Because Baby

Because Baby
Extra Part 3



*


*


🌴🌴🌴


*


Delvita Sabrina atau lebih sering di panggil Tita, Tita berbeda dengan sang kakak, sang kakak mirip ayahnya namun Tita mirip ibunya.


Bocah berusia dua setengah tahun itu sangat menggemaskan, ia paling suka jika ada yang mengatakan dirinya cantik, namun sebaliknya, ia akan marah jika ada mengatakan dirinya jelek, namun justru itu yang membuat semua anggota keluarga Ezra Anggada gencar menggodanya kecuali Devan.


Dulu Devan tidak menginginkan anak perempuan namun nyatanya saat ini jika ada seseorang yang menjahili gadis kecilnya maka ia adalah orang pertama yang akan melindunginya.


Tita sangat dekat dengan ayahnya, siapapun yang nakal padanya maka ia akan mengadukannya pada sang ayah.


"Titaa.... aak!!" Delisha sedang menyuapi putrinya.


Gadis kecil itu sedang memainkan bonekanya di ruang tengah, sedangkan sang kakak sedang menonton film kartun kesayangannya.


Delvita membuka mulutnya dan setelah satu suap makanan masuk ke dalam mulutnya, ia melanjutkan aktivitasnya.


"Kakak aak!!" setelah menyuapi Delvita kini giliran Delisha menyuapi Delvin dan Delvin pun membuka mulutnya.


Delisha menyuapi kedua anaknya sekaligus supaya lebih cepat, Delisha menyuapi Delvin dan Delvita bergantian sampai makanan yang ia bawa habis.


Devan menuruni tangga menyusul anak-anaknya ke ruang tengah. "Kita ke kamar yuk." ajak Devan saat melihat anak-anaknya telah selesai dengan makan malamnya.


"Tita aja yang main sama daddy, kakak belajar dulu." sahut Delisha.


"Tapi kakak mau di gendong daddy sampe kamar." pinta Delvin.


"Tita juga mauu....." sang adik tak mau kalah.


"Ya udah sini gendong daddy semua." ujar Devan sembari berjongkok kemudian Delvin langsung naik ke punggung daddynya.


Setelah Delvin berada di balik punggungnya kemudian Devan hendak mengangkat tubuh Delvita namun Delisha segera menahan tangan Devan yang hendak menggendong Delvita. "Jangan gendong mereka berdua dad! Mereka berat, salah satu aja."


Devan terkekeh. "Kamu yang paling tahu kan seberapa kuatnya aku."


Wajah Delisha langsung memerah, ia teringat adegan semalam di saat tubuh kekar Devan berada di atas tubuhnya sedang mencari kenikmatan untuk mereka berdua.


Delisha akui Devan memang kuat, bahkan dalam semalam Devan bisa mengulanginya berkali-kali, padahal Devan bukan lelaki muda lagi usianya hampir kepala empat.


Delisha menggelengkan kepalanya mencoba membuang pikiran mesum yang melintas di otaknya.


Devan mengernyit. "Mommy kenapa?" tanyanya bingung.


Devan mencondongkan tubuhnya. "Nanti kita coba gaya yang baru ya?" bisik Devan di telinga Delisha.


Wajah Delisha bertambah merah, ia sudah membayangkan apa yang akan mereka lakukan sebentar lagi.


"Sekarang mommy mesum!!" bisik Devan lagi, untuk menggoda istrinya.


Delisha langsung mencubit pinggang Devan. "DADDY...!!!!" pekik Delisha membuat Devan tergelak kencang karena berhasil menggoda istrinya.


"Mommy kenapa?" tanya Delvin polos.


"Enggak apa-apa, ayo kita ke atas." jawab Delisha.


Mereka menaiki tangga, tangan kiri Devan menyangga tubuh Delvin di balik punggungnya sedangkan tangan kanannya menggendong Delvita di depan, Delisha melangkah di sebelah Devan.


*


*



Itu Delvin dan Devan.


Pantas saja dulu Ezra langsung menyetujui Devan dan Delisha begitu mengetahui ia sudah punya cucu, apalagi cucunya seganteng Delvin.


Tubuh Delvin tidak gembul seperti dulu lagi, Delvin tumbuhnya ke atas nggak ke samping.


Jadi kayak iklan susu ya? 🤣🤣🤣



Itu Devan dan Tita saat berkunjung ke rumah Alvin, dan di sebelahnya adalah Reza yang sedang menimang cucunya.



Itu yang di sebelah Devan adalah Alvin yang sedang menggendong anaknya, di usia pernikahannya yang ke tiga tahun, Alvin baru memiliki keturunan.


Bayi perempuan bernama Devia, nama itu pemberian dari Devan, karena nama Alvin melekat pada diri Delvin maka sekarang nama Devan yang melekat pada anaknya Alvin, hanya nama depan nama belakang bayi perempuan itu tetap pemberian Alvin sendiri.


*


*


Udahan ya Extra Part nya?


Aku udah kasih 3 loh, kalau banyak-banyak nanti kalian bosen. 🤭🤭🤭