
Jesika mengatakan "kamu yakin berangkat sama El? Kamu kan sudah jadi kekasih kak Riko, memang kak Riko tidak marah dan mengizinkan kamu pergi bersama El?"
Aku menjawab "sebenarnya aku lupa tentang acara reuni dan aku belum mengatakan kepada kak Riko"
Rani mengatakan "kamu belum mengatakan ke kak Riko?"
Aku menjawab "belum"
Siska mengatakan "lebih baik kamu bilang ke kak Riko secepatnya, daripada kak Riko salah paham"
Aku menjawab "iya nanti aku bilang ke kak Riko tentang reuni, akhir-akhir ini aku terlalu sibuk dengan orang tua kandung aku"
Jesika mengatakan "memang kamu tahu siapa orang tua kandung kamu?"
Aku menjawab "iya aku tahu siapa dan dimana orang tua kandung aku"
Rani mengatakan "kenalkan sama kita"
Aku menjawab "maaf aku belum bisa mengenalkan orang tua kandung aku sama kalian"
Siska mengatakan "kenapa?"
Aku menjawab "orang tua kandung aku tidak tinggal di kota ini"
Siska mengatakan "lalu mereka tinggal dimana?"
Aku menjawab "di suatu tempat yang tidak bisa aku katakan ke kalian sekarang"
Jesika mengatakan "orang tua kandung kamu masih hidup kan Rindu?"
Aku menjawab "ayah dan ibunda masih hidup, tapi mereka hidup terpisah sejak tujuh belas tahun yang lalu"
Rani mengatakan "orang tua kamu cerai?"
Aku menjawab "mereka belum bercerai, mereka terpisah oleh jarak dan perbedaan"
Mereka semua mengatakan "oh begitu"
Tiba-tiba Bu Betty masuk ke kelas, pelajaran dimulai. Bel pulang sekolah berbunyi, kami pulang sekolah. Aku menelepon kak Riko "kak, jemput aku ya, aku sudah pulang sekolah"
Kak Riko menjawab "iya sayang, kamu tunggu, jangan keluar sekolah, jangan pergi sama siapa pun"
Siska mengatakan "cie yang habis telepon sama kekasihnya langsung bahagia"
Aku menjawab "ih apaan sih kalian ini"
Rani mengatakan "kamu benar-benar mencintai kak Riko ya, raut wajah kamu langsung bahagia begitu"
Aku menjawab "kalian jangan mengoda aku terus, kan aku jadi malu"
Jesika mengatakan "kalian jangan mengoda Rindu terus, kalian harus ingat besok ada rapat untuk acara minggu depan"
Aku menjawab "siap, besok penyerahan sumbangan dari setiap kelas buat acara amal?"
Rani mengatakan "besok, Rindu, Siska, Jesika, Cindy ambil sumbangan dari setiap kelas"
Jesika menjawab "aku ikut ambil sumbangan?"
Rani mengatakan "kan kamu wakil untuk acara ini, kamu harus bantuin mereka. Kamu ambil uang bagian kelasnya El, El ketua kelas kan" (ucap Rani sambil tersenyum)
Jesika menjawab "tidak mau, biar yang lain saja yang mengambil uang dari kelas El"
Siska menjawab "kelas El, biar kamu sama Rindu yang mengambil, bagaimana?'
Aku mengatakan "aku terserah"
Jesika menjawab "ya sudah, kelas El biar aku sama Rindu yang mengambil uangnya" (ucap Jesika dengan pasrah)
Kami bertiga saling menatap dan kemudian tertawa mendengar ucapan Jesika, Jesika bertanya "kenapa kalian tertawa?"
Siska menjawab "suara kamu terdengar pasrah sekali, karena itu kami tertawa"
Jesika mengatakan "kalian pasti akan memaksa aku untuk mengambil uang ke kelas El kan, daripada suruh mengambil sendiri, ya mending aku sama Rindu"
Aku menjawab "aku keluar lebih dahulu ya, kasian kalau kak Riko sudah sampai dan harus menunggu"
Rani mengatakan "kita bahas di parkiran saja, yuk kita keluar"
Kami berempat keluar dari kelas, kami berjalan menuju ke parkiran. Saat menuju ke parkiran, El keluar dari kelasnya. Dia mengatakan "hai Rindu" (ucap El sambil tersenyum)