
Papa menjawab "kenapa anaknya pergi dari rumah ma?".
Mama menjawab "anaknya sudah tahu bahwa dia bukan anak kandung dari orang tuanya, dia pergi dari rumah karena marah selama ini dibohongi orang tuanya dan dia mencari orang tua kandungnya".
Tiba-tiba suasana jadi hening, aku bertanya "ma, pa, kak Riko aku mau tanya".
Aku merasa tak mampu melanjutkan ucapan aku dan tiba-tiba kak Riko ngomong "mau tanya apa princess?".
Dengan ragu aku mengatakan "bagaimana jika aku bukan anak kandung mama sama papa, bagaimana jika aku bukan adik kandung kak Riko?".
Tiba-tiba papa, mama dan kak Riko tertawa. Papa mengatakan "kamu ini ada ada saja sih princess, bagaimana mungkin kamu bukan anak kandung kami".
Mama menjawab "kamu itu anak kandung kami, walaupun bukan anak kandung kami, kami juga akan selalu menyayangi kamu selamanya".
Aku bertanya "bagaimana jika aku bukan manusia?".
Papa, mama dan kak Riko tertawa. Kak Riko mengatakan "kalau kamu bukan manusia, terus apa? Siluman gitu?, ada ada saja kamu ini".
Aku menjawab "aku serius bertanya ini semua, aku tidak becanda".
Kak Riko menjawab "sudahlah princess, kamu cepat habiskan sarapan kamu, kemudian kita berangkat ke sekolah".
Kak Riko membuyarkan lamunan aku dan mengatakan "princess, kita sudah sampai di sekolah kamu".
Aku melihat sekeliling dan menjawab "oh makasih kak, aku masuk dulu, kakak hati-hati di jalan".
Kak Riko menjawab "siap princess, princess jangan cemberut lagi ya" (ucapannya sambil mengedipkan sebelah matanya).
Aku tersenyum dan menjawab "iya kakak ku yang bawel".
Aku melihat mobil kak Riko pergi, kemudian aku menghampiri teman-teman aku. Hari ini aku sekolah tanpa berubah menjadi duyung, menyenangkan tidak berubah jadi duyung disaat sekolah. Hari ini semua guru mengadakan rapat untuk membahas masalah ujian sekolah untuk kelas tiga SMA sedangkan aku dan teman-teman aku masih kelas dua SMA. Kami pulang dua jam lebih awal dari biasanya, kami pulang jam dua siang. Mereka semua ingin jalan-jalan ke mall tapi aku lagi males jalan-jalan. Aku menelpon papa dan mama "ma hari ini guru ada rapat dan kami pulang sekarang, tapi aku mau jalan-jalan ke taman, boleh kan ma?".
Mama menjawab "boleh, kamu ke taman sendiri atau sama teman-teman kamu?".
Aku mengatakan "sendiri ma".
Mama mengatakan "ya sudah kamu hati-hati, cepat pulang loh".
Aku menjawab "iya ma".
Aku mematikan telepon dan kemudian menarik nafas dalam-dalam, aku ingin berkata jujur tapi aku takut bagaimana reaksi mereka jika tahu aku bukan manusia. Aku pergi ke toilet yang berada di taman ini, aku ingin pergi ke dunia duyung, karena disana aku tak perlu berbohong. Saat sampai di toilet, aku membasahi kaki ku dan kaki ku berubah menjadi ekor. Aku membasahi ekor aku dengan air dan aku fokus menuju dunia duyung dan sekarang aku sudah berada di dunia duyung, aku menuju ke istana. Saat sampai di istana, aku merasa ada yang aneh. Kemudian aku berfikir "tumben istana sepi, biasanya banyak penjaga di depan, tapi sekarang tidak ada satu pun penjaga".