
Anjas menyiapkan semua yang dia perlukan. Dia membuat sistem program komputer dan software miliknya sendiri pada laptop itu. Lalu mengganti semuanya. Sehingga laptop itu hanya dia yang bisa membukanya. Bahkan tombol power untuk menyalakan laptop juga sudah dia pindahkan ke tombol lain.
"Buka status." benak Anjas.
[Nama \=> Anjas Rahadi ]
[Kesehatan \=> 100% (Sehat)]
[Level \=> 3/100 (385/450 - exp)]
[Keahlian \=> Karate Legendaris, Muaythai Legendaris, Mengemudi Super, Mekanik Super, Pemusik Super, Teknik Belati Api,Teknik Pedang Legendaris, Teknik Ilusi mental, Mata Tembus Pandang, Pelukis Expert, Tubuh Menembus Segala Benda, Melihat Tak Kasat Mata, Hacker Super.]
[Kekuatan \=> 195]
[Kecepatan \=> 160]
[Ketahanan \=> 195]
[Kecerdasan \=> 265]
[Item Yang Digunakan: Sarung Tangan Petarung, Cincin Tak Kasat Mata, Cincin Giok Penyimpanan,]
[Mental \=> 99% (Sehat)]
[Saldo rekening \=> Rp.18.829.876.792.500]
[Poin Sistem \=> 92.500]
[Status Hubungan \=> Pacaran (Jumlah: 1 orang)]
[Inventori \=> Berisi barang kebutuhan pemilik sistem.]
[Tiket lotre \=> 1 Tiket Lotre ]
[Misi \=> 1. (2⭐) Menaklukkan Keluarga Ajisaka yang sudah menjadi kejahatan yang tersembunyi. Runtuhkan semua bisnis mereka dan balaskan dendam semua orang. Waktu 7 bulan. Hadiah 2 kotak Glory, 2 kotak Platina dan 5 kotak Emas.
Bantu menuntaskan kasus tabrak lari. Tangkap pelaku yang sudah sering melanggar hukum tabrak lari. Waktu 1 pekan. Hadiah 4 kotak Perunggu.]
[Shop \=> Shop terbuka. Menyediakan berbagai macam hal.]
"Aku cuma punya waktu satu minggu. Jadi harus cepat."
Anjas langsung memulai proses pencarian. Pertama dia melacak melalui satelit. Untuk mencari daerah yang dimaksud. Setelah itu dia mencari tahu apakah ada CCTV di sana. Tapi yang dia temukan adalah CCTV sebuah restoran yang berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan ibu Dendi.
Anjas meretas CCTV itu dan mengambil file rekaman yang direkam hari ini. Saat memeriksa video CCTV dia tidak menemukan kejanggalan. Yang dia temukan adalah seorang wanita yang sedang merekam dirinya sendiri dengan sebuah kamera digital. Mungkin dia adalah vlogger yang baru saja keluar dari restoran itu. Namun orang itu terhenti sejenak di depan restoran. Lalu ada sebuah mobil melaju di depan wanita itu.
Tapi itu masih belum membuktikan kebenaran siapa yang menjadi pelaku. Dia berpikir untuk menemui si wanita dalam video rekaman CCTV itu. Kemudian Anjas mengambil gambar si wanita dan melakukan scanning gambar pada tools yang dia buat. Tools itu berguna untuk mencari tahu identitas dari seseorang dengan hanya dari foto.
3 menit kemudian sebuah tampilan data muncul di layar laptop. Itu adalah file identitas dari orang yang Anjas cari. Segera dibuka file data itu.
{\=Nama: Rahmi Handoyo.
\=Usia: 23 tahun.
\=Pekerjaan: Mahasiswa dan Youtuber. Dengan jumlah subscribe 3000.
\=Pendidikan: Kuliah semester 6. Jurusan Video Sinematografi. Institut Teknologi Bandung.
\=Status hubungan: Belum menikah.
\=Daerah Asal: Sukabumi, Jawa Barat.
\=Nomor telepon: 0822 **** ****
\=Email: rahmihandoyo3397@gmail.com
\=Alamat saat ini: Kost Grogol, Jakarta Barat.
\=Keterangan: Sedang melakukan pertukaran pelajar di Universitas Negeri Jakarta. Baru saja mendapatkan beasiswa dari perusahaan Megacitra Ajisaka.}
Segera dia melakukan panggilan telepon. Dia menghubungi nomor telepon yang si wanita Youtuber itu.
Sekali ditelepon tidak diangkat. Dia kali masih belum diangkat. Baru yang ketiga kalinya baru diangkat oleh orang yang dituju.
"Halo." sapa Anjas.
"Iya halo. Dengan siapa ini?" balas Rahmi bingung.
"Apakah ini dengan mbak Rahim Handoyo? Saya adalah keluarga korban kecelakaan tadi pagi. Nama saya Anjas." balas Anjas.
Rahmi terdiam. Di bingung mau berkata apa. Sejujurnya dia telah menjadi saksi dari kecelakaan itu. Tapi karena dia tidak mau terseret ke dalam kasus itu dia pun kabur dari TKP.
"Dari mana kau dapat nomor ini? Jangan berusaha menipu saya." Rahmi tidak menjawab tapi menuduh Anjas sebagai penipu.
"Tidak penting dari mana saya dapat nomor anda. Tapi yang jelas saya membutuhkan bantuan anda sekarang. Saya ingin bertemu dengan anda sore ini. Di restoran Bale Dahar, jam 3.30." Anjas langsung menutup telepon setelah berkata demikian.
Sementara itu Rahmi tidak berdaya. Dia ingin menolak permintaan dari penelpon tadi. Tapi saat ditelepon balik nomor tersebut sudah tidak aktif. Tentunya nomor itu tidak terdaftar karena lewat jalur lain yang digunakan Anjas tadi.
"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Dia pasti akan mencari aku nanti jika tidak datang. Aku tahu orang seperti apa yang menelpon tadi. Dia pasti seorang hacker." gumam Rahmi yang semakin gelisah.
Kembali lagi ke Anjas. Anjas sekarang sedang berusaha memasuki sebuah server yang dia incar saat ini. Anjas sedang mencari celah kesempatan untuk masuk ke server dari perusahaan Megacitra Ajisaka. Di mana dia bisa mencuci semua data yang ada dalam server. Juga bisa mengendalikan semua sistem informasi tentang perusahaan itu.
"Yes dapat!" seru Anjas saat dia berhasil menguasai server dari perusahaan Megacitra Ajisaka.
"Sekarang apa yang kalian miliki sehingga sebesar ini? Aku akan membuat kalian jatuh hingga ke dasar jurang neraka." benak Anjas.
Selama setengah jam Anjas menelusuri server perusahaan itu. Dia menemukan banyak sekali data penting perusahaan itu. Mulai yang legal sampai yang ilegal. Yang bisa membuat perusahaan itu bangkrut dan hancur dalam sekali serangan.
"Aku mulai dari kasus ini saja." Anjas mengirimkan sebuah video rekaman ke sebuah platform aplikasi terkenal dan ke berbagai media sosial. Dengan judul video "Kekerasan dan penganiayaan terhadap karyawan di Perusahaan Grup Megacitra Ajisaka.". Anjas juga memberi sebuah perlindungan sistem pada konten yang dia kirim. Agar saat ada yang ingin menghapus video tersebut tidak bisa dilakukan tanpa persetujuan dari Anjas. Bahkan dari pihak aplikasi itu sendiri.
Kenapa begitu karena Anjas juga sudah menguasai semua website dan aplikasi dari seluruh dunia. Di mana sekarang Anjas menjadi orang yang membuat gempar di dunia Maya dan di hacker juga.
Di sebuah forum chatting rahasia. Ada beberapa orang sedang membicarakan soal seorang hacker baru. Yang baru saja menjebol 100 juta website yang ada di semua negara. Mereka meyakini bahwa hacker ini mungkin orang yang sangat pintar dan lihai dalam pengetahuan tentang hacking. Bahkan beberapa hacker terbaik dari beberapa negara masih belum bisa mengetahui siapa yang hacker tersebut.
~Bintang Laut: Ini tidak bagus. Dia tidak bisa dilacak oleh berbagai sistem pelacakan tercanggih sekalipun.
~Pangeran Malam: Iya dia sangat lihai. Aku sudah mencoba tapi digagalkan terus.
~Bunga Liar: Apakah dia orang lama tapi baru muncul lagi? Tapi siapa dia?
~Bintang Laut: Aku tidak tahu. Mungkin saja mereka bukan hanya satu orang.
~Sang Perkasa: Aku hampir saja mendapatkan hasil tadi. Tapi dia langsung menggagalkannya. Tapi aku berhasil mendapatkan lokasinya. Dia berada dia negara Indonesia.
~Pangeran Malam: Dari Indonesia. Apakah si Golden kembali. Aku ingat dia juga pernah melakukan hal ini dulu tapi tidak sebrutal sekarang. Dulu dia hanya mampu meretas 30 juta website.
~Topeng Merah: Jangan bicara sembarangan. Aku juga dari Indonesia. Yang aku tahu si Golden sudah tertangkap oleh polisi internasional dan dia masih memiliki masa tahanan 10 tahun lagi.
~Bunga Liar: Kalau bukan si Golden terus siapa?
~~Dewa Pedang masuk ke grup.~~
Baru saja seorang yang memiliki id name Bunga Liar bertanya. Seseorang yang lain masuk bergabung ke dalam chat tersebut.
~Dewa Pedang: Halo semua. Perkenalkan aku Dewa Pedang. Aku yang sudah melakukan peretasan secara besar-besaran hari ini. Bagaimana hebat bukan?
~Pangeran Malam: Kau si hacker itu? Bagaimana bisa kau masuk ke forum chatting ini? Forum ini hanya bisa dimasuki oleh anggota organisasi hacker internasional "World Garden".