
Kak Bimo mengatakan "iya memang sulit jika harus meninggalkan keluarga yang sudah merawat dan menyayangi kita sejak kecil, kamu hebat Rindu, kamu mempunyai banyak orang yang menyayangi kamu dan menjaga kamu, contohnya aku yang akan selalu menjaga kamu" (ucap kak Bimo sambil tersenyum)
Setelah mengucapkan kata tersebut, kak Riko melempar tisu ke wajah kak Bimo dan mengatakan "modus banget si bim"
Kak Bimo menjawab "sirik aja sih kamu ko"
Kak Farel mengatakan "kalian berdua ini berantem terus"
Kak Andi menjawab "tidakak capek apa kalian berantem terus"
Kak Bimo mengatakan "Riko tuh sombong banget, baru juga aku gombalin Rindu, dia sudah marah-marah"
Kak Riko menjawab "tuh liat kelakuan Bimo, menyebalkan"
Aku menoleh ke arah kak Riko dan mengatakan "kak sabar, jangan marah-marah begitu"
Kak Riko menjawab "iya sayang" (ucap kak Riko dengan tersenyum)
Aku menoleh ke arah kak Bimo dan mengatakan "kak Bimo jangan godain kak Riko terus, kak Riko marah kan jadinya"
Kak Farel mengatakan "tuh dengerin Rindu"
Kak Bimo menjawab "iya Rindu, habisnya godain Riko seru sih"
Kak Andi mengatakan "dasar Bimo"
Kak Bimo mengatakan "ya eudah aku minta maaf deh ko"
Kak Riko menjawab "ya sudah aku maafin, awas saja sampai kamu merayu Rindu lagi"
Kak Bimo mengatakan "iya Riko"
Kak Farel menjawab "iya nih masih jam delapan malam, kita mau jalan-jalan kemana?"
Kak Riko mengatakan "besok kan Rindu masuk sekolah, kita berdua pulang duluan"
Kak Bimo menjawab "masih sore ini ko, nongkrong bareng dulu lah"
Aku memegang tangan kak Riko dan mengatakan "kita nongkrong dulu ya kak" (ucapku sambil tersenyum)
Kita akhirnya pergi ke taman, setelah sampai taman, Kak Bimo dan kak Farel pergi membeli camilan dan minuman di sekitar taman. Aku, kak Riko, dan kak Andi mencari tempat duduk di taman. Kami memilih kursi yang panjang, yang cukup untuk kita berlima. Aku duduk paling kanan dan kak Riko duduk di samping aku, dan disamping kak Riko ada kak Andi. Beberapa menit kemudian kak Bimo dan kak Farel datang membawa banyak camilan dan minuman, kak Bimo mengatakan "ini pilih saja sendiri, mau yang mana"
Kak Bimo, kak Farel dan kak Andi memilih makanan dan minuman. Kak Riko mengatakan "kamu mau apa sayang?"
Aku menjawab "terserah deh"
Kak Riko bertanya "jeruk sama roti coklat mau?"
Aku menjawab "iya kak"
Kak Riko memberikan makanan dan minuman kepada aku, kemudian memberikan camilan itu ke kak Bimo lagi. Kak Bimo mengatakan "kalian semua setelah lulus kuliah mau jadi apa? Kalau aku sih ingin buka usaha kuliner, biar bisa makan terus" (ucap kak Bimo sambil tertawa)
Kak Andi menjawab "aku disuruh bokap sama nyokap buat menjalankan bisnis keluarga"
Kak Farel mengatakan "sama aku juga disuruh bokap sama nyokap buat ngurusin bisnis mereka"
Kak Riko terdiam, kemudian kak Bimo bertanya "kalau kamu ko, setelah lulus mau ngapain?"
Kak Riko menjawab "setelah lulus, aku akan bekerja dan membuktikan bahwa aku pantas menjadi suami Rindu. Aku akan buat orang tua kandung Rindu percaya, bahwa Rindu akan bahagia bersama aku"
Kak Farel mengatakan "dasar bucin kamu ko" (ucap kak Farel sambil tertawa)