Amora'S True Love Part 1

Amora'S True Love Part 1
Di Supermarket



Kak Riko menjawab "nanti kita makan di luar atau di rumah?"


Aku mengatakan "kita makan di rumah saja ya kak, aku ingin di rumah saja, aku juga harus pergi ke dunia duyung untuk bertemu ibunda dan Romo"


Kak Riko menjawab "ya sudah, kita makan di rumah saja, sebelum ke rumah, kamu temani aku ke supermarket ya"


Aku mengatakan "kenapa kita ke supermarket kak?"


Kak Riko menjawab "beli makanan sama minuman"


Aku mengatakan "buat apa?"


Kak Riko menjawab "buat crmily, stok Camilan aku sudah habis, jadi mau beli lagi"


Aku mengatakan "ternyata kakak suka menyimpan camilan ya" (ucapku sambil tertawa)


Kak Riko menjawab "aku kan harus mengerjakan tugas sampai pagi, jadi mudah lapar" (ucap kak Riko sambil tersenyum)


Aku mengatakan "aku juga mau beli camilan" (ucapku sambil tersenyum)


Kak Riko menjawab "kamu beli saja, biar aku yang bayar"


Aku mengatakan "kakak yakin mau bayar?"


Kak Riko menjawab "iya, nanti aku yang bayar"


Aku mengatakan "ya sudah, makasih kak"


Kak Riko menjawab "sama-sama sayang"


Kami menuju ke supermarket, kami sampai di supermarket. Kami memasuki supermarket, kami memilih membeli Snack dan roti. Kami berjalan menuju etalase perlengkapan mandi, aku tidak sengaja menabrak seseorang.


Aku mengatakan "maaf"


Aku melihat ke wajah orang yang aku tabrak, ternyata perempuan itu adalah rose. Aku ingat wajahnya, wajah yang sok cantik itu. Dia menatap aku dari atas hingga bawah, tatapannya seolah merendahkan aku.


Kak Riko menjawab "jaga ucapan kamu, Rindu adalah kekasih aku"


Aku melihat ke arah kak Riko dan aku tersenyum pada kak Riko, kak Riko tersenyum padaku.


Rose mengatakan "jahat sekali kamu Ko, aku cinta sama kamu dari dahulu, tapi kamu justru cinta sama perempuan seperti ini"


Kak Riko menjawab "dari dahulu, aku sudah bilang kalau aku tidak cinta sama kamu"


Rose mengatakan "aku akan menghancurkan hubungan kalian berdua, kalau aku ttidak bisa mendapatkan Riko, maka perempuan lain juga tidak akan pernah bisa bersama Riko"


Kak Riko menjawab "stres kamu, ke psikiater periksa kejiwaan kamu"


Rose mengatakan "jahat kamu Riko"


Rose pergi meninggalkan kami berdua, aku mengatakan "kakak jahat sekali, kasian dia"


Kak Riko menjawab "Rose itu bukan perempuan baik-baik, tidak perlu kasian sama dia. Kamu harus berhati-hati sama Rose"


Aku mengatakan "aku akan berhati-hati jika bertemu dengan Rose, sebenarnya Rose yang harus berhati-hati sama aku" (ucapku sambil tersenyum)


Kak Riko menjawab "kamu benar, royse yang seharusnya takut sama kamu" (ucap kak Riko sambil tersenyum)


Aku mengambil sabun mandi dan pasta gigi, kami berjalan menuju kasir, kak Riko yang membayar semuanya. Setelah selesai membayar, kami pulang ke rumah. Sampai di rumah, bibi menunggu kami di depan pintu.


Bibi bertanya "selamat datang tuan muda dan nona, tuan muda dan nona mau makan apa?"


Kak Riko menjawab "aku mau makan bihun goreng tambah telur setengah matang dan minum jus jeruk yang dingin, kalau kamu sayang?"


Aku menjawab "aku juga mau makan bihun goreng sama telur setengah matang, minumnya jus strawberry yang dingin"


Bibi mengatakan "baik tuan muda dan nona, nanti bibi buatkan. Tuan muda dan nona muda mau makan jam berapa?"