Amora'S True Love Part 1

Amora'S True Love Part 1
rapat



"Ini, dari tadi aku genggam terus, aku takut kalau pengaruh obatnya akan hilang dan aku merasakan rasa sakit dan membuat orang lain khawatir" ucapku sambil tersenyum


"Jangan sampai kamu menghilangkan obat itu di sekolah, kalau rasa sakit kamu kambuh, kamu jadi bingung harus bagaimana" ucap kak Riko sambil tersenyum


"Iya kak, aku tidak akan menghilangkan obat ini" ucapku sambil tersenyum


"Ya sudah, ayo kita berangkat, kalau kelamaan nanti kamu terlambat" ucapku sambil tersenyum


"Iya kak, ayo kita berangkat" ucapku sambil tersenyum


"Ayo sayang" ucap kak Riko sambil tersenyum


Aku membalas senyuman kak Riko, kak Riko menggandeng tangan aku dan membawakan tas aku. Kami berjalan menuju parkiran mobil, kami masuk ke dalam mobil, kak Riko menyalakan mobil, kami berangkat menuju sekolah.


"Kamu makan dahulu sarapan kamu" ucap kak Riko sambil tersenyum


"Iya kak" ucapku sambil tersenyum


"Habiskan semua, kamu pasti lapar kan. Di dalam tas kamu sudah ada roti sama susu coklat, kamu bisa makan dan minum saat istirahat" ucap kak Riko sambil tersenyum


"Iya kak, terima kasih sudah siapkan bekal sama sarapan buat aku, seharusnya aku yang siapkan makanan untuk kakak" ucapku dengan nada sedih


"Tidak apa-apa, kan kamu lagi sakit, cepat habiskan" ucap kak Riko sambil tersenyum


"Iya kak" ucapku sambil tersenyum


Kak Riko mengendarai mobil sambil sesekali mengelus kepala aku, aku membalas dengan tersenyum. Beberapa menit kemudian, aku selesai makan.


"Kamu letakkan kotak makan di bawah saja, nanti kakak bawa pulang, biar dicuci bibi" ucap kak Riko sambil tersenyum


"Iya kak" ucapku sambil meletakkan kotak makan di bawah sesuai perkataan kak Riko


"Kita sudah sampai, kamu jangan lupa makan roti dan meminum susunya" ucap kak Riko sambil mematikan mesin mobil


"Iya kakak aku yang bawel, kakak hari ini ada jadwal kuliah?" Tanyaku pada kak Riko


"Hari ini tidak ada jadwal kuliah, memang kenapa?"


"Iya sayang, aku temani kamu beli baju" ucap kak Riko sambil tersenyum


"Terima kasih kak, aku masuk dahulu, dah" ucapku sambil tersenyum


"Dah sayang" ucap kak Riko sambil tersenyum


Aku keluar dari mobil kak Riko, aku berjalan menuju teman-teman.


"Kamu baik-baik saja rindu? Kamu terlihat pucat?" Tanya Rani padaku


"Aku baik-baik saja" ucapku sambil tersenyum


"Kamu tidak lagi sakit kan?" ucapku sambil tersenyum


"Aku baik-baik saja, aku juga tidak sakit" ucapku berbohong pada mereka


"Ya sudahlah, sekarang ayo kita masuk ke kelas" ucap Siska sambil tersenyum


Kami berjalan menuju ke kelas, kami duduk di meja masing-masing. Pelajaran dimulai, pelajaran berlangsung seperti biasa. Jam sepuluh pagi, waktunya istirahat.


"Kita rapat sebentar" ucap Rani


"Ayo" jawab aku, Jesika dan Siska secara bersamaan


Kami berempat jalan menuju ruang rapat, banyak yang sudah datang.


"Bagaimana persiapan untuk acara amal?" Tanya Rani


"Bagian tempat dan dekorasi sudah aman" ucap bunga, ketua yang mengurus bagian dekorasi dan tempat


"Yang lain?" Tanyaku


“Bagian catering juga aman" ucap Bobby, ketua yang mengurus bagian catering


"Bagian amal juga aman" ucap Jane, ketua yang mengurus bagian anak yatim-piatu untuk diberikan sumbangan dana