak?" tanyanya sambil menunjukan tag name yang juga berada di bajunya


Secara otomatis Eva langsung membacanya, alangkah terkejutnya Eva saat mengetahui bahwa mereka adalah Ketua, Wakil ketua, dan bendahara OSIS. Matanya membulat sempurna, dan dia hanya bisa menenggak susah saliv nya


Leo sebagai Ketua OSIS :


{ Min Yoongi / Suga (BTS) }



Gibran sebagai Wakil Ketua OSIS :


{ Kim Taehyung / V (BTS) }



Justin sebagai bendahara OSIS :


{ Jeon Jungkook / Jungkook (BTS) }



Author : "Anggap aja mereka lagi pake seragam sekolah"


"Ikut gue" ucap yang bertag name Leo sebagai Ketua OSIS yang tadi terkena lemparan bola voli oleh Eva sambil menarik tangan Eva pergi menjauh diikuti Gibran dan Justin


"Eh E... Eva. Aduh gue harus gimana nih kejar gak? kejar gak?" ucap Zahra yang baru tersadar dari lamunannya dan sekarang ia sedang bingung harus menyusul Eva atau tidak


"Zahra... cepat kesini pertandingan mau dimulai nih, habis ini tinggal kelompok kita" ucap teman sekelompok nya


"Tapi Eva" ~Zahra


"Gak ada waktu lagi Zah, tuh kan kita dah dipanggil yok cepetan!"


"Iya iya... Va maaf ya" Zahra pergi untuk bergabung ke kelompoknya untuk bertanding bola voli dengan yang lain


EVA AURORA


Saat ini Eva masih di tarik oleh Leo, sendari tadi ia memberontak berusaha melepaskan cengkraman Leo dari tangannya. Tapi percuma saja, kekuatan nya tak bisa melawan cengkraman tangan Leo yang berotot itu


Disinilah mereka berada, di sebuah ruangan serba putih dengan aroma obat yang sangat menyengat. Ya dimana lagi jika bukan di ruang UKS


"Ngapain gue di bawa kesini?" tanya Eva judes


"Mau diajak nge gym, menurut Lo? cepet obati luka gue" jawab Leo


"What!!! sejak kapan Leo jadi ke gini, biasanya dia gak mau tu di pegang sama cewek manapun kecuali Mommy nya, jangan pun dipegang deket sama cewek aja dia nolak. Lah sekarang dia malah minta diobatin sama tu cewek, padahal dia baru kenal loh" batin Gibran dan Justin tak percaya


"Dih ogah" tolak Eva


"Lo berani nolak gue hah!" ucap Leo sedikit membentak "Cepet!"


"Iya ya gue obatin" dengan perasaan kesal Eva mengambil alat kompres dan mulai mengompres jidat Leo yang memar


"Luka ginian doang juga ngapain nyuruh-nyuruh gue sih. Emang sih ini salah gue tapi kan... Huf~ sabar Eva sabar mereka anggota OSIS atasan lo, kalo Lo ngelawan mereka bisa-bisa Lo kena masalah, iya kalo beasiswa gue gak dicabut kalo iya, nasib gue gimana. Itu juga Zahra Napa ga bantuin gue sih" batin Eva sambil menekan kompresa nya pada Leo


"Akh... Lo sebenernya bisa gak sih nglakuin nya yang bener? ngompres aja kaga bisa Lo" ~Leo


"Sorry, nih kompres sendiri gue mau balik kelapangan" Eva pun memberikan alat kompres itu kepada Leo yang sedang duduk diatas brankar lalu beranjak pergi kembali menuju lapangan


"Sialan, awas aja Lo gue bakal bales" ~Leo


"Le..." ~Justin


"Nama gue Leo bukan Le! Udahlah ke kelas aja yuk, dan gak usah bahas dia males gue" ~Leo


"Oghey" ~Gibran dan Justin


...🌿🍂🌿🍂🌿🍂🌿...


Please :


❥ Like


❥ Vote


❥ Komen


❥ Favoritkan


❥ Beri author hadiah sebanyak-banyaknya 😉


Karena itu sangat berarti bagi author 🥺


Thank you 🤗


^^^~Beach Breeze~^^^


...۝ SEE YOU IN THE NEXT EPISODE ۝...