Amora'S True Love Part 1

Amora'S True Love Part 1
Bertemu Elvano



Aku menoleh dan ternyata, dia adalah Elvano Santoso. Elvano Santoso adalah teman sekela asku saat SMP. Kami beda kelas saat SMA, aku berada di kelas 2E dan Elvano berada di kelas 2F. Kelas kami bersebelahan, kami juga sering berpapasan di kantin, di perpustakaan maupun di lapangan. Elvano adalah kapten tim basket di sekolah ini, dia pintar, baik dan ramah. Dia disukai banyak perempuan di sekolah ini, baik yang setingkat dengan kami, adik kelas maupun kakak kelas.


Elvano mengatakan "Rindu, kamu baik-baik saja kan?" (tanyanya dengan wajah yang terlihat mencemaskan aku)


Aku menjawab "aku tidak kenapa-kenapa El, santai saja" (ucapku sambil tersenyum)


Elvano mengatakan "tapi kamu terlihat pucat dan kesakitan"


Aku menjawab "aku beneran baik-baik saja El, jadi kamu tidak perlu khawatir"


Elvano mengatakan "sebagai permintaan maaf, ingin aku traktir makan tidak?"


Aku menjawab "tidak perlu El, aku mau makan sama teman-teman aku, lain kali saja ya, maaf"


Elvano mengatakan "tidak perlu minta maaf Rindu, ya sudah, aku pergi beli makanan ya, bye Rindu" (ucapnya dengan senyuman)


Aku menjawab "bye El" (ucapku sambil tersenyum)


Elvano pergi menlinggalkan aku, aku dan teman-teman ku berbagi tugas. Aku dan Siska pergi menuju stand penjual minuman untuk membeli minuman untuk kami berempat, sedangkan Jesika dan Rani pergi ke stand penjual bakso untuk membeli bakso untuk kami berempat.


Kami berempat duduk di satu meja seperti biasa, kami memakan makanan dan Siska mengatakan "kalian tahu gosip yang beredar tentang Elvano tidak?"


Rani menjawab "gosip apa sih?"


Aku mengatakan "aku tidak tahu"


Siska mengatakan "gosip kalau Elvano sudah jatuh cinta sama seseorang"


Jesika mengatakan "oh gosip itu, aku sudah tahu"


Jesika menjawab "aku dengar dari teman aku yang satu kelas sama Elvano, Elvano bilang kalau dia akan memanggil nama perempuan yang dicintai dengan nama lengkap"


Siska mengatakan "katanya Elvano sudah jatuh cinta sejak SMP sama itu perempuan, ada yang bilang juga perempuan yang disukai Elvano ada di sekolah ini"


Rani mengatakan "oh begitu"


Siska mengatakan "Rin, kamu kenal Elvano dari SMP kan, kamu tahu tidak siapa perempuan itu?"


Aku menjawab "tidak tahu, di SMP dia juga kapten tim basket waktu SMP, El emang populer waktu SMP, aku juga tidak pernah perhatikan cara dia panggil nama orang bagaimana. Setahu aku, El tidak pernah dekat sama satu perempuan, dia baik dan ramah sama semua orang"


Rani mengatakan "mungkin gosip itu cuma bohong"


Aku melihat ke arah Jesika, dia terlihat murung, aku mengatakan "Jes, kamu kenapa? kamu baik-baik saja kan?"


Jesika menjawab "aku baik-baik saja" (ucapnya sambil tersenyum)


Aku mengatakan "sudah lah tidak perlu gosip kan orang, El kan laki-laki yang baik, mungkin dia juga akan jatuh cinta sama perempuan baik"


Jesika mengatakan "benar itu kata Rin"


Siska mengatakan "balik ke kelas yuk, bentar lagi waktunya pak Edi (guru IPA kimia), kalian tahu kan pak Edi tidak suka murid yang datang terlambat, pak Edi pasti menghukum murid yang datang terlambat"


Rani mengatakan "benar itu, sebentar lagi waktunya guru killer" (ucapnya sambil tertawa)


Aku mengatakan "pak Edi itu guru kita, jangan begitu, yuk balik kelas, sebelum bel masuk berbunyi"